Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Badung Serahkan Subsidi Benih Padi kepada Subak Se-Badung

BALIILU Tayang

:

benih padi
Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana secara simbolis menyerahkan subsidi benih padi kepada Subak se-Kabupaten Badung di Ruang Pertemuan Kerta Gosana, di Puspem Badung, Senin (30/5). (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana menyerahkan secara simbolis subsidi benih padi kepada Subak se-Kabupaten Badung tahun 2022, dilanjutkan dengan menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Forkopimda Badung, bertempat di Ruang Pertemuan Kerta Gosana, di Puspem Badung, Senin (30/5). Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Badung Putu Parwata, Anggota DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara, Kepala Bapenda Badung I Made Sutama, perwakilan Forkopimda Badung, Camat se-Badung, Ketua Madya Subak Kab. Badung I Made Suka serta para Krama Subak se-Badung.

Dalam sambutan Bupati Badung yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana menyampaikan, situasi pandemi Covid-19, sudah memberikan pelajaran penting bagi kita semua, meskipun pemerintah melakukan pembatasan sosial, namun para petani tetap harus bekerja di sawah guna mempertahankan produksi pangan sekaligus memenuhi kebutuhan pokok pangan bagi masyarakat.

“Oleh karena itu pada kesempatan ini, Pemerintah Kabupaten Badung mengucapkan terima kasih, sekaligus memberikan apresiasi khususnya kepada para pekaseh dan petani di Kabupaten Badung, berkat kerja keras para petani dalam dedikasinya untuk menggarap lahan pertanian sampai saat ini kebutuhan pangan pokok beras di Kabupaten Badung masih bisa terpenuhi dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, sebagai wujud dukungan pemerintah dalam mempertahankan aktivitas dari sektor pertanian, maka Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen untuk selalu memberikan perhatian bagi kebutuhan dasar para petani. Berbagai program kegiatan yang sudah dirancang melalui pembangunan rehabilitas saluran irigasi, bantuan subsidi benih, pupuk non-subsidi dan obat-obatan seperti pestisida, bantuan alat mesin pertanian, alat pascapanen, Jalan Usaha Tani (JUT).

Baca Juga  Tingkatkan PAD, Nyoman Satria Terima Kunker DPRD Kota Bogor

”Sebagai bukti nyata komitmen dan perhatian terhadap sektor pertanian, maka pada hari ini saya menyerahkan subsidi benih padi secara simbolis kepada Subak se-Kabupaten Badung. Diharapkan nanti dapat meningkatkan produktivitas padi pada lahan sawah seluas 9.495,35 hektar. Sebagai salah satu upaya untuk mengurangi pengeluaran petani, di samping mendorong peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP), juga menjaga ketersediaan pangan yang strategis bagi masyarakat Badung. Pihaknya juga memberikan apresiasi dan penghargaan yang setingginya kepada Forkopimda Kabupaten Badung sudah ikut mendukung sekaligus ikut berpartisipasinya dalam menjaga ketahanan pangan kepada masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Ketua Panitia selaku Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian I Ketut Gde Widiarta Negara dalam sambutanya melaporkan, adapun dasar hukum pelaksanaan pemberian subsidi benih padi melalui Peraturan Daerah Kab. Badung Nomor 9 Tahun 2021, tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Badung Tahun 2022, Peraturan Bupati Badung Nomor 17 Tahun 2013 tentang Pemberian Subsidi Harga Kepada Petani Untuk Pembelian Benih Padi dan Kedelai dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah, Keputusan Bupati Badung Nomor 172/048/Hk/2022, tentang Penetapan Subak Penerima Subsidi Benih Padi tahun 2022.

“Adapun maksud pelaksanaan pemberian subsidi benih padi yakni untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan masyarakat. Tujuan acara ini untuk meningkatkan penggunaan benih dengan fasilitas unggul dan bermutu. Meningkatkan produksi dengan menekan munculnya Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), serta meringankan beban biaya pembelian benih, juga untuk mendorong peningkatan Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP), dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan petani,“ terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, subsidi benih padi diberikan kepada 117 Subak se-Kabupaten Badung, terdiri dari 19 Subak di Kecamatan Kuta Utara, 48 Subak di Kecamatan Mengwi, 34 Subak di Kecamatan Abiansemal, 16 Subak di Kecamatan Petang, dan 1 Subak di Kecamatan Kuta. Untuk luas lahan 9.495,35 hektar. Adapun jumlah benih padi yang disubsidi sebanyak 237.384 kilogram. Volume bantuan dihitung secara proporsional, disesuaikan dengan luas lahan sawah yang digarap krama subak.

Baca Juga  <strong>Bupati Giri Prasta akan Wujudkan Bangga Jadi Petani di Badung</strong>

“Penyaluran subsidi benih padi dimulai pada bulan Mei sampai bulan Desember Tahun 2022. Disesuaikan dengan jadwal tanam yang sudah ditentukan waktunya oleh masing-masing subak,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bupati Adi Arnawa Buka Lomba Senam Porsenides Tibubeneng

Bangun Kebersamaan dan Semangat Sportivitas

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa membuka Lomba Senam Aerobik Porsenides Tibubeneng di Lapangan Bola Voli Br. Canggu Permai.
BUKA LOMBA: Bupati Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat membuka Lomba Senam Aerobik serangkaian Porsenides Tibubeneng tahun 2026 di Lapangan Bola Voli Br. Canggu Permai, Desa Tibubeneng, Sabtu (29/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa membuka Lomba Senam Aerobik serangkaian Pekan Olahraga dan Seni Desa (Porsenides) Tibubeneng tahun 2026 di Lapangan Bola Voli Br. Canggu Permai, Desa Tibubeneng, Sabtu (29/8). Acara tersebut dihadiri Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa beserta Tripika Kecamatan Kuta Utara serta Bendesa Adat se-Tibubeneng.

Atas nama Pemkab. Badung, Bupati menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, Porsenides tidak semata untuk mencari juara, namun sebagai wadah mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan dan menggali potensi masyarakat serta menumbuhkan semangat sportivitas dan kreativitas di tingkat desa.

“Melalui porsenides, kita ingin membangun masyarakat yang tidak hanya aktif dan produktif, tapi juga sehat, bugar, kreatif, disiplin serta memiliki rasa kebersamaan yang kuat,” terangnya.

Khusus lomba senam aerobik yang diikuti ibu-ibu PKK, Bupati menilai kegiatan ini sangat positif. Senam tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh, juga menjadi sarana meningkatkan semangat kebersamaan kaum perempuan dalam mendukung pembangunan desa.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan. Mari kita jadikan olahraga sebagai bagian kehidupan sehari-hari dan membangun budaya hidup sehat mulai dari keluarga serta lingkungan masing-masing,” terangnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Tibubeneng dan seluruh masyarakat Tibubeneng. Semoga Porsenides menjadi momentum semakin memperkuat gotong-royong, persatuan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Desa Tibubeneng dan Kabupaten Badung.

Perbekel Desa Tibubeneng I Made Kamajaya menjelaskan, lomba senam aerobik merupakan rangkaian kegiatan Porsenides Tibubeneng tahun 2026. Lomba senam aerobik diikuti ibu-ibu PKK dari 13 banjar se-Tibubeneng. Melalui kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kebersamaan, kesehatan dan kreativitas PKK Desa Tibubeneng. (gs/bi)

Baca Juga  Kwarcab Badung Buka Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar dan Lanjutan

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gelorakan Semangat Kebugaran, TP. PKK Badung dan Gerakan Badung Peduli Sukses Gelar ‘Ayo Sehat Bersama’

Published

on

By

Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat aksi hidup sehat Ayo Sehat Bersama di depan Gedung Kominfo, Puspem Badung.
AYO SEHAT BERSAMA: Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat aksi hidup sehat bertajuk “Ayo Sehat Bersama” di depan Gedung Kominfo, Kawasan Puspem Badung, Sabtu (29/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Kabupaten Badung berkolaborasi dengan Gerakan Badung Peduli menggerakkan ratusan masyarakat dalam aksi hidup sehat bertajuk “Ayo Sehat Bersama”. Berpusat di depan Gedung Kominfo, Kawasan Puspem Badung, Sabtu (29/8), kegiatan ini mengkombinasikan jalan sehat, senam bersama, aneka lomba, hingga pembagian kupon undian berhadiah sebagai stimulus untuk membangun fondasi kesehatan keluarga yang bugar.

Aksi sosial yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat ini dipimpin langsung oleh Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Kehadirannya di tengah-tengah warga menjadi komitmen nyata bahwa pemeliharaan kesehatan merupakan hak sekaligus kewajiban kolektif yang harus dimulai dari lingkungan terkecil.

“Tubuh yang sehat dan jiwa yang bugar adalah kekayaan paling berharga. Melangkah pagi, bergerak berirama, dan bernapas segar bersama warga, tidak hanya membuat kita lebih kuat secara fisik, tetapi juga membuat hati semakin dekat dan persaudaraan antar-masyarakat semakin erat,” ujar Nyonya Rasniathi Arnawa di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa agenda ini sengaja dirancang secara sederhana agar ramah dan dapat dinikmati oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia. Melalui gerakan “Ayo Sehat Bersama”, TP. PKK Badung ingin menciptakan ruang sosial yang inklusif untuk saling menyapa, saling mengajak, dan memupuk rasa peduli sesama.

Pemerintah Kabupaten Badung melalui gerakan ini berharap esensi menjaga kebugaran tubuh dapat membudaya di tengah masyarakat. Dengan tubuh yang sehat, persatuan dan kebersamaan masyarakat Badung diyakini akan semakin kokoh untuk mendukung pembangunan daerah ke depan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Paparkan Pelaksanaan Hasil Reformasi Birokrasi
Lanjutkan Membaca

NEWS

Badung Modernisasi Pertanian Melalui Metode PMAAS

Bupati Adi Arnawa Targetkan Produktivitas Padi Tembus 12 Ton Per Hektar

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat Gerakan Tanam Padi metode PMAAS di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Abiansemal.
GERAKAN TANAM PADI: Bupati Adi Arnawa saat acara Gerakan Tanam Padi metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS) di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (29/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai modernisasi sektor pertanian lewat Gerakan Tanam Padi metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS) di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (29/8).

Langkah konkret ini dipimpin langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa sebagai strategi taktis mendongkrak produktivitas pangan, menjaga keberlanjutan lahan, dan memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah keterbatasan lahan yang kian nyata. Aksi penanaman ini dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana dengan Subak Tanah Yeng selaku offtaker (penjamin pasar).

Pada momen tersebut, Bupati Adi Arnawa juga menyerahkan bantuan benih padi kepada Pekaseh dan pupuk kepada Pangliman sebagai modal awal budidaya berbasis teknologi baru ini. “Astungkara, pada hari yang baik ini kita dapat melaksanakan penanaman padi berbasis teknologi baru melalui PMAAS. Saya minta setelah menanam, jangan kemudian ditinggalkan. Ini harus dikawal terus oleh seluruh pihak untuk mengantisipasi tantangan lapangan dan memastikan teknologi ini memberikan hasil riil,” tegas Bupati Adi Arnawa saat memberikan sambutan di Jaba Pura Puseh Desa Adat Sedang.

Adi Arnawa menceritakan bahwa proyek ini lahir dari gagasan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung. Menyadari urgensinya, ia langsung memberikan garansi penuh terkait intervensi anggaran daerah. Bagi Pemkab Badung, keberhasilan pertanian tidak hanya dihitung dari angka produksi, tetapi juga kenyamanan para petani.

Sebagai bentuk keberpihakan, Pemkab Badung telah menggulirkan berbagai program insentif, mulai dari beasiswa kuliah (S1) untuk anak petani, pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hingga akses kesehatan dan pendidikan gratis. Bupati menginstruksikan aparatur desa, penyuluh, dan pengurus subak untuk memastikan informasi program ini terserap merata oleh para petani penggarap.

Baca Juga  Tim Ahli Lingkungan FKP Unud Paparkan Hasil Kajian Sampah Laut di Perairan Pesisir Barat Badung

Terkait hilirisasi, Bupati menegaskan bahwa Perumda Pasar wajib hadir sebagai penyerap hasil panen dengan harga yang menguntungkan petani. “Perumda Pasar harus menyiapkan anggaran untuk menyerap produk petani kita. Ini ekosistem pasar yang pasti,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, menjelaskan bahwa PMAAS merupakan program sinergis antara Kementerian Pertanian RI, Pemprov Bali, Pemkab Badung, kelembagaan petani, serta BBRMP Bali.

Secara teknis, metode modern ini menerapkan standarisasi ketat. Pengolahan dan kesiapan lahan yang presisi, Tata kelola air digital dan terukur, pemupukan, pemeliharaan, dan pengendalian hama berbasis data satelit/sensor, pengawasan intensif dari penyuluh lapangan hingga tahapan panen. “Dengan pengawalan ketat ini, kami menargetkan produktivitas padi melonjak hingga 10-12 ton per hektar,” ungkap Raka Sukadana.

Gerakan tanam di Subak Tanah Yeng kali ini mencakup luasan 50 hektar dengan proyeksi hasil mencapai 500-550 ton Gabah Kering Panen (GKP). Sebagai ruang edukasi, Pemkab Badung juga telah membangun demplot percontohan masing-masing seluas 5 are di seluruh Kecamatan se-Badung yang dipandu langsung oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Guna memperluas daya jangkau teknologi ini, keberlanjutan program telah dipetakan lewat dua sumber dana besar pada tahun 2026 yakni APBD Perubahan Badung 2026 dengan alokasi Rp 1 Miliar untuk pengembangan lahan seluas 40 hektar di 4 kecamatan (Kecamatan Abiansemal 16 ha, Mengwi 10 ha, Kuta Utara 10 ha, dan Petang 4 ha). APBN Kementerian Pertanian RI 2026 mulai di rencanakan perluasan masif seluas 194 hektar di wilayah Badung.

Melalui integrasi hulu-hilir ini, PMAAS diproyeksikan menjadi kiblat baru model pertanian modern berkelanjutan di Bali yang menyeimbangkan antara swasembada pangan dan kesejahteraan petani secara nyata.

Baca Juga  <strong>Bupati Giri Prasta akan Wujudkan Bangga Jadi Petani di Badung</strong>

Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPRD Badung I Gede Budiyoga (mewakili Ketua DPRD), Ketua Komisi II DPRD Badung Made Sada, perwakilan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Asisten Perekonomian dan Pembangunan I Made Agus Aryawan, pimpinan OPD terkait, Kepala BBRMP Bali, Direktur Utama Perumda Pasar, Majelis Madya Subak, serta jajaran Tripika, Perbekel, dan Bendesa Adat Sedang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca