Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Wayan Koster Serap Aspirasi Mahasiswa Unud Usai Uji Publik Pilkada, Layani Diskusi dan Foto Selfie

BALIILU Tayang

:

Wayan Koster
BERFOTO BERSAMA: Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor 2 Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai uji publik Pilkada 2024 di Auditorium Widya Sabha Unud Jimbarana, 11 Oktober 2024 lalu. (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Pemimpin visioner Bali Wayan Koster menjadi daya tarik bagi mahasiswa Universitas Udayana (Unud). Mahasiswa mengenalnya sebagai intelektual jebolan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menduduki jabatan Gubernur Bali 2018-2023. Sejumlah program beasiswa bagi 10.500 siswa/mahasiswa kurang mampu dan membangun sekolah di seluruh Bali, dinilai berpihak pada sektor pendidikan di Bali.

Karier sebagai pendidik di sejumlah perguruan tinggi swasta dan negeri, membuat mahasiswa lebih familiar mendengar penjelasan Koster saat uji publik Pilkada Bali 2024 di Unud.

Seperti sebuah kuliah umum. Begitu ungkapan kesan para mahasiswa ketika mendengar pemaparan visi misi Wayan Koster dan wakilnya Nyoman Giri Prasta.

Koster-Giri merupakan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor 2 yang hadir memenuhi undangan BEM Unud dalam acara Uji Publik Pilkada 2024 di hadapan ribuan mahasiswa Unud.

Pemandangan menarik terlihat usai kegiatan tersebut. Koster dan Giri diarahkan ke ruang rektorat untuk makan siang bersama civitas akademika Unud. Usai santap bersama, Koster dan Giri hendak pulang. Di sinilah mereka menjadi perhatian mahasiswa yang masih duduk sisi timur Auditorium Widya Sabha.

Mereka spontan menyapa Koster. Tak hanya itu, beranjak dan meminta foto bareng dan selfie dengan Koster. Kemudian, terjadilah diskusi singkat antara Koster dan mahasiswa. Sejumlah aspirasi diserap langsung dari para mahasiswa. Koster tak menduga mahasiswa-mahasiswi ini begitu mengenalnya. Padahal, diperkirakan mereka baru semester awal.

Bahkan ada mahasiswa yang memuji Koster selama kepemimpinannya. Terdengar harapan agar Koster dan Giri terus melanjutkan upaya menjaga Bali yang telah dilakukan selama ini.

Rata-rata mereka memuji program pembangunan Koster yang mengedepankan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Mereka menilai mungkin saat ini belum terasa signifikan, namun kedepannya Bali akan merasa diuntungkan karena fondasi kuat telah diletakkan Koster. Sejumlah regulasi termasuk yang paling penting  UU Nomor 15 tahun 2023 tentang Provinsi Bali yang diperjuangkan Wayan Koster akan melindungi Bali selamanya.

Baca Juga  Arak Bali Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2022

Sebelumnya, pada sesi uji publik, Koster-Giri telah menyatakan komitmen untuk memperhatikan sektor pendidikan tinggi di Bali. Gubernur Bali dan Bupati Badung dua periode ini, akan merealisasikan aspirasi mahasiswa ingin memiliki sports center dan juga asrama.

Koster mengatakan Unud merupakan perguruan tinggi kebangggan seluruh krama di Bali. Sehingga harus diberdayakan, mulai dari para dosen, mahasiswa. Dengan Tri Dharma Perguruan tinggi, Koster menyatakan komitmen beasiswa (prestasi dan kurang mampu, red) bagi mahasiswa yang prioritas menerima, dipastikan akan dipenuhi jika Koster-Giri terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2025-2030.

Menurut Koster karena terdapat anggaran dari APBD sebesar 20 persen untuk membantu pendidikan di Bali.  Bahkan sebelum terpilih, ketika periode pertama menjadi Gubernur Bali, pemerintah Bali sudah melakukan hal itu untuk Unud dan beberapa kampus lain.

“Sejumlah mahasiswa pada pandemi covid, kami bantu agar bisa masuk perguruan tinggi, kami tidak ingin muda-mudi Bali putus saat hendak kuliah,” kata Koster.

Sementara Giri Prasta menjelaskan Koster-Giri paslon nomor 2 akan berpikir yang benar, berkata yang benar dan berbuat yang benar. Hal ini sesuai inti dari konsep Tri Kaya Parisudha.

Sesuai Tri Kaya Parisudha,  apa yang kita pikirkan dengan baik, akan kita katakan dengan baik, apa yang kita katakan dengan baik akan kita lakukan dengan baik. Astungkara kami, tidak akan berpikir atau tak ada niat untuk tak memenuhi janji, ketika nanti, Koster Giri terpilih, apa yang kami sampaikan akan kami bangun,” jelas Bupati Badung ini.

Giri Prasta menjelaskan, apa yang dilakukan Koster-Giri di Bali, semuanya untuk muda-mudi saat ini dan kelak untuk anak cucu krama Bali.

“Saya paham betul apa yang kita lakukan ini untuk anak cucu kita, kalian ini akan kami titipkan untuk meneruskan agar Bali lebih maju lagi ke depan,” jelas Giri Prasta. (*/gs)

Baca Juga  Tiga Mantan Bupati Jembrana ‘’All Out’’ Menangkan Koster-Giri dan Bang-Ipat

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

POLITIK

Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta Buka Musancab Se-Badung

Published

on

By

dpc badung
MUSANCAB: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai membuka Musancab PDI-P se-Kabupaten Badung di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1).

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta beserta seluruh fraksi dan pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung.

Musancab merupakan agenda penting partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan di tingkat anak cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis partai ke depan.

Dalam arahannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Ia menyampaikan bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kerja gotong-royong dan kedekatan kader dengan rakyat, sehingga seluruh jajaran partai diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara konsisten.

“Saya ingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan kepengurusan anak cabang yang kuat, solid, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta mengawal program-program kerakyatan. Saya harapkan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Gubernur Koster Jadi Narasumber Dialog Wacana Publik
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pertemuan Koster dan De Gadjah Penuh Kekeluargaan

Ajak Krama Bali Bersatu Dukung Pembangunan Pro Rakyat

Loading

Published

on

By

koster de gadjah
PERTEMUAN: Pertemuan Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster dengan cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025 di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster akhirnya menepati janji untuk bertemu cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025. Gubernur Koster mendatangi kediaman De Gadjah di Denpasar. Pertemuan kedua tokoh politik Bali ini dilakukan penuh kekeluargaan.

Jalinan persahabatan, kekeluargaan, penuh ramah, dan canda tampak dalam diskusi yang berlangsung dua jam itu. Gubernur Koster dan De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali mengajak agar krama Bali bersatu dan kondusif sehingga pembangunan Bali ke depan berjalan lancar, nyaman dan sukses.

“Pertemuan hanya berdua sebagai sesama sahabat, sifatnya kekeluargaan, ramah, dan penuh canda sama seperti suasana sebelum Pilkada 2024, karena memang berdua bersahabat baik sejak lama,” kata Gubernur Koster usai pertemuan.

Dalam durasi waktu pertemuan selama dua jam itu, Koster dan De Gadjah juga santap siang bersama dan ngopi bareng. Suasananya terasa begitu hidup dan bersemangat.

“Suasana menjadi semakin hidup, karena ngobrol sambil menikmati hidangan kopi dan nasi goreng,” tambah Ketua DPD PDIP Bali ini.

De Gadjah secara langsung mengucapkan selamat kepada Wayan Koster atas terpilihnya sebagai Gubernur Bali lima tahun. Moment ini digunakan untuk penyampaian langsung meski sebelumnya telah disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada 27 November 2024 lalu.

Kemudian, baik Koster dan De Gadjah sepakat dan berkomitmen Pilkada telah selesai, dan saatnya masyarakat Bali diajak bersatu, agar Bali kondusif. Krama Bali juga diajak untuk mendukung program pembangunan Bali ke depan agar berjalan sesuai harapan bersama.

De Gadjah juga mengaku akan mendukung program kerja Gubernur Koster selama program ini demi kemajuan dan kebaikan Bali. De Gadjah berharap Gubernur Koster berkomitmen menjalankan program-program yang disampaikan saat kampanye dan simakrama bersama krama Bali.

Baca Juga  Lanang Taman: Terima Kasih Pak Koster Sudah Bangun SMK di Bebandem

Gubernur Koster juga menyampaikan, keduanya sepakat segera mengatasi masalah serius dan mendesak di Bali, seperti sampah, macet, infrastruktur dan air. Serta sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi agar bisa terlaksana ke depan. (*/gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Komisi II Bersama Mitra Segera Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Published

on

By

jadwal pelantikan kepala daerah
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya akan membahas tentang jadwal pelantikan Kepala dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pembahasan tersebut akan dilakukan Komisi II bersama dengan mitra, yaitu Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendatang.

“Komisi II DPR RI akan segera mengundang saudara Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk merumuskan opsi-opsi pelantikan sebagaimana yang kita tahu,” kata Rifqinizamy kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Dijelaskannya, ada dua opsi usulan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, baik kepala daerah terpilih yang bersengketa maupun yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama, pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan serentak setelah seluruh putusan MK berkekuatan hukum (incratch). Diperkirakan proses sengketa pilkada di MK akan selesai pada 12 Maret 2025 mendatang.

Selain itu, lanjut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, ada opsi kedua di mana pelantikan akan dilaksanakan serentak terlebih dahulu, hanya untuk kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa, yakni pada 7 Februari 2025 untuk gubernur dan 10 Februari 2025 untuk bupati dan walikota. Hal itu berdasarkan peraturan presiden yang ada, pelantikan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati-wakil bupati serta walikota-wakil walikota digelar pada 10 Februari 2025.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengakui bahwa dinamika menuju proses pelantikan kepala daerah secara serentak hasil Pilkada 2024 terdapat dilema atau problematika hukum. Di mana Putusan MK Nomor 46 Tahun 2024 menyatakan bahwa pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah seluruh sengketa di MK selesai atau telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum, kecuali yang akan melaksanakan pemilihan ulang, penghitungan suara ulang atau pengulangan pilkada karena adanya keadaan mendesak.

Baca Juga  Koster-Giri Tawarkan Program Subsidi Biaya Masuk Perguruan Tinggi

Namun, di sisi lain ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Pasal 160 dan 160A yang menyebutkan bahwa tahapan pelantikan adalah satu konsekuensi dari penetapan yang dilakukan KPU di provinsi, kabupaten, kota, yang waktunya telah diatur sedemikian rupa.

“Sehingga kalau menunggu putusan MK usai semua pada pertengahan Maret 2024, maka ada kecenderungan juga melanggar dua pasal undang-undang ini,” jelasnya yang dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca