Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bukan Hasil Final, KPU Harus Selesaikan Kegaduhan Akibat Polemik Sirekap

BALIILU Tayang

:

sirekap
Anggota Komisi II DPR RI Aminurokhman. (Foto : Man/dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Komisi II DPR RI Aminurokhman mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait potensi kegaduhan berkenaan dengan publikasi hasil pemilu melalui Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) Pemilu 2024. Amin meminta KPU mengevaluasi Sirekap yang dinilai tidak akurat dan justru menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

“Sejak awal Komisi II sudah memberikan peringatan. Saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan KPU saya sudah sampaikan persiapkan dengan baik agar tidak gaduh. Sirekap pakai sistem teknologi, jika tidak ada proteksi yang kuat bisa terjadi kerawanan,” ungkap Aminurokhman, dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa (20/2/2024) dikutip dari dpr.go.id.

Politisi Fraksi Partai NasDem itu menjelaskan perbedaan hasil penghitungan suara di formulir C1 dengan data yang masuk ke laman KPU melalui aplikasi Sirekap menimbulkan polemik dan hal ini dinilai perlu segera diselesaikan oleh KPU. Apalagi, tambah Amin, sapaan Aminurokhman, masyarakat belum sepenuhnya memahami bahwa Sirekap hanya alat bantu yang bisa digunakan untuk memantau perolehan hasil penghitungan suara.

“Ketika publik banyak belum memahami Sirekap hanya jadi alat bantu, lalu sistemnya justru banyak perbedaan dengan hasil formulir C1 maka terjadi kegaduhan. Penghitungan resmi itu sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam UU Pemilu, yakni penghitungan secara konvensional, berjenjang,” tegas Amin.

Legislator dari Dapil Jawa Timur II itu menyebut akan ada evaluasi dari Komisi II terkait penggunaan Sirekap. Menurutnya, Sirekap bisa saja digunakan hanya untuk internal KPU. “Kalau itu tetap dipublikasi dan jadi konsumsi masyarakat maka sistemnya harus diperkuat. Jangan jadi seperti ini, gaduh, dianggap sebagai hasil final,” tegas Amin.

Terkait anggaran untuk proyek pengadaan Sirekap, Amin mengatakan Komisi II tidak membahas anggaran hingga satuan tiga atau dokumen anggaran yang memuat deskripsi program dan rincian alokasi pagu anggaran per program dengan KPU.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Nyoblos di TPS 001 Pelaga dan Pantau Jalannya Pemilu di Badung

“Kami tidak dalam pembahasan hingga satuan tiga. Ketika anggaran untuk pelaksanaan pemilu dianggap sudah bisa dijalankan, maka kami tekankan untuk bisa dimaksimalkan dalam prosesnya,” pungkas Amin. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pimpin Apel Pagi, Kapolres Gianyar Tekankan Profesionalisme dan Kekompakan Personel

Published

on

By

Kapolres Gianyar AKBP James IS Rajagukguk memimpin apel pagi jam pimpinan bagi Personel Polres Gianyar di Lapangan Tri Brata Polres Gianyar.
APEL PAGI: Kapolres Gianyar AKBP James IS Rajagukguk, S.I.K., M.H., memimpin apel pagi jam pimpinan bagi Personel Polres Gianyar pada Senin (24/8/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Kapolres Gianyar AKBP James IS Rajagukguk, S.I.K., M.H., memimpin apel pagi jam pimpinan bagi Personel Polres Gianyar pada Senin (24/8/2026). Kegiatan berlangsung di Lapangan Tri Brata Polres Gianyar dan diikuti Wakapolres Gianyar, para pejabat utama (PJU), para Kapolsek jajaran, para perwira, bintara, serta ASN Polres Gianyar.

Dalam arahannya, Kapolres Gianyar menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas pelaksanaan tugas yang berjalan dengan baik di tengah padatnya kegiatan kepolisian selama beberapa pekan terakhir.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel. Kegiatan yang sangat padat sekitar tiga minggu terakhir dapat berjalan dengan lancar. Hal ini tentu tidak terlepas dari kerja sama rekan-rekan semua, sehingga sudah sepatutnya saya apresiasi,” ujar AKBP James.

Kapolres juga menekankan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Menurutnya, Polri merupakan organisasi yang dinamis sehingga setiap personel dituntut mampu mengikuti perkembangan dan dinamika yang terjadi di masyarakat.

“Tugas kita sebagai anggota Polri adalah hadir di tengah-tengah masyarakat. Kita harus mengikuti perkembangan yang ada, karena Polri merupakan organisasi yang dinamis dan tantangan tugas akan terus berkembang mengikuti dinamika masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, AKBP James mengajak seluruh personel untuk senantiasa menjaga kekompakan, saling membantu, dan memberikan dukungan dalam pelaksanaan tugas sebagai bagian dari Korps Bhayangkara.

Ia juga mengingatkan agar setiap personel memandang tugas kepolisian sebagai amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, bukan sebagai beban.

“Jangan pernah menganggap pekerjaan kita sebagai beban, melainkan sebagai amanah. Laksanakan setiap perintah pimpinan dan kewajiban dengan baik. Setelah kewajiban dilaksanakan, tentu hak-hak rekan-rekan juga menjadi bagian yang harus diperhatikan,” ungkapnya.

Baca Juga  Putu Supadma: EVP 2024 Momentum Naikkan Indeks Demokrasi Indonesia

Menutup arahannya, Kapolres Gianyar meminta seluruh personel menjalankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing, menjaga soliditas serta menghindari setiap bentuk pelanggaran, sekecil apa pun.

“Laksanakan tugas sesuai dengan fungsi masing-masing, tetap jaga kekompakan, saling mendukung, dan hindari pelanggaran sekecil apa pun,” pungkas AKBP James. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kadiskes Bali: Belum Ditemukan Kasus Zika di Provinsi Bali

Published

on

By

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Dr. dr. I Nyoman Gede Anom, M.Kes. (Foto: dok)

Denpasar, baliilu.com – Sehubungan dengan adanya pemberitaan melalui media terkait adanya Travel Health Notice Level 2 dari CDC (Amerika Serikat) perihal “Kasus Zika Meningkat di Bali, CDC AS Keluarkan Travel Alert”, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Bali Dr. dr. I Nyoman Gede Anom, M.Kes. menyampaikan bahwa berdasarkan data surveilans rutin dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota serta rumah sakit se-Bali, sampai saat ini belum ditemukan adanya kasus terkonfirmasi Zika di Provinsi Bali.

“Meskipun belum ditemukan kasus Zika, Dinas Kesehatan Provinsi Bali bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sangat mengapresiasi sistem peringatan dini global dan menjadikan informasi ini sebagai bahan evaluasi,“ ujar Gede Anom melalui keterangan tertulisnya, Senin (24/8/2026).

Gede Anom lanjut mengungkapkan, penyakit virus Zika umumnya ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegipty yang juga merupakan vektor penular penyakit arbovirus lainnya seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan gejala yang lebih ringan. Gejala tersebut diantaranya ruam, demam, mata merah, nyeri otot, nyeri sendi, lemah, dan sakit kepala. Gejala dari penyakit ini biasanya muncul setelah 3-14 hari masa inkubasi. Gejala tersebut biasanya berlangsung selama 4 – 7 hari.

Meskipun belum ditemukan kasus Zika, Dinas Kesehatan Provinsi Bali mengimbau kepada masyarakat, wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Bali agar tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga kebersihan lingkungan rumah dan sekitar rumah. Fokus utama pencegahan adalah melaksanakan gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang, dan menggunakan losion anti nyamuk, kelambu atau obat nyamuk yang lain) untuk mencegah gigitan nyamuk Aedes aegypti yang merupakan vektor utama penyakit tersebut.

“Apabila ada yang mengalami gejala-gejala seperti yang tercantum di atas agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan,“ ucapnya.

Baca Juga  Sinergi Kesiapan Pengamanan Pemilu, Bupati Tabanan Sambut Kunjungan Kapolda Bali

Sebagai langkah proaktif, kata Gede Anom, Kementerian Kesehatan bersama Dinas Kesehatan Provinsi Bali sedang meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat sistem deteksi dini di seluruh fasilitas kesehatan. Kementerian Kesehatan sedang melakukan rencana penguatan kapasitas laboratorium dan jejaring surveilans (Surveilabs) untuk virus Zika dan arbovirus lainnya.

“Langkah ini meliputi peningkatan kapasitas pemeriksaan PCR dan serologi di laboratorium daerah dan rujukan nasional untuk memastikan diagnosis yang cepat dan akurat, peningkatan kewaspadaan pada pintu masuk negara (bandara, pelabuhan) melalui Health Quarantine, dan intensifikasi pemantauan gejala demam, ruam, dan nyeri sendi di puskesmas serta rumah sakit,“ katanya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Apel Disiplin, Sekda Eddy Mulya Ajak ASN Perkuat Disiplin, Empati dan Kebersamaan

Published

on

By

Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya memimpin apel disiplin di lingkungan Setda Kota Denpasar.
APEL DISIPLIN: Pelaksanaan apel disiplin dipimpin Sekda Eddy Mulya di lingkungan Setda Kota Denpasar, Senin (24/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Apel disiplin di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Denpasar, Senin (24/8), diikuti para Asisten Sekda Kota Denpasar, Staf Ahli, Kepala Bagian, dan seluruh ASN di lingkungan Setda Kota Denpasar. Tak hanya menjadi momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya kedisiplinan aparatur, apel kali ini juga diisi dengan pesan kemanusiaan, kepedulian sosial, serta apresiasi terhadap pengabdian para pegawai.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, dalam arahannya mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas. Menurutnya, profesionalitas aparatur tidak hanya tercermin dari kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga dari sikap, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.

“Sebagai ASN, kita harus terus meningkatkan kedisiplinan, integritas, empati, dan kebersamaan. Mari kita jaga suasana kerja yang harmonis sehingga tugas-tugas pemerintahan dapat dijalankan dengan baik dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Sekda Eddy Mulya.

Selain menekankan kedisiplinan, Eddy Mulya yang juga Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kota Denpasar mengajak seluruh ASN menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Indonesia. Sekda Eddy Mulya mengimbau jajaran Setda Kota Denpasar turut berpartisipasi dalam penggalangan donasi sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, semangat tersebut perlu menjadi bagian dari budaya kerja ASN yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan tugas birokrasi, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kondisi sosial di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Eddy Mulya juga melaksanakan pisah sambut sejumlah pejabat yang mendapat penugasan baru di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Sebelumnya, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, telah melantik dan mengambil sumpah 81 pejabat struktural yang terdiri atas Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar.

Baca Juga  Presiden Jokowi Tegaskan Aturan Kampanye Diatur Undang-Undang

Rotasi dan promosi tersebut merupakan bagian dari upaya pengisian jabatan yang kosong sekaligus pemantapan organisasi dan peningkatan kapasitas kelembagaan di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Dalam pelantikan tersebut, I Nyoman Denny Widya yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum Setda Kota Denpasar kini mengemban tugas sebagai Kepala Bapenda Kota Denpasar. Sementara, Ida Bagus Alit Surya Antara yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar dipercaya sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar.

Melepas dua pejabat yang sebelumnya menjadi bagian dari keluarga besar Setda Kota Denpasar, Eddy Mulya menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat atas amanah baru yang diemban. Eddy Mulya berpesan agar terus menunjukkan etos kerja yang baik, membangun kolaborasi yang harmonis, serta menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing.

“Selamat mengemban tugas di tempat yang baru. Tunjukkan etos kerja yang baik, bangun kolaborasi yang harmonis, dan jadilah teladan di lingkungan kerja masing-masing,” ujar Eddy Mulya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca