Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bunda Rai Pimpin Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di Baturiti dan Marga

Lakukan Bedah Kamar hingga Edukasi Lingkungan

Loading

BALIILU Tayang

:

Bunda Rai
BERGERAK DAN BERBAGI: Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menghadiri aksi “Bergerak dan Berbagi” TP PKK Kabupaten Tabanan secara roadshow di Kecamatan Baturiti dan Marga, Rabu (29/4). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Menggerakkan empati menjadi aksi nyata di masyarakat, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan atau yang akrab disapa Bunda Rai, kembali menunjukkan gerakan sosial yang menyentuh langsung masyarakat saat memimpin aksi “Bergerak dan Berbagi” TP PKK Kabupaten Tabanan secara roadshow di Kecamatan Baturiti dan Marga. Rabu (29/4), dengan sentuhan menyeluruh mulai dari bedah kamar ODGJ, pemenuhan gizi bagi kelompok rentan hingga edukasi lingkungan, menghadirkan kepemimpinan inspiratif yang tak hanya terlihat, tetapi benar-benar dirasakan dari hulu ke hilir kehidupan masyarakat.

Kegiatan pertama dilaksanakan melalui aksi nyata bedah kamar di Banjar Mandul, Desa Luwus, Baturiti kepada penerima An. I Made Diana Putra. Kemudian kegiatan dilanjutkan di Wisma PLN Desa Candikuning, Baturiti, yang dirangkaikan dengan aksi sosial bergerak dan berbagi. Kegiatan kedua, yakni kegiatan yang serupa dilaksanakan di Banjar Periga Kangin, Desa Petiga, Marga, yaitu memberikan Bedah Kamar kepada warga An. Ni Nyoman Kartika dan di Banjar Lebah, Desa Marga yaitu Ni Nyoman Garmini, kemudian kegiatan aksi sosial menyapa dan berbagi dipusatkan di Wantilan Desa Marga Dajan Puri, Marga, Tabanan sekaligus di kedua kegiatan dirangkaikan dengan sosialisasi gerakan aksi lingkungan pembuatan lubang biopori.

Bunda Rai saat itu hadir bersama salah satu Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Budiasih Dirga, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Tabanan, perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, beserta Ketua TP PKK Kecamatan Baturiti dan Marga, jajaran pengurus, serta unsur YKI, K3S, Bunda PAUD dan seluruh penerima bantuan. Sinergi lintas sektor ini menjadi kekuatan dalam memastikan program menyentuh masyarakat secara menyeluruh.

Baca Juga  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Perkuat Peran PKK dalam Peringatan HKG PKK Ke-54 Kabupaten Tabanan

Tak hanya itu, Bunda Rai juga turun langsung ke rumah warga untuk memberikan simulasi pembuatan lubang biopori sebagai solusi pengolahan sampah berbasis rumah tangga. Dalam kegiatan tersebut, masing-masing kecamatan menerima 150 alat pelubang biopori guna mendukung program lingkungan berkelanjutan, sehingga diharapkan masyarakat dapat secara mandiri mengelola sampah organik dari rumah tangga mereka, mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.

Selain itu, bantuan sosial bergerak dan berbagi di Kecamatan Baturiti diserahkan kepada 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil dengan KEK, 20 lansia, 15 balita gizi kurang, 60 kader PKK kurang mampu, 1 penerima rehab kamar ODGJ, serta bantuan 2 alat bantu dengar dan 2 kursi roda, serta PMT bagi anak PAUD. Sementara di Kecamatan Marga, bantuan diberikan kepada 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil dengan KEK, 20 orang lansia, 15 balita gizi kurang dan 80 kader PKK kurang mampu, 2 penerima rehab kamar ODGJ, 4 tripod, 1 walker dan 1 kursi roda.

Adapun jenis bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok dan gizi, yakni 20 kg beras, 3 kotak susu kalsium, 3 kotak susu balita, 3 kotak susu ibu hamil, 5 kg telur, 3 kg kacang hijau serta minyak goreng, sebagai bentuk perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. “Saya ingin agar kita selalu bertatap muka dan tidak terputus, kita terus menyambung silaturahmi dengan masyarakat. Kehadiran saya hari ini untuk memberikan support dan bantuan agar benar-benar dirasakan,” ujar Bunda Rai di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi program agar menjangkau lebih luas, guna memastikan manfaat program dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia juga berharap kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan warga terus diperkuat agar upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, serta mampu memberikan dampak positif jangka panjang. “Saya sinergikan seluruh kegiatan ini agar bisa menyentuh masyarakat lebih banyak lagi, sekaligus menyambungkan program dari Ibu Gubernur. Harapan saya semua mendapat perhatian yang merata,” tegas Srikandi Tabanan tersebut.

Baca Juga  Aksi Bergerak dan Berbagi Bunda Rai di Selemadeg Timur dan Selemadeg Sasar Ratusan Warga Rentan

Bunda Rai yang juga selaku Duta PADAS (Palemahan Kedas) Kabupaten Tabanan turut mensosialisasikan pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan peran aktif masyarakat dalam memilah serta mengelola sampah sejak dari sumbernya, sehingga dapat mengurangi beban pengolahan di tingkat akhir. Selain itu, langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung keberhasilan program PADAS di Kabupaten Tabanan. “Penanggulangan sampah harus dimulai dari rumah tangga, biopori ini tidak hanya sebagai resapan air tetapi juga sebagai pengolahan sampah organik,” jelasnya.

Program lingkungan tersebut juga berkaitan dengan penguatan program Aku Hatinya PKK yang kembali digencarkan menjelang peringatan HKG PKK ke-54 Tahun 2026. Melalui program ini, masyarakat diajak memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan produktif guna mendukung ketahanan pangan keluarga dan peningkatan ekonomi. Selain itu, Bunda Rai juga mensosialisasikan lomba karaoke antar Ketua TP PKK Desa sebagai bagian dari rangkaian perayaan HKG. Pun disampaikan pentingnya peran Posyandu 6 SPM yang saat ini telah terbentuk sebanyak 832 posyandu di Kabupaten Tabanan.

Ia berharap seluruh Posyandu dapat berfungsi optimal sebagai jembatan masyarakat dalam menyampaikan berbagai permasalahan di bidang sosial, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat serta kesehatan. Melalui aksi yang menyentuh dari hulu hingga hilir kehidupan masyarakat, Bunda Rai sangat menekankan agar PKK bukan hanya sekadar gerakan, melainkan kekuatan nyata yang hadir, bekerja, dan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Tabanan.

Sayu Made Parwati selaku Camat Baturiti mengapresiasi langkah tersebut khususnya dalam edukasi biopori yang dinilai relevan dengan kondisi wilayahnya. “Curah hujan di Baturiti beberapa hari ini sangat tinggi, sehingga biopori ini sangat bermanfaat. Harapan kami seluruh kader PKK dapat mengedukasi masyarakat agar kondisi ini menjadi manfaat, bukan bencana,” ujarnya. Ia juga menambahkan, Gerakan Aksi Sosial ini luar biasa karena masyarakat sejak dalam kandungan hingga lansia semua mendapat perhatian.

Baca Juga  Wisuda Kader BKB Tabanan Kelas Orang Tua Hebat

Di kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kecamatan Marga, Ny. Primayani Sugiartha menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Ia berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan ramah lingkungan. Selain itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung program tersebut agar tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari. “Kegiatan ini menjadi pengingat, bahwa kekuatan masyarakat tidak hanya pembangunan fisik tetapi juga kehangatan hati dan solidaritas sosial. Program ini memberi manfaat sekaligus harapan dan semangat bagi masyarakat kami,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

DPRD Badung Gelar Rapat Paripurna Penyampaian PU Fraksi-Fraksi

Soroti Krisis Air Bersih, Dorong Teknologi SWRO hingga Pelebaran Jalan

Loading

Published

on

By

Ketua DPRD Badung Serahkan Dokumen PU Fraksi kepada Bupati
SERAHKAN DOKUMEN: Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyerahkan dokumen PU Fraksi-Fraksi DPRD Badung kepada Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa pada Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor DPRD Badung, Kamis (5/11/2026). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung pada Kamis, 5 November 2026, menggelar Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis.

Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor DPRD Badung ini dipimpin oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, didampingi para wakil ketua dan segenap anggota dewan.

Hadir pula dalam rapat tersebut Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I.B. Surya Suamba, pimpinan instansi vertikal, serta sejumlah pejabat daerah.

Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menjelaskan bahwa agenda utama rapat paripurna ini adalah mendengarkan pandangan umum dari tiga fraksi yang ada di DPRD Badung—yakni Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, dan Fraksi PDI Perjuangan—terhadap empat Raperda, yang meliputi: Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama; Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Bali Mandara; Raperda tentang Pencabutan Perda Nomor 10 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan; dan Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.

Dalam keterangannya usai rapat, Anom Gumanti menyoroti sejumlah catatan penting dari dewan, salah satunya terkait penuntasan krisis air bersih di wilayah Badung Selatan. Dewan mendorong Perumda Air Minum Tirta Mangutama tidak hanya bergantung pada sumber air konvensional, tetapi juga mulai mengkaji penerapan teknologi pengolahan air laut menjadi air bersih (Sea Water Reverse Osmosis / SWRO).

“Ketika melaksanakan penyelesaian kebutuhan air di Badung ini, dewan mendorong agar direksi melaksanakan atau mungkin melakukan teknologi SWRO, artinya bagaimana mengolah air laut untuk bisa menjadi air bersih,” ujar Anom Gumanti.

Baca Juga  Bunda Rai Hidupkan Makna Bergerak dan Berbagi di Pupuan dan Selemadeg Barat

Ia menambahkan, sebelumnya pasokan air di Kuta Selatan hanya mengandalkan Dam Estuari. Dengan adanya tambahan penyertaan modal yang baru, pihak perumda kini berencana mengambil air di wilayah Tukad Mati guna menambah suplai ke wilayah selatan, di samping harapan agar teknologi SWRO dapat segera direalisasikan.

Selain masalah air bersih, rapat paripurna juga menyoroti persoalan infrastruktur dan kemacetan lalu lintas, khususnya di kawasan Kuta Selatan seperti Desa Pecatu. Dewan menerima usulan dari sejumlah fraksi agar jalan-jalan utama yang ada diperlebar atau dijadikan jalur operatif alternatif agar mobilitas pariwisata tidak terganggu.

Di sektor ketenagakerjaan dan keuangan, dewan mencatat adanya usulan untuk mengevaluasi dan meningkatkan nilai Upah Minimum Kabupaten (UMK). Terkait tren peningkatan pendapatan daerah, Anom Gumanti menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik serta perencanaan anggaran yang realistis.

“Intinya bahwa anggaran ini agar bisa tepat guna, tepat sasaran, dan kemudian lagi bisa dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Menutup keterangannya, Anom Gumanti memastikan pihak legislatif akan melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan dana penyertaan modal yang telah disetujui. Evaluasi akan terus dilakukan untuk memastikan kinerja pengelolaan sumber daya manusia dan program kerja benar-benar berada di jalur yang tepat (on the track) serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah selatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung Terima Empat Raperda Strategis, Krisis Air di Bukit Jadi Sorotan Utama

Published

on

By

Fraksi PDI Perjuangan Serahkan Pandangan Umum di DPRD Badung
SERAHKAN DOKUMEN PU FRAKSI: Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung, I Made Rai Wirata, S.H., M.I.Kom menyerahkan Pandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan kepada Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti saat Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 yang digelar di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor DPRD Badung. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Badung menyatakan dapat menerima empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk selanjutnya ditetapkan menjadi peraturan daerah. Kendati demikian, persetujuan tersebut disertai berbagai catatan, koreksi, serta rekomendasi rinci yang akan dibahas lebih mendalam melalui rapat alat kelengkapan dewan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Sikap politik tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Badung terhadap empat Raperda strategis. Rapat yang digelar di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor DPRD Badung ini dipimpin oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, didampingi para wakil ketua serta segenap anggota dewan.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I.B. Surya Suamba, pimpinan instansi vertikal, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung, I Made Rai Wirata, S.H., M.I.Kom., memaparkan tanggapan fraksinya terhadap keempat Raperda yang meliputi: Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama; Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Bali Mandara; Raperda tentang Pencabutan Perda Nomor 10 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan; dan Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.

Terkait penyertaan modal kepada Perumda Air Minum Tirta Mangutama sebesar Rp 150 miliar hingga tahun anggaran 2029—dengan alokasi Rp 37 miliar pada APBD 2027—Fraksi PDI Perjuangan menegaskan pentingnya landasan hukum yang kuat guna meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik. Fraksi PDI Perjuangan berharap penambahan modal ini dapat menyelesaikan masalah menahun di wilayah Bali Selatan.

Baca Juga  Bunda Rai Buka Lomba Peragaan Busana Majapahit Kekinian

“Dengan adanya penambahan penyertaan modal ini, kami berharap Direksi Perumda Air Minum Tirta Mangutama mampu mengatasi krisis air di daerah Bukit, seperti Desa Ungasan, Desa Pecatu, dan sekitarnya di Kecamatan Kuta Selatan. Sehingga, tidak ada alasan lagi bagi direksi untuk mengeluhkan kekurangan modal guna menuntaskan krisis air tersebut,” tegas Rai Wirata.

Sementara itu, untuk Raperda penyertaan modal kepada PT Jamkrida Bali Mandara, fraksi menyetujui pemenuhan kewajiban Pemkab Badung pada Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 10 miliar dari total rencana penyertaan modal Rp 150 miliar hingga 2030.

Terkait Raperda Pencabutan Perda No. 10 Tahun 2010 tentang Administrasi Kependudukan, fraksi menilai substansi aturan tersebut sudah tidak relevan dan berpotensi tumpang tindih. Pengaturan teknis kependudukan skala kabupaten dinilai cukup diatur melalui peraturan kepala daerah.

Rincian APBD Kabupaten Badung Tahun 2027

Dalam pandangannya terhadap Raperda APBD 2027, Fraksi PDI Perjuangan menyoroti pentingnya menjaga stabilitas perekonomian dan keuangan daerah dalam menunjang pelayanan publik. Komposisi keuangan daerah dirancang dengan rincian sebagai berikut: Pendapatan Daerah: dirancang sebesar Rp 11.634.722.053.183,00, yang terdiri atas: Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp 10.904.723.845.178,00, Pendapatan Transfer: Rp 729.998.208.005,00.

Belanja Daerah: Dirancang Rp 13.379.086.523.923,00, yang terdiri atas: Belanja Operasi: Rp 7.009.193.884.288,00, Belanja Modal: Rp 4.310.626.626.071,00, Belanja Tidak Terduga: Rp 145.421.455.883,00, dan Belanja Transfer: Rp 1.913.844.557.681,00.

Penerimaan Pembiayaan Daerah: Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya sebesar Rp 534.528.799.452,00 dan penerimaan pembiayaan utang daerah Rp 2.614.248.087.124,00 (termasuk pinjaman daerah Rp 2.079.719.287.672,00).

Pengeluaran Pembiayaan: Mencakup penyertaan modal pada Perumda Tirta Mangutama (Rp 37 miliar) dan PT Jamkrida Bali Mandara (Rp 10 miliar), serta pembayaran pembiayaan utang daerah sebesar Rp 822.883.616.384,00.

Baca Juga  Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri dan Dukung Pasar Rakyat TP PKK Bangli

Usulan Infrastruktur, Penataan Kawasan, dan Evaluasi Kebencanaan

Selain memberikan persetujuan, Fraksi PDI Perjuangan juga menyampaikan sejumlah usulan pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik, di antaranya:

Penuntasan pavingisasi gang, pelebaran serta pengaspalan Jalan Cemongkak menuju Buana Sari, pembuatan akses menurun ke Pantai Labuan Sait, dan pengaspalan Jalan Merpati di Desa Pecatu, Kuta Selatan.

Penataan Pantai Cemagi secara tuntas untuk kepentingan keagamaan, serta kelanjutan program trotoarisasi dari Mengening ke Munggu dan pembangunan jalan alternatif dari Banjar Seseh ke SD 2 Cemagi guna mengurai kemacetan.

Pembebasan lahan di sebelah utara Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala untuk dijadikan ruang terbuka hijau, sarana olahraga, rekreasi keluarga, serta wadah promosi bagi pelaku UMKM lokal.

Di sektor penanggulangan bencana, Fraksi menyampaikan duka mendalam atas tragedi tanah longsor di kawasan glamping eco park Desa Pelaga, Kecamatan Petang. Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) didorong untuk segera melakukan penanganan darurat serta mengevaluasi potensi kerawanan bencana alam guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.

Menutup pandangannya, Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan apresiasi kepada Bupati Badung beserta jajaran eksekutif atas kerja keras dalam mengatasi kemacetan melalui pembukaan akses jalan baru di Kuta Selatan serta koordinasi intensif yang membuat pembahasan penyertaan modal dapat berjalan lebih cepat dari target. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wagub Giri Prasta Tinjau Bedah Rumah di Jembrana, Tekankan Kualitas Bangunan demi Kenyamanan Warga

Bersumber dari Perubahan APBD 2026, Bantuan Rp 75 Juta Diharapkan Hadirkan Hunian Layak bagi Keluarga Kurang Mampu

Loading

Published

on

By

Wagub Giri Prasta Tinjau Program Bedah Rumah di Jembrana
TINJAU BEDAH RUMAH: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, didampingi Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, meninjau program bedah rumah Pemerintah Provinsi Bali di Kabupaten Jembrana, Kamis (5/11). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jembrana, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, didampingi Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, meninjau program bedah rumah Pemerintah Provinsi Bali di Kabupaten Jembrana, Kamis (5/11).

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah rumah keluarga I Gede Yogi Agus Cahaya di Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi hunian penerima manfaat sekaligus memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.Wagub Giri Prasta Tinjau Program Bedah Rumah di Jembrana

Program bedah rumah tersebut bersumber dari Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp 75 juta.

Bantuan diperuntukkan bagi pembangunan rumah satu lantai seluas 30 meter persegi yang dilengkapi dua kamar tidur, teras, dan kamar mandi. Pembangunan rumah diharapkan dapat meningkatkan kualitas hunian sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.

Saat meninjau kediaman I Gede Yogi Agus Cahaya, Wagub Giri Prasta mendapati kondisi rumah yang tergolong tidak layak huni. Salah satu kamar tidur juga difungsikan sebagai dapur, sementara atap genteng mengalami kebocoran dan lantai teras masih berupa tanah.

Kondisi sanitasi rumah tersebut juga belum memadai. Kamar mandi mengalami kerusakan berat dan tidak memiliki atap. Selain itu, rumah keluarga tersebut belum terhubung dengan jaringan air bersih PDAM sehingga masih mengandalkan sumur tradisional untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Melihat kondisi tersebut, Wagub Giri Prasta meminta agar pelaksanaan program bedah rumah benar-benar memperhatikan kualitas bangunan, mulai dari konstruksi hingga kelengkapan fasilitas dasar.

Ia menekankan bahwa pembangunan rumah tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik, tetapi juga harus memastikan hunian yang dihasilkan layak ditempati serta mampu memberikan rasa aman, sehat, dan nyaman bagi penghuninya.

Baca Juga  Kunjungi Pasar Rakyat Gianyar, TP PKK Tabanan Dukung Kegiatan Berbelanja dan Berbagi

I Dewa Ayu Putu Mega Ariantini, istri I Gede Yogi Agus Cahaya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan bedah rumah yang diterima keluarganya. Ia mewakili suaminya yang saat kunjungan berlangsung masih bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Matur suksma, Bapak Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, atas bantuan bedah rumahnya. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami,” ungkapnya saat berdialog dengan Wagub Giri Prasta dan Bupati Jembrana.

Dalam kesehariannya, I Dewa Ayu Putu Mega Ariantini bekerja membuat perlengkapan upakara berupa tamas, sedangkan suaminya bekerja serabutan. Keduanya berupaya memenuhi kebutuhan keluarga di tengah keterbatasan ekonomi dan kondisi tempat tinggal yang belum layak.

Selain meninjau kondisi rumah, Wagub Giri Prasta juga memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 500.000 kepada Putu Bagus Andi Yoga Sulung, anak pasangan I Gede Yogi Agus Cahaya dan I Dewa Ayu Putu Mega Ariantini.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian sekaligus motivasi agar Putu Bagus, yang saat ini duduk di kelas II SD Negeri Banyubiru, terus rajin belajar dan bersemangat menempuh pendidikan.

Melalui program bedah rumah ini, Pemerintah Provinsi Bali berupaya membantu masyarakat yang masih tinggal di hunian tidak layak, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca