Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bali Bergerak Bersama, Gubernur Koster Satukan Badung–Denpasar–Gianyar

22 Proyek Strategis Digeber demi Pemerataan Pembangunan

Loading

BALIILU Tayang

:

gubernur koster
SEPAKAT: Kesepakatan besar ditandatangani Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, serta Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra sebagai simbol kuat persatuan dan gotong-royong lintas daerah demi kesejahteraan seluruh masyarakat Bali yang berlangsung di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin (13/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali kembali menunjukkan langkah tegas dan terukur dalam membangun masa depan Pulau Dewata secara merata. Bertempat di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin (13/4), kesepakatan besar ditandatangani sebagai simbol kuat persatuan dan gotong-royong lintas daerah demi kesejahteraan seluruh masyarakat Bali.

Kesepakatan bersama ini melibatkan Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kabupaten Badung, Pemerintah Kota Denpasar, dan Pemerintah Kabupaten Gianyar, dalam perubahan atas perjanjian Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk pembangunan Proyek Strategis Provinsi Bali.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, serta Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra.

Momentum menjadi tonggak penting dalam mempertegas komitmen pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang adil dan merata. Di tengah dinamika pembangunan dan tantangan pariwisata global, Bali memilih untuk tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan bergerak sebagai satu kesatuan.

Program ini lahir dari semangat gotong-royong daerah penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) tertinggi, khususnya dari sektor Pajak Hotel dan Restoran (PHR), yang dengan kesadaran kolektif menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membantu pembangunan di kabupaten lain melalui skema BKK. Ini menjadi bukti nyata bahwa Bali tidak hanya berbicara soal kemajuan, tetapi juga tentang keadilan.

Gubernur Koster menegaskan bahwa Proyek Strategis Provinsi Bali merupakan rangkaian pembangunan prioritas yang dirancang untuk memperkuat konektivitas, meningkatkan kualitas pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan hingga tahun 2028–2029.

Dalam implementasinya, sejumlah proyek dinilai sangat krusial karena berdampak langsung pada mobilitas, pemerataan ekonomi, serta daya saing Bali ke depan.

Di antaranya adalah pembangunan Jalan Baru Gatot Subroto Barat – Canggu yang diharapkan mampu mengurai kemacetan kawasan padat wisata, serta pembangunan Jalan Sunset Road – Mahendradatta dan underpass Tohpati yang menjadi simpul penting lalu lintas di Kota Denpasar.

Baca Juga  Gerbang Sehat Desa Bali, Terobosan Gubernur Koster untuk Pemerataan Layanan Kesehatan hingga Warga Pelosok

Tak kalah strategis, pembangunan Jalan Baru Batas Kota Singaraja – Mengwitani menjadi salah satu proyek kunci untuk membuka keterisolasian Bali Utara sekaligus mempercepat distribusi ekonomi dari selatan ke utara. Proyek ini diperkuat dengan pembangunan Jalan Lingkar Nusa Penida di Kabupaten Klungkung, yang akan mengangkat potensi pariwisata kawasan kepulauan secara lebih terintegrasi.

Di sektor konektivitas antar-wilayah, pembangunan Jalan Baru Kusamba – Padangbai serta Jalan Penghubung Pura Batur – Pura Agung Besakih menjadi simbol integrasi antara jalur ekonomi dan jalur spiritual Bali. Keduanya tidak hanya mempercepat akses, tetapi juga memperkuat identitas budaya Bali yang berbasis keseimbangan antara sekala dan niskala.

Sementara itu, pengembangan kawasan pelabuhan terpadu seperti Pelabuhan Sangsit, Amed, Celukan Bawang, dan Kusamba diproyeksikan menjadi tulang punggung baru distribusi logistik dan pariwisata bahari Bali, sekaligus mengurangi beban di wilayah selatan.

Tak hanya infrastruktur fisik, proyek juga menyasar sektor budaya dan pertanian, seperti restorasi kawasan suci Pura Agung Besakih serta pembangunan pusat pengolahan gabah dan pabrik pakan ternak di Tabanan sebagai upaya menjaga ketahanan pangan Bali.

Dalam perubahannya, jumlah proyek strategis mengalami penyesuaian. Dari semula 20 proyek, empat di antaranya diambil alih oleh pemerintah pusat melalui skema Proyek Strategis Nasional (PSN). Namun, Pemprov Bali bersama kabupaten/kota justru memperkuat langkah dengan menambahkan enam proyek baru, sehingga total menjadi 22 proyek strategis yang akan dikerjakan secara bertahap.

Langkah ini diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan klasik yang selama ini dirasakan masyarakat, mulai dari ketimpangan pembangunan antar wilayah, kemacetan, hingga keterbatasan infrastruktur di Bali bagian utara, timur, dan barat.

Lebih dari sekadar proyek fisik, kesepakatan ini menjadi simbol harapan baru. Bahwa Bali sedang bergerak menuju masa depan yang lebih seimbang, di mana kemajuan tidak hanya dinikmati oleh kawasan selatan, tetapi dirasakan hingga ke pelosok desa.

Baca Juga  Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama: Pelindungan Kawasan Suci Pura Agung Besakih yang Digagas Gubernur Koster Sangat Luar Biasa

Dengan fondasi kebersamaan yang semakin kuat, Pemerintah Provinsi Bali optimistis bahwa 22 Proyek Strategis ini bukan hanya akan mempercepat pembangunan, tetapi juga memperkokoh kepercayaan masyarakat Bali bahwa pemerintah hadir, bekerja, dan berjuang untuk seluruh rakyatnya tanpa terkecuali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Tim Kesenian Peed Aya Duta Kota Denpasar Mantapkan Kesiapan Tampil di Pembukaan PKB 2026

Published

on

By

barong
GLADI DAN PEMBINAAN: Komunitas Sakti Manca mengkoordinir pelaksanaan Gladi dan Pembinaan yang disaksikan langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di Areal Taman Kota Lumintang Denpasar, Jumat (29/5) petang. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Tim Kesenian Peed Aya (Pawai) Duta Kota Denpasar memantapkan kesiapannya untuk tampil pada Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 pada 13 Juni mendatang.

Dikoordinir oleh Komunitas Sakti Manca, kesiapan tersebut tampak saat pelaksanaan Gladi dan Pembinaan yang disaksikan langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama sejumlah tokoh lainnya di Areal Taman Kota Lumintang Denpasar, Jumat (29/5) petang.

Dalam kesempatan ini hadir tim Kurator PKB Provinsi Bali Tahun 2026 diantaranya Prof. Dr. I Made Bandem dan Prof. Dr. I Komang Sudirga, SSn., M.Hum yang memuji penampilan Duta Peed Aya Kota Denpasar.

Sajian Peed Aya Duta Kota Denpasar dikemas sangat megah diikuti kurang lebih 700 peserta, diawali penampilan Papan Nama dilanjutkan Busana Adat Kota Denpasar lalu secara berurutan tampil Tek-tekan, Karnaval, Bungan Jaja dan Uparengga.

Berlanjut penampilan Legong Manca yang diiringi Semara Pegulingan Sekaa Nada Acharya Kota Denpasar, Tari Barong dari Sekaa Kubu Barong Kota Denpasar dilanjutkan Tari Sang Hyang Dedari lalu Pasepan kemudian dilanjutkan garapan tematik Wayang Sapuh Leger diiringi Gender Sekaa Sabda Kencana Sakti Kota Denpasar dilanjutkan Ogoh-ogoh Sapa Warang Banjar Gemeh yang diiringi Sekaa Baleganjur Banjar Tengah Sidakarya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memotivasi dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman yang terlibat dalam Peed Aya Duta Kota Denpasar yang tergabung dalam Komunitas Sakti Manca ini.

“Saya melihat persiapan garapan yang disajikan sudah sangat baik. Ke depan bagaimana seluruh tim menjaganya agar dapat tampil optimal di ajang sesungguhnya yakni Pembukaan PKB XLVIII Tahun 2026 nanti,” ungkap Jaya Negara.

Walikota Jaya Negara juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh komponen yang terlibat, baik itu peserta (penari, penabuh) maupun orang tua peserta pawai yang senantiasa mendukung buah hatinya. “Kami juga mengingatkan seluruh peserta dan para orang tua untuk menjaga kesehatan sehingga penampilan berjalan lancar hingga pawai mendatang,” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Ungkap Tatanan Pembangunan Bali Diatur Pasal 7 UU Provinsi Bali

Sementara Koordinator Peed Aya Duta Kota Denpasar, Ida Bagus Eka Harista saat ditemui menjelaskan Peed Aya Duta Kota Denpasar akan membawakan tema Tattwa Parisudha Vasudhaiva Kutumbakam atau bila dijabarkan tentang Atma Kertih yang menggambarkan Jiwa Paripurna.

Dikatakannya, Peed Aya ini melibatkan ratusan talenta seniman muda yang berasal dari berbagai elemen seperti sanggar, sekolah, sekaa teruna, serta komunitas seni lain di Kota Denpasar

“Kami merasa tertantang memberikan penampilan terbaik bagi Kota Denpasar. Penampilan yang menarik dan berkelanjutan yang masih dalam garis besar nafas Vasudhaiva Kutumbakam atau bergotong- royong, yang juga diimplementasikan dengan melibatkan berbagai komponen seperti sanggar, sekolah, sekaa teruna, serta komunitas seni lainnya dari berbagai jenjang usia,” katanya.

Eksistensi penampilan anak-anak ini yang tercatat paling muda berusia sekitar lima tahun sebagai wujud nyata pendidikan aktualisasi potensi generasi muda yang dilibatkan dalam garapan.

“Semoga kami dapat memberikan yang terbaik bagi Kota Denpasar pada Pembukaan PKB XLVIII Tahun 2026,” ungkap Gus Eka lagi.

Koreksi yang disampaikan oleh tim kurator PKB Provinsi Bali, semuanya menjadi catatan penting bagi perbaikan tim Kota Denpasar, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk semakin menyempurnakan penampilan nantinya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Apresiasi Peran IGTKI-PGRI Dalam Dunia Pendidikan di Kota Denpasar

Published

on

By

HUT PGRI
HUT IGTKI PGRI: Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 IGTKI PGRI di Kota Denpasar, yang diselenggarakan secara khidmat, di Gedung Santi Graha, Sabtu (30/5). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 IGTKI PGRI di Kota Denpasar, diselenggarakan secara khidmat, di Gedung Santi Graha, Sabtu (30/5). Acara ini juga turut dirangkaikan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 yang jatuh pada 2 Mei lalu.

Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa yang hadir bersama Ketua PP PAUD Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran IGTKI-PGRI Kota Denpasar yang selama ini telah ikut serta secara aktif mengambil peran dalam dunia pendidikan di Kota Denpasar.

Sebagai organisasi yang menaungi para guru TK dan PAUD, lanjut Ayu Kristi keberadaan IGTKI-PGRI di Kota Denpasar, diharapkan akan dapat mengkoordinir program dan kegiatan yang berkaitan dengan edukasi pendidikan anak usia dini. Tak terkecuali edukasi seputar pengelolaan lingkungan dan pemilahan sampah.

“Dalam hal ini, peran IGTKI-PGRI juga penting dalam mengedukasi anak-anak kita dalam hal menjaga lingkungan sekitar, dengan cara mulai belajar memilah sampah sejak dini,” kata Ayu Kristi.

Pihaknya kemudian melanjutkan, di usia ke-76 tahun ini, IGTKI-PGRI diharapkan akan terus berkomitmen untuk mendukung penguatan dan kompetensi guru TK dengan cara memfasilitasi ekosistem pendidikan anak usia dini yang lebih baik dari waktu ke waktu.

“Sekali lagi kami ucapkan Selamat HUT Ke-76 IGTKI-PGRI. Semoga menjadi semakin baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ayu Kristi.

Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Kota Denpasar, Ni Nyoman Puspita Wati, mengatakan, rangkaian HUT Ke-76 IGTKI-PGRI sudah dilaksanakan sejak bulan lalu. Antara lain, kegiatan tirta yatra, bakti sosial, dan juga talk show lingkungan dan edukasi. Adapun tema peringatan HUT tahun ini adalah, “Menjadi Guru Bahagia dan Inspiratif“.

Baca Juga  Gerbang Sehat Desa Bali, Terobosan Gubernur Koster untuk Pemerataan Layanan Kesehatan hingga Warga Pelosok

“Kami mengucapkan terima kasih atas segala bentuk dukungan dari Pemerintah Kota Denpasar terhadap kami para guru TK di Kota Denpasar. Mudah-mudahan kedepannya, organisasi ini akan semakin baik lagi,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA di Istana Élysée

Published

on

By

Presiden Prabowo
PERTEMUAN: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Paris, Francis, baliilu.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif dengan pembahasan yang berfokus pada penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Prancis di berbagai sektor prioritas.

Sebelumnya dalam pernyataan pers bersama Presiden Macron, Presiden Prabowo menyebutkan sejumlah isu strategis akan menjadi prioritas pembahasan. Termasuk diantaranya terkait pelaksanaan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia dan Uni Eropa (IEU-CEPA).

“Hari ini saya kira akan membahas beberapa isu-isu penting. Kerja sama di bidang pertahanan, energi bersih, pendidikan, research, dan pelaksanaan perjanjian Indonesia European Union CEPA. Kami terima kasih dukungan Presiden Macron untuk mempercepat perkembangan ini,” kata Presiden Prabowo.

Hubungan Indonesia dan Prancis, menurut Presiden Prabowo, saat ini berada pada fase terbaik sepanjang sejarah hubungan kedua negara. Kepala Negara pun menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kepemimpinan Presiden Macron dalam mendorong kemitraan yang makin erat antara kedua negara.

“Yang Mulia, hubungan Indonesia dan Prancis Berada di tingkat menurut saya yang terbaik selama ini. Kami terima kasih dan kami hormat dengan kepemimpinan Yang Mulia Presiden Macron,” ujar Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menilai bahwa Indonesia dan Prancis memiliki banyak kesamaan pandangan dalam menyikapi berbagai isu global dan kawasan. Menurut Presiden Prabowo, hubungan bilateral yang terus berkembang positif tidak terlepas dari dukungan langsung Presiden Macron dalam memperkuat kerja sama kedua negara.

“Dalam beberapa hal, Indonesia dan Prancis memiliki sikap yang sama, dan saat ini hubungan bilateral kita sangat baik. Ini tidak lain adalah karena dukungan langsung dari Presiden Macron. Di bidang pertahanan hubungan kita sangat baik, di bidang kerja sama sains dan teknologi juga sangat baik, di bidang pendidikan kita ingin lebih ditingkatkan lagi,” lanjutnya.

Baca Juga  Koster Minta 158 Pejabat Eselon III dan IV Jangan Aneh-aneh

Pertemuan bilateral tersebut menegaskan komitmen Indonesia dan Prancis untuk terus memperluas kerja sama yang saling menguntungkan, sekaligus memperkuat kontribusi kedua negara dalam menjaga stabilitas, perdamaian, dan kemajuan bersama di tengah dinamika global yang terus berkembang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca