Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Berikan Sanksi Tilang, Polsek Denbar Tindak Lima Pelanggaran Lalin Kasat Mata

BALIILU Tayang

:

Polsek Denbar
TILANG: Polsek Denpasar Barat saat menggelar kegiatan hunting pelanggaran lalu lintas (lalin) kasat mata di Simpang Buagan Jl. Imam Bonjol - Jl. Teuku Umar Barat pada Rabu (8/1/2025) siang. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sebagai upaya menegakkan ketertiban berlalu lintas, Polsek Denpasar Barat (Denbar) menggelar kegiatan hunting pelanggaran lalu lintas (lalin) kasat mata di Simpang Buagan Jl. Imam Bonjol – Jl. Teuku Umar Barat pada Rabu (8/1/2025) siang. Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Lantas AKP Ni Ketut Madriani, S.H., bersama anggotanya.

Kegiatan penindakan ini menyasar berbagai pelanggaran yang sering terjadi di simpang Buagan tersebut, antara lain pengendara yang tidak menggunakan helm sesuai standar (SNI) saat berkendara, pengendara yang kendaraannya tanpa dilengkapi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dan tanpa membawa kelengkapan surat kendaraan berupa STNK maupun SIM, penggunaan kendaraan dengan knalpot brong, serta melanggar marka pembatas jalan.

Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan penindakan tegas dengan memberikan sanksi tilang terhadap lima jenis pelanggaran, yaitu: 1 pengendara tanpa membawa surat kendaraan bermotor dan 4 pengendara tanpa helm. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 4 STNK dan 1 sepeda motor.

Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kapolsek Denpasar Barat Kompol Laksmi Trisnadewi W, S.H, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan penindakan pelanggaran lalu lintas dengan sistem hunting ini akan kontinyu dilaksanakan secara rutin untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya. “Untuk pelanggaran kasat mata seperti tidak menggunakan helm, tanpa kaca spion, tanpa TNKB, bonceng tiga, knalpot brong, langsung kami lakukan penindakan berupa sanksi tilang. Hal ini untuk meningkatkan kesadaran pengendara kendaraan bermotor akan peraturan lalu lintas serta menekan angka fatalitas lakalantas,” ujar Kapolsek. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Tindak Pelanggaran Lalin Kasat Mata, Polantas Polsek Denbar Sehari Tilang 6 Sepeda Motor

NEWS

Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas, Bupati Adi Arnawa Bagi-bagi Helm di SMAN 2 Abiansemal

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Bagikan Helm di SMAN 2 Abiansemal
SERAHKAN HELM: Bupati Adi Arnawa menyerahkan bantuan helm kepada perwakilan siswa-siswi SMA Negeri 2 Abiansemal serangkaian Peringatan Hari Perhubungan Nasional Ke-55 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Badung, Senin (14/9). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Tingginya angka kecelakaan di jalan raya yang sering melibatkan usia produktif mendorong Pemerintah Kabupaten Badung untuk mengambil langkah preventif langsung ke sekolah-sekolah. Momentum Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Ke-55 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Badung pun dimanfaatkan secara khusus untuk menanamkan karakter tertib hukum dan keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar SMA Negeri 2 Abiansemal, Senin (14/9).

Dalam apel peringatan yang digelar di lapangan sekolah setempat, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan langsung bantuan helm kepada perwakilan siswa-siswi. Langkah ini menjadi simbol edukasi keselamatan guna menekan tingkat fatalitas korban kecelakaan di jalan raya sejak dini, melalui kolaborasi erat bersama pihak kepolisian, pihak sekolah, hingga instansi terkait.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Badung, Kepala BPTD Kelas II Bali, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Denpasar, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung A.A. Gde Rahmadi, Camat Abiansemal, tokoh adat setempat, serta ratusan siswa dan guru SMAN 2 Abiansemal.

Bertindak sebagai Pembina Apel, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya harus bertransformasi menjadi gaya hidup dan bagian dari kebudayaan sehari-hari, bukan sekadar ketakutan akan sanksi hukum.

“Saya ingin mengajak kita semua untuk menjadikan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026 sebagai momentum meningkatkan kesadaran bahwa keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Jadilah pelajar yang tertib berlalu lintas: gunakan helm ketika mengendarai sepeda motor, patuhi rambu-rambu, jangan gunakan ponsel saat berkendara, dan selalu hormati pengguna jalan lainnya. Ingatlah, sampai di tujuan dengan selamat jauh lebih penting daripada sampai dengan cepat,” tegasnya

Bupati juga memperingatkan generasi muda agar tidak salah kaprah dengan menganggap pelanggaran lalu lintas sebagai bentuk keberanian, melainkan sebuah kecerobohan yang mengancam masa depan.

Baca Juga  Polsek Denbar Gelar Kerja Bakti Bersih Lingkungan Pasca-Banjir di Kelurahan Dauh Puri

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, AA. Gde Rahmadi melaporkan bahwa peringatan Harhubnas Ke-55 ini telah bergulir sejak Kamis (10/9). Selain edukasi ke sekolah, Dishub Badung juga telah melaksanakan apel pasukan, aksi sosial, hingga pelayanan keselamatan berupa pembersihan massal fasilitas rambu-rambu lalu lintas di sepanjang Jalan Kartika Plaza Kuta demi memastikan kenyamanan pengguna jalan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Workshop Tertib Administrasi Kependudukan bagi 125 Kader TP PKK Badung

Published

on

By

Ketua TP PKK Badung Buka Workshop Adminduk
WORKSHOP: Ketua TP PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat membuka Workshop Tertib Administrasi Kependudukan Kader TP PKK di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Senin (14/9). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Administrasi kependudukan kini bukan lagi sekadar urusan kepemilikan kartu identitas, melainkan telah menjadi fondasi utama warga negara untuk mengakses berbagai program kesejahteraan dan pelayanan publik. Menyadari peran strategis perempuan dalam mengelola dokumen rumah tangga, 125 kader TP PKK Kabupaten Badung dari seluruh kecamatan mengikuti workshop khusus di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Senin (14/9).

Acara bertajuk “Peran Perempuan dalam Tertib Administrasi Kependudukan bagi Kader TP PKK Kabupaten Badung Tahun 2026” ini diinisiasi untuk membangun sinergi kuat antara pemerintah dan kader perempuan. Melalui kegiatan ini, para peserta dipersiapkan menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mengedukasi masyarakat agar terdata dengan baik dan cerdas memanfaatkan layanan digital.

Kegiatan bernilai strategis ini dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya membangun kesadaran tertib administrasi yang dimulai langsung dari unit terkecil, yaitu keluarga.

“Tertib administrasi kependudukan harus dimulai dari lingkungan keluarga. Di sinilah peran perempuan sangat strategis, karena seringkali menjadi pengelola utama urusan dokumen dalam rumah tangga,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk bergerak aktif memastikan kelengkapan dokumen keluarga dengan memanfaatkan inovasi teknologi yang ada. “Mari kita mulai dari diri sendiri dan keluarga terdekat. Pastikan setiap anggota keluarga memiliki dokumen yang sah dan lengkap, serta manfaatkan layanan digital yang tersedia agar pelayanan semakin mudah, cepat, aman, dan efisien,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung, I Nyoman Rudiarta, melaporkan bahwa workshop yang berlangsung satu hari penuh ini memang dirancang agar peserta mampu meneruskan informasi dan edukasi kepada sesama kader serta masyarakat luas di lingkungan masing-masing.

Baca Juga  Korlantas Polri Luncurkan Aplikasi ETLE Baru dengan Fitur Pengenalan Wajah

Agenda ini turut dihadiri oleh narasumber dari Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Bali, Kejaksaan Negeri Badung, Pengadilan Negeri Denpasar, serta diikuti oleh para Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Badung beserta jajaran pengurus kader. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pelatihan SPBE, Targetkan Integrasi Kinerja ASN Badung Berbasis Digital

Published

on

By

Sekda Surya Suamba Buka Pelatihan SPBE Badung
PELATIHAN: Sekda Surya Suamba membuka Pelatihan Manajemen Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Ruang Samasta BKPSDM Kabupaten Badung, Senin (14/9). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Birokrasi modern yang transparan, akuntabel, dan terintegrasi kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan mutlak dalam sistem tata kelola pemerintahan masa kini. Menjawab tantangan tersebut, perwakilan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung berkumpul untuk mengikuti Pelatihan Manajemen Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau Pemerintahan Digital Tahun 2026 di Ruang Samasta BKPSDM Kabupaten Badung, Senin (14/9).

Langkah strategis yang diinisiasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) ini dirancang untuk menyamakan persepsi seluruh jajaran birokrasi dalam mengadopsi teknologi digital. Lewat pembekalan ini, kapasitas aparatur sipil negara (ASN) digembleng agar mampu menggeser pola kerja manual konvensional menuju satu platform digital yang terintegrasi langsung dengan sistem penilaian kinerja individu.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, Ida Bagus Surya Suamba didampingi Kepala Dinas Kominfo Ketut Gede Arta serta Sekretaris BKPSDM I Kadek Yuddy Artawan. Pelatihan ini juga menghadirkan narasumber berkompeten, yakni Nurul Fai’zah, dan Agenes Judith Abigail Lusikooy, yang merupakan Widyaiswara dari BPSDM Kemendagri Regional Yogyakarta.

Dalam arahannya, Sekda Surya Suamba meluruskan esensi penting dari pelaksanaan pelatihan manajemen ini di hadapan para peserta. “Pelatihan SPBE ini bukan berarti melatih peserta untuk menjadi ahli membuat sistem, melainkan bagaimana kita bersama-sama memahami dan mengadopsi sistem pemerintahan berbasis elektronik yang digital. Dari pola manual yang konvensional, kini seluruh proses kerja dan penjenjangan kinerja individu diintegrasikan ke dalam satu platform digital agar terukur secara akuntabel,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris BKPSDM Kabupaten Badung, Yuddy Artawan, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta agar tata kelola pemerintahan di Badung berjalan bersih, efektif, transparan, dan akuntabel. Ujung dari transformasi ini adalah jaminan peningkatan mutu pelayanan publik digital yang terintegrasi dan aman bagi masyarakat luas.

Baca Juga  Viral Kasus Penipuan Berkedok Ojek Online, Polsek  Denbar Amankan Pelaku

Selama jalannya pelatihan, seluruh peserta menerima materi komprehensif mulai dari manajemen risiko SPBE, kolaborasi data lintas perangkat daerah, infrastruktur, tata kelola kebijakan, hingga penyusunan rencana aksi nyata manajemen SPBE di instansi masing-masing. (gs/b)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca