Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Balinomics 2025: BI Bali Dorong Penguatan Ekonomi Bali yang Inklusif dan Berkelanjutan

BALIILU Tayang

:

Balinomics
TALKSHOW: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menyelenggarakan Talkshow Balinomics bertema “Prospek Perekonomian serta Potensi Pembiayaan dalam Mendukung Intermediasi dan Perekonomian Bali” pada Selasa, 12 Agustus 2025 bertempat di Puri Santrian Resort, Sanur. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menyelenggarakan Talkshow Balinomics bertema “Prospek Perekonomian serta Potensi Pembiayaan dalam Mendukung Intermediasi dan Perekonomian Bali” pada Selasa, 12 Agustus 2025 bertempat di Puri Santrian Resort, Sanur. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Bank Indonesia dalam melaksanakan fungsi advisory kepada daerah.

Acara dibuka oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja. Ia menegaskan pentingnya diversifikasi sektor ekonomi Bali di luar pariwisata, serta perlunya kolaborasi lintas sektor guna mendorong pembiayaan dan pertumbuhan yang inklusif.

Erwin lanjut mengatakan, sinergi dan kolaborasi yang terbangun selama ini menjadi fondasi penting dalam membentuk ketahanan ekonomi Bali. Pada triwulan II 2025, ekonomi Bali mampu tumbuh sebesar 5,59 persen (yoy), menempatkan Bali sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi keempat di Indonesia.

Pertumbuhan ini didorong oleh sektor akomodasi, transportasi, dan perdagangan, sekaligus menunjukkan resiliensi ekonomi Bali di tengah berbagai tantangan global, termasuk ketidakpastian eksternal. Ini membuktikan bahwa kekuatan domestik masih menjadi penopang utama perekonomian daerah kita.

Erwin juga menambahkan, bahwa pihaknya juga memberi perhatian serius terhadap dampak perubahan iklim, khususnya terhadap sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Bali, terutama di wilayah pedesaan.

Selain itu, sektor ekonomi kreatif juga terus menunjukkan potensinya sebagai penggerak ekonomi baru. Perubahan pola konsumsi dan gaya hidup, didukung oleh digitalisasi, membuka peluang besar bagi sektor kreatif untuk tumbuh lebih pesat dan berkelanjutan.

“Ke depan, kita tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memastikan ekonomi Bali dapat tumbuh lebih tinggi, lebih merata, dan lebih inklusif. Peran aktif dari pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, media, serta masyarakat luas sangat dibutuhkan untuk bersama-sama membangun ekosistem ekonomi yang tangguh dan adaptif terhadap perubahan,” ujarnya.

Baca Juga  Sinergitas TPID Provinsi Bali Berhasil Tahan Inflasi Januari

Melalui forum Kick off Balinomics ini, Erwin mengajak semua pihak untuk terus memperkuat komitmen dan langkah konkret dalam mendukung pemulihan dan transformasi ekonomi Bali. “Mari kita optimalkan potensi yang ada, tingkatkan kapasitas pembiayaan, dan dorong inovasi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas,” pungkasnya.

Balinomics juga dirangkaikan dengan Talkshow “Prospek Perekonomian Serta Potensi Perluasan Pembiayaan Dalam Mendukung Intermediasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah” yang dipandu oleh Moderator Putu Ayu A. Bonita dan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari berbagai bidang, yang memberikan insight mendalam tentang potensi ekonomi Bali ke depan.

Yusuf Wicaksono H. membahas pentingnya peran digitalisasi sistem pembayaran dan strategi ekspansi digital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Bali yang merata dan inklusif. Digitalisasi menjadi katalisator utama untuk meningkatkan efisiensi transaksi serta memperluas akses layanan keuangan, terutama bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraf) turut hadir membagikan kisah sukses dalam mengembangkan usaha kreatif di Bali. Kisah nyata ini menunjukkan bagaimana sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar sebagai penggerak baru perekonomian Bali, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan memperkuat identitas budaya lokal.

Hery Trianto, Direktur Bisnis Indonesia, memberikan perspektif dari sisi media. Ia menekankan peran penting media dalam membangun ekspektasi positif dan meningkatkan optimisme publik terhadap prospek perekonomian Bali. Narasi pemberitaan yang konstruktif diharapkan dapat mendukung stabilitas ekonomi dan meningkatkan kepercayaan investor.

Andy Setyo Biwado dari Bank Indonesia Provinsi Bali menegaskan bahwa melalui kegiatan ini, Bank Indonesia Bali mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam memperkuat sektor-sektor ekonomi unggulan di luar pariwisata, memperluas akses pembiayaan, serta mendorong adopsi digital dalam transaksi keuangan.

Baca Juga  Inflasi Bali Juni Terjaga, Namun Tekanan Risiko Harga Pangan Mulai Meningkat

Balinomics 2025 menjadi tonggak penting dalam menata masa depan ekonomi Bali yang lebih berdaya tahan, beragam, dan berpihak pada seluruh lapisan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Pansus DPRD Badung Gelar Rapat, Masukkan Unsur Budaya Bali dalam Ranperda Ormas

Published

on

By

ranperda ormas badung
RAPAT PANSUS: Panitia Khusus (Pansus) inisiatif DPRD Kabupaten Badung saat menggelar rapat kedua dalam upaya mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang digelar di Ruang Gosana II Kantor DPRD Badung pada Senin, 20 April 2026. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Panitia Khusus (Pansus) inisiatif DPRD Kabupaten Badung pada Senin, 20 April 2026 menggelar rapat kedua dalam upaya mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Pansus menekankan pentingnya sinkronisasi antara regulasi nasional dengan kearifan lokal Bali.

Rapat yang digelar di Ruang Gosana II Kantor DPRD Badung tersebut, dipimpin Ketua Pansus I Gusti Lanang Umbara juga dihadiri Wakil Ketua Pansus I Made Ponda Witawan, Sekretaris Pansus I Wayan Puspa Negara dan Anggota Pansus di antaranya I Made Rai Wirata, I Wayan Sandra, I Putu Sika Adi Putra, I Made Yudana, I Made Tomi Martana Putra, serta I Putu Dendy Astra Wijaya. Turut hadir OPD terkait, Tim Penyusun Naskah Akademik, Tim Ahli Komisi dan Tim Ahli Bapemperda.

Ketua Pansus I Gusti Lanang Umbara menyatakan bahwa regulasi ini bertujuan untuk memastikan peran Ormas sejalan dengan program pembangunan daerah. Ia menegaskan agar keberadaan Ormas tidak justru mengganggu stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kabupaten Badung.

Lanang menyebutkan Bali hanya memiliki sektor pariwisata, terlebih khusus sektor pariwisata itu 80%-nya ada di Kabupaten Badung. Oleh karena itu, pariwisata itu perlu keamanan dan kenyamanan. Sehingga sangat urgent sekali membentuk ranperda tentang pemberdayaan Ormas ini.

“Kita tidak ingin organisasi kemasyarakatan yang tujuannya membantu Pemerintah justru melakukan hal-hal yang tidak diinginkan sehingga mengganggu stabilitas,” ujar Lanang Umbara.

Lebih lanjut, Lanang menjelaskan bahwa penyusunan Ranperda ini wajib berlandaskan pada undang-undang yang lebih tinggi. Namun, ia memberikan catatan khusus mengenai penerapan prinsip Tri Hita Karana dan kearifan lokal sebagai syarat pendaftaran maupun rekomendasi berdirinya sebuah Ormas di Badung.

“Jangan sampai Ormas yang berdiri di Badung tidak mengenali budaya dan kehidupan sosial kita. Jika tidak selaras dengan kearifan lokal, potensi benturan dan gesekan akan besar. Inilah yang kita sinkronisasikan,” katanya.

Baca Juga  Inflasi Bali Juni Terjaga, Namun Tekanan Risiko Harga Pangan Mulai Meningkat

Selain aspek pendaftaran, Pansus juga menyoroti pengaturan sanksi bagi Ormas yang melanggar ketentuan.

Selain merujuk pada PP No. 58 tentang sanksi pembekuan hingga pembubaran, Perda ini nantinya akan memasukkan komponen pelanggaran terhadap kearifan lokal sebagai salah satu dasar pemberian hukuman (punishment).

Melalui regulasi ini, DPRD Badung berharap Ormas dapat tumbuh menjadi mitra pemerintah yang harmonis dengan adat dan budaya Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia

Published

on

By

Presiden Prabowo
PENGARAHAN: Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 18 April 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Magelang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 18 April 2026. Acara KPPD ini mengusung tema “Memperkuat peran pimpinan DPRD provinsi/kabupaten/kota guna mendukung Asta Cita menyongsong Indonesia emas 2045.”

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti secara khidmat oleh seluruh peserta. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan laporan dari Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia, TB. Ace Hasan Syadzily mengenai pelaksanaan dan tujuan penyelenggaraan KPPD tahun 2026.

“KPPD ini telah berlangsung lima hari Bapak Presiden, sejak tanggal 15 sampai dengan esok hari tanggal 19 April 2026, bertempat di Lembah Tidar Akademi Militer Magelang, tempat para pemimpin nasional ditempa dan digembleng, yang dihadiri oleh 503 Ketua DPRD,” ucap Gubernur Lemhanas.

Setelahnya, turut ditayangkan video dokumentasi kegiatan KPPD yang menggambarkan proses pembelajaran, pembinaan kepemimpinan, serta dinamika interaksi antarpeserta selama mengikuti program.

Dalam pengantar arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kehadiran Kepala Negara didasarkan pada pertimbangan peran strategis dari Ketua DPRD. Forum ini juga menjadi momentum bagi Presiden untuk menyampaikan pandangannya secara langsung kepada para pemimpin legislatif daerah.

“Setelah saya mengetahui bahwa di sini adalah seluruh Ketua DPRD seluruh Indonesia, saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung,” ujar Presiden Prabowo.

Bukan hanya sebagai Kepala Negara, tetapi Presiden Prabowo berbicara sebagai sesama anak bangsa. Presiden menyoroti keberagaman latar belakang para peserta, mulai dari daerah asal, suku, pendidikan, hingga partai politik sebagai kekuatan yang menyatukan dalam semangat kebangsaan.

Baca Juga  BI Bali, Realisasi Pertumbuhan Ekonomi Bali Triwulan I/2022 Meningkat

“Sebagai anak bangsa, hari ini saya ingin bicara dari hati ke hati, saya ingin bicara apa adanya,” tutur Kepala Negara.

“Saya berpendapat sebagai anak bangsa, sebagai patriot, karena saya datang ke sini, saya jumpa saudara-saudara dengan satu praanggapan bahwa kita semua di tenda ini adalah patriot,” lanjutnya.

Melalui forum ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya ditentukan di pusat, tetapi justru bertumpu pada kepemimpinan yang solid, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat di seluruh daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Kembang Padukan Pembangunan Infrastruktur dan Edukasi Sampah Berbasis Sumber di Baler Bale Agung

Published

on

By

Pemkab Jembrana
TINJAU RENCANA PROYEK: I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), saat meninjau langsung rencana proyek perbaikan jalan di ruas Jalan Kuburan Cina, Kelurahan Baler Bale Agung, Senin (20/4). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus mempercepat peningkatan infrastruktur wilayah sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan berbasis masyarakat. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), melakukan peninjauan langsung terhadap rencana proyek perbaikan jalan di ruas Jalan Kuburan Cina, Kelurahan Baler Bale Agung, Senin (20/4).

Proyek peningkatan jalan sepanjang 600 meter ini akan menggunakan pengaspalan jenis hotmix. Pengerjaan fisik dijadwalkan mulai berjalan pada awal Juni 2026 dengan memanfaatkan alokasi anggaran sebesar Rp 900 juta yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali.

Dalam tinjauannya, Bupati menekankan pentingnya aspek teknis untuk kenyamanan pengguna jalan. Rencananya, jalan yang semula hanya memiliki lebar 3,5 meter akan ditingkatkan menjadi 5 meter melalui teknis penutupan saluran drainase menggunakan plat beton di titik-titik kritis. Hal ini dilakukan guna memastikan aksesibilitas kendaraan roda empat tetap lancar saat berpapasan.

“Pembangunan infrastruktur ini harus diimbangi dengan kepedulian lingkungan. Saya mengajak masyarakat agar rutin melaksanakan gotong-royong agar kawasan ini tetap asri dan terawat,” tegas Bupati di sela-sela peninjauan.

Usai meninjau lokasi infrastruktur, Bupati dan Wabup Ipat melanjutkan agenda dengan kegiatan ngampik (berkunjung) ke salah satu rumah warga sekitar. Dalam suasana kekeluargaan yang hangat, Bupati tidak hanya berdialog mengenai kondisi infrastruktur, tetapi juga memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber.

Bupati mengajak warga untuk mulai disiplin memilah sampah dari rumah tangga. Langkah ini kata Bupati penting mengingat kemajuan fisik daerah harus berjalan beriringan dengan kesadaran ekologis masyarakat khususnya persoalan sampah.

“Kesuksesan pembangunan jalan ini tidak akan lengkap tanpa lingkungan yang bersih. Dengan memilah sampah dari sumbernya, kita tidak hanya menjaga kebersihan di Baler Bale Agung, tapi juga membantu keberlanjutan lingkungan di seluruh Kabupaten Jembrana,” tambahnya.

Baca Juga  Prestasi dan Penghargaan untuk Bali Era Kepemimpinan Gubernur Koster, Optimal Jalankan Pemerintahan dan Pembangunan

Melalui perpaduan pembangunan fisik dan penguatan kesadaran masyarakat ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap kualitas hidup masyarakat di tingkat lingkungan dapat meningkat, mendukung program kebersihan lingkungan yang berkelanjutan di Kabupaten Jembrana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca