Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Sanjaya Apresiasi Kekompakan Krama Desa Adat Buahan Dalam Membangun ‘’Karya’’

BALIILU Tayang

:

bupati sanjaya
SEMBAHYANG: Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, saat menghadiri sekaligus melakukan persembahyangan bersama upacara Pemelaspasan dan Mendem Pedagingan Pelinggih Pura Dalem Desa Adat Buahan, Desa Buahan, Tabanan, Selasa (26/9). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Guna meningkatkan sinergi dalam rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan, menyeluruh dan berdampak positif di daerah, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama jajaran menghadiri upacara Pemelaspasan dan Mendem Pedagingan Pelinggih serta Bale Kidung, Gedong Simpen, Bale Manik Galih dan Piyasan Utamaning Mandala Pura Dalem Desa Adat Buahan, Desa Buahan, Tabanan, Selasa (26/9).

Disamping sebagai perwujudan sradha bhakti kepada masyarakat, kehadiran Sanjaya bersama jajaran juga merupakan salah satu upaya untuk menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan krama, sehingga sinergi pembangunan antara pemerintah dan krama semakin meningkat. Bahkan, turun langsung memberikan dukungan ke masyarakat sudah diperlihatkan pihaknya sejak menjabat sebagai Wakil Bupati Tabanan, hingga sekarang sebagai Bupati Tabanan.

“Tujuan titiang hadir disini, ada dua hal penting yang tiang lakukan, yakni pertama, tadi tiang sudah Ngupasaksi bersama tokoh-tokoh penting lainnya yang hadir. Kedua, kehadiran titiang untuk memberikan bantuan kepada masyarakat tiang disini, sehingga meringankan beban peson-peson (iuran) dari masyarakat dalam Karya ini. Hanya dua saja intinya,” ujar Bupati Sanjaya di sela-sela kegiatan.

Adapun beberapa tokoh penting yang diajak pihaknya saat itu, diantaranya anggota Komisi IV DPR RI I Made Urip beserta istri, Ketua DPRD Provinsi Bali yang diwakili oleh anggota DPRD Tabanan I Wayan Widnyana, Perwakilan Penjabat Gubernur Bali, beberapa anggota DPRD Tabanan, para Asisten dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan. Nampak juga Camat dan unsur Forkopimcam setempat, Perbekel, Bendesa Adat, Prawataka Karya serta masyarakat setempat.

Titiang di pemerintah juga sangat mengapresiasi Karya yang telah dibangun dan dikonsepkan dengan baik oleh seluruh krama mulai dari awal pembangunan, hingga hari ini selesai. Karena masyarakat sudah kompak bersatu, satu tujuan, satu komando dengan pemerintah, tiang sebagai Bupati, Astungkara tiang akan selalu siap mem-backup pembangunan yang ada di Desa Adat Buahan, baik sekarang maupun kedepan,” imbuh Sanjaya.

Baca Juga  Apresiasi Kegiatan Masyarakat, Bupati Tabanan Hadiri Turnamen Ceki di Desa Tunjuk

Sementara, Ketua Prawartaka Karya I Wayan Muliada yang juga selaku Bendesa Adat Buahan, menyampaikan Karya ini dimulai sejak 23 November 2022 untuk pembangunan dan rampung pada saat ini hingga di-pelaspas pada hari ini (26 September 2023). Untuk biaya dikatakannya merupakan urunan dari warga dan support dari LPD serta punia dari mayarakat setempat. Dimana menghabiskan dana sebesar Rp. 1 miliar 900 juta lebih.

Terkait kehadiran Bupati beserta jajaran dan pihak legislatif Ngupasaksi Karya yang dilakukan, pihaknya menyampaikan kebahagiaannya serta terimakasih yang sebanyak-banyaknya atas bantuan dan dukungan yang diberikan kepada pihaknya. Selain itu, mewakili seluruh krama, ia juga menyatakan siap untuk selalu bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan ke depan serta pihaknya juga berharap kepada Bupati beserta jajaran agara bantuan ini terus berlanjut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pemerintah Provinsi Bali Ucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81

Published

on

By

Ucapan Dirgahayu RI Ke-81 Pemprov Bali
Ucapan Dirgahayu RI Ke-81 Pemprov Bali. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta mewakili Pemerintah Provinsi Bali mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81. Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur. (bi/*)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Sinergikan Pencegahan Korupsi dengan KPK, Bupati Sanjaya Tindak Lanjut MCP
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wagub Giri Prasta Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI di Lapangan Puputan Margarana

Published

on

By

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta memimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar.
UPACARA PENURUNAN: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta memimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, Senin (17/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta memimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, Senin (17/8).

Bertindak sebagai pembina upacara, Wagub Giri Prasta mengikuti seluruh rangkaian prosesi yang berlangsung khidmat dan tertib. Dalam kesempatan tersebut, Wagub Giri Prasta didampingi Ny. Seniasih Giri Prasta.

Prosesi penurunan Sang Merah Putih menjadi salah satu momen utama dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI di Bali. Di bawah komando Putu Gaga Pamungkas, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) menjalankan tugas penurunan bendera dengan penuh disiplin.

Tiga anggota Paskibraka yang mendapat kehormatan menurunkan bendera adalah I Komang Agus Dava Santanu Putra dari SMK Pariwisata Triatmajaya Tabanan, I Komang Aris Setiawan dari SMA Negeri 1 Dawan, Klungkung, serta I Gusti Ngurah Agung Avara Satrawan Wibisana dari SMA Negeri 3 Denpasar. Sementara itu, tugas sebagai pembawa baki dipercayakan kepada Vadeline Angelia dari SMA Jembatan Budaya Badung.

Upacara turut dihadiri Ketua DPRD Bali, Sekda Bali, Kasdam yang mewakili Pangdam, Irdam, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bali, Danlanud beserta Ibu, Danlanal beserta Ibu, perwakilan Kajati, perwakilan Kepala BNNP, serta perwakilan Kabinda.

Penurunan bendera Merah Putih menandai berakhirnya rangkaian upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di tingkat Provinsi Bali. Lebih dari sekadar seremoni, momentum tersebut menjadi pengingat akan perjuangan para pahlawan sekaligus pentingnya menjaga semangat persatuan dan nasionalisme dalam mengisi kemerdekaan.

Semangat kemerdekaan diharapkan terus hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta menjadi energi bersama untuk menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Tabanan Entry Meeting dengan BPK-RI Provinsi Bali Terkait Pemeriksaan Kepatuhan Atas Belanja Daerah TA 2022-2023

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Bacakan Sambutan Menteri pada Pemberian Remisi di Lapas Kerobokan

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Upacara Pemberian Remisi di Lapas Kerobokan, Badung
PEMBERIAN REMISI: Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto pada Upacara Pemberian Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kerobokan, Badung, Senin (17/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto pada Upacara Pemberian Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kerobokan, Badung, Senin (17/8/2026).

Dalam sambutan Menteri yang dibacakan Gubernur Koster, disampaikan bahwa peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen dalam mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa. Tahun ini, peringatan kemerdekaan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang memiliki makna penting dalam penyelenggaraan Sistem Pemasyarakatan.

Menteri menegaskan, kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran merupakan tiga pilar yang saling berkaitan dalam membangun sistem hukum yang tegas dalam menegakkan aturan, sekaligus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk memperbaiki kehidupannya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pemerintah memberikan Remisi Umum kepada 173.706 narapidana dan Pengurangan Masa Pidana kepada 1.085 Anak Binaan di seluruh Indonesia. Pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara atas keberhasilan mengikuti proses pembinaan sekaligus bagian dari upaya mempercepat reintegrasi sosial.

Kepada para penerima remisi, Menteri berpesan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk membuka lembaran baru kehidupan. Para warga binaan didorong terus mengikuti program pembinaan, meningkatkan keterampilan, membangun karakter, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi tindak pidana.

Sementara kepada jajaran Pemasyarakatan, Menteri menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme serta membangun budaya kerja yang bersih, transparan, dan bebas dari penyimpangan. Menteri juga menegaskan tidak ada ruang bagi keterlibatan petugas dalam peredaran gelap narkotika, penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, penyelundupan barang terlarang maupun berbagai bentuk pelanggaran hukum dan etik.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Sampaikan LKPJ TA 2025 pada Rapat Paripurna DPRD Tabanan

Menteri mengajak seluruh jajaran memperkuat kolaborasi untuk membangun Sistem Pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, humanis, dan berintegritas. Upaya tersebut diharapkan turut memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berkeadilan, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Bali Dr. Andi Wijata Rival, melaporkan, berdasarkan data pelaksanaan pemberian Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, terdapat sebanyak 3.060 orang narapidana dan Anak Binaan yang mendapatkan Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana di wilayah Bali.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.026 orang telah terealisasi, terdiri atas 2.925 narapidana dan Anak Binaan penerima RU I/PMPI I, serta 101 orang penerima RU II/PMPI II. Selain itu, terdapat 70 warga negara asing (WNA) yang menerima Remisi Umum, terdiri atas 66 orang penerima RU I dan 4 orang penerima RU II.

Kakanwil juga melaporkan bahwa pemberian remisi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan dan pemenuhan hak warga binaan pemasyarakatan sesuai ketentuan yang berlaku. Remisi diharapkan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengikuti program pembinaan dan menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.

Pada kesempatan tersebut juga dilalukan Peluncuran Program Bina Prima di Lapas Kelas IIA Kerobokan, yang merupakan strategi pembinaan khusus yang ditujukan bagi warga binaan pasca melakukan pelanggaran tata tertib. Program ini berfokus pada evaluasi, konseling, dan pembinaan karakter agar narapidana tidak mengulangi kesalahan dan bisa kembali mematuhi aturan.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca