Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pj. Gubernur Bali Bahas Transportasi Publik Hingga Pungutan Wisatawan Asing Bersama IHGMA Bali

IHGMA Bali: Wisman Dukung Kebijakan Pungutan ke Wisatawan Asing dan Ikut Berkontribusi Lestarikan Budaya Bali

Loading

BALIILU Tayang

:

mahendra jaya
AUDIENSI: Pj. Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya berfoto bersama usai menerima audiensi Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali bertempat di Ruang Rapat Adhi Sabha Kantor Gubernur Bali, Senin (Soma Wage, Tambir) 25 September 2023 siang. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Pj. Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya menyampaikan kebutuhan terhadap transportasi publik di Bali sudah sangat mendesak. Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali bertempat di Ruang Rapat Adhi Sabha Kantor Gubernur Bali, Senin (Soma Wage, Tambir) 25 September 2023 siang.

“Saya lihat sudah mendesak. Bali perlu transportasi publik,” ungkap Mahendra. Ia menambahkan bahwa saat ini adalah saat yang paling tepat untuk mengembangkan transportasi publik di Bali. Menurutnya, transportasi publik merupakan suatu keharusan yang perlu dilakukan untuk mengembangkan Bali sebagai destinasi pariwisata dunia. “Kalau kita kerjakan setelah macet akan susah. Sebelum parah kita eksekusi dulu,” imbuhnya.

Hal tersebut juga telah disampaikan oleh Mahendra Jaya kepada Presiden Joko Widodo saat mendampingi kunjungan Presiden di Bali pada Minggu (24/9) lalu. Ia menyampaikan bahwa di tengah keadaan pariwisata Bali yang mulai pulih dengan jumlah penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencapai 63 ribu setiap hari atau sekitar 1,7 juta penumpang per bulan menyebabkan akses keluar masuk bandara serta wilayah sekitarnya kerap macet terlebih di akhir pekan. Hal ini perlu dicarikan solusi yang tepat.

“Saya usulkan, Pak kita kan sudah ada rencana untuk MRT. Kalau bisa Pak, itu sudah ada kepastian pembangunan itu,” tuturnya mengulang apa yang disampaikan kepada Presiden Jokowi. Terlebih menurut Mahendra kajian terhadap itu sudah ada di Bappenas. Sementara Menteri Bappenas mengkonfirmasi bahwa yang berminat bukan hanya Korea Selatan tapi juga Abu Dhabi. “Tapi menurut Saya siapa pun dia tapi kerjakan cepat,” jelas Mahendra Jaya.

Di sisi lain Mahendra Jaya juga meminta IHGMA Bali untuk Ngrombo (bersama-sama, red) dengan Pemerintah Provinsi Bali untuk menyosialisasikan mengenai pungutan Wisatawan Asing yang akan mulai diberlakukan tahun 2024 mendatang.

Baca Juga  Pemerintah Provinsi Bali Ucapkan Rahajeng Rahina Suci Galungan dan Kuningan serta Nyepi Saka 1946
mahendra jaya
Pj. Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya saat menerima audiensi Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali bertempat di Ruang Rapat Adhi Sabha Kantor Gubernur Bali, Senin (Soma Wage, Tambir) 25 September 2023 siang. (Foto: ist)

“Prioritas pertama adalah penanganan sampah dan kedua adalah pelestarian budaya. Tolong digemakan agar tidak ada resistensi,” ungkap Mahendra Jaya. Ia meminta anggota IHGMA Bali untuk dapat menyosialisasikan dan menggaungkan hal tersebut kepada wisatawan di hotel masing-masing. Tujuannya agar wisatawan tidak salah tafsir dan mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Bali tersebut guna menciptakan pariwisata Bali yang berkelanjutan.

Sementara anggota IHGMA Bali menyampaikan bahwa pada umumnya wisatawan asing khususnya Wisman Eropa mendukung hal tersebut. Mereka merasa bangga karena memiliki andil dan kontribusi terhadap pelestarian budaya Bali. Asalkan peruntukannya jelas dan dilaksanakan secara transparan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Sekda Bali Pimpin Renungan Suci, Kenang Jasa 805 Pejuang di TMP Pancaka Tirta

Published

on

By

Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta, Tabanan.
RENUNGAN SUCI: Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancaka Tirta, Tabanan, Minggu (16/8/2026) tengah malam. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Tabanan, baliilu.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancaka Tirta, Tabanan, Minggu (16/8/2026) tengah malam.

Apel dimulai tepat pukul 24.00 WITA dan berlangsung hingga dini hari, Senin (17/8/2026), dalam suasana khidmat. Prosesi diawali dengan penyalaan obor dan pemadaman lampu di kawasan TMP Pancaka Tirta, dilanjutkan dengan pembacaan renungan suci serta doa untuk para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Dalam amanatnya, Dewa Made Indra yang membacakan teks renungan suci menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pahlawan atas pengorbanan dan dedikasi mereka bagi bangsa dan negara.

“Para pahlawan telah berjuang dengan ikhlas dan suci demi kemerdekaan bangsa dan negara serta masa depan generasi penerus,” ujarnya saat membacakan renungan suci.

“Atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara-saudara sebagai pahlawan dalam pengabdian demi perjuangan untuk kebahagiaan negara dan bangsa, kami bersumpah dan berjanji perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami juga, dan jalan kebaktian yang saudara-saudara tempuh adalah jalan bagi kami pula,” ucapnya.

TMP Pancaka Tirta menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi para pejuang yang gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Tercatat 196 pejuang TNI dan Polri, 601 pejuang rakyat, serta delapan pahlawan tak dikenal dimakamkan di TMP tersebut.

Apel Kehormatan dan Renungan Suci kemudian ditutup dengan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan dan pembacaan doa.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Wakil Ketua DPRD Bali, Wakapolda Bali, Kasdam IX/Udayana, Wakajati Bali, perwakilan Pengadilan Tinggi, Wakil Bupati Tabanan, para perwira menengah TNI/Polri, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Tabanan.

Baca Juga  Pemerintah Provinsi Bali Ucapkan Rahajeng Rahina Suci Galungan dan Kuningan serta Nyepi Saka 1946

Pelaksanaan renungan suci tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi momentum untuk meneguhkan kembali penghormatan terhadap jasa para pahlawan dan melanjutkan perjuangan mereka melalui pengabdian kepada bangsa dan negara. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Pimpin Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Bangsa

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster memimpin upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar.
PIMPIN UPACARA: Gubernur Bali Wayan Koster memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Senin (17/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Senin (17/8). Upacara berlangsung khidmat dan semarak, diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah, TNI/Polri, pelajar, organisasi kemasyarakatan serta masyarakat.

Momentum peringatan kemerdekaan ditandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang terdiri dari Pasukan 17, Pasukan 8 dan Pasukan 45. Pengibaran Sang Merah Putih berlangsung lancar dan menjadi salah satu rangkaian utama dalam upacara yang diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh peserta.

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, peringatan HUT Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk membangkitkan semangat bersama dalam membangun bangsa dan negara Indonesia.

Menurutnya, semangat kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui kerja nyata dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, termasuk dalam upaya penanganan kemiskinan dan pengangguran.

Gubernur Koster menyampaikan, Bali saat ini memiliki angka kemiskinan dan pengangguran yang relatif rendah dibandingkan daerah lainnya di Indonesia.

“Namun demikian tetap harus kita upayakan supaya angka pengangguran dan kemiskinan dapat mencapai angka serendah-rendahnya,” tegasnya.

Pada momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Gubernur Koster juga berpesan kepada generasi muda agar tidak melupakan jasa dan perjuangan para pahlawan yang telah mengantarkan Indonesia menjadi bangsa yang merdeka.

“Harus selalu ingat jasa dan perjuangan para pahlawan kita. Jas Merah. Terus bangun Bali dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali” pesannya.

Ia menambahkan, peringatan HUT Kemerdekaan RI di Bali juga menjadi momentum yang menarik perhatian masyarakat dan wisatawan. Sejumlah perwakilan negara sahabat turut diundang, sementara sejumlah wisatawan asing juga tampak menyaksikan pelaksanaan upacara dan berbagai atraksi yang disuguhkan.

Baca Juga  Sertijab Gubernur Bali Dihadiri Mendagri, Pj. Gubernur akan Lanjutkan Program Pembangunan dan Laksanakan Arahan Presiden

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan di Bali memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta mengatakan bahwa peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Ia menekankan pentingnya generasi penerus memahami dan mengamalkan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

“Semoga ke depan ini bisa mewarisi api perjuangan dari para pendiri bangsa kita,” harapnya.

Lebih lanjut, Giri Prasta menyebut masih terdapat berbagai tantangan pembangunan yang harus disempurnakan di Bali. Di antaranya penanganan kemiskinan, peningkatan kesehatan dan pendidikan, pembangunan infrastruktur jalan, hingga persoalan sampah.

Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Bali menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan melalui pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus meneguhkan komitmen menjaga Bali berdasarkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam Bali Era Baru. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Pimpin Apel HUT Ke-81 RI

Ajak Warga Denpasar Perkuat Kepedulian dan Gotong-royong

Loading

Published

on

By

Walikota Denpasar Jaya Negara menjadi Inspektur Upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Lumintang, Denpasar.
INSPEKTUR UPACARA: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bertindak sebagai Inspektur Upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Denpasar, Senin (17/8), di Lapangan Lumintang, Denpasar. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan Apel Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia di Kota Denpasar, Senin (17/8), di Lapangan Lumintang, Denpasar. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, memimpin langsung rangkaian peringatan hari kemerdekaan tersebut.

Upacara turut dihadiri Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, pimpinan dan anggota DPRD Kota Denpasar, Forkopimda Kota Denpasar, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkot Denpasar, para penglingsir puri di Kota Denpasar, serta undangan lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari kebersamaan dalam memperingati momentum kemerdekaan sekaligus memperkuat semangat persatuan.

Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran Sang Merah Putih oleh Paskibraka Kota Denpasar. Selanjutnya, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira, membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh Kementerian Agama Kota Denpasar bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Dalam doa tersebut, turut disampaikan rasa duka dan kepedulian atas musibah gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta berbagai bencana ekologis yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Usai memimpin upacara, Jaya Negara mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Denpasar dan masyarakat untuk memaknai kemerdekaan dengan memperkuat kepedulian terhadap sesama. Jaya Negara mengajak masyarakat untuk bergotong-royong membantu warga yang terdampak bencana alam di NTT, dan sebagian wilayah di Indonesia.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Denpasar dan seluruh masyarakat turut berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita. Bersama jajaran terkait, kami berkomitmen bergerak secara bergotong-royong untuk meringankan beban mereka agar saudara-saudara kita di sana dapat segera bangkit,” ujar Jaya Negara.

Baca Juga  Pemprov Bali Raih Penghargaan Penerapan SPBE Terbaik pada Digital Government Award SPBE Summit 2024

Selain pesan kemanusiaan, Jaya Negara menegaskan komitmen Pemkot Denpasar dalam mengawal arahan dan kebijakan pemerintah pusat. Efisiensi anggaran menjadi salah satu fokus utama, dengan tetap memastikan pelayanan publik yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat terus diperkuat, khususnya pada sektor kesehatan, pendidikan, dan sosial.

Di bidang kesehatan, Pemkot Denpasar terus mendorong peningkatan akses serta kualitas layanan masyarakat melalui pembenahan fasilitas dan pelayanan rumah sakit daerah, termasuk RSUD Wangaya. Sementara di sektor pendidikan dan sosial, pemerintah berkomitmen memperluas akses pendidikan secara merata sekaligus mempercepat berbagai program penanggulangan kemiskinan. Dari sisi penguatan fiskal, efisiensi anggaran turut memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kemampuan pembiayaan pembangunan yang diprioritaskan untuk mendukung penanganan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan, dan sektor pendidikan.

Sejumlah indikator pembangunan Kota Denpasar juga menunjukkan perkembangan positif. Tingkat pengangguran tercatat berada pada angka 1,4 persen, sementara tingkat kemiskinan berada di kisaran 2,14 persen. Meski demikian, Jaya Negara menegaskan capaian tersebut bukan alasan bagi pemerintah untuk berpuas diri. Sebaliknya, capaian itu menjadi dorongan untuk terus bekerja lebih keras menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dirgahayu Ke-81 Republik Indonesia. Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur dapat menjadi semangat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, saling peduli, dan bergotong-royong. Mari bersama-sama memberikan yang terbaik untuk membangun bangsa dan mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera,” ujar Jaya Negara. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca