Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas bagi Kepala Lingkungan (Kaling) dan Kelian Banjar Dinas se-Kecamatan Kuta Utara di Ruang Rapat Kantor Camat Kuta Utara, Selasa (18/8).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga Kamis 20 Agustus ini ditujukan untuk memantapkan pemahaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi), sekaligus menyamakan persepsi aparat garda terdepan dalam melayani masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati Adi Arnawa menggarisbawahi posisi strategis Kuta Utara yang mencakup tiga kelurahan dan tiga desa. Wilayah ini kini tumbuh pesat sebagai salah satu pusat destinasi pariwisata di Kabupaten Badung.
“Karena Kuta Utara merupakan daerah pariwisata yang terus berkembang, tentu tantangan ke depan juga semakin besar. Mulai dari kemacetan, kebersihan lingkungan hingga persoalan keamanan dan kriminalitas,” ujarnya.
Menurut Adi Arnawa, pesatnya pertumbuhan pariwisata wajib diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik serta penguatan daya dukung wilayah. Sektor wisata yang sehat dinilai bakal menarik lebih banyak investasi dan kunjungan ke Bali, khususnya Badung.
“Kalau pariwisata kita berkembang dan berkualitas, tentu akan semakin banyak orang datang, berinteraksi maupun bekerja. Ibaratnya, kalau ada gula, semut akan datang,” ungkap Bupati.
Sebagai ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan warga, Adi Arnawa menginstruksikan seluruh Kaling dan Kelian Banjar Dinas untuk bekerja secara tulus, ikhlas, dan transparan sesuai koridor kewenangan mereka. Secara khusus, Bupati juga menginstruksikan pengetatan pendataan penduduk non-permanen, terutama yang menempati rumah kos. Langkah ini krusial demi validitas data kependudukan, ketertiban administrasi, serta deteksi dini keamanan lingkungan.
Terkait dokumen kependudukan, jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) diminta memberikan pelayanan prima yang patuh pada regulasi berlaku. “Yang paling penting adalah kita terbuka dan bersama-sama menyamakan persepsi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Bupati Badung.
Guna mendukung keberlanjutan pariwisata di Kuta Utara, Adi Arnawa menambahkan bahwa Pemkab Badung terus menggenjot proyek infrastruktur jalan. Pembangunan jalan baru diproyeksikan mampu mengurai titik kemacetan serta menggerakkan roda ekonomi wilayah.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia sekaligus Kasi Pemerintahan Kecamatan Kuta Utara, Gede Bayu Pramana, melaporkan bahwa Bimtek ini mengacu pada sejumlah regulasi daerah dan undang-undang kependudukan. “Bimtek ini diikuti oleh 89 peserta, yang terdiri dari 46 Kepala Lingkungan dan 43 Kelian Banjar Dinas se-Kecamatan Kuta Utara,” papar Gede Bayu.
Selama tiga hari, para peserta akan dibekali materi krusial mulai dari Administrasi Kependudukan, Peran Kaling/Kelian dalam pemerintahan, Sistem Pengolahan Sampah Terpadu, hingga penegakan Perda. Selain itu, ada pula materi terkait Bantuan Sosial (Bansos), Pendataan Wajib Pajak (SIOPD), Perizinan Bangunan/Usaha, hingga skema Penanganan Warga Negara Asing (WNA).
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Kuta Utara, narasumber dari jajaran OPD Pemkab Badung, serta Lurah dan Perbekel se-Kecamatan Kuta Utara. (gs/bi)