Denpasar, baliilu.com – Bali Sedan Society (BASS) menggelar acara Sunday Berbagi Happy Ceria bersama anak yatim piatu dan tuna netra di Yayasan Pendidikan Dria Raba di Jalan Serma Gede Denpasar, Minggu (20/2). Acara yang digelar dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat ini bertalian dengan berbagi dalam Bansos Peduli Momen.
Adapun struktur kepengurusan BASS adalah Agung Istanto, Atank Sanjaya, Carlo, sebagai Dewan Penasehat, Agus Iswara sebagai Ketua Umum, Cendul Sanjaya sebaga Wakil Ketua Umum, Bono Latinggo sebagai Sekjen, Agus Ananta sebagai Bendahara, dan Ketut Q-Tink sebagai Humas.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus seperti Agung Istanto, Agus Iswara, Bono Latinggo, Ketut Q-Tink, serta melibatkan 15 anggota BASS bersama keluarga.
Ketua Umum BASS, Agus Iswara selepas acara mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam acara ini, baik para member BASS, sponsor dan pihak terkait. “Mari kita bersama-sama memajukan otomotif Bali agar bisa lebih baik lagi serta bisa membantu meningkatkan bangkitnya kembali pariwisata Bali,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Sekjen BASS, Bono Latinggo mengungkapkan, hari ini adalah agenda tahunan BASS dalam program tahunan santunan anak yatim piatu. Selama ini yang menjadi sasaran program BASS bukan hanya Yayasan Umat Hindu, akan tetapi ada 3 program yakni untuk Yayasan Umat Islam, Hindu, dan Kristiani. Jadi dalam bansos tersebut akan ada 3 momen.
“Untuk Bulan Februari ini acara kami gelar di Yayasan Dria Raba yang notabene umat Hindu, hal ini terkait dengan menyongsong Hari Raya Nyepi. Kami juga berharap agar bisa konsisten untuk membantu dalam bentuk apa pun yang telah kami galang dari beberapa member BASS,” paparnya.
Lebih lanjut Dewan Penasehat BASS, Agung Istanto menambahkan, rencananya untuk Bansos Momment kepada Yayasan Umat Muslim akan digelar bertepatan dengan Bulan Puasa, dan untuk Yayasan Umat Kristiani digelar menjelang Hari Natal. Jadi untuk agenda bansos tahunan terbagi menjadi tiga sehingga tidak ada perbedaan antar-agama.
“Hal ini dikarenakan di dalam BASS ini anggotanya terdiri dari 3 agama tersebut, jadi kami membaginya secara merata. Dalam hal ini BASS juga ingin menghilangkan citra bahwa sebuah komunitas identik dengan hura-hura. Suatu komunitas ada saatnya senang, ada saatnya berbagi, sehingga terjadi keseimbangan. Jangan hanya senang-senang atau hura-hura, tetapi ada juga kegiatan kemanusiaan seperti yang dilakukan oleh BASS ini. Saya juga berharap teman-teman dari komunitas atau forum lain mari bergandengan tangan untuk melakukan kegiatan ini secara bersama- sama dan secara kontinu,” beber Agung.
Sementara itu Ketua Yayasan Pendidikan Dria Raba, Ida Ayu Pradnyani mengatakan luar biasa, dalam situasi pandemi ini masih ada juga orang-orang baik yang menyisihkan rejekinya untuk berbagi dengan yayasan ini. Yayasan ini khusus untuk anak-anak tuna netra usia sekolah yang menuntut ilmu di sekolah luar biasa. Yayasan ini menaungi Panti Guna Dria Raba yakni panti yang memberikan tempat tinggal untuk anak-anak yang sekolah di sekolah luar biasa dari SD sampai SMA.
“Intinya kami tentu sangat berterima kasih, Tuhan sudah mengirim orang-orang baik dari BASS, untuk berbagi dengan kami yang merupakan berkat yang sungguh luar biasa, yang telah berbagi cinta kasih dan kegembiraan. Untuk itu kami ucapkan banyak terima kasih,” tutupnya.
Bagi Saudara-Saudari pecinta otomotif yang ingin ikut bergabung di Komunitas Bali Sedan Society bisa langsung mengunjungi sekertariat BASS, Jl. Nangka Utara Gg. Saridewi No. 15 Denpasar,atau menghubungi bagian humas di 0877-6004-5789. (eka/bi)