Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bali Harus Bebas Rabies, Gubernur Koster: Tegas Tangani Berlandaskan Hukum dan Siapkan Penampungan Anjing Liar

BALIILU Tayang

:

rabies di bali
AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster, saat menerima audiensi dari Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Bali yang berlangsung di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Kamis (7/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster, menerima audiensi dari Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Bali dalam rangka penguatan sinergi penanggulangan rabies di Bali. Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Kamis (7/8), PDHI Bali menekankan urgensi peningkatan upaya vaksinasi serta pengendalian populasi anjing liar sebagai langkah strategis menuju Bali Bebas Rabies.

Ketua PDHI Cabang Bali, drh. I Dewa Made Anom, menyampaikan bahwa potensi peningkatan rabies di Bali saat ini cukup mengkhawatirkan, dengan adanya 12 kasus suspect rabies pada manusia. Ia menegaskan bahwa populasi anjing yang cukup besar, terutama anjing liar, menjadi salah satu tantangan utama dalam pengendalian virus rabies di Pulau Dewata.

“Pengendalian anjing liar harus dilakukan secara sistematis. Saat ini, kami menghadapi kendala di lapangan berupa pamflet dan kampanye yang menghalangi proses penanganan anjing liar. Beberapa pihak bahkan mencoba menggagalkan upaya ini tanpa dasar hukum yang jelas,” ungkap drh. Anom.

PDHI Bali mendorong kolaborasi dengan Satpol PP, perguruan tinggi, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang memiliki visi dan misi sejalan dalam upaya penanggulangan rabies. Mereka menegaskan pentingnya penerapan SOP yang tidak membabi buta, namun tetap menargetkan hewan dengan gejala rabies berdasarkan pendekatan animal welfare.

Gubernur Koster: Dasar Hukum Jelas, Jangan Takut Bertindak

Menanggapi laporan tersebut, Gubernur Wayan Koster menyatakan dukungannya atas langkah-langkah konkret yang telah dilakukan PDHI Bali dan instansi terkait. Ia menegaskan bahwa pengendalian anjing liar dan vaksinasi hewan peliharaan harus dilakukan dengan tegas namun tetap berperikemanusiaan, karena ini menyangkut keselamatan masyarakat luas.

“Jangan takut dalam pengendalian ini. Kita punya dasar hukum yang kuat. Kalau ada pihak-pihak yang menghalangi dan tidak memiliki kewenangan, silakan laporkan ke aparat berwenang,” tegas Gubernur Koster.

Baca Juga  Gubernur Koster Ajak Mahasiswa Pascasarjana FH Unud Perkuat Keilmuan Hadapi Persaingan Global

Ia menyebut bahwa Peraturan Daerah (Perda) sudah ada dan menjadi dasar kuat bagi pemerintah untuk melaksanakan program pengendalian rabies secara sistematis dan legal.

Gubernur juga menekankan pentingnya pelibatan TNI dan Polri dalam pelaksanaan pengendalian rabies. Ini menurutnya penting agar penanganan dilakukan secara terkoordinasi dan terjamin keamanannya, apalagi mengingat bahwa rabies dapat menular ke manusia dan berdampak negatif pada citra pariwisata Bali.

“Ini menyangkut keselamatan manusia dan nama baik Bali sebagai destinasi pariwisata dunia. Jangan takut bekerja karena isu yang berseliweran di media sosial. Kalau terlalu takut, malah tidak bekerja,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Gubernur Koster menginstruksikan agar segera disiapkan penampungan bagi anjing liar sebagai bentuk penanganan yang manusiawi. Ia menegaskan bahwa pengendalian tidak harus berarti pembunuhan, melainkan pengelolaan yang terorganisir dan bertanggung jawab.

“Kita manusiawi saja. Tampung dan kendalikan, bukan berarti dibunuh. Tapi kita juga bicara soal penularan virus. Ini kewenangan pemerintah, bukan urusan pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Jalankan saja sesuai Perda,” tegasnya.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Bali, PDHI Bali, serta pihak-pihak terkait lainnya, Gubernur Wayan Koster berharap target Bali Bebas Rabies dapat tercapai dalam waktu dekat.

Pemerintah pun terus memperkuat keberadaan Tim Siaga Rabies di desa-desa, yang selama ini telah aktif melakukan pemantauan dan tindakan lapangan.

“Kita tidak bisa lagi bekerja setengah-setengah. Ini soal nyawa dan keselamatan masyarakat. Semua harus bergerak, terkoordinasi, dan berpijak pada aturan hukum yang ada,” tutup Gubernur Koster. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Dukung “Green Policing“, Wawali Arya Wibawa Bersama Kapolda Bali Tebar 4.000 Bibit Ikan Nila di Tukad Badung

Published

on

By

Penebaran Bibit Ikan Nila di Tukad Badung
TEBAR IKAN: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, bersama Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce menebar 4.000 bibit ikan nila dalam aksi program Green Policing yang digencarkan oleh Polda Bali, Jumat (6/11) di Tukad Badung, Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Guna membersihkan lingkungan di areal Pasar Badung dan aliran Sungai Tukad Badung, serta meningkatkan kesadaran kebersihan bersama antara Pemkot Denpasar, Polri, dan masyarakat, untuk menciptakan kawasan pasar yang lebih bersih, sehat, dan nyaman, Polda Bali yang berkolaborasi dengan Pemkot Denpasar menggelar aksi Green Policing.

Aksi ini didukung langsung Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, dengan menyerahkan 4.000 bibit ikan nila kepada Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce guna mendukung aksi program Green Policing yang digencarkan oleh Polda Bali, Jumat (6/11) di Selasar Pasar Badung, Denpasar.

Dalam sambutannya, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce mengatakan kegiatan Green Policing merupakan bagian dari program pertama dalam delapan poin Quick Wins Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, yaitu mewujudkan ruang publik yang aman melalui kehadiran polisi pada seluruh lini kehidupan masyarakat setiap hari.

Sejalan dengan semangat pengabdian Polri saat ini, yakni polisi bersama masyarakat, Polda Bali berkomitmen untuk terus menghadirkan personel di tengah berbagai aktivitas masyarakat. Kehadiran tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung kegiatan sosial, pelestarian alam, dan kebersihan lingkungan.

“Personel Polda Bali harus hadir di tengah masyarakat secara humanis, responsif, dan solutif. Kehadiran Polri harus mampu membangun rasa aman sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan yang tentunya didukung oleh Pemerintah Daerah, yakni Pemkot Denpasar,” ujar Kapolda Bali.

Ia menegaskan, kedekatan antara polisi, pemda, dan masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan yang dirasakan manfaatnya secara langsung. Dengan demikian, kehadiran Polri tidak hanya terlihat dalam pelaksanaan tugas keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan bersama untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Baca Juga  Gubernur Koster Buka Bulan Bung Karno IV Tahun 2022

Sementara itu, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polda Bali serta seluruh stakeholder dan masyarakat yang telah bergotong-royong membantu membersihkan lingkungan di Pasar Badung dan aliran Sungai Tukad Badung.

“Semoga dengan kerja sama dan kepedulian semua pihak, Denpasar dapat menjadi kota yang bersih dan ramah lingkungan, dan ke depan kita bisa lebih siap menghadapi tantangan lingkungan serta menjaga kota ini tetap bersih dan nyaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arya Wibawa menambahkan bahwa aksi bersih-bersih ini diawali dari kawasan sekitar Pasar Badung, kemudian ke aliran sungai Tukad Badung yang ada di bawah pasar, dan juga dilakukan penaburan bibit ikan nila untuk menjaga ekosistem perairan sungai. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sinergi TP PKK Provinsi Bali dan Denpasar, Hadirkan Aksi Sosial Dekat dengan Masyarakat

Published

on

By

Penyerahan Bantuan Aksi Sosial TP PKK Denpasar
SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, saat menyerahkan bantuan pada kegiatan Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi yang digelar TP PKK Provinsi Bali bersinergi dengan TP PKK Kota Denpasar di tiga wilayah Kota Denpasar, Jumat (6/11). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Kegiatan Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali bersinergi dengan TP PKK Kota Denpasar di tiga wilayah Kota Denpasar kembali dilaksanakan, Jumat (6/11).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, mewakili Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, bersama Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, jajaran perangkat daerah Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar, pengurus TP PKK hingga tingkat kecamatan, serta mitra kerja PKK.

Selain penyerahan bantuan sosial, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan demonstrasi memasak olahan pangan lokal sebagai bagian dari program Nangun Sat Kerthi Loka Bali, vaksinasi rabies untuk mendukung terwujudnya Bali bebas rabies, serta pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis. Berbagai sosialisasi turut dilaksanakan, di antaranya pengurangan sampah plastik dan styrofoam, pemilahan sampah organik dan anorganik, pengelolaan sampah berbasis sumber melalui program Palemahan Kedas (PADAS) Desaku Bersih Tanpa Mengotori Desa Lain, serta pencegahan kekerasan dalam keluarga, khususnya terhadap perempuan dan anak. Kegiatan juga diisi pelatihan memasak sehat dan berkualitas bagi anggota PKK yang dipandu koki berpengalaman dari hotel berbintang lima di Bali.

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi merupakan bentuk nyata kepedulian sekaligus komitmen TP PKK Provinsi Bali yang bersinergi dengan TP. PKK Kota Denpasar dalam mendukung pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sekitar 150 penerima manfaat yang terdiri atas balita, ibu hamil, lanjut usia (lansia), kader PKK, serta penyandang disabilitas mendapatkan berbagai bantuan, mulai dari paket sembako, ikan segar, susu, multivitamin, telur, hingga bibit cabai dan tanaman produktif. Penyaluran bantuan menyasar tiga wilayah, yakni Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, Kelurahan Padangsambian, Denpasar Barat, dan Kelurahan Penatih, Denpasar Timur.

Baca Juga  Gubernur Koster Minta Kader Posyandu Data Warga Miskin dan Rumah Tak Layak Huni

“Kami berharap sinergi dan kepedulian seperti ini terus diperkuat sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang berdaya dan sejahtera menuju Indonesia Emas,” ujar Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Sementara itu, Kepala DPMD Dukcapil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, menyampaikan bahwa perhatian dan dukungan kepada masyarakat, khususnya warga Denpasar, tetap disalurkan secara optimal melalui jajaran pengurus dan perangkat daerah yang hadir. Sebagai bentuk kepedulian Gubernur Bali Wayan Koster yang bersinergi dengan TP PKK Provinsi Bali turut menyerahkan bantuan berupa 30 kilogram beras, dua krat telur, dan dua kotak susu kepada ibu hamil, lansia, penyandang disabilitas, serta kader PKK setempat. Masyarakat diimbau agar memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Dukungan lintas perangkat daerah juga diwujudkan melalui penyaluran ikan segar, bibit tanaman produktif untuk menunjang perekonomian keluarga, edukasi pengelolaan sampah, serta berbagai pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

“Melalui rangkaian kegiatan ini, sinergi TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK Kota Denpasar tidak hanya diwujudkan melalui penyaluran bantuan, tetapi juga melalui edukasi, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat. Semangat Bergerak dan Berbagi menjadi wujud kebersamaan dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” ujar Dwi Dewata.

Rangkaian kegiatan diawali di Wantilan Pura Dalem Anyar, Banjar Pitik, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, dilanjutkan di Balai Banjar Abasan, Desa Padangsambian Kelod, Denpasar Barat, dan berakhir di Wantilan Pura Dalem, Desa Adat Penatih, Kelurahan Penatih, Denpasar Timur. Dalam kegiatan tersebut turut diserahkan 50 paket Gemar Ikan yang masing-masing berisi satu kilogram ikan tuna, nila, dan kembung, 10 paket sembako untuk lansia, bantuan susu bagi balita dan ibu hamil, multivitamin, 50 pak telur bagi penyandang disabilitas, 1.000 bibit cabai, serta 50 bibit tanaman produktif berupa alpukat, mangga, nangka, dan cempaka. Selain itu, diserahkan buku resep olahan kue dan pangan lokal kepada perwakilan peserta bimbingan teknis memasak. Dalam kesempatan tersebut juga disosialisasikan gerakan Kulkul PKK Posyandu, yakni kegiatan gotong-royong membersihkan lingkungan setiap minggu pertama setiap bulan, mulai dari dalam rumah, halaman, hingga pekarangan dan selokan.

Baca Juga  Gubernur Koster Minta Pengurus KONI Bali Periode 2022 – 2026 Pertahankan Rangking 5 Besar di PON 2024

Sebagai bagian dari penguatan gerakan pemberdayaan keluarga, TP PKK Provinsi Bali bersama TP PKK Kota Denpasar juga menyampaikan rencana penyelenggaraan Pasar Rakyat PKK pada 13 November mendatang di Lapangan Puputan Badung. Pasar rakyat tersebut akan menghadirkan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari bahan pangan pokok, produk pertanian, kuliner, hingga perlengkapan upacara seperti canang untuk menyambut Tumpek Landep dengan harga di bawah pasaran. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Buka Sosialisasi Hasil Pendampingan PAUD HI 2026

Published

on

By

Sosialisasi Hasil Pendampingan PAUD HI 2026
HADIRI SOSIALISASI: Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, menghadiri kegiatan Sosialisasi Hasil Pendampingan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Aula Yayasan Pendidikan Dwijendra Denpasar, Jumat (6/11). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, menghadiri kegiatan Sosialisasi Hasil Pendampingan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Aula Yayasan Pendidikan Dwijendra Denpasar, Jumat (6/11).

Kegiatan ini diawali dengan penyambutan dari sekaa gong anak TK Dwijendra Denpasar, dilanjutkan dengan tarian pembuka yang dibawakan oleh anak-anak TK Dwijendra.

Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, I Nyoman Andika, sekaligus Ketua Panitia, menyampaikan latar belakang serta capaian pelaksanaan program pendampingan PAUD HI sepanjang tahun 2026.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia, I Nyoman Andika mengungkapkan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memaparkan hasil evaluasi serta memperkuat komitmen bersama dalam pemenuhan kebutuhan dasar anak usia dini secara menyeluruh, yang meliputi 8 indikator PAUD HI, yaitu pelaksanaan kelas orang tua, pemantauan pertumbuhan anak, pemantauan perkembangan anak, koordinasi lintas sektor dengan unit lain terkait kesehatan dan gizi, penerapan PHBS, pemberian PMT dan/atau pemberian makanan bergizi sehat, kepemilikan identitas peserta didik (NIK), dan ketersediaan fasilitas sanitasi dan air bersih.

“Pendampingan ini telah dilaksanakan di berbagai satuan PAUD di Kota Denpasar dengan melibatkan pelatih dan pendamping profesional. Melalui sosialisasi hasil ini, kami berharap dapat memberikan gambaran jelas mengenai pencapaian serta aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan ke depan,” ungkap Nyoman Andika.

Sementara itu, Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dalam sambutannya menegaskan komitmen Bunda PAUD Kota Denpasar untuk terus bersinergi dengan instansi pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat demi mewujudkan tumbuh kembang anak yang optimal dan berkarakter di Kota Denpasar.

Baca Juga  Gubernur Koster Buka Musda Pengurus Daerah Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di Nusa Dua

“Pendampingan PAUD HI merupakan investasi penting bagi masa depan generasi muda Kota Denpasar. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah sangat krusial agar seluruh kebutuhan tumbuh kembang anak dapat terpenuhi secara menyeluruh,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, pendampingan ini merupakan langkah nyata dan strategis untuk memastikan satuan-satuan PAUD mampu mengimplementasikan layanan holistik integratif dengan standar yang baik, sekaligus memotret sejauh mana kemajuan dan tantangan yang dihadapi di lapangan.

“Mari jadikan hasil pendampingan ini sebagai motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang penuh cinta kasih kepada anak-anak didik kita. Saya berharap seluruh satuan PAUD di Kota Denpasar nantinya telah menyelenggarakan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) sehingga menciptakan PAUD bermutu di semua satuan PAUD,” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi peninjauan langsung ke TK Dwijendra. Dalam kunjungan tersebut, Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar beserta rombongan melihat secara dekat penerapan layanan PAUD HI di lapangan, mulai dari fasilitas pembelajaran, ruang tumbuh kembang, hingga pelaksanaan program kesehatan dan gizi anak secara terpadu.

Melalui sosialisasi dan peninjauan lapangan ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat menindaklanjuti hasil evaluasi serta rekomendasi pendampingan guna meningkatkan mutu pelayanan PAUD HI di seluruh wilayah Kota Denpasar. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca