Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Antisipasi Omicron, Sekda Tinjau Kesiapan Gedung D, RSD Mangusada

BALIILU Tayang

:

de
TINJAU: Sekda Wayan Adi Arnawa meninjau kelengkapan fasilitas Gedung D RSD Mangusada dan perkembangan vaksinasi bagi anak-anak usia 6-11 tahun, Selasa (21/12). (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19 khususnya varian baru Omicron, Pemkab Badung sudah melakukan langkah cepat dengan menyiapkan segala sesuatunya. Salah satunya kesiapan dari Gedung D, RSD Mangusada yang baru selesai dibangun yang nantinya akan dimanfaatkan penanganan kasus Covid.

Guna memastikan kesiapan tersebut, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Tim Satgas Covid-19 Badung turun langsung melakukan peninjauan kelengkapan fasilitas Gedung D RSD Mangusada, termasuk pelayanan vaksinasi Covid-19, Selasa (21/12). 

Sekda Badung Adi Arnawa menyampaikan, kunjungan ke RSD Mangusada ini guna melihat kesiapan fasilitas kesehatan khususnya di Gedung D untuk mengantisipasi virus Omicron yang saat ini sudah masuk Indonesia. Kenapa memastikan kesiapan Gedung D ini, karena di anggaran perubahan tahun 2021 sudah dianggarkan untuk Gedung D terkait dengan fasilitas ipal, air, listrik termasuk AC-nya. “Dari laporan Pak Direktur, Gedung D sudah siap, menunggu serah terima saja. Sehingga diharapkan di awal tahun 2022 Gedung D RSD dapat difungsikan. Kita harapkan tidak terjadi apa-apa. Bila toh terjadi lonjakan varian baru ini, kita di Badung sudah siap mengantisipasinya. Karena di gedung ini sudah disiapkan 150 hingga 200 bed,’’ ujarnya. 

Selain meninjau kesiapan RSD Mangusada, pihaknya juga ingin melihat perkembangan vaksinasi bagi anak-anak usia 6-11 tahun, baik yang dilaksanakan di RSD Mangusada maupun di dua sekolah lainnya yakni di SD 2 Kekeran dan SD 3 Sading. Menurutnya vaksinasi sangat penting untuk mencegah penularan Covid-19. Kebijakan pemerintah pusat, saat ini diprioritaskan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun. Untuk di RSD Mangusada sudah disiapkan tim untuk melayani vaksinasi bagi anak yang mengalami penyakit penyerta yang harus dilakukan konsultasi terlebih dahulu dan bagi anak-anak yang lain sudah dilayani di sekolah-sekolah.

Baca Juga  RSD Mangusada Gelar Sarasehan Pejuang Dialisis

“Selain di RSD Mangusada, kami juga meninjau vaksinasi anak di SD 2 Kekeran dan SD 3 Sading. Guna memastikan kesiapan kita dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan kami harapkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya. 

Untuk diketahui, vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun di Badung telah dimulai sejak, Rabu 15 Desember lalu, dengan sasaran 57.201 orang. Saat ini target vaksinasi untuk anak baru mencapai 17 persen lebih dan target untuk vaksin tahap I selesai tanggal 28 Desember ini. “Untuk itu kami perlu terus menggenjot dengan membuat akselerasi percepatan vaksinasi dengan melibatkan lintas perangkat daerah sehingga vaksinasi lebih maksimal,” imbuhnya. (gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pemerintah Provinsi Bali Ucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81

Published

on

By

Ucapan Dirgahayu RI Ke-81 Pemprov Bali
Ucapan Dirgahayu RI Ke-81 Pemprov Bali. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta mewakili Pemerintah Provinsi Bali mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81. Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur. (bi/*)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Jadikan RS Unggulan, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Terima Direksi RSD Mangusada
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wagub Giri Prasta Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI di Lapangan Puputan Margarana

Published

on

By

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta memimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar.
UPACARA PENURUNAN: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta memimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, Senin (17/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta memimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, Senin (17/8).

Bertindak sebagai pembina upacara, Wagub Giri Prasta mengikuti seluruh rangkaian prosesi yang berlangsung khidmat dan tertib. Dalam kesempatan tersebut, Wagub Giri Prasta didampingi Ny. Seniasih Giri Prasta.

Prosesi penurunan Sang Merah Putih menjadi salah satu momen utama dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI di Bali. Di bawah komando Putu Gaga Pamungkas, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) menjalankan tugas penurunan bendera dengan penuh disiplin.

Tiga anggota Paskibraka yang mendapat kehormatan menurunkan bendera adalah I Komang Agus Dava Santanu Putra dari SMK Pariwisata Triatmajaya Tabanan, I Komang Aris Setiawan dari SMA Negeri 1 Dawan, Klungkung, serta I Gusti Ngurah Agung Avara Satrawan Wibisana dari SMA Negeri 3 Denpasar. Sementara itu, tugas sebagai pembawa baki dipercayakan kepada Vadeline Angelia dari SMA Jembatan Budaya Badung.

Upacara turut dihadiri Ketua DPRD Bali, Sekda Bali, Kasdam yang mewakili Pangdam, Irdam, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bali, Danlanud beserta Ibu, Danlanal beserta Ibu, perwakilan Kajati, perwakilan Kepala BNNP, serta perwakilan Kabinda.

Penurunan bendera Merah Putih menandai berakhirnya rangkaian upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di tingkat Provinsi Bali. Lebih dari sekadar seremoni, momentum tersebut menjadi pengingat akan perjuangan para pahlawan sekaligus pentingnya menjaga semangat persatuan dan nasionalisme dalam mengisi kemerdekaan.

Semangat kemerdekaan diharapkan terus hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta menjadi energi bersama untuk menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (gs/bi)

Baca Juga  Jadikan RS Unggulan, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Terima Direksi RSD Mangusada

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Bacakan Sambutan Menteri pada Pemberian Remisi di Lapas Kerobokan

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Upacara Pemberian Remisi di Lapas Kerobokan, Badung
PEMBERIAN REMISI: Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto pada Upacara Pemberian Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kerobokan, Badung, Senin (17/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto pada Upacara Pemberian Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kerobokan, Badung, Senin (17/8/2026).

Dalam sambutan Menteri yang dibacakan Gubernur Koster, disampaikan bahwa peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen dalam mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa. Tahun ini, peringatan kemerdekaan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang memiliki makna penting dalam penyelenggaraan Sistem Pemasyarakatan.

Menteri menegaskan, kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran merupakan tiga pilar yang saling berkaitan dalam membangun sistem hukum yang tegas dalam menegakkan aturan, sekaligus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk memperbaiki kehidupannya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pemerintah memberikan Remisi Umum kepada 173.706 narapidana dan Pengurangan Masa Pidana kepada 1.085 Anak Binaan di seluruh Indonesia. Pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara atas keberhasilan mengikuti proses pembinaan sekaligus bagian dari upaya mempercepat reintegrasi sosial.

Kepada para penerima remisi, Menteri berpesan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk membuka lembaran baru kehidupan. Para warga binaan didorong terus mengikuti program pembinaan, meningkatkan keterampilan, membangun karakter, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi tindak pidana.

Sementara kepada jajaran Pemasyarakatan, Menteri menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme serta membangun budaya kerja yang bersih, transparan, dan bebas dari penyimpangan. Menteri juga menegaskan tidak ada ruang bagi keterlibatan petugas dalam peredaran gelap narkotika, penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, penyelundupan barang terlarang maupun berbagai bentuk pelanggaran hukum dan etik.

Baca Juga  FK Unud dan RSD Mangusada Perkuat Kerja Sama Sebagai Rumah Sakit Pendidikan Satelit

Menteri mengajak seluruh jajaran memperkuat kolaborasi untuk membangun Sistem Pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, humanis, dan berintegritas. Upaya tersebut diharapkan turut memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berkeadilan, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Bali Dr. Andi Wijata Rival, melaporkan, berdasarkan data pelaksanaan pemberian Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, terdapat sebanyak 3.060 orang narapidana dan Anak Binaan yang mendapatkan Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana di wilayah Bali.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.026 orang telah terealisasi, terdiri atas 2.925 narapidana dan Anak Binaan penerima RU I/PMPI I, serta 101 orang penerima RU II/PMPI II. Selain itu, terdapat 70 warga negara asing (WNA) yang menerima Remisi Umum, terdiri atas 66 orang penerima RU I dan 4 orang penerima RU II.

Kakanwil juga melaporkan bahwa pemberian remisi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan dan pemenuhan hak warga binaan pemasyarakatan sesuai ketentuan yang berlaku. Remisi diharapkan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengikuti program pembinaan dan menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.

Pada kesempatan tersebut juga dilalukan Peluncuran Program Bina Prima di Lapas Kelas IIA Kerobokan, yang merupakan strategi pembinaan khusus yang ditujukan bagi warga binaan pasca melakukan pelanggaran tata tertib. Program ini berfokus pada evaluasi, konseling, dan pembinaan karakter agar narapidana tidak mengulangi kesalahan dan bisa kembali mematuhi aturan.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca