Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bali Investment Challenge 2026: Jaring Proyek Investasi Unggulan untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Bali

BALIILU Tayang

:

bic 2026
BIC 2026: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali yang tergabung dalam Pusat Investasi Kerthi Bali Sadhana (PIKBS) menyelenggarakan Bali Investment Challenge (BIC) pada 27 April 2026 di Badung. (Foto: Hms BI Bali)

Badung, baliilu.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali yang tergabung dalam Pusat Investasi Kerthi Bali Sadhana (PIKBS) menyelenggarakan Bali Investment Challenge (BIC) bertema Driving Economic Transformation through Investment toward Nangun Sat Kerthi Loka Bali pada 27 April 2026 di Badung.

Penyelenggaran BIC bertujuan untuk memetakan dan menjaring profil investasi unggulan di kabupaten/kota Provinsi Bali. Hadir dalam pembukaan kegiatan ini, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Ronald D. Parluhutan dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Bali, Luh Ayu Aryani, serta Organisasi Perangkat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota terkait.

Ronald D. Parluhutan dalam sambutannya menyampaikan bahwa perekonomian Bali tumbuh kuat, sebesar 5,82% (yoy) pada tahun 2025, tertinggi ke 5 secara Nasional. Kuatnya pertumbuhan ekonomi Bali tidak lepas dari peran investasi sebagai engine of growth. Investasi memberikan kontribusi sebesar 27,57%. Sebagai upaya menjaga momentum pertumbuhan dan menciptakan ekonomi yang berkelanjutan, BIC 2026 diselenggarakan untuk menjaring dan meningkatkan ketersedian proyek investasi potensial.

”BIC diharapkan menjadi wadah strategis untuk penjaringan investasi unggulan di Bali yang mendukung realisasi investasi,” tutur Ronald. Adapun BIC merupakan rangkaian Bali Jagadhita 2026 dari pilar investasi, dimana puncak acaranya akan diselenggarakan pada Juni 2026.

Dalam pembukaannya, Luh Ayu Aryani menambahkan bahwa investasi menjadi salah satu kunci transformasi ekonomi kerthi Bali, dimana investasi Bali wajib memperhatikan harmoni alam, manusia dan budaya, jadi tidak hanya mengejar angka semata. Kehadiran BIC sangat strategis termasuk untuk mendukung pemerataan ekonomi Bali yang terpusat di sektor pariwisata, termasuk inovasi di sektor energi terbarukan (EBT), industri kreatif, pertanian, dan lain-lain. Luh Ayu Aryani juga menekankan aspek clean and clear sangat penting guna menekankan ke investor bahwa investasi di Bali aman dan bertanggung jawab.

Baca Juga  Bank Indonesia dan ASITA Sepakati Komitmen Gaungkan QRIS Cross Border di Bali

Acara dilanjutkan dengan sosialisasi dan capacity building dengan narasumber yang kompeten di bidangnya. Narasumber pertama yakni, Dally Ramdhan Sugandria, selaku Vice President of Guidance & Consultation PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII), menjelaskan beberapa skema pembiayaan infrastuktur daerah (Kerja sama Pemerintah Daerah dan Badan Usaha – KPDBU, Swasta, Pinjaman Daerah, APBD/APBN, dan lain-lain), serta detail skema KPDBU sebagai alternatif pembiayaan daerah khususnya di tengah keterbatasan fiskal. Narasumber kedua yakni, Charly Raya, yang merupakan Direktur PT Raya Investama Strategis (EDC Forum), memaparkan terkait strategi promosi investasi, sekaligus menguraikan preferensi dan ekspektasi investor terhadap peluang investasi yang ditawarkan. Charly turut menekankan bahwa positioning Bali sangat strategis sebagi destinasi yang telah dikenal secara global. Materi kemudian ditutup oleh narasumber Susy M. Napitupulu, selaku Direktur Utama PT Hotel Internasional Sanur Indonesia (PT HISI/Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan Sanur). Susy membagikan success story pengembangan proyek investasi, mulai dari tahap perencanaan, penguatan aspek clean and clear, hingga strategi kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan investor, sehingga proyek dapat berjalan optimal dan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut kegiatan ini, tahapan selanjutnya adalah penyampaian profil proyek investasi oleh Organisasi Perangkat Daerah kepada PIKBS pada 11 Mei 2026, dilanjutkan dengan penetapan proyek investasi potensial, pembuatan katalog dan profil investasi, hingga showcasing proyek investasi pada strategic flagship event Bali Jagadhita 2026 di bulan Juni mendatang. BIC 2026, diharapkan dapat memperkuat profil investasi potensial di Bali, dan mendorong percepatan realisasi investasi sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Demer: Bali Siap Menjadi Wajah Baru Investasi Global Indonesia

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur.
KUNKER: Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menilai Bali memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui implementasi Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (UU PFII). Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi instrumen penting untuk menarik investasi langsung dari luar negeri (foreign direct investment/FDI) yang berdampak luas terhadap perekonomian nasional, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai gerbang investasi global.

“Pada prinsipnya kita sangat memerlukan sekali yang namanya foreign direct investment atau investasi langsung dari luar negeri, di mana itu nantinya akan menjadi sebuah kekuatan baru dalam perekonomian kita, untuk pertumbuhan kita, dan juga untuk Bali pada khususnya,” ujar Demer, sapaan akrabnya, di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, kehadiran pusat finansial internasional di Bali akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Selain membuka peluang penyerapan produk-produk dalam negeri, kawasan tersebut juga diyakini mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja serta mendorong masuknya investasi ke berbagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

“Banyak hal nanti produksi yang akan diserap oleh kawasan daripada International Finance Center itu, dan juga tentu sumber daya manusia kita akan terserap. Bahkan investasinya tidak hanya di Bali, tetapi meluas ke seluruh Indonesia yang kaya akan potensi sumber daya alam maupun manusia,” jelasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Lebih lanjut, Demer menekankan bahwa pengembangan pusat finansial internasional harus menjadi momentum untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Pulau Dewata. Ia mengingatkan agar kawasan tersebut tidak kembali terpusat di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan), melainkan diarahkan ke Bali Utara, Bali Timur, atau Bali Barat.

Baca Juga  Kinerja Penjualan Eceran di Bali Diperkirakan Meningkat

“Pertumbuhan di Bali saat ini tidak merata, hanya di selatan saja. Saya minta financial center itu keberadaannya jangan di kawasan Sarbagita, tetapi mengarah ke wilayah Bali Utara, Bali Timur, dan Bali Barat agar tercipta pertumbuhan yang berkualitas,” tegasnya.

Menurut Demer, pemerataan investasi juga harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur strategis. Ia menilai kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah mendekati batas maksimal sehingga diperlukan bandara baru untuk mendukung mobilitas pelaku bisnis dan wisatawan mancanegara.

“Kapasitas Bandara Ngurah Rai saat ini sudah sangat penuh, sehingga perlu segera ada airport baru untuk menunjang pergerakan bisnis dan wisatawan internasional. Dengan daya tarik pariwisata serta reputasi Bali di kancah dunia, saya sangat optimistis kawasan finance center ini akan dipercaya oleh para pelaku bisnis internasional,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Lovina Festival, Gemarikan Jadi Daya Tarik Pengunjung

Published

on

By

Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian kuliner olahan ikan laut Gemarikan di Pantai Tasik Madu, Lovina, Buleleng.
Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian Gemarikan. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Setelah resmi dibuka oleh Bupati Buleleng kemarin, Hari kedua Lovina Festival digelar Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang menyediakan 500 porsi makanan dari olahan ikan bertempat di Pantai Tasik Madu Lovina. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (Distankan) Kabupaten Buleleng Gede Melandrat, Sabtu (25/7).

Kadis Melandrat lanjut menjelaskan bahwa rangkaian Lovina Festival hari kedua menyediakan kuliner laut yaitu olahan ikan berupa bakso, sate, ikan panggang sebanyak 500 porsi dengan tujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar gemar makan ikan laut, karena seperti diketahui gizi ikan laut itu sangat tinggi.

“Ini upaya promosi kita untuk perbaikan gizi masyarakat utamanya anak-anak, ibu hamil dan orang tua, karena kandungan gizi protein ikan laut sangat baik bagi tumbuh kembang anak dan tentu dapat mencegah stunting,” ujarnya.

Kadis Lingkungan Hidup ini menambahkan, tema Lovina Festival sekarang selaras dengan aktivitas bahari wilayah Buleleng yang memiliki garis pantai terpanjang. Dengan potensi laut yang dimiliki berlimpah, melalui kegiatan inilah kita mengajak seluruh masyarakat untuk gemar makan ikan laut beserta olahannya.

Salah satu pengunjung bernama Sri Yulianti mengatakan acara Lovina sangat keren, konsepnya sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan berbagai inovasi.

Disinggung terkait menu gemarikan, Yuli mengakui sangat suka dengan olahan ikan laut terutama sate.”Masakan Bali sangat suka, karena bumbunya, sate ini sangat menggoda dengan bumbunya enak banget pasti,” imbuhnya.

Di akhir Yulianti menilai suasana Lovina saat ini sudah tertata dengan baik, menurutnya kawasan ini sangat bagus terutama saat sunsetnya, keren sekali. Ia berharap event Lovina Festival makin bagus lagi kedepannya. (gs/bi)

Baca Juga  Mahasiswa Bali Raih Juara Pertama Karya Kreatif Muda Bank Indonesia 2024

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya Sampaikan Duka Mendalam atas Peristiwa di Juwuk Legi, Baturiti

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Dirga.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wabup Dirga. (Foto: dok)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang terjadi di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang mengakibatkan hilangnya nyawa salah seorang warga.

“Sebagai Bupati Tabanan, sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Tabanan, saya turut prihatin dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehilangan satu nyawa adalah duka bagi kita semua. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta seluruh pihak yang terdampak,” ujar Sanjaya.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan, keamanan, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat yang selama ini menjadi kekuatan Tabanan.

Di tengah suasana duka, Bupati Sanjaya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Indonesia adalah negara hukum. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat, etika, dan nilai-nilai susila, mari kita bersama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan ruang kepada aparat yang berwenang untuk bekerja secara profesional sehingga nantinya dapat menghasilkan keputusan yang adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga telah menyiapkan santunan bagi keluarga korban yang terdampak sebagai bentuk tali kasih. Santunan tersebut merupakan ungkapan empati dan perhatian pemerintah kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.

Bupati Sanjaya berharap seluruh masyarakat Tabanan tetap menjaga persatuan, saling menghormati, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, sehingga proses hukum dapat berlangsung dengan baik dan kehidupan bermasyarakat kembali berjalan dalam semangat kebersamaan, kedamaian, dan saling menghargai. (gs/bi)

Baca Juga  BI Bali Berkomitmen Dorong Akselerasi ‘’Digital Payment’’ di Bali

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca