Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Libatkan Sapi Hingga Ular, UVeA 2022 FKH Unud Berlangsung Meriah

BALIILU Tayang

:

melibatkan
Pemateri saat gelaran Udayana Veterinary Activities atau yang biasa dikenal dengan UVeA FKH Unud. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Kamis, 18 Agustus 2022 telah terlaksana kegiatan hari pertama dari Udayana Veterinary Activities atau yang biasa dikenal dengan UVeA Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana. Kegiatan berlangsung selama dua hari pada 18-19 Agustus 2022 di Gedung Nusantara Agrokompleks, Universitas Udayana, Denpasar.

Dengan mengusung tema Get to Know About Your Passion in the Vet World Through ‘UVeA’, mengajak para mahasiswa baru untuk mengetahui passion yang mereka miliki sehingga dapat dikembangkan melalui kegiatan yang dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan sebuah informasi yang lebih rinci mengenai Fakultas Kedokteran Hewan, dengan memperkenalkan kembali senat dan minat profesi yang terdapat di dalamnya. Harapannya setiap mahasiswa baru bisa memiliki pilihan yang tepat dalam mengambil senat yang diinginkan dan minat yang dapat mereka kembangkan di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana. Hal tersebut sangat didukung guna mengembangkan potensi yang dimiliki oleh setiap mahasiswa.

Acara diawali sambutan ketua panitia dan ketua BEM, dilanjutkan pembukaan UVeA 2022 oleh Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana Prof. Dr. drh. I Nyoman Suartha, M.Si. ditandai pemukulan gong.

 Agenda berikutnya pemaparan mengenai senat dan jegeg bagus, lanjut pemutaran video, talkshow, dan diskusi. Senat pertama yang melakukan talkshow yaitu dari LPM SS yang dibawakan oleh pemimpin umum dan pemimpin redaksi, kemudian DPM yang dibawakan oleh ketua umum, dan diakhiri oleh BEM yang dibawakan oleh ketua dan wakilnya. Dalam kegiatan ini, para mahasiswa aktif berinteraksi dengan para pembicara. Di akhir acara, penampilan perwakilan Jegeg Bagus FKH Unud untuk menggambarkan seperti apa kegiatan jegeg bagus itu.

Baca Juga  FKH Unud Lakukan Kunjungan Kerja ke Balai TNBB Jembrana Bali

Hari kedua UVeA FKH Unud diisi dengan pengenalan minat profesi dan minat bakat di lingkungan FKH Unud. Ada enam minat profesi, masing-masing dengan fokus yang berbeda. Enam minpro itu meliputi Minpro Vet Holic, Minpro Vesica, Minpro P-Lo, Minpro Suluh, Minpro Turtle Guard, dan Minpro Rothschildi. 

Pengenalan Minpro yang pertama yakni dari Minpro Vet Holic yang disampaikan oleh I Wayan Gede Pasek  dan I Kadek Ari Satria Prayoga. Dalam Vet Holic merupakan suatu minat profesi yang menggeluti penanganan hewan ternak besar meliputi sapi, kuda, dan kambing serta hewan ternak kecil seperti unggas. Di samping itu, Minpro Vet Holic menunjukkan teknik handling sapi dengan menggunakan tali yang terdiri dari beberapa simpul. Kemudian juga dipraktikkan cara penyuntikan sapi yang baik dan benar. 

Selanjutnya pengenalan Minpro Vesica yang diwakili oleh M. Alpaini dan I Gede Pandhe Krisnha Dharma. Minpro Vesica adalah satu-satunya minat profesi di FKH Unud yang berkonsentrasi di bidang ilmiah dan terfokuskan pada output penulisan karya ilmiah berupa PKM (Program Kreativitas Mahasiswa). Dijelaskan pula mengenai sejumlah program kerja dari Minpro Vesica, meliputi gathering, kuliah umum, seminar nasional, PKTIM, dan LKTIM, serta workshop.

Kemudian Minpro P-LO yang dijelaskan oleh Angeline Amanda Pailit dan Suta Arimbawa. Minpro P-LO merupakan minat profesi yang bergerak di bidang hewan kesayangan anjing dan kucing. Banyak program kerja yang telah dilaksanakan dalam minpro ini di antaranya kuliah umum, Upgrading P-LO, seminar, kolaborasi, serta yang terbaru adalah magang vet. Minat profesi ini sangat cocok bagi mahasiswa yang nantinya tertarik untuk membuka klinik kesehatan bagi hewan kesayangan seperti anjing dan kucing.

Minat profesi selanjutnya yakni dari minpro yang bergelut di bidang penyuluhan, Minpro Suluh. Pengenalan ini dipaparkan oleh Ailsa Cinta Lufiara dan Vidia Saraswati. Dalam pemaparannya, dijelaskan pula program kerja ataupun kegiatan rutin dari Minpro Suluh yakni kuliah umum, seminar nasional, pelatihan penyuluhan, serta gathering, dan inauguration. Minpro Suluh ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa yang ingin mengasah skill public speaking dan juga menambah wawasan mengenai cara menjadi seorang penyuluh yang baik. 

Baca Juga  Gandeng AFKHI dan FAO, FKH Unud Revitalisasi Kurikulum Antisipasi Isu-isu Global ‘’One Health’’

Berikutnya diperkenalkan Minpro Turtle Guard yang dibawakan oleh Nurul Audy Baiqhaq dan Grace Yureka Aurel Siahaan. Dengan pembawaan yang sangat ceria mereka memaparkan tentang minpro yang menggeluti satwa di bidang akuatik. Tidak seperti namanya, minpro ini tidak hanya bergelut dengan turtle atau penyu, tetapi juga dengan berbagai satwa akuatik lainnya seperti lumba-lumba. Kegiatan Minpro Turtle Guard di antaranya TG OTG, coral day, monitoring penyu, kuliah umum, seminar nasional, dan masih banyak lagi. 

Kegiatan dilanjutkan dengan isbama dan juga Expo Minpro yang digelar di depan Ruang Nusantara. Dalam expo tersebut masing-masing minpro memperkenalkan kembali kepada para mahasiswa seputar minpro mereka dari ada yang menunjukkan tulang-tulang dari berbagai hewan hingga diperlihatkannya ular koleksi dari salah satu minpro terkait. 

Setelah waktu isbama usai, masuklah ke sesi pengenalan minpro terakhir yakni dari Minpro Rothschildi. Penjelasan mengenai minpro ini dipaparkan oleh Adhitya Fauzan dan Kadek Ayu Wiadnyani. Minpro Rothschildi merupakan minat profesi yang terjun di bidang satwa liar dimana dalam hal ini mereka terbagi menjadi tujuh cluster meliputi ornitologi, herpetologi, primata, omnivora, akuatik, herbivora, dan karnivora. Dalam minpro ini terdapat berbagai program kerja dan kegiatan yang rutin dilaksanakan meliputi diklat, pelantikan, kuliah umum, seminar nasional, herping, pelatihan restrain dan handling ular, nekropsi, dan lain sebagainya. Minpro Rothschildi ini juga menunjukkan sesi praktik kepada para mahasiswa yakni teknik handling ular.

Kegiatan UVeA di hari kedua dilanjutkan dengan pengenalan VEC dan Vetro Voice. VEC atau Veterinary English Club yang mana merupakan wadah bagi mahasiswa FKH Unud untuk meningkatkan skill dalam berbahasa Inggris serta memperluas pengetahuan tentang isu-isu internasional yang berkaitan dengan dunia veteriner.  Selanjutnya yakni Vetro Voice yang merupakan suatu kelompok paduan suara FKH Unud, yang sering tampil di berbagai macam kegiatan seperti di acara Yudisium Sarjana dan Magister Kedokteran Hewan, FAVA, IVMA CONGRESS 2018, dan juga acara ulang tahun FKH Unud.

Baca Juga  Jajaki Kerja Sama Riset, FKH Unud Terima Kedatangan Veterinary School University of Sydney Australia

Setelah dipaparkan mengenai minat profesi serta minat bakat, para peserta diarahkan oleh panitia yang bertugas untuk melakukan pemilihan minat profesi sesuai dengan keinginan atau minat mereka masing-masing. Dengan berakhirnya sesi pemilihan minat profesi maka berakhirlah kegiatan UVeA  Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana Tahun 2022.

Kegiatan UVeA ini berjalan cukup lancar dengan persiapan yang cukup matang. Antusiasme peserta sangat mendukung kelancaran kegiatan ini. Kedepannya kegiatan UVeA ini akan terus berkembang dan semakin baik sehingga dapat memudahkan mahasiswa baru untuk memahami minat profesi yang sesuai dengan passion mereka. Semoga dengan diadakannya kegiatan UVeA ini mampu memberikan informasi kepada para mahasiswa khususnya mahasiswa baru tentang kegiatan apa saja yang ada di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana sehingga mereka dapat mengenal lebih jauh kampus magenta tercinta ini. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1628–MELIBATKAN-SAPI-HINGGA-ULAR-UDAYANA-VETERINARY-ACTIVITIES-UVEA-2022-FAKULTAS-KEDOKTERAN-HEWAN-UNIVERSITAS-UDAYANA-BERLANGSUNG-MERIAH-.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang, Tim Gabungan Sisir Pesisir Gianyar hingga Sukawati

Published

on

By

Nelayan Hilang Pantai Saba, Pencarian SAR Gianyar, Polres Gianyar, Pantai Sukawati
Polisi saat melakukan pencarian hari ketiga nelayan yang hilang. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Memasuki hari ketiga pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Lebih yang dilaporkan hilang saat melaut, tim gabungan melaksanakan penyisiran melalui jalur laut dan darat pada Minggu (19/7/2026). Kegiatan pencarian dipusatkan di kawasan Pantai Rangkan, Banjar Rangkan, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, dengan area penyisiran meliputi Pantai Purnama, Pantai Rangkan, Pantai Pabean, Pantai Gumicik, hingga Pantai Lembeng.

Operasi pencarian melibatkan personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar, Ditpolairud Polda Bali, Satpolairud Polres Gianyar, Polsek Sukawati, Brimob Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, TNI, serta unsur terkait lainnya.

Korban diketahui bernama I Nyoman Darin (51), seorang nelayan asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kabupaten Gianyar. Korban dilaporkan hilang pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 15.00 WITA di perairan Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh.

Sebelum pencarian dimulai, seluruh personel mengikuti apel gabungan, kemudian dibagi menjadi dua tim. Tim laut melakukan pencarian menggunakan dua unit rubber boat milik Ditpolairud Polda Bali dan Basarnas Denpasar, serta didukung satu unit drone untuk pemantauan udara. Sementara itu, tim darat melaksanakan penyisiran secara menyeluruh di sepanjang garis pantai guna mencari keberadaan korban maupun petunjuk yang dapat mendukung proses pencarian.

Kasat Polairud Polres Gianyar, AKP I Gede Budarasa, mengatakan bahwa pencarian dilakukan secara terpadu dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.

“Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian secara maksimal melalui jalur laut maupun darat. Setiap sektor pencarian disisir secara sistematis dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh instansi yang terlibat agar proses pencarian berjalan efektif dan aman,” ujar AKP I Gede Budarasa.

Baca Juga  FKH Unud Gelar Kuliah Terbuka Tentang ‘’The Role of Veterinary Medicine in Global Health’’

Hingga laporan ini disampaikan, operasi pencarian masih terus berlangsung dan tim gabungan tetap melakukan penyisiran di sejumlah titik yang menjadi prioritas berdasarkan hasil evaluasi di lapangan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban agar segera menyampaikannya kepada petugas guna mendukung proses pencarian. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PUPR Gianyar – Rekanan Tanda Tangani Kontrak Perbaikan Jalan 2026

Bupati Mahayastra Targetkan Seluruh Jalan Kabupaten Gianyar Tuntas dalam Tiga Tahun

Loading

Published

on

By

Bupati Gianyar I Made Mahayastra hadiri Kick Off Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng
KICK OFF: Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). Kegiatan menjadi penanda dimulainya pelaksanaan pekerjaan perbaikan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Gianyar sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar Ir. I Dewa Gede Putra Hartawan K, ST., MT. menyampaikan, pada Tahun Anggaran 2026 Pemerintah Kabupaten Gianyar melaksanakan 36 paket pekerjaan penanganan jalan. Program ini merupakan bagian dari percepatan peningkatan kualitas jalan kabupaten yang telah menjadi prioritas pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, berdasarkan data kondisi di Kabupaten Gianyar tahun 2026, persentase jalan mantap di Kabupaten Gianyar telah mencapai sekitar 80,66 persen. Melalui pelaksanaan paket-paket pekerjaan tahun 2026, angka tersebut ditargetkan terus meningkat secara signifikan. Disebutkan, dari 36 paket pekerjaan penanganan jalan, 5 paket telah dikerjakan, 10 paket sedang dikerjakan, sisanya segera dikerjakan.

Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gianyar mengalokasikan anggaran sekitar Rp 189,875 miliar untuk menangani 36 paket pekerjaan di berbagai wilayah Kabupaten Gianyar.

Keto seriusne bupati membangun infrastruktur. Kami memasang target waktu tiga tahun seluruh jalan kabupaten dapat dituntaskan,” tegas Bupati Mahayastra.

Bupati Mahayastra menjelaskan, pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Gianyar telah melaksanakan 55 paket pekerjaan jalan dengan total anggaran mencapai Rp 191.513.938.800. Selanjutnya pada tahun 2026 dilanjutkan dengan 36 paket pekerjaan senilai Rp 189.875.000.000, sehingga pada akhir tahun 2026 tingkat kemantapan yang ditargetkan telah mencapai sekitar 85 persen.

Baca Juga  Minat Profesi Turtle Guard BEM FKH Unud Adakan Nekropsi Paus Terdampar Bersama IAM Flying Vet

Menurutnya, kegiatan  kick off  menjadi simbol dimulainya pekerjaan fisik yang akan segera dilaksanakan di lapangan sekaligus memastikan seluruh proses pengadaan telah selesai sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal.

Memasuki tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Gianyar akan memfokuskan pembangunan pada jalan-jalan lingkungan, setelah sebagian besar ruas jalan kabupaten dalam kondisi mantap. “Astungkara, saat saya selesai menjabat sebagai Bupati, tidak ada lagi jalan kabupaten yang rusak,” ungkapnya.

Bupati Mahayastra juga menyampaikan bahwa pencapaian pembangunan infrastruktur Kabupaten Gianyar saat ini telah melampaui berbagai target yang ditetapkan dan mendapat perhatian sebagai salah satu daerah yang menjadi contoh dalam pembangunan infrastruktur.

“Membangun bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun untuk kepentingan rakyat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan perekonomian, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Gianyar,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sinergi Tim Gabungan Diperkuat, Pemadaman Kebakaran Hutan di Pemuteran Terus Berlangsung

Published

on

By

Tim gabungan lintas instansi melakukan penanganan kebakaran hutan di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Buleleng
KEBAKARAN: Sinergi lintas instansi saat melakukan penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Sinergi lintas instansi kembali ditunjukkan dalam penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Buleleng, BPBD Provinsi Bali, TNI, Polri, Polisi Kehutanan (Polhut), pemerintah kecamatan dan desa, Satpol PP, LPHD, serta unsur terkait lainnya bahu-membahu melakukan upaya pemadaman di medan yang sulit dijangkau, Sabtu (18/7/2026).

Sejak pagi, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali melaksanakan pendakian menuju titik kebakaran. Kondisi medan yang terjal serta akses yang terbatas membuat proses pemadaman tidak memungkinkan menggunakan kendaraan maupun peralatan pemadam berukuran besar.

Sebagai alternatif, personel membawa kantong air (water bag) dan memanfaatkan dahan pohon untuk memukul serta mengendalikan kobaran api yang terus menyala di sejumlah titik. Untuk meningkatkan efektivitas penanganan, tim dibagi menjadi dua regu sehingga pemadaman dapat dilakukan dari beberapa arah sekaligus guna menahan laju penyebaran api.

Hingga pukul 15.00 Wita, api masih terlihat membakar kawasan hutan. Cuaca kering yang disertai embusan angin di kawasan perbukitan menyebabkan api terus merambat ke area vegetasi di sekitarnya. Meski demikian, seluruh personel gabungan tetap bertahan di lapangan dengan mengutamakan keselamatan selama proses pemadaman berlangsung.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Dharma Sudana, mengatakan bahwa penanganan kebakaran mengedepankan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat mengingat tantangan medan di lokasi cukup berat.

“Penanganan dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur terkait. Medan yang curam dan sulit diakses membuat pemadaman hanya dapat dilakukan secara manual menggunakan water bag dan peralatan sederhana. Meski menghadapi kendala di lapangan, seluruh personel tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan api dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas,” ujar Dharma Sudana.

Baca Juga  Gandeng AFKHI dan FAO, FKH Unud Revitalisasi Kurikulum Antisipasi Isu-isu Global ‘’One Health’’

Ia menambahkan, hingga sore hari TRC Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali masih berada di lokasi untuk melanjutkan upaya pemadaman dan pemantauan perkembangan kebakaran.

“Tim masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan. Perkembangan kondisi di lapangan akan terus kami pantau dan dilaporkan secara berkala,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca