Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Giri Prasta Hadiri Pelantikan Pengurus ST Yowana Shanti Desa Adat Sulangai

BALIILU Tayang

:

Bupati Nyoman Giri Prasta saat menghadiri Pelantikan Pengurus Sekaa Teruna Yowana Shanti serta Peringatan HUT ST. Yowana Shanti I Ke-34 di Bale Serbaguna Desa Adat Sulangai, Kamis (9/6). (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Ketua Forum Generasi Muda Lintas Agama (FORGIMALA) Kabupaten Badung, Bima Nata, menghadiri Pelantikan Pengurus Sekaa Teruna Yowana Shanti I Banjar Sulangai, Sekaa Teruna Yowana Shanti II Banjar Wana Sari, Sekaa Teruna Yowana Shanti III Banjar Wana Keling dan Sekaa Teruna Yowana Shanti IV Banjar Abing, Desa Adat Sulangai Kecamatan Petang, Kabupaten Badung Periode 2022-2025.

Acara yang dilaksanakan di Balai Serbaguna Desa Adat Sulangai, Kamis (9/6) sekaligus diisi Peringatan HUT ke-34 ST Yowana Shanti I. Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Bali I Bagus Alit Sucipta, Anggota DPRD Badung I Gst Lanang Umbara, Plt. Camat Petang I Gusti Bagus Adi Parwata beserta unsur Tripika Kecamatan Petang, Perbekel Desa Sulangai I Nyoman Sunarta, Bendesa Adat Sulangai I Nyoman Ada, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya Bupati Nyoman Giri Prasta mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Badung mengucapkan selamat HUT ke-34 kepada Sekaa Teruna Yowana Shanti I dan sekaligus kepada pengurus Sekaa Teruna Yowana Shanti I Banjar Sulangai, Sekaa Teruna Yowana Shanti II Banjar Wana Sari, Sekaa Teruna Yowana Shanti III Banjar Wana Keling dan Sekaa Teruna Yowana Shanti IV Banjar Abing yang pengurusnya telah dilantik secara bersamaan. Dirinya juga mengajak Sekaa Teruna agar selalu aktif, inovatif dan berbudaya mengingat kemajuan teknologi dewasa ini yang berkembang begitu pesat. Untuk itu ke depan diperlukan generasi muda yang unggul untuk bisa bersaing terhadap perkembangan global tanpa menghilangkan budaya Bali.

“Selamat kepada para pengurus Sekaa Teruna Yowana Shanti I, II, III dan IV yang sudah dilantik, serta Selamat Ulang Tahun Ke-34 kepada Sekaa Teruna Yowana Shanti I Banjar Sulangai. Saya sangat bahagia karena Yowana di 4 banjar sudah bersatu dengan adanya Sabha Yowana karena pepatah mengatakan dengan bersatu maka setengah perjuangan kita akan berhasil dan bila tidak bersatu maka setengah perjuangan kita akan gagal. Jika selalu bersatu, saya selalu siap memfasilitasi kebutuhan Sekaa Teruna, dimana Sekaa Teruna ini adalah agen perubahan yang paling baik untuk masa depan, dimana di Banjar Sulangai, Banjar Wana Sari, Banjar Wana Keling, dan Banjar Abing cuma ada 3 pilar yaitu Wimuda, Winarta, dan Wiwerda. Wimuda anak-anak SD ke bawah, sedangkan Winarta adalah Sekaa Truna yang sudah bisa memilah, memilih mana yang benar dan baik, dan terakhir Wiwerda harus bersatu. Untuk Program di Desa Sulangai dari Desa Dinas, Desa Adat akan kami tuntaskan di masa periode Giri Prasta jadi Bupati. Khusus untuk generasi anak-anak muda kebutuhan sekaa teruna silahkan seperti alat musik dan yang lain termasuk gong untuk ibu-ibu PKK, saya Giri Prasta siap memfasilitasi termasuk UMKM untuk membangkitkan perekonomian desa yang ada di Desa Adat Sulangai dipastikan akan dibantu untuk penguatan modal. Untuk acara Wanti Warsa Yowana Shanti yang ke-34, saya harapkan anak-anak muda tidak mabuk-mabukan, mengganggu ketertiban umum, tidak menggunakan obat-obatan terlarang seperti narkoba,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Beri Motivasi Generasi Z di HUT Ke-49 ST. Dharma Guna Banjar Brahmana, Sangeh

Sementara Itu Ketua Panitia I Made Yudiarta mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran Bupati Badung bersama undangan lainnya pada acara Pelantikan Pengurus Sekaa Teruna Yowana Shanti I, II, III, dan IV Desa Adat Sulangai, Kecamatan Petang untuk Periode 2022-2025 secara bersamaan sekaligus acara Peringatan HUT ST. Yowana Shanti I yang ke-34. Dengan mengambil Tema “Satyam Siwam Sundaram” yang mengandung arti Adanya Perbedaan Menjadi Landasan untuk Menumbuhkan Keindahan.

“Acara pengukuhan pengurus Sekaa Teruna Yowana Shanti I, II, III, dan IV dilakukan oleh Bendesa Adat Sulangai secara simbolis dan dilanjutkan dengan penyerahan buku Sekaa Teruna yang lama kepada Sekaa Teruna yang baru. Dalam tema ini, harapan kita sebagai pemuda generasi penerus Desa Adat Sulangai, Kabupaten Badung agar bisa bersatu dari rasa tulus ikhlas dan hati yang suci nyujur kasukertan jagat agar segilik seguluk, selunglung sebayantaka, paras paros sarpanaya menuju Jagad yang Gemah Ripah Loh Jinawi. Harapan kami juga dengan bersatunya Sekaa Teruna ini agar bisa menjadi benteng dengan kemajuan Desa Sulangai dan Kabupaten Badung pada umumnya. Pelaksanaan kegiatan ini biaya yang kami gunakan berasal dari kas Sekaa Teruna, pendapatan dari penggalian dana melalui kupon berhadiah, dan bantuan dari pemerintah,” jpelasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pemkab Tabanan Gencarkan Aksi Bersih Sampah, Ratusan ASN Turun ke Jalan

Published

on

By

sampah tabanan
RESIK SAMPAH: Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan di bawah komando Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila bersama jajaran kepala perangkat daerah dan ratusan ASN turun langsung melakukan aksi bersih sampah bertajuk Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi, Jumat (22/5), di Kawasan Kota Tabanan. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat mengatasi persoalan sampah yang mulai meluber di sejumlah ruas jalan utama kota. Mendapat atensi langsung dari Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan di bawah komando Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila bersama jajaran kepala perangkat daerah dan ratusan ASN turun langsung melakukan aksi bersih sampah bertajuk Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi, Jumat (22/5), di Kawasan Kota Tabanan.

Langkah ini dilakukan sebagai respon atas meningkatnya timbulan sampah tercampur pasca diberlakukannya kebijakan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kabupaten Tabanan.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari implementasi Surat Edaran Bupati Nomor 07/DLH/2026 tentang Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Kabupaten Tabanan. Sejak 1 Mei 2026, TPA Mandung hanya menerima jenis sampah residu. Namun dalam pelaksanaannya, sebagian besar masyarakat dinilai masih belum melakukan pemilahan sampah rumah tangga sehingga menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah titik dan memicu pencemaran lingkungan.

Melihat kondisi tersebut, Pemkab Tabanan bergerak cepat agar timbulan sampah tidak semakin meluas. Melalui gerakan gotong royong yang melibatkan ASN lintas perangkat daerah, pemerintah menunjukkan keseriusannya menjaga kebersihan dan keindahan kota sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya. Adapun titik-titik pembersihan dipusatkan di beberapa lokasi strategis, mulai dari sisi Timur dan Barat Lapangan Alit Saputra, Jalan KS Tubun, Jalan Diponegoro, kawasan Jalan Gajah Mada, Jalan Gelatik, seputaran Toko Cakra Tabanan, Jalan Rama hingga Jalan Melati. Seluruh peserta terlihat bersama-sama memilah dan mengumpulkan sampah yang menumpuk di pinggir jalan maupun area publik.

Selain membersihkan kawasan kota, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Pemerintah daerah terus mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan setiap hari.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri HUT Ke-52 ST Mahudara Mendara Putra Banjar Gambang Munggu

Menyampaikan arahan Bupati Tabanan, Sekda I Gede Susila menyampaikan persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan, kesadaran memilah sampah dari rumah tangga menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kabupaten Tabanan. “Kami ingin memberikan contoh langsung kepada masyarakat, bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sampah harus dipilah dari rumah agar tidak menimbulkan penumpukan dan pencemaran lingkungan,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PDI Perjuangan Tabanan Gelar Lomba Senam “Nangun Sat Kerthi Loka Bali“

 Bangkitkan Semangat Kebersamaan dan Budaya Sehat

Loading

Published

on

By

pdi tabanan
LOMBA SENAM: DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan menggelar Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan suasana meriah dan penuh semangat yang berlangsung di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan Jumat 22 Mei 2026. (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan menggelar Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan suasana meriah dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus membumikan visi Gubernur Bali, Wayan Koster, yakni “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.

Melalui lomba senam ini, masyarakat diajak untuk menumbuhkan budaya hidup sehat melalui olahraga bersama, sekaligus memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan antar peserta dan masyarakat.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, I Made Dirga. Perlombaan diikuti oleh 10 grup yang mewakili masing-masing PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan. Setiap grup terdiri dari 9 peserta dengan kategori usia di atas 50 tahun atau lansia.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan Jumat 22 Mei 2026 ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Turut hadir Kepala Sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai I Made Dirga, Ketua Fraksi I Putu Eka Nurcahyadi, seluruh Ketua PAC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, serta seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan.

Ketua Panitia Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, I Made Suarta menjelaskan kegiatan ini merupakan representasi harmoni antara alam, manusia, dan budaya Bali. Gerakan-gerakan dalam senam ini mengandung semangat menjaga keseimbangan kehidupan sesuai filosofi Bali dan diharapkan menjadi implementasi nyata dari visi pembangunan Bali berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini termasuk dalam rangkain Bulan Bung Karno 2026 dan HUT PDI-Perjuangan Ke-53.

Dia mengatakan, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa semangat gotong-royong dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pola hidup sehat di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Acara Penandatanganan MoU

“Diharapkan kegiatan serupa dapat rutin digelar setiap tahun agar semakin memperkuat budaya hidup sehat sekaligus menjaga warisan budayajn Bali tetap lestari,” katanya.

Lomba berlangsung sukses, penuh semangat, kekompakan, dan kebersamaan dari seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dari Ladies Program Rakerkomwil IV APEKSI Ke-21

Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari Suguhkan Kekayaan Seni dan Tradisi Budaya Bali kepada Istri Kepala Daerah

Loading

Published

on

By

city tour denpasar
KUNJUNGAN: Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV, pada Jumat (22/5) saat melakukan kunjungan ke Pasar Kumbasari. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Selain kawasan Sanur, dua objek City Tour Kota Denpasar, yakni Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV APEKSI ke-21, yang dibalut dalam kegiatan Ladies Program.

Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV ini, pada Jumat (22/5), dikenalkan dengan kesenian dan tradisi budaya Bali, melalui belajar Tari Pendet dan juga membuat Gebogan yang biasa digunakan sebagai sarana upakara di Bali.

Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya, menyampaikan, pada Ladies Program Rakerkomwil IV  APEKSI ke-21, pengenalan budaya Bali menjadi salah satu poin utama.

Selain sebagai promosi wisata budaya Kota Denpasar, hal ini juga ditujukan agar kesenian dan budaya Bali lebih dikenal oleh masyarakat secara luas.

“Kami ingin mengenalkan secara lebih mendalam tentang Tari Pendet dan Gebogan yang selama ini mungkin hanya disaksikan saja oleh para wisatawan saat berkunjung ke Bali. Lewat belajar tari Pendet dan membuat Gebogan ini, saya harap ibu-ibu Kepala Daerah juga mengetahui tentang seluk beluk kesenian Bali, sebagai kekayaan warisan leluhur,” ungkap Sagung Antari.

Usai berkegiatan di Puri Jero Kuta, rombongan istri Kepala Daerah melanjutkan perjalanan menuju Pasar Kumbasari, untuk melihat berbagai produk unggulan UMKM binaan Dekranasda dan Disperindag Kota Denpasar.

Pemilihan lokasi ini sebagai City Tour pada Ladies Program juga bukan tanpa alasan. Sagung Antari mengemukakan, berbagai produk unggulan UMKM Kota Denpasar yang dijajakan di Pasar Kumbasari memiliki potensi untuk dipasarkan secara luas. Untuk itu, dengan menyertakan Pasar Kumbasari sebagai salah satu lokasi tujuan, secara tidak langsung akan mempromosikan potensi ekonomi kreatif Kota Denpasar.

Baca Juga  Dorong Desa Lakukan Lompatan Inovasi, Bupati Giri Prasta Salurkan BKK 369 M Lebih di 3 Kecamatan

“Ada berbagai macam produk kerajinan Kota Denpasar yang memiliki ciri khas. Seperti aneka kain endek, sandal, dan lainnya,” kata Sagung Antari.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana mengungkapkan, pada setiap gelaran Rakerkomwil IV APEKSI, Ladies Program merupakan agenda wajib yang harus selalu ada. Selain sebagai ajang untuk mempererat komunikasi dan kolaborasi antarkota, acara ini juga sekaligus menjadi momentum untuk saling bertukar pengalaman dan juga informasi seputar program penunjang pembangunan.

“Salah satunya adalah program kerajinan, kesenian, dan ekonomi kreatif yang biasanya dikomandoi oleh istri para kepala daerah. Tentu semangat ini yang kita usung, agar sinergi dan kolaborasi antarkota semakin erat,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca