Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Jelang Hari Raya Galungan, Pemkab Badung Pantau Ketersediaan Stok dan Harga Barang

BALIILU Tayang

:

pemantauan stok
emantauan ketersediaan stok pangan dan harga barang menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan di Pasar Kuta, Pasar Jimbaran dan UD. Dewata Sembako, Selasa (31/5). (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung melakukan pemantauan ketersediaan stok pangan dan harga barang menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan di Pasar Kuta, Pasar Jimbaran dan UD. Dewata Sembako, Selasa (31/5). Adapun yang dipantau merupakan komoditas utama, antara lain beras, jagung, cabai, bawang merah, daging ruminansia, daging unggas, telur, kedelai, minyak goreng serta kebutuhan pokok lainnya.

Kegiatan pemantauan ini bertujuan untuk tercapainya ketersediaan bahan pangan utama dengan harga yang stabil dan tersedianya data panel/informasi harga dan pasokan pangan di tingkat produsen, pedagang grosir dan pedagang eceran secara berkala. Turut turun langsung ke lapangan Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan I Made Widiana, Asisten Perekonomian Pembangunan IB Gede Arjana, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan I Gusti Ayu Agung Trisna Dewi, Kabag Ekonomi AA Sagung Rosyawati dan jajaran.

Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan I Made Widiana mengatakan pelaksanaan pemantauan dengan bertujuan untuk memantau harga kebutuhan pokok dan stok kebutuhan pokok yang ada di Badung, khususnya di Pasar Kuta dan Pasar Jimbaran. Terkait dengan harga, setelah kita pantau di Pasar Kuta dan Pasar Jimbaran, keadaan saat ini harga sudah mulai menanjak, terutama barang-barang kebutuhan untuk hari raya yang akan datang. Ketersediaan barang untuk hari raya akan tercukupi, tetapi karena permintaan yang tinggi maka akan meningkat. Untuk harga daging ruminansia, daging unggas relatif stabil hanya perbedaan dua pasar itu terdapat selisih sebanyak 2000 rupiah, sedangkan untuk pendistribusian pangan lancar. Kepada pembeli harus bijak dan jadi pembeli yang cerdas, sehingga bisa mengikuti perkembangan harga saat ini.

“Masyarakat tidak  perlu khawatir terhadap ketersediaan dan harga kebutuhan pokok menjelang Galungan dan Kuningan. Astungkara semuanya aman dan tercukupi,” ujarnya. (gs/bi)

Baca Juga  Pemkab Badung Evaluasi Capaian MCP Triwulan III

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Paskibraka Badung 2026 Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di HUT Ke-81 RI

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengukuhkan Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2026 di Lobi Utama Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung.
KUKUHKAN PASKIBRAKA: Bupati Wayan Adi Arnawa mengukuhkan Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2026 di Lobi Utama Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Jumat (14/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung Tahun 2026 resmi dikukuhkan dalam sebuah upacara khidmat yang berlangsung di Lobi Utama Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Jumat (14/8). Pengukuhan ini dipimpin langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa seusai pelaksanaan upacara peringatan Hari Jadi Provinsi Bali. Prosesi tersebut ditandai secara simbolis dengan penyematan pin dan kendit kepada para anggota Paskibraka yang terpilih.

Pasukan yang baru dikukuhkan ini dijadwalkan bertugas pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-81 pada 17 Agustus mendatang di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung. Bupati Wayan Adi Arnawa mengajak seluruh anggota Paskibraka untuk selalu menggelorakan semangat nasionalisme dan kemerdekaan.

“Tidak hanya anak-anak ini menjadi bagian dari perangkat upacara kemerdekaan, tentunya semangat nasionalisme dan kemerdekaan diimplementasikan di kehidupannya dan di masyarakat,” ucap Bupati.

Adi Arnawa menyampaikan pentingnya mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur sebagai pahlawan bangsa. Menurutnya, Pemkab Badung tidak hanya menggelar upacara hari kemerdekaan, tetapi juga berkomitmen untuk terus menggelorakan semangat perjuangan mereka dalam tindakan nyata.

“Tentunya dengan cara mengentaskan kemiskinan, meningkatkan sumber daya manusia (SDM) untuk menjadi SDM yang unggul, hingga nanti Indonesia akan menjadi Indonesia Emas seperti yang diharapkan,” ungkapnya.

Sebagai wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap dedikasi para generasi muda ini, Bupati Adi Arnawa juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka tahun 2026 yang terpilih.

“Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, Pemkab Badung akan memberikan dana motivasi sebesar Rp. 10 juta kepada masing-masing anggota Paskibraka Badung ini,” pungkasnya.

Pengukuhan ini turut disaksikan oleh anggota DPRD Badung I Made Suwardana, jajaran Forkopimda Badung, Sekda Surya Suamba, beserta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung. Hadir pula Ketua Organisasi Kewanitaan Badung serta para orang tua anggota Paskibraka yang mendampingi dengan penuh rasa bangga.

Baca Juga  Surya Suamba Pantau Rencana Pembangunan Museum Yadnya serta Destinasi Wisata Sulangai Petang

Rasa bangga dan haru yang mendalam dirasakan oleh Made Krishna Maitriya Tarukan, siswa SMAN 1 Kuta Selatan yang berhasil lolos menjadi anggota Paskibraka Badung tahun 2026 setelah melewati berbagai tahapan seleksi yang ketat.

“Selama masa pelatihan saya banyak mengalami tantangan namun semua itu dapat saya lewati berkat dukungan orang tua, teman-teman dan senior-senior yang telah purnatugas,” ujarnya.

Senada dengan Krishna, Ida Ayu Gede Diahambari, siswi SMAN 1 Kuta Utara, juga mengungkapkan kebahagiaannya setelah berhasil melewati seluruh proses seleksi dan resmi dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka Tahun 2026.

“Tentunya saya merasa sangat bangga telah diberikan kesempatan menjadi anggota Paskibraka dan diberikan kepercayaan oleh pelatih dan saya akan melanjutkan tugas saya untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada tanggal 17 Agustus mendatang,” ucapnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Peringatan Hari Jadi Ke-68 Provinsi Bali di Badung

Bupati Adi Arnawa: Momentum Menjaga, Memuliakan dan Menyucikan Alam Bali

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan hadiah lomba usai menjadi Inspektur Upacara HUT Ke-68 Provinsi Bali di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung.
SERAHKAN HADIAH: Bupati Wayan Adi Arnawa menyerahkan hadiah lomba usai menjadi Inspektur Upacara saat HUT Ke-68 Provinsi Bali di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Jumat (14/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung menggelar Upacara Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Jumat (14/8). Selaku Inspektur Upacara, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa. Upacara diikuti pimpinan dan anggota DPRD Badung, Forkopimda, Sekda Badung beserta Pimpinan Perangkat Daerah, Organisasi Kewanitaan, TNI/Polri dan ASN Badung. Peringatan tahun ini mengangkat tema Suci Lascarya Nusa Wijaya yang bermakna tulus ikhlas untuk kejayaan Bali. Tema ini mengandung pesan luhur bahwa setiap karya, pengabdian dan pelayanan dilandasi ketulusan hati dan menjunjung integritas.

Pidato Gubernur Bali yang disampaikan Bupati Adi Arnawa menekankan bahwa periode 2025-2030 merupakan momentum pertama pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali 100 tahun. Keberhasilan momentum pertama pembangunan Bali lima tahun ke depan, akan menjadi fondasi yang menentukan keberhasilan dan keberlanjutan peradaban serta masa depan generasi penerus Bali sampai 100 tahun ke depan, bahkan sepanjang jaman. Pembangunan Bali 100 tahun ke depan diselenggarakan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru. Visi ini untuk menjadi unteng kekuatan alam, manusia dan kebudayaan Bali berbasis nilai-nilai kearifan lokal Sad Kertih, yakni penyucian dan pemuliaan enam sumber kesejahteraan dan kebahagian kehidupan manusia.

Usai upacara, Bupati Arnawa menyampaikan, peringatan hari jadi Provinsi Bali tidak sekedar dilaksanakan secara seremonial, yang paling penting dijadikan momentum untuk selalu menjaga, memuliakan dan menyucikan alam Bali, karena disadari kekuatan Bali berada pada alam, lingkungan dan budayanya itu sendiri.

“Berangkat dari itulah, Gubernur Bali mengimbau kepada generasi muda, dalam pelaksanaan haluan pembangunan bali 100 tahun ke depan, memuliakan alam, menjaga kebudayaan harus tetap terjaga. Itu sebagai roh kita dan tidak boleh kita tinggalkan, walaupun kita menghadapi era modernisasi sekarang, tetap pondasi kita berbasis budaya,” tegasnya.

Baca Juga  Pemkab Badung Evaluasi Capaian MCP Triwulan III

Lebih lanjut Bupati mengajak kepada seluruh komponen masyarakat Badung bersama-sama menjaga keajegan Bali, dimana prinsip kehidupan Bali adalah Tri Hita Karana. Menjaga keharmonisan hubungan dengan Tuhan, dengan sesama dan dengan alam lingkungan. “Ini yang harus kita jaga selama membangun tata kelola pemerintahan di Bali dan Badung khususnya,” jelas Bupati.

Dijelaskan pula, Gubernur telah menyiapkan haluan pembangunan ke depan, bersinergi dengan daerah lainnya. Terbukti dari beberapa program Gubernur didalamnya ada Kabupaten Badung yang berperan dalam pembangunan pariwisata dan budaya Bali dengan memberikan penyisihan pajak hotel dan restoran sebesar 10 persen kepada 6 kabupaten dan Provinsi Bali.

“Badung sangat care, Badung ada di setiap pembangunan di Bali. Kami menyadari kue pariwisata sebagian besar ada di Badung, 74 persen pertumbuhan ekonomi Bali ada di Badung. Sudah sangat sepatutnya kami berbagi dalam mendukung tata kelola Bali yang lebih maju, modern tanpa meninggalkan akar budaya,” pungkas Bupati Adi Arnawa.

Di akhir upacara, Bupati menyerahkan hadiah lomba LPM Berprestasi dan Evaluasi Perkembangan Desa serta Lomba Desa tahun 2026. LPM Berprestasi, juara 1 diraih LPM Desa Ungasan, juara 2 LPM Kelurahan Kuta dan juara 3 LPM Kelurahan Kapal. Untuk lomba desa, juara 1 diraih Desa Gulingan, juara 2 Desa Blahkiuh, juara 3 Desa Ungasan, juara harapan 1 Desa Dalung dan harapan 2 Desa Pelaga. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sinergi Buleleng Sukseskan Uji Coba Nasional Layanan Balik Nama Sertifikat Tanah 10 Hari Kerja

Published

on

By

RAKOR: Rapat Koordinasi Akselerasi Layanan Peralihan Hak digelar di Ruang Rapat Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Buleleng pada Kamis (13/8/2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Kabupaten Buleleng resmi ditunjuk pemerintah pusat menjadi salah satu dari 15 daerah di Indonesia sekaligus lokasi percontohan (pilot project) di Provinsi Bali bersama Kabupaten Badung dalam pelaksanaan uji coba nasional Layanan Peralihan Hak (Balik Nama) Sertifikat Tanah dengan target waktu penyelesaian maksimal 10 hari kerja. Program inovatif yang digagas Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, ini siap diluncurkan (kick-off) secara serentak pada momentum Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.

Kepastian tersebut dicapai melalui Rapat Koordinasi Akselerasi Layanan Peralihan Hak yang digelar di Ruang Rapat Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Buleleng pada Kamis (13/8/2026). Pertemuan lintas sektor ini dihadiri oleh Kabid PHP Kanwil BPN Provinsi Bali Dr. I Made Sumadra, Kepala Kantah Buleleng I Wayan Budayasa, perwakilan KPPN Pratama Singaraja, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buleleng, Dinas Kominfosanti Buleleng, serta Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Wilayah Kerja Buleleng.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Buleleng, I Wayan Budayasa, A.Ptnh., M.H., menegaskan bahwa skema 10 hari kerja ini merupakan bentuk integrasi layanan dan pemangkasan birokrasi yang melibatkan tiga pilar utama. “Target 10 hari kerja ini merupakan akumulasi terpadu, yang mencakup verifikasi BPHTB oleh Bapenda Pemkab Buleleng selama maksimal 3 hari kerja, pembuatan Akta Jual Beli (AJB) oleh PPAT maksimal 2 hari kerja, serta pemrosesan administrasi dan penerbitan sertifikat di Kantor Pertanahan maksimal 5 hari kerja,” ujar Budayasa saat memberikan keterangan usai rapat koordinasi.

Dukungan penuh dan komitmen sinergis ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam menyukseskan program prioritas nasional ini melalui penyelarasan Standar Operasional Prosedur (SOP) antarinstansi demi membangun budaya kerja publik yang terukur, transparan, dan akuntabel. Melalui sistem pemantauan terpadu secara real-time, potensi kendala atau keterlambatan di setiap alur pelayanan dapat diidentifikasi secara akurat untuk langsung ditindaklanjuti.

Baca Juga  Dekranasda Bali Fashion Road Show Perdana Digelar di Badung, Perluas Promosi Desainer dan IKM Lokal

Puncak komitmen bersama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bapenda yang mewakili Pemkab Buleleng dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Buleleng. Kesepakatan ini mengikat seluruh pihak untuk secara konsisten menjaga integritas serta kecepatan layanan selama tiga bulan masa uji coba, sebelum nantinya dievaluasi secara berkala oleh Kementerian ATR/BPN guna perluasan dan peresmian program secara nasional.

Budayasa menambahkan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Buleleng sebagai lokasi percontohan nasional merupakan amanah besar untuk membuktikan kualitas pelayanan publik di Bali. “Kami bersama Pemkab Buleleng dan rekan-rekan PPAT menyatakan siap lahir batin melaksanakan kick-off pada 17 Agustus 2026. Ini adalah wujud nyata komitmen sinergi daerah dalam mendukung program pusat untuk menghadirkan pelayanan pertanahan yang cepat, pasti, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” pungkas Budayasa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca