Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Sanjaya Buka Bulan Bung Karno 2022 di Tabanan

Aktualisasikan Ajaran Tri Sakti Bung Karno Sebagai Inspirasi Pembangunan

Loading

BALIILU Tayang

:

pembukaan bulan bung karno
Bupati Komang Sanjaya saat membuka Bulan Bung Karno 2022 di Tabanan ditandai pemukulan gong. (Foto: Ist)

Tabanan, baliilu.com – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni dan secara bersamaan ditetapkan sebagai Pembukaan Bulan Bung Karno, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. sebagaimana tercantum dalam Pergub Bali Nomor 19 tahun 2019 dan Peraturan Bupati Tabanan Nomor 25 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Bulan Bung Karno, di tahun 2022, resmi membuka Bulan Bung Karno di Tabanan, Rabu (1/6). 

Pembukaan tersebut berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, dengan dihadiri oleh Anggota Komisi IV DPR RI, Wakil Bupati, Ketua DPRD Tabanan, Forkopimda Tabanan, Perwakilan Ida Cokorda Anglurah Tabanan, Wakil Ketua DPRD, Ketua Fraksi dan Anggota DPRD Tabanan, Sekda, para Asisten, dan Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Setda, serta Ketua TP PKK, Ketua GOW, Ketua Darma Wanita dan juga jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan terkait.

Bulan Bung Karno, sebagai wujud dalam membumikan semangat ajaran Trisakti Bung Karno dalam Tata-titi Kehidupan masyarakat Tabanan, mengambil tema “Adicita Danu Kerthi” yang memiliki arti; Menstanakan Air Dalam Diri. Tema tersebut memiliki 3 sub-tema yang sesuai dengan ajaran Tri Sakti Bung Karno yakni Berdaulat Secara Politik “Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945 Dalam Masyarakat, Berdikari di Bidang Ekonomi “Penguatan Ekonomi Melalui Digitalisasi UKM/IKM serta Berkepribadian dalam Kebudayaan ‘’Tata-titi Kehidupan Masyarakat Bali Bedasarkan Kearifan Lokal Sad Kerthi Dalam Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani’’. 

Bagi Bupati Sanjaya, tema tersebut juga sebagai refleksi keteladanan kepemimpinan Bung Karno, bahwa pemimpin itu seyogyanya mampu seperti air. Yang dengan kelembutannya tersimpan kekuatan untuk bergerak bersama mencapai apa yang telah ditargetkan sebelumnya. Seperti yang disampaikan oleh Sanjaya dalam sambutannya bahwa pemimpin laksana air, akan dapat mengisi rongga-rongga terkecil dan mampu mengalahkan rintangan yang besar tapi tidak menerjangnya. Sifat air adalah mengalahkan ego sebagai pribadi dan mengarahkan bawahan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Baca Juga  Pemkab Tabanan Gelar Upacara Pemelaspasan Alit di Padmasana Kantor Bupati

“Tema inilah yang saya harapkan dapat diaktualisasi di era kekinian selama satu bulan pelaksanaan Bulan Bung Karno ini. Jabarkan tema ini dalam setiap pelaksanaan kegiatan, terlebih dalam kegiatan yang bernuansakan kreativitas, kearifan budaya lokal. Sehingga pembumian ajaran Bung Karno dapat menjadi inspirasi berkelanjutan untuk membangun daerah yang kita cintai ini,” tutur orang nomor satu di Tabanan tersebut. 

 Adapun rangkaian kegiatan yang dirancang selama Bulan Bung Karno, difokuskan untuk sasaran umum yakni masyarakat Tabanan dan sasaran khusus yaitu UKM/IKM se-Kabupaten Tabanan, yowana, siswa-siswi SD/MI (Madrasah Ibtidaiyah), SMP/MTS, SMA/SMK sederajat, mahasiswa, akademisi hingga seniman se-Kabupaten Tabanan. 

Kegiatan yang dirangkaikan pun bervariasi, antara lain meliputi Konsolidasi 4 (empat) Konsensus Dasar Negara dan Karakter Kebangsaan, Lomba Mewarnai Gambar Lambang Negara RI, Lomba Puisi Musikal, Lomba Pidato, Lomba Senam SICITA, Lomba Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber. Kegiatan lainnya yaitu Seminar UKM/IKM dengan tema “Penguatan Ekonomi Melalui Digitalisasi UKM/IKM”.

Dilanjutkan dengan Gerakan Kebersihan Serentak, Resik Sumber Air sekaligus Penanaman Pohon, dan Penebaran Benih Ikan yang dilaksanakan serentak di seluruh Desa se-Kabupaten Tabanan dan untuk tingkat kabupaten, akan dipusatkan di seputar Objek Wisata Ulun Danu Beratan Bedugul. Dan ada juga Pementasan Wayang Cenk Blonk oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Tabanan. 

Menyambut padatnya kegiatan di Bulan Bung Karno, tentunya disambut dengan penuh antusias oleh instansi terkait dan masyarakat Tabanan pada umumnya. Ketua Panitia, Kepala Kesbangpol, I Wayan Sarba dalam penyelenggaraan Bulan Bung Karno, juga mengapresiasi animo positif masyarakat yang kian menggaung dalam meramaikan kegiatan selama 1 bulan ini.

“Di kesempatan ini, kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, atas bantuan moril dan materiil, sehingga rangkaian kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Hadiri ‘’Karya Ngenteg Linggih’’ Krama Desa Adat Sandan Amplas

Pemenang lomba-lomba nantinya dinilai sesuai dengan keputusan juri dan disediakan hadiah sesuai dengan jumlah yang ditetapkan panitia. Di mana, penyelenggaraan kegiatan ini didanai dari APBD Kabupaten Tabanan serta sumber-sumber lain yang tidak mengikat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang, Tim Gabungan Sisir Pesisir Gianyar hingga Sukawati

Published

on

By

Nelayan Hilang Pantai Saba, Pencarian SAR Gianyar, Polres Gianyar, Pantai Sukawati
Polisi saat melakukan pencarian hari ketiga nelayan yang hilang. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Memasuki hari ketiga pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Lebih yang dilaporkan hilang saat melaut, tim gabungan melaksanakan penyisiran melalui jalur laut dan darat pada Minggu (19/7/2026). Kegiatan pencarian dipusatkan di kawasan Pantai Rangkan, Banjar Rangkan, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, dengan area penyisiran meliputi Pantai Purnama, Pantai Rangkan, Pantai Pabean, Pantai Gumicik, hingga Pantai Lembeng.

Operasi pencarian melibatkan personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar, Ditpolairud Polda Bali, Satpolairud Polres Gianyar, Polsek Sukawati, Brimob Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, TNI, serta unsur terkait lainnya.

Korban diketahui bernama I Nyoman Darin (51), seorang nelayan asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kabupaten Gianyar. Korban dilaporkan hilang pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 15.00 WITA di perairan Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh.

Sebelum pencarian dimulai, seluruh personel mengikuti apel gabungan, kemudian dibagi menjadi dua tim. Tim laut melakukan pencarian menggunakan dua unit rubber boat milik Ditpolairud Polda Bali dan Basarnas Denpasar, serta didukung satu unit drone untuk pemantauan udara. Sementara itu, tim darat melaksanakan penyisiran secara menyeluruh di sepanjang garis pantai guna mencari keberadaan korban maupun petunjuk yang dapat mendukung proses pencarian.

Kasat Polairud Polres Gianyar, AKP I Gede Budarasa, mengatakan bahwa pencarian dilakukan secara terpadu dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.

“Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian secara maksimal melalui jalur laut maupun darat. Setiap sektor pencarian disisir secara sistematis dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh instansi yang terlibat agar proses pencarian berjalan efektif dan aman,” ujar AKP I Gede Budarasa.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Apresiasi Kebersamaan Warga Bengkel Kediri

Hingga laporan ini disampaikan, operasi pencarian masih terus berlangsung dan tim gabungan tetap melakukan penyisiran di sejumlah titik yang menjadi prioritas berdasarkan hasil evaluasi di lapangan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban agar segera menyampaikannya kepada petugas guna mendukung proses pencarian. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PUPR Gianyar – Rekanan Tanda Tangani Kontrak Perbaikan Jalan 2026

Bupati Mahayastra Targetkan Seluruh Jalan Kabupaten Gianyar Tuntas dalam Tiga Tahun

Loading

Published

on

By

Bupati Gianyar I Made Mahayastra hadiri Kick Off Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng
KICK OFF: Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). Kegiatan menjadi penanda dimulainya pelaksanaan pekerjaan perbaikan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Gianyar sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar Ir. I Dewa Gede Putra Hartawan K, ST., MT. menyampaikan, pada Tahun Anggaran 2026 Pemerintah Kabupaten Gianyar melaksanakan 36 paket pekerjaan penanganan jalan. Program ini merupakan bagian dari percepatan peningkatan kualitas jalan kabupaten yang telah menjadi prioritas pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, berdasarkan data kondisi di Kabupaten Gianyar tahun 2026, persentase jalan mantap di Kabupaten Gianyar telah mencapai sekitar 80,66 persen. Melalui pelaksanaan paket-paket pekerjaan tahun 2026, angka tersebut ditargetkan terus meningkat secara signifikan. Disebutkan, dari 36 paket pekerjaan penanganan jalan, 5 paket telah dikerjakan, 10 paket sedang dikerjakan, sisanya segera dikerjakan.

Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gianyar mengalokasikan anggaran sekitar Rp 189,875 miliar untuk menangani 36 paket pekerjaan di berbagai wilayah Kabupaten Gianyar.

Keto seriusne bupati membangun infrastruktur. Kami memasang target waktu tiga tahun seluruh jalan kabupaten dapat dituntaskan,” tegas Bupati Mahayastra.

Bupati Mahayastra menjelaskan, pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Gianyar telah melaksanakan 55 paket pekerjaan jalan dengan total anggaran mencapai Rp 191.513.938.800. Selanjutnya pada tahun 2026 dilanjutkan dengan 36 paket pekerjaan senilai Rp 189.875.000.000, sehingga pada akhir tahun 2026 tingkat kemantapan yang ditargetkan telah mencapai sekitar 85 persen.

Baca Juga  Pemkab Tabanan Gelar Upacara ‘‘Tawur Agung Panca Wali Krama‘‘

Menurutnya, kegiatan  kick off  menjadi simbol dimulainya pekerjaan fisik yang akan segera dilaksanakan di lapangan sekaligus memastikan seluruh proses pengadaan telah selesai sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal.

Memasuki tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Gianyar akan memfokuskan pembangunan pada jalan-jalan lingkungan, setelah sebagian besar ruas jalan kabupaten dalam kondisi mantap. “Astungkara, saat saya selesai menjabat sebagai Bupati, tidak ada lagi jalan kabupaten yang rusak,” ungkapnya.

Bupati Mahayastra juga menyampaikan bahwa pencapaian pembangunan infrastruktur Kabupaten Gianyar saat ini telah melampaui berbagai target yang ditetapkan dan mendapat perhatian sebagai salah satu daerah yang menjadi contoh dalam pembangunan infrastruktur.

“Membangun bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun untuk kepentingan rakyat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan perekonomian, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Gianyar,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sinergi Tim Gabungan Diperkuat, Pemadaman Kebakaran Hutan di Pemuteran Terus Berlangsung

Published

on

By

Tim gabungan lintas instansi melakukan penanganan kebakaran hutan di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Buleleng
KEBAKARAN: Sinergi lintas instansi saat melakukan penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Sinergi lintas instansi kembali ditunjukkan dalam penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Buleleng, BPBD Provinsi Bali, TNI, Polri, Polisi Kehutanan (Polhut), pemerintah kecamatan dan desa, Satpol PP, LPHD, serta unsur terkait lainnya bahu-membahu melakukan upaya pemadaman di medan yang sulit dijangkau, Sabtu (18/7/2026).

Sejak pagi, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali melaksanakan pendakian menuju titik kebakaran. Kondisi medan yang terjal serta akses yang terbatas membuat proses pemadaman tidak memungkinkan menggunakan kendaraan maupun peralatan pemadam berukuran besar.

Sebagai alternatif, personel membawa kantong air (water bag) dan memanfaatkan dahan pohon untuk memukul serta mengendalikan kobaran api yang terus menyala di sejumlah titik. Untuk meningkatkan efektivitas penanganan, tim dibagi menjadi dua regu sehingga pemadaman dapat dilakukan dari beberapa arah sekaligus guna menahan laju penyebaran api.

Hingga pukul 15.00 Wita, api masih terlihat membakar kawasan hutan. Cuaca kering yang disertai embusan angin di kawasan perbukitan menyebabkan api terus merambat ke area vegetasi di sekitarnya. Meski demikian, seluruh personel gabungan tetap bertahan di lapangan dengan mengutamakan keselamatan selama proses pemadaman berlangsung.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Dharma Sudana, mengatakan bahwa penanganan kebakaran mengedepankan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat mengingat tantangan medan di lokasi cukup berat.

“Penanganan dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur terkait. Medan yang curam dan sulit diakses membuat pemadaman hanya dapat dilakukan secara manual menggunakan water bag dan peralatan sederhana. Meski menghadapi kendala di lapangan, seluruh personel tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan api dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas,” ujar Dharma Sudana.

Baca Juga  Sanjaya Terima Sertifikat HAKI Pengakuan “Jineng dan Entil”

Ia menambahkan, hingga sore hari TRC Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali masih berada di lokasi untuk melanjutkan upaya pemadaman dan pemantauan perkembangan kebakaran.

“Tim masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan. Perkembangan kondisi di lapangan akan terus kami pantau dan dilaporkan secara berkala,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca