Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pembukaan PKB Ke-47 Kabupaten Badung

Bupati Adi Arnawa: PKB Instrumen Pelestarian Seni Budaya Bali

Loading

BALIILU Tayang

:

BUKA PKB: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) Ke-47 Kabupaten Badung tahun 2025, ditandai pemukulan tawa-tawa, bertempat di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Senin (16/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) Ke-47 Kabupaten Badung tahun 2025, ditandai pemukulan tawa-tawa, bertempat di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Senin (16/6).

PKB tahun ini mengangkat tema Jagat Kerthi : Lokahita Samudaya (Harmoni Semesta Raya), selaras dengan tema PKB Provinsi Bali. Hadir pada acara tersebut, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti bersama Wakil Ketua DPRD I Made Sunarta, Forkopimda Badung, Sekda IB Surya Suamba, Pimpinan Perangkat Daerah, Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Ketua WHDI Nyonya Yunita Alit Sucipta, Ketua Gatriwara Nyonya Ayu Trisna Dewi Anom Gumanti, Ketua DWP Nyonya Oliviana Surya Suamba, PHDI, Widya Sabha, Perbekel/Lurah se-Badung.

 Dalam sambutannya Bupati Adi Arnawa menyampaikan, PKB merupakan wadah bagi para seniman dalam menuangkan kemampuan dan karya cipta seninya sebagai upaya melestarikan seni budaya Bali yang adiluhung. PKB juga menjadi instrumen yang dijadikan oleh pemerintah untuk melestarikan dan mewariskan seni dan budaya Bali kepada generasi muda. Terlebih taksu Bali, taksu dan roh dari pariwisata bali berasal dari adat, seni dan budaya Bali itu sendiri.

“PKB harus tetap dijaga keberadaannya sebagai wadah para seniman dalam menuangkan karya seninya serta sebagai media edukasi bagi generasi muda agar mengetahui tentang seni budaya dari warisan leluhur,” terangnya.

Ditambahkan, tema yang diangkat pada PKB tahun ini dinilai sangat tepat. Tujuannya untuk menciptakan kerahayuan jagat dan manusia dalam menjalankan swadharma agama dan swadarma negara, sehingga mampu menciptakan karya cipta seni yang utama dan adiluhung.

Baca Juga  Kesbangpol Badung Gelar Temu Komunikasi Ormas

Sementara Kadis Kebudayaan Badung I Gede Eka Sudarwitha menjelaskan, pelaksanaan PKB Badung bertujuan untuk mengembangkan dan melestarikan seni, adat dan budaya serta sebagai upaya mengimplementasikan visi Badung yaitu mewujudkan pariwisata yang berkualitas berlandaskan nilai-nilai Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Selain itu untuk mencari seniman muda, dalam upaya mendorong masyarakat Badung yang berkarakter dan berkualitas.

Pembukaan PKB Badung merupakan puncak kegiatan yang sudah dilaksanakan dari awal 2025. Lomba-lomba yang digelar meliputi : lomba desain dan peragaan busana adat Bali, lomba dan peragaan busana endek, lomba desain dan peragaan busana ke pura, lomba melukis wayang tingkat SMP dan SMA, lomba membuat anyaman janur dan lomba membuat gebogan buah lokal. Para juara akan mewakili Badung dalam lomba ajang PKB Bali yang dibuka Sabtu, 21 Juni 2025.

Ditambahkan, keikutsertaan Badung pada PKB Bali tahun 2025 mengikuti seluruh kegiatan mulai pagelaran dan pementasan yang melibatkan 26 sekaa, lomba jantra tradisi Bali dan lomba seksi kewanitaan.

“Secara keseluruhan keikutsertaan Duta Badung di PKB Bali tahun ini sebanyak 2.179 peserta. Semoga dengan motivasi dan dukungan Bupati, Wakil Bupati dan DPRD, Duta Badung kembali meraih juara umum dalam PKB Bali tahun ini,” harapnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Putri Koster Tinjau Telajakan Desa Adat Batu Lantang, Berikan Apresiasi Rp 20 Juta untuk Warga

Published

on

By

SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menyerahkan bantuan usai meninjau telajakan di sepanjang jalan menuju Pura Kahyangan Jagat Kancing Gumi, Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Minggu (7/6) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)
SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menyerahkan bantuan usai meninjau telajakan di sepanjang jalan menuju Pura Kahyangan Jagat Kancing Gumi, Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Minggu (7/6) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, meninjau telajakan di sepanjang jalan menuju Pura Kahyangan Jagat Kancing Gumi, Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Minggu (7/6) pagi.

Sambil berbincang dengan warga setempat, ia tampak berkeliling meninjau telajakan yang sebelumnya telah ditata dan ditanami berbagai jenis tanaman hias oleh warga desa. Sesekali, ia juga memberikan masukan mengenai cara penataan telajakan agar tampak asri dan enak dipandang.

“Jika menanam tanaman, daunnya dipangkas terlebih dahulu untuk mengurangi stres air dan mendorong pertumbuhan akar,” jelasnya sambil memangkas daun tanaman yang tampak layu karena baru ditanam menggunakan gunting dahan.

Menurutnya, jenis tanaman yang dipilih juga harus diperhitungkan agar terlihat menarik dan tidak saling tumpang tindih dengan tanaman lainnya. Selain itu, pemeliharaan dan pemupukan juga harus mendapat perhatian yang baik.

Pupuk organik hasil pengelolaan sampah rumah tangga, lanjutnya, sangat bermanfaat untuk membantu menyuburkan tanah sekaligus memberikan nutrisi bagi tanaman di sekitar rumah. Oleh karena itu, ia mendorong masyarakat untuk semakin giat melaksanakan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS).

Sebagai bentuk perhatian dan sesuai dengan janjinya saat meninjau pelaksanaan Kegiatan Kul-Kul PKK dan Posyandu di Desa Adat Batu Lantang pada 5 April 2026 lalu, Ny. Putri Koster memberikan apresiasi sebesar Rp 20 juta yang diserahkan langsung kepada Bendesa Adat Batu Lantang.

“Kalau dulu Ibu berjanji memberikan hadiah Rp 10 juta, sekarang Ibu tambahkan menjadi Rp 20 juta,” ujarnya.

Ia menyerahkan sepenuhnya pengelolaan dana tersebut kepada masyarakat, baik untuk pemberian penghargaan kepada warga dengan penataan telajakan terbaik maupun untuk membenahi telajakan yang masih perlu ditata di wilayah Desa Adat Batu Lantang.

Baca Juga  Bupati Badung Ikuti Aksi Bersih-bersih di Pantai Kedonganan

“Tapi pesan Ibu satu, telajakan ini harus terus dirawat. Ibu ingin telajakan di Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai, ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Bali. Kemudian, untuk tiga telajakan lainnya, nanti Ibu akan tinjau kembali pada bulan Desember,” janjinya.

Sementara itu, Bendesa Adat Batu Lantang, I Made Sarpa, menyampaikan terima kasih atas perhatian Ny. Putri Koster kepada masyarakat Desa Adat Batu Lantang. Ia mengatakan bahwa apresiasi yang diberikan tersebut menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk semakin rajin merawat telajakan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster yang didampingi Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, juga menyerahkan bantuan sebanyak 200 kilogram beras kepada masyarakat Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Harapan yang Tumbuh di SRMP 17 Tabanan: Kisah Orang Tua Menyambut Masa Depan Anak

Published

on

By

prabowo di tabanan
HADIR DI SEKOLAH RAKYAT: Presiden Prabowo Subianto bersama orang tua siswa yang hadir di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Tabanan, baliilu.com – Di tengah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026, tersimpan kisah-kisah perjuangan keluarga yang kini menemukan secercah harapan melalui program Sekolah Rakyat. Bagi banyak orang tua, sekolah ini bukan sekadar tempat belajar, melainkan jalan bagi anak-anak mereka untuk meraih masa depan yang selama ini terasa begitu jauh.

Ni Putu Yuniawati menjadi salah satu orang tua yang merasakan langsung manfaat kehadiran Sekolah Rakyat. Dengan mata berbinar, Yuniawati menceritakan bahwa sang anak, Rizky kini memiliki cita-cita yang jelas. Rizky ingin menjadi insinyur pertanian. Bagi Yuniawati, mimpi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus harapan agar anaknya dapat meraih kehidupan yang lebih baik.

“Sekarang saya harap anak-anak saya tuh biar bangga mencapai tujuannya mereka sekolah karena kami orang tak punya. Saya mengucapkan sama Pak Presiden banyak terima kasih membantu orang-orang yang tak mampu,” ujar Yuniawati penuh haru.

Kisah serupa datang dari I Nyoman Sukonado, seorang buruh tani yang hadir dalam gelar griya sebagai orang tua calon siswa. Dengan penghasilan yang tidak menentu, jika ada pekerjaan, Sukonado selama ini menghadapi berbagai keterbatasan dalam membiayai pendidikan anak-anaknya. Dari enam orang anak yang dimilikinya, lima anak sebelumnya terpaksa berhenti sekolah setelah jenjang SMP.

“Saya juga berterima kasih banyak sekali kepada Bapak Prabowo yang punya program sebesar ini, membiayai masyarakat miskin seperti saya, biar bisa anaknya menimba ilmu. Saya banyak-banyak terima kasih,” ungkap Sukonado.

Bagi Sukonado, pendidikan adalah jalan untuk memutus rantai kemiskinan yang selama ini membelenggu keluarganya. Ia berharap sang anak kelak dapat memperoleh pekerjaan yang baik dan membantu keluarga di masa depan.

Baca Juga  DPMD Badung Bersama TP. PKK Badung Kunjungi Pemkot Pekalongan

Sementara itu, Ni Putu Megayani menyaksikan sendiri bagaimana Sekolah Rakyat membantu mengembangkan potensi anaknya, Ni Made Ayu Arini. Sejak bersekolah di SRMP 17 Tabanan, Arini terus menunjukkan prestasi, termasuk di bidang olahraga.

Sebelum masuk Sekolah Rakyat, Arini telah mencatatkan prestasi pada cabang lompat jauh tingkat provinsi. Setelah bersekolah di Sekolah Rakyat, bakatnya terus berkembang dan kini ia juga berprestasi di cabang bulu tangkis.

“Saya sangat bangga kepada anak saya karena anak saya bisa mandiri dan dia berprestasi di sekolah rakyat ini dan saya sangat bangga kepada anak saya sendiri karena dia bisa mandiri dan dia tidak mau menyulitkan saya sama bapaknya,” kata Megayani.

Sebagai seorang ibu yang berjuang membesarkan anak-anaknya di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, Megayani mengaku sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan melalui program Sekolah Rakyat. Ia bahkan berharap anaknya yang lain juga dapat memperoleh kesempatan serupa pada jenjang pendidikan berikutnya.

“Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Pak Prabowo telah mendirikan sekolah rakyat ini. Terima kasih Pak Prabowo atas semua yang diberikan kepada saya. Saya ingin anak saya tidak seperti saya yang tidak bisa membaca dan menulis. Saya ingin anak saya sukses nantinya, dan saya ingin anak saya melebihi diri saya sendiri,” tuturnya.

Kisah Yuniawati, Sukonado, dan Megayani menjadi gambaran nyata bagaimana pendidikan dapat menjadi jembatan harapan bagi keluarga-keluarga yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi. Melalui Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk belajar, mengembangkan potensi, dan mengejar cita-cita mereka.

Bagi para orang tua tersebut, kehadiran Sekolah Rakyat bukan hanya menghadirkan ruang belajar, tetapi juga membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus keluarga mereka. Di balik setiap ruang kelas, tumbuh harapan-harapan besar yang kini perlahan mulai menemukan jalannya. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Badung Ikuti Aksi Bersih-bersih di Pantai Kedonganan

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Di SRMP 17 Tabanan, Presiden Prabowo Tanamkan Pesan Pendidikan, Disiplin, dan Karakter

Published

on

By

prabowo di tabanan
MOTIVASI: Presiden Prabowo Subianto memotivasi para siswa dan tenaga pendidik di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Tabanan, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan penuh motivasi kepada para siswa dan tenaga pendidik di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, saat melakukan kunjungan pada Minggu, 7 Juni 2026. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Kepala Negara mengajak para siswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, mencintai orang tua, serta membangun karakter yang baik sebagai bekal meraih masa depan.

Di hadapan para siswa, guru, dan tenaga pendidik, Presiden Prabowo menekankan bahwa pendidikan dan kedisiplinan merupakan kunci untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik. Kepala Negara mengingatkan bahwa setiap anak merupakan harapan bagi keluarga yang telah bekerja keras demi masa depan mereka.

“Kamu harus nanti angkat orang tuamu, kamu harapan orang tuamu. Belajar, belajar, belajar yang baik. Hormati guru, cintai orang tua. Selalu rukun sama kawan, selalu baik sama orang lain, sopan santun,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga mengajak para siswa untuk menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan menghargai sesama. Menurut Presiden, sikap saling menghormati dan hidup rukun menjadi fondasi penting dalam mencapai keberhasilan.

“Jangan sekali-sekali jelek-jelekin orang, jangan benci orang lain. Hidup dengan baik. Rukun itu kunci dari keberhasilan,” tutur Presiden.

Selain kepada para siswa, Presiden Prabowo turut berpesan kepada kepala sekolah dan para tenaga pendidik untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dalam mendidik generasi penerus bangsa. “Kepala sekolah, laksanakan tugasmu dengan sebaik-baiknya, didik anak didikmu dengan sebaik-baiknya, teliti, rajin, disiplin, berbuat yang terbaik,” pesan Presiden. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Distribusikan 677 Tong Komposter CSR, Bupati Badung Perkuat Pengelolaan Sampah dari Sumber
Lanjutkan Membaca