Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Libatkan Sapi Hingga Ular, UVeA 2022 FKH Unud Berlangsung Meriah

BALIILU Tayang

:

melibatkan
Pemateri saat gelaran Udayana Veterinary Activities atau yang biasa dikenal dengan UVeA FKH Unud. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Kamis, 18 Agustus 2022 telah terlaksana kegiatan hari pertama dari Udayana Veterinary Activities atau yang biasa dikenal dengan UVeA Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana. Kegiatan berlangsung selama dua hari pada 18-19 Agustus 2022 di Gedung Nusantara Agrokompleks, Universitas Udayana, Denpasar.

Dengan mengusung tema Get to Know About Your Passion in the Vet World Through ‘UVeA’, mengajak para mahasiswa baru untuk mengetahui passion yang mereka miliki sehingga dapat dikembangkan melalui kegiatan yang dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan sebuah informasi yang lebih rinci mengenai Fakultas Kedokteran Hewan, dengan memperkenalkan kembali senat dan minat profesi yang terdapat di dalamnya. Harapannya setiap mahasiswa baru bisa memiliki pilihan yang tepat dalam mengambil senat yang diinginkan dan minat yang dapat mereka kembangkan di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana. Hal tersebut sangat didukung guna mengembangkan potensi yang dimiliki oleh setiap mahasiswa.

Acara diawali sambutan ketua panitia dan ketua BEM, dilanjutkan pembukaan UVeA 2022 oleh Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana Prof. Dr. drh. I Nyoman Suartha, M.Si. ditandai pemukulan gong.

 Agenda berikutnya pemaparan mengenai senat dan jegeg bagus, lanjut pemutaran video, talkshow, dan diskusi. Senat pertama yang melakukan talkshow yaitu dari LPM SS yang dibawakan oleh pemimpin umum dan pemimpin redaksi, kemudian DPM yang dibawakan oleh ketua umum, dan diakhiri oleh BEM yang dibawakan oleh ketua dan wakilnya. Dalam kegiatan ini, para mahasiswa aktif berinteraksi dengan para pembicara. Di akhir acara, penampilan perwakilan Jegeg Bagus FKH Unud untuk menggambarkan seperti apa kegiatan jegeg bagus itu.

Baca Juga  Inisiasi Program ‘’Sumer Course’’, FKH Unud Tandatangani Kerja Sama dengan Yayasan Pencinta dan Penyantun Taman Nasional

Hari kedua UVeA FKH Unud diisi dengan pengenalan minat profesi dan minat bakat di lingkungan FKH Unud. Ada enam minat profesi, masing-masing dengan fokus yang berbeda. Enam minpro itu meliputi Minpro Vet Holic, Minpro Vesica, Minpro P-Lo, Minpro Suluh, Minpro Turtle Guard, dan Minpro Rothschildi. 

Pengenalan Minpro yang pertama yakni dari Minpro Vet Holic yang disampaikan oleh I Wayan Gede Pasek  dan I Kadek Ari Satria Prayoga. Dalam Vet Holic merupakan suatu minat profesi yang menggeluti penanganan hewan ternak besar meliputi sapi, kuda, dan kambing serta hewan ternak kecil seperti unggas. Di samping itu, Minpro Vet Holic menunjukkan teknik handling sapi dengan menggunakan tali yang terdiri dari beberapa simpul. Kemudian juga dipraktikkan cara penyuntikan sapi yang baik dan benar. 

Selanjutnya pengenalan Minpro Vesica yang diwakili oleh M. Alpaini dan I Gede Pandhe Krisnha Dharma. Minpro Vesica adalah satu-satunya minat profesi di FKH Unud yang berkonsentrasi di bidang ilmiah dan terfokuskan pada output penulisan karya ilmiah berupa PKM (Program Kreativitas Mahasiswa). Dijelaskan pula mengenai sejumlah program kerja dari Minpro Vesica, meliputi gathering, kuliah umum, seminar nasional, PKTIM, dan LKTIM, serta workshop.

Kemudian Minpro P-LO yang dijelaskan oleh Angeline Amanda Pailit dan Suta Arimbawa. Minpro P-LO merupakan minat profesi yang bergerak di bidang hewan kesayangan anjing dan kucing. Banyak program kerja yang telah dilaksanakan dalam minpro ini di antaranya kuliah umum, Upgrading P-LO, seminar, kolaborasi, serta yang terbaru adalah magang vet. Minat profesi ini sangat cocok bagi mahasiswa yang nantinya tertarik untuk membuka klinik kesehatan bagi hewan kesayangan seperti anjing dan kucing.

Minat profesi selanjutnya yakni dari minpro yang bergelut di bidang penyuluhan, Minpro Suluh. Pengenalan ini dipaparkan oleh Ailsa Cinta Lufiara dan Vidia Saraswati. Dalam pemaparannya, dijelaskan pula program kerja ataupun kegiatan rutin dari Minpro Suluh yakni kuliah umum, seminar nasional, pelatihan penyuluhan, serta gathering, dan inauguration. Minpro Suluh ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa yang ingin mengasah skill public speaking dan juga menambah wawasan mengenai cara menjadi seorang penyuluh yang baik. 

Baca Juga  Kerja Sama FKH Unud dengan Wahana Klinik, Persiapan Program MBKM

Berikutnya diperkenalkan Minpro Turtle Guard yang dibawakan oleh Nurul Audy Baiqhaq dan Grace Yureka Aurel Siahaan. Dengan pembawaan yang sangat ceria mereka memaparkan tentang minpro yang menggeluti satwa di bidang akuatik. Tidak seperti namanya, minpro ini tidak hanya bergelut dengan turtle atau penyu, tetapi juga dengan berbagai satwa akuatik lainnya seperti lumba-lumba. Kegiatan Minpro Turtle Guard di antaranya TG OTG, coral day, monitoring penyu, kuliah umum, seminar nasional, dan masih banyak lagi. 

Kegiatan dilanjutkan dengan isbama dan juga Expo Minpro yang digelar di depan Ruang Nusantara. Dalam expo tersebut masing-masing minpro memperkenalkan kembali kepada para mahasiswa seputar minpro mereka dari ada yang menunjukkan tulang-tulang dari berbagai hewan hingga diperlihatkannya ular koleksi dari salah satu minpro terkait. 

Setelah waktu isbama usai, masuklah ke sesi pengenalan minpro terakhir yakni dari Minpro Rothschildi. Penjelasan mengenai minpro ini dipaparkan oleh Adhitya Fauzan dan Kadek Ayu Wiadnyani. Minpro Rothschildi merupakan minat profesi yang terjun di bidang satwa liar dimana dalam hal ini mereka terbagi menjadi tujuh cluster meliputi ornitologi, herpetologi, primata, omnivora, akuatik, herbivora, dan karnivora. Dalam minpro ini terdapat berbagai program kerja dan kegiatan yang rutin dilaksanakan meliputi diklat, pelantikan, kuliah umum, seminar nasional, herping, pelatihan restrain dan handling ular, nekropsi, dan lain sebagainya. Minpro Rothschildi ini juga menunjukkan sesi praktik kepada para mahasiswa yakni teknik handling ular.

Kegiatan UVeA di hari kedua dilanjutkan dengan pengenalan VEC dan Vetro Voice. VEC atau Veterinary English Club yang mana merupakan wadah bagi mahasiswa FKH Unud untuk meningkatkan skill dalam berbahasa Inggris serta memperluas pengetahuan tentang isu-isu internasional yang berkaitan dengan dunia veteriner.  Selanjutnya yakni Vetro Voice yang merupakan suatu kelompok paduan suara FKH Unud, yang sering tampil di berbagai macam kegiatan seperti di acara Yudisium Sarjana dan Magister Kedokteran Hewan, FAVA, IVMA CONGRESS 2018, dan juga acara ulang tahun FKH Unud.

Baca Juga  Kuliah Kerja Veteriner XXXV Adakan Pembekalan Berfokus pada PKM dan Komunikasi

Setelah dipaparkan mengenai minat profesi serta minat bakat, para peserta diarahkan oleh panitia yang bertugas untuk melakukan pemilihan minat profesi sesuai dengan keinginan atau minat mereka masing-masing. Dengan berakhirnya sesi pemilihan minat profesi maka berakhirlah kegiatan UVeA  Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana Tahun 2022.

Kegiatan UVeA ini berjalan cukup lancar dengan persiapan yang cukup matang. Antusiasme peserta sangat mendukung kelancaran kegiatan ini. Kedepannya kegiatan UVeA ini akan terus berkembang dan semakin baik sehingga dapat memudahkan mahasiswa baru untuk memahami minat profesi yang sesuai dengan passion mereka. Semoga dengan diadakannya kegiatan UVeA ini mampu memberikan informasi kepada para mahasiswa khususnya mahasiswa baru tentang kegiatan apa saja yang ada di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana sehingga mereka dapat mengenal lebih jauh kampus magenta tercinta ini. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1628–MELIBATKAN-SAPI-HINGGA-ULAR-UDAYANA-VETERINARY-ACTIVITIES-UVEA-2022-FAKULTAS-KEDOKTERAN-HEWAN-UNIVERSITAS-UDAYANA-BERLANGSUNG-MERIAH-.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Perkuat Kerukunan, Wawali Arya Wibawa Hadiri Silaturahmi Kebangsaan DMI Kota Denpasar

Published

on

By

Halal Bihalal Denpasar
HALAL BIHALAL: Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menghadiri Halal Bihalal Silaturahmi Kebangsaan bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Denpasar di Musholla Baitul Mu’minin Panjer, Sabtu (18/4). (Foto: Hms Denpasar)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi Kebangsaan yang diselenggarakan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Denpasar di Musholla Baitul Mu’minin Panjer, Sabtu (18/4).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Trimo, S.H., M.H., Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Oka Cahyadi, jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Denpasar, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi Kebangsaan ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat jalinan komunikasi, kebersamaan, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Menurutnya, hubungan harmonis yang dilandasi semangat menyama braya menjadi kunci dalam mendukung kelancaran pembangunan, khususnya di Kota Denpasar.

“Kota Denpasar sangat menjunjung tinggi nilai toleransi yang berlandaskan spirit Vasudhaiva Kutumbhakam. Kerukunan yang terjaga akan menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Ketua Umum DMI Kota Denpasar, H. Mardi Soemitro, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh kerukunan antarumat beragama di Kota Denpasar.

Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar elemen masyarakat dengan mengedepankan nilai menyama braya, serta semangat Islam Rahmatan lil ‘Alamin yang mengedepankan kasih sayang dan kedamaian tanpa membedakan suku, ras, dan agama.

Lebih lanjut disampaikan, peran dewan masjid tidak hanya terbatas pada kegiatan ibadah, namun juga diharapkan mampu berkontribusi dalam mendukung program pemerintah, pelayanan umat, serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Pengelolaan masjid ke depan hendaknya berlandaskan empat pilar, yakni sebagai Baitullah, Baitul Maal, Baituttarbiyah, dan Baitul Muamalah,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Prodi Magister Kedokteran Hewan FKH Unud Raih Status Unggul dari LAM-PTKes

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

3 Desa di Nusa Penida Jadi Sasaran Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” TP PKK Provinsi Bali

Perkuat Pemberdayaan Keluarga, Edukasi Pengelolaan Sampah, dan Pencegahan Stunting

Loading

Published

on

By

TP PKK) Provinsi Bali melaksanakan aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa di Kecamatan Nusa Penida
SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster menyerahkan sembako saat menghadiri aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Jumat (17/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Klungkung, baliilu.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali melaksanakan aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Jumat (17/4).

Adapun tiga desa yang menjadi sasaran kegiatan tersebut yakni Desa Bunga Mekar, Desa Batukandik, dan Desa Suana.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, dalam sambutannya menyampaikan bahwa TP PKK terus bergerak aktif mendukung program pemerintah melalui berbagai aksi nyata di masyarakat. Fokus utamanya adalah memberdayakan perempuan, meningkatkan kualitas keluarga, serta menyukseskan pembangunan daerah.

Putri Koster menjelaskan bahwa salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Bali saat ini adalah penanganan masalah lingkungan, khususnya sampah, melalui pengelolaan berbasis sumber.

Penanganan sampah dari rumah tangga dilakukan melalui pemilahan sampah menjadi organik, anorganik, dan residu. Pengelolaan yang efektif melibatkan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle), pengolahan sampah dapur menjadi kompos, serta penyediaan tempat sampah terpisah guna meningkatkan efisiensi daur ulang dan mengurangi volume sampah ke TPA.

“Di Nusa Penida jangan sampai ada sampah yang menumpuk seperti di TPA Suwung. Untuk itu, kita harus bisa menyelesaikan sampah dari sumbernya, mulai dari rumah tangga. Nusa Penida sebagai daerah wisata harus dijaga keindahan alamnya dengan baik,” ujarnya sembari mengajak masyarakat mendukung kebijakan kepala daerah.

Di sisi lain, Putri Koster juga menyoroti gangguan kesehatan pada anak-anak atau generasi muda yang seharusnya dapat dicegah sejak masa kehamilan. Untuk itu, ia mengajak masyarakat meningkatkan konsumsi ikan guna mencegah stunting.

“Ikan merupakan sumber protein yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak guna memaksimalkan fase tumbuh kembangnya. Ikan juga mengandung omega-3 yang sangat penting bagi perkembangan otak. Konsumsi ikan sangat direkomendasikan karena kaya protein dan zat gizi penting yang mendukung perkembangan kognitif, daya ingat, serta kesehatan mata dan jantung,” ungkapnya.

Baca Juga  Inisiasi Program ‘’Sumer Course’’, FKH Unud Tandatangani Kerja Sama dengan Yayasan Pencinta dan Penyantun Taman Nasional

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung, Ny. Eva Satria, menyampaikan terima kasih kepada TP PKK Provinsi Bali atas pelaksanaan aksi sosial di Kecamatan Nusa Penida.

“Terima kasih kepada Ibu Ketua TP PKK Provinsi Bali yang telah menyerahkan bantuan kepada masyarakat kami di Kecamatan Nusa Penida,” ujarnya.

Di masing-masing desa tersebut, diserahkan berbagai bantuan, antara lain 50 paket Gemarikan yang berisi 1 kg ikan tuna bluefin, 1 kg ikan nila, dan 1 kg ikan kembung; 10 paket sembako yang terdiri atas beras 10 kg, minyak goreng 2 pcs, gula pasir 3 kg, kopi bubuk 2 bungkus, serta makanan ringan.

Selain itu, diberikan pula paket susu SGM Explor 150 gram (@2 kotak) kepada 10 balita dan paket susu SGM Bunda 150 gram (@2 kotak) kepada 10 ibu hamil. Bantuan lainnya berupa paket multivitamin untuk balita dan dewasa, 50 pak telur (@40 butir), 1.000 bibit cabai, 25 bibit jambu kristal, 25 bibit nangka, serta buku resep kuliner olahan kue dan pangan lokal dalam rangka kegiatan aksi sosial tahun 2026.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan layanan cek kesehatan gratis dan demo memasak yang menghadirkan Bali Chef Community.

Selain melaksanakan aksi sosial, TP PKK Provinsi Bali juga melakukan kunjungan ke tempat pengolahan rumput laut menjadi kerupuk yang diproduksi oleh Sarining Segara Semaya di Banjar Semaya, Desa Suana, Nusa Penida, Klungkung.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali Ny. Seniasih Giri Prasta, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Kusuma Surya Putra, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali Putu Sumardiana, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Provinsi Bali Sagung Mas Dwipayani, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali Tri Arya Dhyana Kubontubuh, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Sunada, Direktur Utama Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) I Gusti Ngurah Putra Dharma Jaya, serta Camat Nusa Penida I Kadek Yoga Kusuma. (gs/bi)

Baca Juga  Persiapan Pembukaan S3 Kedokteran Hewan, FKH Unud Gelar Lokakarya

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ribuan Umat, Menko PMK dan Gubernur Koster Serukan Harmoni di Tengah Kebisingan Global pada Dharma Santi Nyepi 1948

Published

on

By

Dharma Santi Nyepi
DHARMA SANTI NYEPI: Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam acara Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra,Taman Budaya Art Center Denpasar, Jumat (17/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam acara Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra,Taman Budaya Art Center Denpasar, Jumat (17/4). Kegiatan yang dihadiri sekitar 5.500 umat tersebut menjadi puncak rangkaian Hari Raya Nyepi sekaligus momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Bali.

Acara diisi dengan dharma wacana (siraman rohani), pertunjukan seni budaya, serta hiburan musik yang memperkuat nuansa spiritual sekaligus kebersamaan. Selain digelar secara nasional di Bali, Dharma Santi juga dilaksanakan di berbagai daerah seperti Sulawesi Selatan, Papua Selatan, dan Sumatera Selatan sebagai bentuk perayaan serentak umat Hindu di seluruh Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Isyana Bagoes Oka, Ketua Umum PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya, anggota DPR RI dan DPD RI dapil Bali, serta jajaran Forkopimda Provinsi Bali dan tokoh masyarakat Hindu dari berbagai daerah.

Dalam sambutan yang disampaikan secara virtual, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Dharma Santi merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai persaudaraan, toleransi, dan persatuan bangsa.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Republik Indonesia, saya mengucapkan selamat merayakan Dharma Santi Tahun Baru Saka 1948 kepada seluruh umat Hindu di tanah air,” ujarnya.

Presiden juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hidup dan keharmonisan dalam keberagaman sebagai kekuatan utama bangsa Indonesia. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menghidupkan semangat gotong-royong serta nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Prodi Magister Kedokteran Hewan FKH Unud Raih Status Unggul dari LAM-PTKes

“Kita adalah bangsa besar yang rukun dalam perbedaan. Berbeda tetapi tetap satu. Kita harus terus saling menghormati, saling mendukung, dan saling mengasihi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden mengajak umat Hindu untuk senantiasa mengamalkan ajaran Tri Hita Karana sebagai fondasi menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam menjaga persatuan nasional.

Menko PMK Pratikno dalam sambutannya menyoroti tantangan kehidupan modern yang dipenuhi “kebisingan” informasi. Ia menilai derasnya arus media sosial dan informasi digital seringkali membuat masyarakat kehilangan ruang untuk hening dan refleksi diri.

“Kadang kemarahan lebih cepat daripada kebijaksanaan, ketersinggungan lebih cepat daripada pengertian,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai Nyepi seperti amati geni, amati karya, dan amati lelungan sangat relevan untuk membangun pribadi yang lebih tenang, reflektif, dan bijaksana. Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan di tengah meningkatnya bencana alam seperti banjir dan kebakaran hutan di berbagai wilayah.

Sementara itu, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menekankan bahwa Dharma Santi bukan sekadar perayaan, melainkan momen kembali pada keheningan diri. Ia mengaitkannya dengan ajaran dalam Bhagavad Gita tentang karma yoga—bertindak tanpa keterikatan pada hasil.

Acara ini menjadi penutup rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dengan mengusung semangat Vasudhaiva Kutumbakam—satu bumi satu keluarga—yang diharapkan semakin memperkuat kerukunan umat beragama serta kesadaran kolektif menjaga bumi sebagai rumah bersama.

Usai acara, suasana hangat dan penuh antusiasme terlihat di area pelataran Taman Budaya Art Center Denpasar. Gubernur Wayan Koster menjadi pusat perhatian para peserta yang berebut kesempatan untuk berfoto bersama. Dengan ramah, ia melayani permintaan swafoto dari masyarakat, tokoh adat, hingga generasi muda. (gs/bi)

Baca Juga  Persiapan Pembukaan S3 Kedokteran Hewan, FKH Unud Gelar Lokakarya

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca