Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Belum Bangga terhadap Kotanya Sendiri, Relawan Golkar Bulat Dukung Paslon AMERTA Menangkan Pilwali Denpasar

BALIILU Tayang

:

de
Acara simakrama Paslon AMERTA Nomor Urut 2 Gede Ngurah Ambara Putra dan Made Bagus Kertha Negara yang menghadirkan anggota DPRD Denpasar dari Fraksi Golkar I Wayan Sugiartha di Jalan Tukad Balian Renon, Denpasar, Senin malam (16/11).

Denpasar, baliilu.com – Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Paslon AMERTA awal Oktober  terhadap tingkat kepuasan masyarakat Kota Denpasar, menyebutkan bahwa masyarakat Kota Denpasar khususnya generasi muda merasa belum bangga terhadap kotanya sendiri. Kekecewaan ini muncul tidak terlepas dari masalah lapangan kerja, fasilitas umum, kesehatan, budaya dan pendidikan yang tidak tertangani dengan maksimal selama ini.

Persoalan-persoalan ini juga kembali dilontarkan oleh relawan  Golkar Renon yang hadir saat acara simakrama Paslon AMERTA Nomor Urut 2 Gede Ngurah Ambara Putra dan Made Bagus Kertha Negara yang menghadirkan anggota DPRD Denpasar dari Fraksi Golkar I Wayan Sugiartha di Jalan Tukad Balian Renon, Denpasar, Senin malam (16/11).

Relawan Golkar Renon yang juga didampingi Ketua Golkar Kecamatan Ketut Gede Manik dan Pengurus Golkar Desa Renon Made Unyil di depan paslon Ambara Putra dan Bagus Kertha Negara langsung menyampaikan dukungannya secara bulat memenangkan Paslon Nomor Urut 2 pada Pilwali 9 Desember mendatang. ’’Selain kami ingin ada perubahan di Denpasar, sebagai partai pengusung kami wajib tindih memenangkan Paslon AMERTA. Selain itu kami bertekad untuk mensosialisasikan visi misi Paslon AMERTA di waktu kampanye yang masih tersisa ini,’’ ujar salah satu relawan atau satyawan dan satyawati Golkar ini.

Calon Walikota Gede Ngurah Ambara Putra tidak menampik keluhan warga yang menginginkan segera adanya perubahan di Denpasar, harapan baru mencapai kesejahteraan lahir dan bathin. Paslon AMERTA bakal mewujudkan melalui visi misinya menuju Denpasar berseri, smart city, berbudaya dan berdaya saing.

Ambara Putra kemudian menjabarkan menuju Denpasar yang smart city adalah dengan meningkatkan tata kelola pelayanan dengan digitalisasi yang terintegrasi. Di antaranya pemerintah akan mendata perkembangan warga masyarakat secara digital. Setiap KK dipantau perkembangan perekonomiannya. ‘’Jadi, jika pemerintah akan menyalurkan bantuan bisa secara merata,  tidak hanya sekelompok orang, tertentu saja atau tidak tumpang tindih,’’ ucapnya.

Baca Juga  Pemerintah Siapkan 47 Apartemen untuk ASN, TNI, Polri di IKN

Dengan memiliki satu account yang memuat semua data masyarakat, maka akan meningkatkan produktivitas, dan begitu pula palayanan kesehatan. ‘’Jadi satu hal yang diinginkan masyarakat Kota Denpasar adalah fasilitas umum yang memadai sehingga Denpasar menjadi  kota yang bersih berseri dan sejahtera,’’ ujarnya.

Paslon AMERTA juga konsen pada masalah budaya sebagai warisan adiluhung yang patut dilestarikan, seperti Baris Cina yang bersifat sakral. ‘’Jadi ke depan kami mengharapkan diadakan festival-festival budaya di tingkat desa adat se-Kota Denpasar. Hal ini di samping untuk menjaga dan melestarikan budaya juga untuk menghidupkan dan memeratakan perekonomian masyarakat,’’ terangnya seraya mengatakan dananya yang digunakan selain disokong pemerintah kota, sudah semestinya bersinergi dengan pihak swasta baik itu hotel-hotel  toko modern dll.

Menyinggung masalah pasar, Ambara Putra yang berlatar belakang pengusaha bakal memberikan solusi menumbuhkan perekonomian pasar seperti di saat pandemi ini dengan membuat beragam kegiatan. Dana APBD  itu adalah stimulus yang  harus dibelanjakan seperti motor sebagai starter sehingga perekonomian  berputar, tetapi ia melihat sekarang belum turun. ‘’Seharusnya stimulus dan subsidi turun terus untuk menjaga konsumsi rumah tangga. Karena pertumbuhan ekonomi 50 persen ditunjang konsumsi tumah tangga. Kalau konsumsi rumah tangga bisa dijaga, pertumbuhannya tak melorot ke bawah mesti masih minus,’’ tuturnya.

Ngurah Ambara juga menyampaikan visi Paslon AMERTA untuk menuju Denpasar yang memiliki daya saing dengan jalan meningkatkan dunia pendidikan. Dimana  program AMERTA  di bidang pendidikan jelas tidak akan mendikotomi antara pendidikan negeri dan swasta di antaranya dengan mensubsidi gratis atau sekolah-sekolah swasta di Denpasar ditingkatkan akreditasi atau kualitasnya sehingga sama dengan sekolah negeri.

Sementara itu, Calon Wakil Walikota Made Bagus Kertha Negara menambahkan Paslon AMERTA berangkat bukan dari politikus tetapi pengusaha, dimana ketiga partai yakni Golkar, Demokrat dan Nasdem melihat kalau Denpasar mau sejahtera  harus pengusaha sebagai sopirnya.

Baca Juga  PWI Aceh Mendaftar Sebagai Calon Tuan Rumah Porwanas 2025

Kertha Negara melihat banyak celah yang bisa diperbaiki semisal sumber pendapatan Denpasar yang terjadi kebocoran di mana-mana.’’Ini sangat disayanakan. Semestinya jika dikelola dengan konsep seorang pengusaha maka Denpasar gemah ripah lohginawi,’’ tegasnya seraya menyoroti masalah pendidikan yang berdampak rendahnya daya saing.

Berkaca dari Cina bisa hebat karena berani menyekolahkan anak-anaknya ke luar negeri. Di Denpasar ada 38 desa adat. Jika tiap tahun 1 orang kadernya di daerah disekolahkan ke luar negeri, maka lima tahun kemudian jika kembali akan menjadi orang hebat, kepribadiannya akan berbeda baik kemandirian, kecakapan dan rasa tanggung jawab. ‘’Sumber pendanaannya akan kita beasiswakan,’’ terang Kertha Negara.  

‘’Kami akan realisasikan program ini demi harapan baru demi perubahan. Dan kami sepakat jika dalam 2 tahun tak bisa direalisasikan kami akan mundur,’’ tegas Kertha Negara disambut tepuk tangan relawan. Untuk itu, Kertha Negara mengajak relawan, keluarga dan rekan-rekan yang lain untuk menjalankan kewajibannya ke TPS pada pilwali mendatang dan pastikan memilih dengan hati nurani mencoblos Paslon Nomor Urut 2 AMERTA. (*/eka)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POLITIK

Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta Buka Musancab Se-Badung

Published

on

By

dpc badung
MUSANCAB: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai membuka Musancab PDI-P se-Kabupaten Badung di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1).

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta beserta seluruh fraksi dan pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung.

Musancab merupakan agenda penting partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan di tingkat anak cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis partai ke depan.

Dalam arahannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Ia menyampaikan bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kerja gotong-royong dan kedekatan kader dengan rakyat, sehingga seluruh jajaran partai diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara konsisten.

“Saya ingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan kepengurusan anak cabang yang kuat, solid, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta mengawal program-program kerakyatan. Saya harapkan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Menteri KKP Trenggono akan Cetak Lebih Banyak Kelompok Budidaya Ikan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pertemuan Koster dan De Gadjah Penuh Kekeluargaan

Ajak Krama Bali Bersatu Dukung Pembangunan Pro Rakyat

Loading

Published

on

By

koster de gadjah
PERTEMUAN: Pertemuan Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster dengan cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025 di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster akhirnya menepati janji untuk bertemu cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025. Gubernur Koster mendatangi kediaman De Gadjah di Denpasar. Pertemuan kedua tokoh politik Bali ini dilakukan penuh kekeluargaan.

Jalinan persahabatan, kekeluargaan, penuh ramah, dan canda tampak dalam diskusi yang berlangsung dua jam itu. Gubernur Koster dan De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali mengajak agar krama Bali bersatu dan kondusif sehingga pembangunan Bali ke depan berjalan lancar, nyaman dan sukses.

“Pertemuan hanya berdua sebagai sesama sahabat, sifatnya kekeluargaan, ramah, dan penuh canda sama seperti suasana sebelum Pilkada 2024, karena memang berdua bersahabat baik sejak lama,” kata Gubernur Koster usai pertemuan.

Dalam durasi waktu pertemuan selama dua jam itu, Koster dan De Gadjah juga santap siang bersama dan ngopi bareng. Suasananya terasa begitu hidup dan bersemangat.

“Suasana menjadi semakin hidup, karena ngobrol sambil menikmati hidangan kopi dan nasi goreng,” tambah Ketua DPD PDIP Bali ini.

De Gadjah secara langsung mengucapkan selamat kepada Wayan Koster atas terpilihnya sebagai Gubernur Bali lima tahun. Moment ini digunakan untuk penyampaian langsung meski sebelumnya telah disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada 27 November 2024 lalu.

Kemudian, baik Koster dan De Gadjah sepakat dan berkomitmen Pilkada telah selesai, dan saatnya masyarakat Bali diajak bersatu, agar Bali kondusif. Krama Bali juga diajak untuk mendukung program pembangunan Bali ke depan agar berjalan sesuai harapan bersama.

De Gadjah juga mengaku akan mendukung program kerja Gubernur Koster selama program ini demi kemajuan dan kebaikan Bali. De Gadjah berharap Gubernur Koster berkomitmen menjalankan program-program yang disampaikan saat kampanye dan simakrama bersama krama Bali.

Baca Juga  Menteri KKP Trenggono akan Cetak Lebih Banyak Kelompok Budidaya Ikan

Gubernur Koster juga menyampaikan, keduanya sepakat segera mengatasi masalah serius dan mendesak di Bali, seperti sampah, macet, infrastruktur dan air. Serta sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi agar bisa terlaksana ke depan. (*/gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Komisi II Bersama Mitra Segera Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Published

on

By

jadwal pelantikan kepala daerah
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya akan membahas tentang jadwal pelantikan Kepala dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pembahasan tersebut akan dilakukan Komisi II bersama dengan mitra, yaitu Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendatang.

“Komisi II DPR RI akan segera mengundang saudara Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk merumuskan opsi-opsi pelantikan sebagaimana yang kita tahu,” kata Rifqinizamy kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Dijelaskannya, ada dua opsi usulan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, baik kepala daerah terpilih yang bersengketa maupun yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama, pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan serentak setelah seluruh putusan MK berkekuatan hukum (incratch). Diperkirakan proses sengketa pilkada di MK akan selesai pada 12 Maret 2025 mendatang.

Selain itu, lanjut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, ada opsi kedua di mana pelantikan akan dilaksanakan serentak terlebih dahulu, hanya untuk kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa, yakni pada 7 Februari 2025 untuk gubernur dan 10 Februari 2025 untuk bupati dan walikota. Hal itu berdasarkan peraturan presiden yang ada, pelantikan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati-wakil bupati serta walikota-wakil walikota digelar pada 10 Februari 2025.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengakui bahwa dinamika menuju proses pelantikan kepala daerah secara serentak hasil Pilkada 2024 terdapat dilema atau problematika hukum. Di mana Putusan MK Nomor 46 Tahun 2024 menyatakan bahwa pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah seluruh sengketa di MK selesai atau telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum, kecuali yang akan melaksanakan pemilihan ulang, penghitungan suara ulang atau pengulangan pilkada karena adanya keadaan mendesak.

Baca Juga  Putus Penyebaran Covid -19, Kelurahan Ubung Tingkatkan Edukasi Gerakan 3M

Namun, di sisi lain ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Pasal 160 dan 160A yang menyebutkan bahwa tahapan pelantikan adalah satu konsekuensi dari penetapan yang dilakukan KPU di provinsi, kabupaten, kota, yang waktunya telah diatur sedemikian rupa.

“Sehingga kalau menunggu putusan MK usai semua pada pertengahan Maret 2024, maka ada kecenderungan juga melanggar dua pasal undang-undang ini,” jelasnya yang dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca