Konser Rupiah di Bangli yang dihadiri ribuan penonton warga masyarakat Bangli. Hadir dari kanan ke kiri Kepala Ombudsman, Wakil Bupati, Bupati Bangli, Trisno Nugroho, Bank BPD dan Forkopimda. (Foto: gs)
Bangli, baliilu.com – Semangat Kabupaten Bangli melalui Bupati Sang Nyoman Sedana Arta dan Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar yang terus bergerak tak pernah berhenti untuk membangun Bangli yang maju dan sejahtera, mendapat dukungan Bank Indonesia bersama perbankan di Bali dalam rangka percepatan transformasi digitalisasi.
‘’Dengan semangat Bapak Bupati yang terus bergerak, Bank Indonesia bersama perbankan di Bali ingin memberikan dukungan kepada Kabupaten Bangli. Kita ingin terus mensyukuri di hari ulang tahun ke-818 Kabupaten Bangli tentunya kita harus cepat. Karena perubahan itu sesuatu yang tidak bisa dihindarkan. Transformasi digitalisasi itu sebuah keharusan, dan Pak Bupati harus mentransfor Bangli menjadi kabupaten yang maju dan sejahtera,’’ terang kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho kepada media sesaat mengikuti Konser Rupiah untuk Indonesia Menuju Bangli Era Baru, Minggu (15/5/2022) di Lapangan Kapten Mudita Bangli.
Launching sistem pembayaran digital berbasis QRIS di Kabupaten Bangli. (Foto: gs)
Trisno Nugroho lanjut mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Bangli dan seluruh masyarakat Bangli yang telah memberikan kesempatan Bank Indonesia Provinsi Bali untuk terlibat dalam rangkaian HUT ke-818 Kabupaten Bangli. ‘’Astungkara, kita sudah bersama-sama melakukan launching e-parking di wilayah Bangli yang salah satu terobosan menuju Bangli Era Baru. Kami berharap digitalisasi dapat semakin dimanfaatkan untuk memberikan kemudahan dan kecepatan dalam layanan kepada masyarakat serta pada akhirnya mampu mendorong Bangli semakin maju dan sejahtera,’’ ujar Trisno Nugroho seraya menyampaikan dengan e-parkir tak perlu susah-susah cari uang kertas yang sering orang mengambil di saku dan terlihat lusuh.
Trisno juga menegaskan transaksi pembayaran secara digital khususnya yang berbasis QRIS akan menjadi sesuatu kewajiban. Pihaknya meminta Bank BPD dan perbankan di Bali untuk mendorong semua pameran UMKM di Bangli wajib memakai QRIS karena ini sangat mudah dan bukan sesuatu yang sulit. Sesuai dengan jiwa muda milenial yang keren, cukup pakai hape, tinggal scan dan bayar selesai, karena Cemumuah; cepat mudah murah aman dan handal.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho. (Foto: gs)
Dengan transformasi digitalisasi, Trisno Nugroho berkeyakinan Bangli akan maju dan sejahtera. Seperti UMKM di Bangli yang telah mampu memasok sekitar 100.000 telor ayam per hari ke Marriot, BI juga akan terus mendorong Marriot untuk menggunakan produk Bangli yang lain seperti sayur mayur, bawang merah, wortel, jeruk dll yang tentunya BI akan terus melakukan pembinaan.
Trisno Nugroho saat memberikan sambutan juga mengajak masyarakat Bangli untuk cinta, bangga dan paham rupiah. Mencintai rupiah dengan mengenali filosifinya, merawat kualitas fisiknya dan menghindari dari pemalsuan uang dengan 3D yakni dilihat diraba dan diterawang. Bangga rupiah dengan menghormati sebagai simbol kedaulatan negara, menjadikannya alat pembayaran yang sah dan sebagai alat pemersatu bangsa. Pahami rupiah dengan cerdas dalam setiap transaksi, belanjakan dengan bijak dan simpanlah rupiah untuk berinvestasi.
‘’Kita harus cinta, bangga dan paham rupiah. Sebagai negara kepulauan atau provinsi yang menjadi tujuan wisatawan kita jangan sampai menggunakan alat pembayaran bukan rupiah. Kepada Bapak Kapolres mohon untuk menjaga Bangli jangan menggunakan mata uang selain rupiah,’’ pesannya.
Sementara itu, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan transformasi digitalisasi memang sesuatu yang harus dikemas dan tidak boleh ditunggu-tunggu karena memang hasilnya meningkatkan PAD yang signifikan. Ini menjadi kebutuhan masa kini karena di dalamnya ada transparansi. ‘’Ini langkah awal yang dilakukan Bank Indonesia di Kabupaten Bangli, di samping dukungan BI kepada UMKM di Bangli yang sangat dahsyat,’’ ucapnya.
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta (kiri) bersama Trisno Nugroho dan Kepala Ombudsman Bali. (Foto: gs)
Bupati Sedana Arta lanjut menyebut melalui transformasi digitalisasi ini, instansi yang sudah menerapkan pertama Dinas Pariwisata, LH yang mengelola stand makanan di alun alun, rumah sakit dengan biiling system dan e-parkir yang segera akan merambah ke pasar-pasar. Demikian juga Dispenda juga sudah menerapkan digitalisasi untuk PHR bekerja sama dengan Bank BPD.
Bupati berharap melalui HUT ke-818 Kabupaten Bangli dengan semangat kebangkitannya, sesuai dengan sejarahnya, Bangli pada zaman dahulu merupakan pusat kerajaan Bali Kuno yang dibuktikan dengan berbagai peninggalan sejarah dan lontar-lontar tertua ada di Kabupaten Bangli.
‘’Covid-19 tidak menyurutkan kami untuk berkarya, kita buktikan dengan kebersamaan dan gotong royong banyak sekali masalah berat akan terasa lebih ringan. Itulah yang saya gelorakan kepada masyarakat Kabupaten Bangli,’’ pungkasnya.
Acara konser Rupiah ini selain menyajikan grup Band NoStress, juga dua bintang tamu Trisno Nugroho dan Bupati Bangli yang berduet menyanyikan dua buah lagu ikut menghibur di depan ribuan penonton warga masyarakat Bangli. (gs/bi)
Polisi saat melakukan pencarian hari ketiga nelayan yang hilang. (Foto: Hms Polres Gianyar)
Gianyar, baliilu.com – Memasuki hari ketiga pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Lebih yang dilaporkan hilang saat melaut, tim gabungan melaksanakan penyisiran melalui jalur laut dan darat pada Minggu (19/7/2026). Kegiatan pencarian dipusatkan di kawasan Pantai Rangkan, Banjar Rangkan, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, dengan area penyisiran meliputi Pantai Purnama, Pantai Rangkan, Pantai Pabean, Pantai Gumicik, hingga Pantai Lembeng.
Operasi pencarian melibatkan personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar, Ditpolairud Polda Bali, Satpolairud Polres Gianyar, Polsek Sukawati, Brimob Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, TNI, serta unsur terkait lainnya.
Korban diketahui bernama I Nyoman Darin (51), seorang nelayan asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kabupaten Gianyar. Korban dilaporkan hilang pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 15.00 WITA di perairan Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh.
Sebelum pencarian dimulai, seluruh personel mengikuti apel gabungan, kemudian dibagi menjadi dua tim. Tim laut melakukan pencarian menggunakan dua unit rubber boat milik Ditpolairud Polda Bali dan Basarnas Denpasar, serta didukung satu unit drone untuk pemantauan udara. Sementara itu, tim darat melaksanakan penyisiran secara menyeluruh di sepanjang garis pantai guna mencari keberadaan korban maupun petunjuk yang dapat mendukung proses pencarian.
Kasat Polairud Polres Gianyar, AKP I Gede Budarasa, mengatakan bahwa pencarian dilakukan secara terpadu dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.
“Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian secara maksimal melalui jalur laut maupun darat. Setiap sektor pencarian disisir secara sistematis dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh instansi yang terlibat agar proses pencarian berjalan efektif dan aman,” ujar AKP I Gede Budarasa.
Hingga laporan ini disampaikan, operasi pencarian masih terus berlangsung dan tim gabungan tetap melakukan penyisiran di sejumlah titik yang menjadi prioritas berdasarkan hasil evaluasi di lapangan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban agar segera menyampaikannya kepada petugas guna mendukung proses pencarian. (gs/bi)
KICK OFF: Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). (Foto: Hms Gianyar)
Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). Kegiatan menjadi penanda dimulainya pelaksanaan pekerjaan perbaikan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Gianyar sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar Ir. I Dewa Gede Putra Hartawan K, ST., MT. menyampaikan, pada Tahun Anggaran 2026 Pemerintah Kabupaten Gianyar melaksanakan 36 paket pekerjaan penanganan jalan. Program ini merupakan bagian dari percepatan peningkatan kualitas jalan kabupaten yang telah menjadi prioritas pembangunan daerah.
Ia menjelaskan, berdasarkan data kondisi di Kabupaten Gianyar tahun 2026, persentase jalan mantap di Kabupaten Gianyar telah mencapai sekitar 80,66 persen. Melalui pelaksanaan paket-paket pekerjaan tahun 2026, angka tersebut ditargetkan terus meningkat secara signifikan. Disebutkan, dari 36 paket pekerjaan penanganan jalan, 5 paket telah dikerjakan, 10 paket sedang dikerjakan, sisanya segera dikerjakan.
Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gianyar mengalokasikan anggaran sekitar Rp 189,875 miliar untuk menangani 36 paket pekerjaan di berbagai wilayah Kabupaten Gianyar.
“Keto seriusne bupati membangun infrastruktur. Kami memasang target waktu tiga tahun seluruh jalan kabupaten dapat dituntaskan,” tegas Bupati Mahayastra.
Bupati Mahayastra menjelaskan, pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Gianyar telah melaksanakan 55 paket pekerjaan jalan dengan total anggaran mencapai Rp 191.513.938.800. Selanjutnya pada tahun 2026 dilanjutkan dengan 36 paket pekerjaan senilai Rp 189.875.000.000, sehingga pada akhir tahun 2026 tingkat kemantapan yang ditargetkan telah mencapai sekitar 85 persen.
Menurutnya, kegiatan kick off menjadi simbol dimulainya pekerjaan fisik yang akan segera dilaksanakan di lapangan sekaligus memastikan seluruh proses pengadaan telah selesai sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal.
Memasuki tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Gianyar akan memfokuskan pembangunan pada jalan-jalan lingkungan, setelah sebagian besar ruas jalan kabupaten dalam kondisi mantap. “Astungkara, saat saya selesai menjabat sebagai Bupati, tidak ada lagi jalan kabupaten yang rusak,” ungkapnya.
Bupati Mahayastra juga menyampaikan bahwa pencapaian pembangunan infrastruktur Kabupaten Gianyar saat ini telah melampaui berbagai target yang ditetapkan dan mendapat perhatian sebagai salah satu daerah yang menjadi contoh dalam pembangunan infrastruktur.
“Membangun bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun untuk kepentingan rakyat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan perekonomian, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Gianyar,” tutupnya. (gs/bi)
KEBAKARAN: Sinergi lintas instansi saat melakukan penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Buleleng)
Buleleng, baliilu.com – Sinergi lintas instansi kembali ditunjukkan dalam penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Buleleng, BPBD Provinsi Bali, TNI, Polri, Polisi Kehutanan (Polhut), pemerintah kecamatan dan desa, Satpol PP, LPHD, serta unsur terkait lainnya bahu-membahu melakukan upaya pemadaman di medan yang sulit dijangkau, Sabtu (18/7/2026).
Sejak pagi, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali melaksanakan pendakian menuju titik kebakaran. Kondisi medan yang terjal serta akses yang terbatas membuat proses pemadaman tidak memungkinkan menggunakan kendaraan maupun peralatan pemadam berukuran besar.
Sebagai alternatif, personel membawa kantong air (water bag) dan memanfaatkan dahan pohon untuk memukul serta mengendalikan kobaran api yang terus menyala di sejumlah titik. Untuk meningkatkan efektivitas penanganan, tim dibagi menjadi dua regu sehingga pemadaman dapat dilakukan dari beberapa arah sekaligus guna menahan laju penyebaran api.
Hingga pukul 15.00 Wita, api masih terlihat membakar kawasan hutan. Cuaca kering yang disertai embusan angin di kawasan perbukitan menyebabkan api terus merambat ke area vegetasi di sekitarnya. Meski demikian, seluruh personel gabungan tetap bertahan di lapangan dengan mengutamakan keselamatan selama proses pemadaman berlangsung.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Dharma Sudana, mengatakan bahwa penanganan kebakaran mengedepankan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat mengingat tantangan medan di lokasi cukup berat.
“Penanganan dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur terkait. Medan yang curam dan sulit diakses membuat pemadaman hanya dapat dilakukan secara manual menggunakan water bag dan peralatan sederhana. Meski menghadapi kendala di lapangan, seluruh personel tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan api dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas,” ujar Dharma Sudana.
Ia menambahkan, hingga sore hari TRC Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali masih berada di lokasi untuk melanjutkan upaya pemadaman dan pemantauan perkembangan kebakaran.
“Tim masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan. Perkembangan kondisi di lapangan akan terus kami pantau dan dilaporkan secara berkala,” pungkasnya. (gs/bi)