Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Raih ‘’People of The Year 2021’’, ‘’Best Governor for Healthcare and Action Against Pandemic’’

BALIILU Tayang

:

eka
RAIH PENGHARGAAN: Gubernur Bali Wayan Koster meraih penghargaan People of The Year 2021 untuk kategori Best Governor for Healthcare and Action Against Pandemic dari Metro TV pada, Rabu (Buda Wage, Langkir), 24 November 2021 malam di Jakarta. (Foto : Ist)

Jakarta, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster meraih penghargaan People of The Year 2021 untuk kategori Best Governor for Healthcare and Action Against Pandemic dari Metro TV pada, Rabu (Buda Wage, Langkir), 24 November 2021 malam di Jakarta.

Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali, I Wayan Wiasthana Ika Putra dan Kadis Kominfos Bali, I Gede Pramana turut serta mendampingi orang nomor satu di Pemprov Bali ini saat menerima penghargaan dari Televisi Swasta Nasional tersebut.

Penghargaan yang diterima Gubernur Bali Wayan Koster merupakan hasil seleksi yang ketat dilakukan oleh 7 Dewan Juri yang terdiri dari: 1). Presiden Direktur Metro TV, Don Bosco Selamun; 2). Pemimpin Redaksi Metro TV, Arief Suditomo; 3). CEO Medcom.id, Kania Sutisnawinata; 4). Guru Besar FISIP UI Jakarta, Prof. Dr. Eko Prasojo; 5). Rektor IPB Bogor, Prof. Dr. Arif Satria; 6). Epidemiolog UGM Yogyakarta, Prof. Dr. dr. Hari Kusnanto; dan 7). Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani.

Dalam siaran LIVE Metro TV yang berlangsung di Grand Studio Metro TV Jakarta disampaikan bahwa, di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster, Bali telah menjadi provinsi pertama dan tertinggi yang melakukan vaksinasi Covid-19, tertinggi dalam penerapan protokol kesehatan, dan terbaik dalam penerapan PPKM Mikro. Kemudian melaksanakan sertifikasi CHSE (Cleanlinnes, Health, Safety, dan Environment Sustainability) kepada hotel di Bali untuk melayani wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Pulau Dewata. Selanjutnya, Gubernur Koster dinilai tegas memberikan sanksi kepada warga asing, jika ditemukan melanggar protokol kesehatan yang berujung pada tindakan deportasi.

Atas penghargaan tersebut, Gubernur Koster dalam pidato singkatnya menyampaikan penghargaan People of The Year 2021 Best Governor for Healthcare and Action Against Pandemic yang diterimanya dari Metro TV merupakan hasil kerjasama, sinergi, dan kolaborasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten/Kota di Bali, sampai jajaran di tingkat Desa dan Desa Adat di Bali, hingga kerjasama yang baik dengan seluruh komponen masyarakat Bali di dalam penanganan pandemi Covid-19, dengan harapan agar pemulihan pariwisata, dan pemulihan ekonomi bisa dilakukan lebih cepat. Sehingga ekonomi Bali bisa bangkit kembali.

Baca Juga  Jawab Pandangan Umum Fraksi, Gubernur Bali Komitmen Tata Kelola APBD, PWA, Energi Bersih dan Infrastruktur Strategis

“Atas penghargaan ini, saya menyampaikan ucapan terimakasih kepada  Bapak Pangdam IX/Udayana, Bapak Kapolda Bali, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Ketua Pengadilan Tinggi Bali, Bupati/Walikota se-Bali, Kepala Desa, Lurah,  dan Bandesa se-Bali, serta berbagai komponen masyarakat Bali yang terus bekerja keras dengan berbagai upaya di dalam menangani pandemi Covid-19, sesuai arahan kebijakan Pemerintah Pusat,” jelas Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Wayan Koster adalah salah satu Gubernur di Indonesia yang meraih People of The Year 2021 bersama 8 gubernur yaitu (Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan; Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi; Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad; Gubernur Jambi, Al Haris; Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, red) yang mendapatkan penghargaan dengan berbagai kategori, seperti Best Governor for Inclusive Economic Growth, Best Governor for Empowerment & Education, Best Governor for Healthcare and Action Against Pandemic, dan Best Governor for E-Gov & Digital Innovation.

Selain 9 gubernur yang mendapatkan penghargaan bergengsi ini, tercatat ada juga penghargaan Innovative Governmental Organization, yang diterima Menteri Kesehatan, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid- 19, dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi; Patron of Development Partnership yang diterima oleh Gusdurian, Kawal Covid-19, dan Rumah Zakat; Kemudian PT Kalbe Farma Tbk, TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), dan Grahasari Suryajaya menerima penghargaan Corporation Participation Against Pandemic; Selanjutnya, Scientific Breakthrough Against Pandemic diterima oleh salah satu pemilik hak paten vaksin Astra Zeneca, Carina Citra Dewi Joe; Penggagas ventilator portable Vent-I, Syarief Hidayat dan tim; serta PeduliLindungi yang mencakup Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Telkom; dan terakhir penghargaan Lifetime Achievement dianugerahkan kepada almarhum mantan Hakim Agung Artidjo Alkostar.

Baca Juga  Terima Kunjungan Calon Duta Besar LBBP RI, Gubernur Koster Paparkan Konsep Ekonomi Kerthi Bali

Sementara itu, Presiden Direktur Metro TV yang sekaligus menjadi Ketua Dewan Juri People of The Year 2021, Don Bosco Selamun dalam sambutannya mengatakan 20 bulan lamanya bangsa ini berjuang melawan Covid-19. Dalam kurun 20 bulan ini, kita dilanda cemas, dibalut rasa takut, dan penuh dengan rasa ketidakpastian tentang kapan Covid-19 berakhir, ketidakpastian kapan kekebalan komunal akan tercapai, hingga ketidakpastian tentang situasi ekonomi kita dan ketidakpastian tentang obat apa yang paling tepat untuk menyelamatkan jiwa kita untuk memerangi Covid.

“Di tengah-tengah situasi seperti itulah, seleksi People of The Year Metro TV 2021 berlangsung, dan dengan demikian para penerima penghargaan tersebut di tahun ini adalah figur-figur yang telah berjuang untuk orang lain. Mereka adalah tokoh yang bekerja keras, bekerja di atas rata-rata, bekerja cerdas tanpa lelah untuk menyelamatkan anak-anak bangsa,” kata Don Bosco seraya mengatakan mereka ditemukan melalui penelusuran yang tidak mudah. Atas hal itulah, Metro TV memberikan penghargaan kepada sosok-sosok tangguh yang memerangi Covid-19 dalam People of The Year 2021 dan figur-figur ini merupakan penentu kebijakan dan pelaksana kebijakan yang pengaruhnya dapat langsung terasa dalam kehidupan nyata kita semua, entah tidak sadar atau tidak sadar sama sekali. Bila negeri ini dianggap cukup berhasil mengatasi pandemi Covid-19, tangan dan kebijakan merekalah yang ikut mewarnai sukses tersebut.

Sebelum Gubernur Bali jebolan ITB ini dinobatkan sebagai Best Governor for Healthcare and Action Against Pandemic, tercatat di bawah kepemimpinan Wayan Koster, Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo juga memberikan piagam penghargaan kepada mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini, karena memiliki strategi paling efektif dalam menerapkan PPKM Mikro untuk penanganan Covid-19. Penghargaan serupa juga diberikan oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahyanto kepada Gubernur Koster.

Perjuangan Gubernur Koster yang juga merupakan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali di masa Pandemi Covid-19 tidak saja mengenjot pelaksanaan vaksinasi dan penerapan disiplin protokol kesehatan. Namun di bidang ekonomi, orang nomor satu di Pemprov Bali ini melakukan 5 gebrakan nyata untuk membangkitkan sektor ekonomi Bali di bidang pertanian, kelautan dan industri yang terpuruk akibat pandemi, mulai dari: 1). Membantu peningkatan produksi minuman fermentasi khas Bali yang dihasilkan oleh para petani arak Bali dengan terbitnya Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali; 2). Melaksanakan Pasar Gotong-royong Krama Bali dengan melibatkan peran aktif pegawai di Pemprov Bali hingga Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Bali dengan keluarnya Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 15036 Tahun 2020 tentang Program Pasar Gotong-royong Krama Bali yang sejalan dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali; 3). Membantu perajin tenun meningkatkan produksi Kain Tenun Endek Bali melalui terbitnya Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 4
Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali / Kain Tenun Tradisional Bali; 4). Gubenur Bali, Wayan Koster bekerjasama dengan Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster menggelar pameran IKM Bali Bangkit yang dilaksanakan sejak tahun 2020 sampai sekarang di tahun 2021, dengan tujuan memberikan ruang secara gratis kepada para IKM dan UMKM di Bali untuk memasarkan produk lokalnya baik secara online melalui e-marketplace Balimall.id dan penjualan secara konvensional di Taman Budaya Provinsi Bali; dan gebrakan yang terbaru 5). Memberikan dukungan penuh terhadap produk Garam Tradisional Lokal Bali melalui terbitnya Surat Edaran (SE) Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pemanfaatan Produk Garam Tradisional Lokal Bali, sehingga manfaat ekonominya dirasakan secara penuh oleh para petani garam yang tersebar di pesisir pantai Pulau Dewata. (gs)

Baca Juga  Kapolri Hadiri Pungukuhan Bankamda dan Peresmian Sipanduberadat

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Warga Terseret Arus Saat Berenang di Pantai Gerokgak, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Published

on

By

PENCARIAN: Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melaksanakan Operasi SAR terhadap seorang anak kelas 5 SD yang dilaporkan terseret arus dan tenggelam saat berenang di Pantai Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis (24/9/2026). (Foto: Hms SAR)

Buleleng, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melaksanakan Operasi SAR terhadap seorang anak kelas 5 SD yang dilaporkan terseret arus dan tenggelam saat berenang di Pantai Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis (24/9/2026). Informasi kejadian tersebut diterima pada pukul 17.10 WITA dari Kadek Partha, anggota Polsek Gerokgak. Korban diketahui bernama Gede Adimas Raditya Wibawa (11), bertempat tinggal di Banjar Dinas Batuagung, Desa Gerokgak, Kabupaten Buleleng.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, diperoleh kronologis kejadian, dimana awalnya sekitar pukul 16.00 WITA, korban bersama dua orang anak lainnya berenang di Pantai Gerokgak dengan menggunakan styrofoam. Sekitar pukul 16.30 WITA, ketiganya terseret arus ke arah tengah laut. Dua anak berhasil diselamatkan oleh masyarakat, sementara Gede Adimas Raditya Wibawa terseret arus dan menghilang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, operator komunikasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera melakukan koordinasi dengan Polsek Gerokgak dan pihak keluarga korban. Pada pukul 17.30 WITA, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng yang terdiri dari 6 personel bergerak menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, mereka melaksanakan briefing untuk pembagian tugas serta menentukan pola pencarian. Empat personel melakukan pencarian menggunakan rubber boat ke arah utara dari lokasi kejadian. Sementara itu, personel lainnya melaksanakan penyisiran darat ke arah timur sejauh 2,5 KM.

“Pada pukul 18.10 rubber boat mengarah ke utara,” jelas Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan.

Pencarian melalui jalur laut menggunakan rubber boat dilakukan hingga pukul 18.40 WITA. Setelah itu, pencarian dilanjutkan dengan penyisiran darat ke arah barat dari lokasi kejadian. “Tim yang di lapangan, yakni pesisir pantai melaksanakan penyisiran di arah timur dan barat,” imbuhnya.

Baca Juga  Jawab Pandangan Umum Fraksi, Gubernur Bali Komitmen Tata Kelola APBD, PWA, Energi Bersih dan Infrastruktur Strategis

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan bahwa tim SAR gabungan telah melakukan upaya pencarian melalui jalur laut dan darat dengan memperhatikan kondisi di sekitar lokasi kejadian. Pencarian akan terus dilakukan selama 7 hari apabila tak kunjung ditemukannya korban, tentunya dengan memperhatikan kondisi cuaca, arus, serta situasi di lapangan,” ujar Kadek Donny Indrawan.

Upaya pencarian hari pertama berakhir hingga pukul 21.30 Wita, namun korban masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan akan melanjutkan upaya pencarian besok pagi, sesuai dengan rencana operasi dan perkembangan situasi di lapangan. Dalam operasi tersebut, unsur SAR gabungan yang terlibat terdiri atas Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Pol Airud Polda Bali, Pol Airud Polres Gerokgak, Polsek Gerokgak, Babinsa Gerokgak, TNI AL Celukan Bawang, Camat Gerokgak beserta perangkat desa, Cendana Mutiara, Satpol PP Gerokgak, serta keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

KPU Bali Soroti Partisipasi Disabilitas dan Gender dalam Sosialisasi IDI

Published

on

By

SOSIALISASI IDI: Suasana sosialisasi Piloting Project Pengukuran Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tingkat Kabupaten/Kota se-Bali sekaligus Bimbingan Teknis Peningkatan Pemahaman IDI Provinsi Bali Tahun 2026 di Ruang Rapat Bung Karno, Gedung Bangsa Kesbangpol Provinsi Bali, Denpasar, pada Kamis (24/9/2026). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali mengikuti kegiatan Sosialisasi Piloting Project Pengukuran Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tingkat Kabupaten/Kota se-Bali sekaligus Bimbingan Teknis Peningkatan Pemahaman IDI Provinsi Bali Tahun 2026 di Ruang Rapat Bung Karno, Gedung Bangsa Kesbangpol Provinsi Bali, Denpasar, pada Kamis (24/9/2026).

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol Provinsi Bali, I Made Artanegara, yang menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas lembaga dalam menjaga iklim demokrasi di Bali. Ia memaparkan tren capaian IDI Provinsi Bali yang terus mengalami peningkatan berkesinambungan, yaitu 75,35 pada 2021, 83,31 pada 2022, 85,13 pada 2023, 88,34 pada 2024, hingga mencapai 88,73 pada tahun 2025. Artanegara menegaskan bahwa capaian tinggi ini patut disyukuri, namun kualitas demokrasi yang sesungguhnya bukan sekadar diukur dari angka indeks, melainkan dari sejauh mana peran lembaga dalam melayani masyarakat dengan menjiwai kearifan lokal Sad Kerti Loka Dharma.

Sesi dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Bali, Medha Wardhany. Mengulas hasil pengukuran IDI 2025, Medha menjelaskan bahwa Provinsi Bali berhasil menempati peringkat kedua secara nasional dalam kategori “Tinggi” dengan skor 88,73, di bawah tiga aspek utama: Kebebasan, Kesetaraan, dan Kapasitas Lembaga Demokrasi. Secara spesifik, Medha memaparkan indikator-indikator kunci yang membentuk angka IDI Bali. Pada Aspek Kesetaraan, Indikator 8 mengenai Kesetaraan Gender yang diukur melalui Indeks Ketimpangan Gender (IKG) mencatatkan skor maksimal mencapai 100,00 persen. Sementara pada Aspek Kebebasan, Indikator 5 mengenai Terjaminnya Hak Memilih dan Dipilih bagi Seluruh Kelompok Masyarakat memperoleh skor 91,35 persen, yang diukur berdasarkan ketersediaan fasilitas TPS bagi penyandang disabilitas serta laporan kasus pelanggaran pemilu dengan sumber data dari Bawaslu RI.

Baca Juga  Tindaklanjuti Inmendagri, Gubernur Koster Minta Bendesa Adat, Perbekel dan Lurah Se-Bali Gotong-royong Jalankan PPKM Berbasis Mikro

Selain itu, Medha mengumumkan bahwa Provinsi Bali bersama Jawa Barat ditunjuk sebagai lokasi piloting project penghitungan IDI tingkat kabupaten/kota guna menyajikan gambaran kondisi demokrasi daerah yang lebih akurat, spesifik, dan responsif.

Menanggapi pemaparan metodologi dan indikator tersebut, Anggota KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan, memberikan masukan konstruktif agar penyusunan indikator IDI dapat menangkap realitas riil di lapangan. Terkait Indikator 8 (Kesetaraan Gender) yang mencapai skor sempurna, John mengungkapkan bahwa angka kuantitatif tersebut belum sepenuhnya menggambarkan tantangan nyata proses kaderisasi partai politik.

“Fakta di lapangan menunjukkan bahwa kader perempuan yang benar-benar siap dan memiliki minat politik masih sangat minim akibat kendala budaya patriarki. Dari 100 caleg yang didaftarkan, sering kali hanya sedikit yang memiliki kesungguhan politis, sementara sisanya dimasukkan oleh partai semata-mata demi memenuhi kewajiban administratif kuota 30 persen perempuan. Fakta kualitatif ini harus berani dibuka dan dijadikan bahan evaluasi,” ujar John.

Selanjutnya, mengenai Indikator 5 (Hak Memilih dan Dipilih), John menyoroti rendahnya angka partisipasi pemilih disabilitas di Bali. Meskipun data Bawaslu mencatat ketersediaan fasilitas TPS disabilitas cukup tinggi, kenyataan riil di TPS menunjukkan partisipasi pemilih penyandang disabilitas baru mencapai 20,1 persen dari total lebih dari 20.000 pemilih disabilitas yang terdaftar dalam DPT hasil coklit KPU.

“Meskipun partisipasi pemilih umum di Bali masuk 10 besar nasional sebesar 83,3 persen, angka partisipasi disabilitas sebesar 20,1 persen ini merupakan PR besar bersama. Kami menyarankan agar BPS tidak hanya mengambil indikator prosedural dari Bawaslu, tetapi juga mengintegrasikan data riil partisipasi pemilih dan surat suara rusak langsung dari KPU. Tujuannya agar IDI disusun berdasarkan kenyataan lapangan untuk perbaikan bersama, bukan sekadar mengejar peringkat angka semata,” tegas John.

Baca Juga  Gubernur Bali Canangkan Tumpek Krulut sebagai ‘’Rahina Tresna Asih’’

Merespons pandangan KPU Bali, Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Bali, Medha Wardhany, menyambut positif data serta masukan evaluatif tersebut. Medha mengonfirmasi bahwa masukan mengenai proses penjaringan kader perempuan dan data partisipasi riil pemilih disabilitas sangat relevan untuk memperkaya interpretasi hasil indikator IDI. Pihaknya berkomitmen membawa seluruh catatan dan data lapangan ini ke forum rekonsiliasi IDI tingkat nasional bersama BPS Pusat sebagai bahan penyempurnaan metodologi indikator IDI mendatang.

Melalui keikutsertaan aktif dalam sosialisasi ini, KPU Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk terus menyajikan data kepemiluan yang transparan serta bersinergi dengan BPS, Kesbangpol, dan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan pembangunan demokrasi Bali yang inklusif, adil dan berintegritas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis dan Bermutu bagi Seluruh Anak Indonesia

Published

on

By

RATAS: Presiden Prabowo menggelar rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 23 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Kris/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan gratis dan bermutu bagi seluruh anak Indonesia. Komitmen tersebut mencakup layanan pendidikan di sekolah negeri mulai dari jenjang taman kanak-kanak, pendidikan dasar dan menengah, hingga rencana menggratiskan biaya pendidikan di perguruan tinggi negeri.

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 23 September 2026. Dalam rapat tersebut, Kepala Negara memanggil sejumlah menteri terkait untuk membahas penguatan akses sekaligus peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan penekanan terhadap komitmen penyediaan layanan pendidikan gratis bagi murid di sekolah negeri. Komitmen tersebut bahkan dimulai sejak jenjang taman kanak-kanak.

“Pak Presiden memberikan penekanan, komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di pendidikan dasar dan menengah. Dan ini juga dimulai dari taman kanak-kanak, sehingga itu yang perlu kami tegaskan,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangannya kepada awak media usai rapat.

Selain memperluas akses pendidikan, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas tenaga pendidik. Presiden mengarahkan agar kualitas guru terus diperkuat melalui berbagai program pelatihan yang pembiayaannya diupayakan dapat dipenuhi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di sekolah negeri adalah bagian dari komitmen bahwa semua anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan bermutu dalam rangka melaksanakan Astacita yang keempat Bapak Presiden Prabowo Subianto,” kata Abdul Mu’ti.

Kebijakan serupa juga berlaku bagi madrasah negeri yang berada di bawah Kementerian Agama. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa prinsip layanan pendidikan gratis pada sekolah negeri juga diterapkan pada madrasah negeri.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Dukung Kekompakan Warga Desa Sudimara Laksanakan "Yadnya"

“Apa yang berlaku di sekolah itu juga berlaku di madrasah di bawah Kementerian Agama untuk madrasah negeri,” ujar Nasaruddin.

Sementara itu, untuk pendidikan tinggi, pemerintah tengah menghitung kebutuhan pembiayaan dan menyiapkan tahapan pembebasan biaya kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN). Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan bahwa Presiden ingin program tersebut terwujud secepat mungkin, dengan pelaksanaan yang mempertimbangkan kesiapan anggaran dan keberlanjutan pendidikan tinggi.

“Harapannya tentu Bapak Presiden menginginkan secepat-cepatnya program menggratiskan uang kuliah ini bisa dijalankan, namun tentu kita akan melalui tahapan-tahapan ya, tidak langsung,” ucap Brian. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca