Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Association PR Leaders Gelar Kuliah Umum: Mengapa Perlu Belajar ‘’Public Relations’’?

BALIILU Tayang

:

lspr
ASEAN Public Relations Network (APRN) bekerja sama dengan Global Alliance dan LSPR Institute of Communication and Business saat mengadakan Studium Generale with Association PR Leaders, Jumat, 4 November 2022 di Amani Palladium Theatre, LSPR Transpark Juanda, Bekasi. (Foto: ist)

Jakarta, baliilu.com – ASEAN Public Relations Network (APRN) bekerja sama dengan Global Alliance dan LSPR Institute of Communication and Business mengadakan Studium Generale with Association PR Leaders, Jumat, 4 November 2022 di Amani Palladium Theatre, LSPR Transpark Juanda, Bekasi dan pada Sabtu, 5 November 2022 di Prof. Dr. Djajusman Auditorium, LSPR Sudirman Park, Jakarta. Dengan mengundang tiga pembicara terkemuka dari luar negeri dan peserta dari Mahasiswa Program Sarjana LSPR S1 jurusan Public Relations, Marketing Communication dan jurusan lainnya, mahasiswa/i S2, para dosen LSPR dan para kolegial LSPR Institute.

Diawali dengan sambutan dari Dr. Janette M. Pinariya, M.M, Vice Rector I, LSPR Institute of Communication & Business. Dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Dr. (H.C.) Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, Founder & CEO, LSPR Institute of Communication & Business and President of ASEAN PR Network.

Selanjutnya, Studium Generale (kuliah umum) ini dimulai dengan presentasi dari Mr. Justin Green, Hon. Life Fellow APRA, Hon. Life Fellow PRSK, Life Fellow PRII, Hon. Life Fellow ABERJE, Hon. Life Fellow ASEAN, Hon. Life Fellow PRGC, Hon. Life Fellow EIC, Hon. Life Fellow SCCECRL, Hon. Life Fellow APCE, Hon. Life Fellow PIC, Hon. Life Fellow TPRA, Hon. Life Fellow FERPI, Hon. Life Fellow ARPPR, President & CEO of the Global Alliance for PR & Communication Management. Dilanjutkan dengan sesi kedua dari Ms. Fiona Cassidy, APR, FPRINZ, LPRINZ, Past Chair of the PR Institute of New Zealand dan diakhiri dengan sesi ketiga oleh Mr. Harold Geronimo, President of the PR Society of the Philippines.

Baca Juga  Berbagi Pengalaman, Pascasarjana Unud Undang Dosen Polandia Beri Kuliah Umum
lspr
LSPR melaksanakan MoA Signing Ceremony untuk Joint Partnership Program antara LSPR Institute of Communication & Business dengan Megaworld Corporation. (Foto: ist)

Dr. (H.C.) Prita Kemal Gani menyatakan bahwa “Mengapa kita perlu belajar Public Relations? Karena Public Relations ada di setiap lapangan bisnis, baik pendidikan, hotel, maupun hiburan. Semua itu membutuhkan Public Relations. Tidak hanya untuk bisnis, Public Relations juga dibutuhkan untuk personal branding diri anda sendiri.”

Justin Green President & CEO (Ireland) Global Alliance Board memberikan kesan: bagaimana ia sangat senang untuk kembali ke tempat ini. Terutama di Jakarta, tempat yang terasa seperti rumah keduanya, bersama keluarga dari LSPR dan ASEAN PR Network; diberi kesempatan lagi untuk berbicara dan berbagi banyak hal untuk mahasiswa dan kolega dari International PR Associations lainnya yang diundang sebagai pembicara di akhir pekan ini.

“Saat yang tepat untuk kita semua berbicara di sini di LSPR, dimana keunggulan PR dan standar global selalu diberikan kepada siswanya. Sangat bangga bisa bekerja sama dengan sekolah komunikasi dan bisnis terbaik di kawasan ini. Kami menantikan lebih banyak lagi  pertemuan dan pembicaraan melalui tatap muka; Dimana kita melangkah ke depan dari apa yang telah menghentikan kita semua selama 3 tahun terakhir akibat pandemi Covid!” kata Mr. Justin Green.

Fiona Cassidy (New Zealand) Global Alliance Board Secretary mengatakan senang sekali bisa kembali ke Jakarta dan berkesempatan berbagi panggung dengan para pemimpin PR  internasional. Fiona melanjutkan, “Kita membawa keterampilan dan pengalaman yang berbeda secara budaya, ekonomi dan sosial dan juga dengan berbagi pengetahuan, kita terus belajar dan berkembang. Kami telah memilih profesi di mana strategi, nilai pengetahuan, dan konten mendukung apa yang dilakukan. Kami hadir disini di LSPR merupakan hal yang sesuai, karena LSPR merupakan sebuah lembaga yang berkomitmen untuk keunggulan bagi semua siswanya. Komunikasi tatap muka selalu penting dan melalui acara Studium Generale menjadi kesempatan besar untuk belajar dari para pemimpin internasional dan mahasiswa lainnya. Saya tidak sabar untuk menambah pengetahuan saya dan tentu saja, bertemu dengan seluruh peserta.”

Baca Juga  BPIP RI Bersama Unud Gelar Kuliah Umum

Mr. Harold juga mengatakan bahwa, “Budaya berdampak ke segalanya, bahkan pada saat anda melakukan PR. Dengan tujuan untuk mengetahui strategi PR apa yang paling sesuai untuk budaya anda. Hal ini juga memiliki beberapa aturan seperti pukulan berbeda untuk orang yang berbeda, sadar akan agama, ras dan politik, dan juga memperhatikan bahasa anda. Oleh karena itu, strategi PR anda harus bebaur baik dengan budaya peserta tersebut.”

lspr
Mr. Justin Green, President & CEO of the Global Alliance for PR & Communication Management mempersembahkan Global Icon Award kepada Dr. (H.C.) Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR. (Foto: ist)

Selain itu, pada saat acara Studium Generale berlangsung, Mr. Justin Green, President & CEO of the Global Alliance for PR & Communication Management mempersembahkan Global Icon Award kepada Dr. (H.C.) Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR sebagai penghargaan atas komitmen Dr. Prita yang kuat dan pembimbing yang visioner dalam menyatukan profesi Public Relations dan Komunikasi di seluruh dunia. Mr. Justin juga menyebutkan bahwa Dr. (H.C) Prita Kemal Gani adalah perempuan pertama yang menerima penghargaan tersebut.

Selain Studium Generale yang telah disampaikan oleh ketiga pembicara. LSPR juga melaksanakan MoA Signing Ceremony untuk Joint Partnership Program antara LSPR Institute of Communication & Business dengan Megaworld Corporation. Mr. Harold Geronimo selaku Megaworld Corporation Vice President for Public Relations and Media Affairs telah datang untuk menandatangani MoA bersama dengan Dr. (H.C.) Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR selaku Founder & CEO, LSPR Institute of Communication & Business, Ms. Yuliana R. Prasetyawati, MM. selaku Dean for Faculty of Business Studies dan Mr. Mikhael Yulius Cobis, M.Si, MM selaku Dean for Faculty of Communication Studies.

 Masing-masing pihak memiliki kerja sama untuk Campus Hiring, Job Vacancy, Job Fair, Program Magang, Seminar & Workshop, dan Peluang kerja sama lebih lanjut. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengembangkan pengaturan baru untuk pembelajaran, terutama dalam hal program magang dan untuk melihat kolaborasi yang luar biasa di antara para mitra. (gs/bi)

Baca Juga  Pendidikan Etnis Minoritas, Pentingnya Mempelajari Komunikasi yang Multikultur

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Dies Natalis Ke-24 ITB STIKOM Bali

Usung Tema “Agni Jnana Jagadhita”, Sebagai Pijar Pengetahuan untuk Kesejahteraan dan Kebahagiaan Semesta

Loading

Published

on

By

Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali menggelar Dies Natalis Ke-24 dirangkai peluncuran buku "Citra dan Biaya" di aula Kampus Pusat ITB STIKOM Bali, Renon, Denpasar.
DIES NATALIS: Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali saat menggelar Dies Natalis Ke-24 yang dirangkai peluncuran buku “Citra dan Biaya” pada Senin, 10 Agustus 2026 di aula Kampus Pusat ITB STIKOM Bali di Renon, Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali menggelar Dies Natalis Ke-24 pada Senin, 10 Agustus 2026 di aula Kampus Pusat ITB STIKOM Bali di Renon, Denpasar. Dies Natalis ini mengusung tema Agni Jnana Jagadhita yang dimaknai sebagai pijar pengetahuan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan semesta.

Hadir pada puncak Dies Natalis tersebut Pembina, Pengawas dan para Pengurus Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar, para Pejabat Struktural ITB STIKOM Bali serta para dosen dan mahasiswa.

Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Prof. Dr. I Made Bandem, MA dalam sambutannya mengatakan bahwa perayaaan Dies Natalis ke-24 ITB STIKOM Bali mengingatkan pada tahun 2002 lalu, Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar mendirikan sebuah lembaga pendidikan tinggi dengan keyakinan bahwa masa depan Bali dan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, kebudayaan dan sumber daya manusia yang unggul.

“Pada saat itu ITB STIKOM Bali hadir sebagai kampus teknologi informasi pertama di Bali,” ujar Prof. Bandem.

Setelah 24 tahun perjalanan, ITB STIKOM Bali kini telah memiliki sekitar 6.000 mahasiswa aktif dan telah melahirkan 12.000 lebih lulusan. Mereka menyebar ke berbagai bidang kehidupan, menjadi profesional, pengusaha, pemimpin, pendidik, praktisi teknologi dan bagian dari masyarakat yang membangun Bali, Indonesia bahkan dunia.

Sesuai dengan tema Agni Jnana Jagadhita yang dimaknai sebagai pijar pengetahuan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan semesta maka Dies Natalis adalah momentum untuk melakukan refleksi, dari mana kita datang, dimana kita berada dan kemana kita akan melangkah.

“Oleh karena itu, ilmu pengetahuan yang dikembangkan di ITB STIKOM Bali hendaknya bukan sekedar menjadi cahaya bagi dirinya sendiri tetapi menjadi pijar menerangi kehidupan masyarakat.

Baca Juga  Intip Dunia Wirausaha, Dosen FEB Unud Lolos Program Kolaborasi Praktisi Mengajar

“Teknologi tidak boleh berhenti pada kecanggihan, ilmu pengetahuan tidak boleh hanya menghasilkan gelar, pendididkan tinggi tidak boleh hanya menghasilkan lulusan. Lebih jauh dari itu, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni harus memberikan manfaat nyata bagi kemanusiaan dan kesejahteraan semesta,” ucap Bandem.

Prof. Bandem kemudian mengingatkan bahwa dunia sedang mengalami perubahan yang sangat cepat. Artificial intelligence telah mengubah cara manusia belajar, bekerja, berkomunikasi dan menciptakan sesuatu. Oleh karena itu, tidak cukup hanya menguasai teknologi tetapi juga memiliki kreativitas, kemampuan beradaptasi, karakter, etika, kepemimpinan dan kemampuan berkolaborasi.

Sementara itu, Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan dalam sambutannya mengatakan bahwa jumlah mahasiswa ITB STIKOM Bali sebanyak 6.182 orang dengan 6 program studi dan 3 Program Dual Degree (jadi 9 program). Asal daerah dari para mahasiswa hampir 70% merupakan putera/i daerah Bali. Sedangkan sisanya datang dari hampir 38 provinsi yang ada di Indonesia bahkan dari luar negeri yakni Perancis, Irak, Jepang, China, Korea Selatan, Philipina, Thailand, Myanmar, Bela Rusia dan Timor Leste.

Sedangkan jumlah alumni sampai dengan wisuda 37 sebanyak 12.337 orang yang terdiri dari S2 sebanyak 54 orang, S1 sebanyak 11.519 orang dan D3 sebanyak 764 orang, yang telah bekerja dan berwirausaha di berbagai bidang/sektor baik pemerintah (PNS, TNI, Polri, BUMN/D) maupun swasta di dalam maupun di luar negeri.

Saat ini jumlah dosen tetap di ITB STIKOM Bali adalah 225 orang untuk 6 program studi. Dosen dengan Pendidikan S3 sebanyak 31 dosen dan 28 dosen yang studi lanjut S3 baik di dalam maupun luar negeri. Sebanyak 111 orang sudah lulus sertifikasi dosen.

Atas dukungan dan persetujuan yayasan, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ITB STIKOM Bali telah memberikan beasiswa kepada 11.002 orang mahasiswa dengan taraf ekonomi kecil dan menengah dengan jumlah beasiswa sebesar Rp 68.955.625.381 bagi mahasiswa D3, S1 maupun S2. Beasiswa tersebut diberikan kepada krama Bali yang berasal dari 9 kabupaten/kota se Bali dan beberapa orang dari luar Bali.

Baca Juga  Pendidikan Etnis Minoritas, Pentingnya Mempelajari Komunikasi yang Multikultur

Saat ini, ITB STIKOM Bali sudah menerapkan program Kampus Berdampak yang telah resmi menggantikan program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka mulai tanggal 2 Mei 2025 bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional.

“Eksistensi kita juga sudah diapresiasi kalangan lembaga lain baik pemerintah, swasta, BUMN, BUMD maupun sesama Perguruan Tinggi baik dalam maupun luar negeri. Pada setiap kali pelaksanaan wisuda, selalu ditandatangani MoU dengan para mitra,” ujar Dadang.

Sampai saat ini ITB STIKOM Bali telah bekerjasama dengan ratusan mitra dari kalangan Pemerintah, BUMN, Industri, dan Perbankan. Kerja sama internasional di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan beberapa negara, yakni: Amerika Serikat, Cambodia, Australia, Caymand Island, China, Hungaria, India, Jepang, Korea, Malaysia, Phillipinies, Polandia, Singapore, Taiwan dan Thailand.

Lebih lanjut, Dadang menyampaikan, dalam menyemarakkan kegiatan perayaan Dies Natalis ke-24 telah dilaksanakan pameran Robot STIKOM Grup dan pelatihan Cyber Security dengan 200 orang peserta dari STIKOM Grup yang diselenggarakan oleh Bisma Informatika bekerjasama dengan Paralaxnet, sebuah perusahaan asal Amerika yang mencari ribuan talenta digital dari Indonesia dan tidak lupa diselenggarakan juga lomba-lomba.

Pada puncak acara juga digelar peluncuran buku biografi Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan oleh Ketua Yayasan IB Dharma Adyaksa. Buku berjudul “Citra dan Biaya” ini merupakan dokumentasi tentang gagasan, perjuangan, kepemimpinan, tantangan dan nilia-nilai yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

ITB STIKOM Bali Luncurkan LinkedIn Learning Center pada Dies Natalis Ke-24

Perkuat Peran Career Center Cetak Talenta Berdaya Saing Global

Loading

Published

on

By

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan memberikan sambutan peluncuran LinkedIn Learning Center pada perayaan Dies Natalis ke-24 ITB STIKOM Bali.
DIES NATALIS: Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan saat memberikan sambutan pada perayaan Dies Natalis ke-24 Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali pada Senin, 10 Agustus 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-24 Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali pada 10 Agustus 2026, ITB STIKOM Bali meluncurkan LinkedIn Learning Center sebagai inisiatif strategis untuk menghadirkan akses pembelajaran digital berstandar internasional bagi mahasiswa dan dosen. Peluncuran ini sekaligus memperkuat peran Career Center ITB STIKOM Bali sebagai pusat pengembangan karier, peningkatan kompetensi, serta penghubung lulusan dengan dunia industri global melalui platform cdc.stikom-bali.ac.id dan media sosial Instagram @CDC.stikombali.

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan, dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional, ITB STIKOM Bali melalui Career Center secara resmi menghadirkan LinkedIn Learning Center sebagai bentuk kolaborasi strategis dengan ekosistem LinkedIn. “Program ini memberikan akses luas bagi mahasiswa dan dosen untuk meningkatkan keterampilan teknis (hard skills) maupun keterampilan interpersonal (soft skills) yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini,” ujarnya.

Dr. Dadang menegaskan bahwa LinkedIn Learning Center dirancang untuk mendukung pengembangan kompetensi modern melalui akses ke ribuan kursus profesional berstandar internasional yang disampaikan oleh para pakar industri. Selain itu, program ini juga memperkuat personal branding dengan membantu optimalisasi profil LinkedIn secara profesional guna menarik perhatian perekrut global (headhunters).

Tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi individu, LinkedIn Learning Center juga membuka peluang perluasan jejaring profesional internasional dengan menghubungkan mahasiswa dan dosen ke komunitas profesional global. Melalui program sertifikasi yang disediakan pada platform LinkedIn Learning Center dan diakui secara internasional, program ini turut mempersiapkan lulusan agar semakin siap memasuki dunia kerja.

Dr. Dadang mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan langkah konkret institusi dalam mewujudkan program Dikti Saintek Berdampak. ITB STIKOM Bali berkomitmen tidak hanya mencetak lulusan berijazah, tetapi juga melahirkan talenta digital yang kompeten, berdaya saing global, dan siap bersaing di pasar kerja internasional. (eka/bi)

Baca Juga  Menelisik Praktik Klientelisme Dalam Elektorasi di Tingkat Lokal, Prodi Ilmu Politik Unud Gelar Kuliah Umum

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

ITB STIKOM Bali Luncurkan Program J-1 EA Exchange pada Dies Natalis Ke-24, Buka Peluang Magang Bergaji di Amerika Serikat

Published

on

By

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan bersama perwakilan EA Exchange Rossi Chu menandatangani kerja sama Program J-1 Internship & Trainee saat Dies Natalis ke-24 ITB STIKOM Bali.
TANDA TANGAN KERJA SAMA: Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan bersama EA Exchange by Honey Hills Group yang diwakili Rossi Chu saat penandatanganan kerja sama Program J-1 Internship & Trainee, bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-24 ITB STIKOM Bali pada 10 Agustus 2026. (Foto: bi)  

Denpasar, baliilu.com – Bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-24 Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali pada 10 Agustus 2026, ITB STIKOM Bali bersama EA Exchange akan meluncurkan Program J-1 Internship & Trainee sebagai jalur karier internasional bagi mahasiswa dan lulusan. Program ini memperkuat peran ITB STIKOM Bali sebagai pusat pengembangan karier global melalui layanan informasi, pendampingan, dan penyiapan mahasiswa menuju dunia kerja internasional

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan bahwa sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing lulusan di tingkat internasional, ITB STIKOM Bali bekerja sama dengan EA Exchange untuk membuka peluang magang profesional di Amerika Serikat melalui program resmi U.S. Exchange Visitor Program (Visa J-1). “Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa aktif dan lulusan baru (fresh graduates) untuk memperoleh pengalaman kerja profesional di berbagai perusahaan di Amerika Serikat,“ ujarnya.

Melalui Program J-1 Internship & Trainee, sebut Rektor, peserta berkesempatan memperoleh kompensasi berkisar antara USD 2.400 hingga USD 6.400+ per bulan, atau setara sekitar Rp 38 juta hingga Rp 100 juta+ per bulan. Selain pengalaman bekerja di lingkungan bisnis profesional Amerika Serikat, peserta juga dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris profesional sekaligus membangun jejaring karier internasional. Dalam mempersiapkan kompetensi bahasa Inggris, calon peserta juga didorong untuk mengikuti pelatihan bahasa Inggris sejak awal perkuliahan melalui fasilitas Language Learning Center yang disediakan di kampus ITB STIKOM Bali.

EA Exchange memberikan pendampingan secara menyeluruh (end-to-end support), mulai dari konsultasi karier, optimalisasi resume, pencocokan perusahaan (employer matching), persiapan wawancara, proses pengurusan visa, hingga bantuan akomodasi selama berada di Amerika Serikat.

Baca Juga  Fapet Unud Gelar Kuliah Umum, Tumbuhkan Jiwa Wirausaha bagi Mahasiswa

Dr. Dadang mewakili Manajemen ITB STIKOM Bali menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan langkah konkret institusi dalam mewujudkan program Dikti Saintek Berdampak. ITB STIKOM Bali berkomitmen melahirkan talenta digital yang kompeten, berdaya saing global, dan siap bersaing di pasar kerja internasional melalui pengalaman kerja nyata di luar negeri.

Program J-1 terbuka bagi mahasiswa aktif, lulusan baru (maksimal 12 bulan setelah kelulusan untuk kategori Intern), serta profesional muda (kategori Trainee) yang memiliki latar belakang akademik yang relevan dan kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang baik. Proses pendaftaran dilakukan melalui empat tahapan, yaitu Apply & Select, Interview, Visa Processing, dan Fly to USA. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca