Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Sanjaya Dampingi Gubernur Koster, ‘’Nyaksi Karya Ngenteg Linggih’’ Krama Yeh Gangga dan Meliling

BALIILU Tayang

:

koster
KARYA: Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, saat menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih yang dilaksanakan oleh Krama/Masyarakat Meliling, Kerambitan dan Yeh Gangga, Sudimara, Tabanan, Selasa (30/5). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Untuk mempercepat tercapainya pembangunan menyeluruh menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM), dukungan dan sinergi masyarakat merupakan salah satu kunci sukses pembangunan. Hal itu selalu disampaikan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, dalam setiap turun ke masyarakat, termasuk saat menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih yang dilaksanakan oleh Krama/Masyarakat Meliling, Kerambitan dan Yeh Gangga, Sudimara, Tabanan, Selasa (30/5).

Menariknya dalam dua kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya mendapat kehormatan dari Gubernur Bali Wayan Koster yang langsung hadir dalam kegiatan. Perbekel, Bendesa Adat, dan juga masyarakat setempat menyambut gembira kehadiran Gubernur Koster dan Bupati Sanjaya yang saat itu turut didampingi Ketua DPRD Tabanan beserta beberapa anggota, Sekda serta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat dan unsur Forkopimcam setempat. 

Dalam dua acara yang terpisah tersebut, Gubernur Koster Koster memuji semangat kebersamaan dari masyarakat. “Sebenarnya saya mau cepat karena sudah ditunggu jam 4. Semangatnya begini, kompak masyarakat. Mulai baru datang, berjejer semua, apalagi pas duduk dibikinin kopi. Sangat jarang tiang bisa bertatap muka seperti ini, terutama tiang lebih banyak bekerja menyelesaikan tugas program, agar semua pembangunan infrastruktur, sarana prasarana, selesai semua,” tambah Koster. 

Gubernur Koster mengaku, banyak program yang harus dikebut dan diwujudkan, seperti pembangunan kawasan suci Besakih dan proyek di Sanur. Pihaknya mengaku berbagai proyek program lainnya juga akan dikebut dan diwujudkan di beberapa wilayah, diantaranya 3 pelabuhan di Bali, jalan Gilimanuk-Mengwi, dan terbaru tower titik nol di Bali yang berada di Sukasada, dikatakannya akhir tahun ini akan selesai pembangunan. Diharapkan seluruh pembangunan tersebut bisa bermanfaat dan membawa peningkatan ekonomi serta kesejahteraan untuk masyarakat Bali. 

Baca Juga  Donasi Sukarela dan Gotong-royong ASN Pernah Dilakukan untuk Korban Erupsi Gunung Agung dan Covid-19, Koster Pastikan Transparan

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Koster menyampaikan terimakasihnya atas dukungan dan doa dari masyarakat, sehingga segala program bisa dikerjakan dan diwujudkan. “Astungkara berkat restu alam dan ida dane sareng sami, sekarang Provinsi Bali memiliki undang-undang Provinsi Bali yang berdiri sendiri. Astungkara undang-undang tersebut sudah disahkan oleh Bapak Presiden pada tanggal 4 Mei yang lalu. Undang-undang ini yang terpenting bagi Bali adalah mengakui keberadaan, Desa Adat, mengakui keberadaan Subak, kemudian pembangunan Bali dengan kearifan lokal Sad Kerthi,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Sanjaya sangat mengapresiasi semangat dari masyarakat yang sangat antusias menyambut kehadiran Gubernur Koster dan pihaknya. “Tadi saat baru masuk, sampai sembahyang dan sampai duduk disini, sangat luar biasa semangat semeton titiang driki. Mulai dari adik-adik Yowana, Sekaa Teruna dan Ibu-ibu PKK, Bapak-bapak semuanya sangat luar biasa. Suksma,” ujar Bupati Sanjaya saat menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih di Desa Adat Meliling. 

Untuk diketahui, semenjak menjabat sebagai Bupati Tabanan, Sanjaya selalu berkomitmen hadir di tengah-tengah masyarakat guna memberikan dukungan serta bantuan terhadap pembangunan yang dilakukan. Apalagi di dua kesempatan ini, Karya yang dilaksanakan masyarakat dihadiri langsung oleh Murdaning Jagat Bali, hal ini dikatakan Sanjaya melambangkan Yadnya dilaksanakan masyarakat sangat baik dan direstui oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa. 

Selain itu, Sanjaya juga sangat mengapresiasi dan menyatakan adalah suatu kehormatan Gubernur Bali Wayan Koster, bisa turun langsung menyapa masyarakat Tabanan. “Begitu padat kegiatan beliau, karena ada uleman upasaksi, beliau hadir di tengah-tengah kita di Tabanan, khususnya di Desa Adat Meliling, Kerambitan dan Yeh Gangga, Sudimara. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kita bersama,” imbuh politisi asal Dauh Pala Tabanan.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Sembahyang “Pujawali” ring Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan

Salah satu pihak masyarakat, yakni Nyoman Sukarya selaku Bendesa Adat Meliling dan mewakili seluruh masyarakat Meliling, menyampaikan kebanggaannya serta terimakasihnya atas dukungan dari pemerintah. “Kami dari Manggala Adat Meliling menyampaikan terimakasih atas dukungan Gubernur Bali dan Bupati Tabanan, sekaligus Nyaksi rangkaian Karya di Khayangan Dalem kami,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Korlantas Polri: Jangan Percaya Hoaks Polisi akan Denda Rp 250 Ribu untuk Ban Gundul

Published

on

By

Konten hoaks di media sosial soal denda Rp 250 ribu untuk pengendara motor ban gundul yang diklarifikasi Korlantas Polri.
Konten hoax di media sosial terkait denda Rp 250.000 kepada pengendara sepeda motor dengan ban gundul. (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Beredar narasi di media sosial bahwa pengendara sepeda motor dengan ban gundul akan dikenai denda Rp 250 ribu atau pidana kurungan selama satu bulan. Korlantas Polri menegaskan narasi tersebut hoaks.

Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol. Dwi Sumrahadi Rakhmanto menjelaskan informasi yang beredar itu keliru. Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada informasi tersebut.

“Korlantas Polri mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial mengenai adanya aturan baru yang menyebut pengendara sepeda motor dengan ban gundul akan dikenakan denda sebesar Rp 250 ribu atau pidana kurungan selama satu bulan,” kata Kombes Pol. Dwi Sumrahadi dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).

Dia menjelaskan aturan terkait kendaraan sudah diatur dalam UU 22 Tahun 2009. Aturan tersebut menjelaskan soal kondisi ban kendaraan.

“Ketentuan mengenai kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan telah lama diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pada Pasal 48 dijelaskan bahwa setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, termasuk kondisi ban yang masih layak digunakan,” ujarnya.

Kemudian, dia menjelaskan Pasal 285 ayat (1) mengatur bahwa pengendara sepeda motor yang mengoperasikan kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan dapat dikenai pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

“Dengan demikian, sanksi tersebut bukan merupakan aturan baru dan bukan diberlakukan khusus karena ban gundul, melainkan merupakan ketentuan yang telah lama berlaku bagi setiap kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan,” katanya.

Baca Juga  Donasi Sukarela dan Gotong-royong ASN Pernah Dilakukan untuk Korban Erupsi Gunung Agung dan Covid-19, Koster Pastikan Transparan

Korlantas Polri terus mengedepankan langkah preventif melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar rutin memeriksa kondisi kendaraan, termasuk mengganti ban yang sudah aus atau gundul. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk pencegahan kecelakaan lalu lintas dan untuk meningkatkan keselamatan seluruh pengguna jalan.

Korlantas Polri juga mengajak masyarakat lebih bijak dalam menerima informasi di ruang digital. Setiap informasi yang diterima hendaknya diverifikasi lebih dulu melalui kanal resmi Korlantas Polri agar tidak mudah terpengaruh maupun ikut menyebarkan informasi yang tidak benar. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo: Rekomendasi Ijtima Ulama Jadi Amanah untuk Perkuat Kedaulatan dan Kemakmuran Rakyat

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto menerima dokumen kesepakatan Ijtima Ulama Indonesia di Harlah PKB ke-28 JICC Jakarta.
TERIMA DOKUMEN: Presiden Prabowo Subianto menerima dokumen kesepakatan Ijtima Ulama Indonesia pada peringatan Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-28 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Kamis, 23 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan melalui rekomendasi Ijtima Ulama Indonesia saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-28 bertajuk “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi” yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Kamis, 23 Juli 2026. Presiden menilai rekomendasi tersebut menjadi amanah sekaligus penguat bagi pemerintah dalam menjalankan pembangunan nasional sesuai amanat konstitusi.

“Hari ini saya dapat hadiah lagi. Luar biasa itu. Langsung dibacakan tadi. Kesepakatan Ijtima Ulama Indonesia. Luar biasa ini. Kesepakatan Ijtima Ulama ini luar biasa,” ujar Presiden.

Presiden kemudian menyoroti salah satu poin penting dalam rekomendasi tersebut, yakni dukungan Ijtima Ulama terhadap langkah-langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kedaulatan bangsa, membangun kemandirian ekonomi, mempercepat industrialisasi dan hilirisasi, mewujudkan ketahanan pangan dan energi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mengembalikan arah pembangunan nasional kepada amanat Pancasila dan Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Menurut Kepala Negara, seluruh amanah tersebut sejalan dengan keyakinan dan hati nurani yang selama ini menjadi landasan perjuangannya dalam memimpin pemerintahan. “Ini perintah lagi ini. Tapi perintahnya adalah sesuai dengan hati nurani saya,” ucap Presiden.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya memastikan negara yang kuat tetap berjalan dalam koridor konstitusi, keadilan, dan tata kelola pemerintahan yang baik. Selain itu, Kepala Negara mengapresiasi komitmen para ulama untuk terus memperkuat umat, bangsa, dan negara.

“Saya sangat terima kasih. Saya benar-benar saya tersentuh. Tadi rekomendasi ijtima luar biasa. Saya menangkap bahwa perjuangan kita sudah dipahami dan dimengerti, dan saya percaya partai-partai sudah mengerti itu,” tutur Presiden.

Baca Juga  Jajaran Pemkab Tabanan Gelar Prosesi ‘‘Mendem Panca Datu‘‘ Rangkaian Karya Agung Panca Wali Krama

Menutup sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa dukungan dan amanah dari para ulama akan menjadi penyemangat bagi pemerintah untuk terus bekerja menjaga kedaulatan bangsa, menegakkan amanat konstitusi, dan menghadirkan kemakmuran yang dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Siap Support Ratu Speed Dunia Jadi Dosen, Harap Terus Berjuang Harumkan Bali

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menerima atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi di Jayasabha Denpasar.
TERIMA DESAK MADE: Gubernur Bali Wayan Koster menerima Desak Made Rita Kusuma Dewi yang didampingi Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali pada, Jumat 24 Juli 2026 di Jayasabha, Denpasar. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada atlet panjat tebing Indonesia asal Kabupaten Buleleng, Bali, Desak Made Rita Kusuma Dewi untuk terus memacu semangatnya meraih prestasi.

Sebagai atlet panjat tebing putri dengan peringkat satu dunia nomor speed putri versi IIFSC (ratu speed dunia), Gubernur Wayan Koster yang sebelumnya hanya melihat prestasi Desak Rita melalui media sosial, tercatat pada, Jumat, 24 Juli 2026 Desak hadir ke Jayasabha memenuhi undangan Gubernur Bali sebelum berangkat lagi ke pemusatan latihan nasional (pelatnas) dan mengikuti program uji tanding internasional.

Dalam kesempatannya, Desak Made Rita Kusuma Dewi menceritakan dihadapan Gubernur Wayan Koster bahwa dirinya sebelum menjadi atlet nasional panjat tebing, awalnya di usia 8 tahun aktif bermain ke Taman Kota Singaraja dan tiba-tiba saat itu ada seorang atlet yang menawarkan dirinya untuk mencoba olahraga panjat tebing ini.

“Karena banyak anak-anak seumuran yang ikut latihan, membuat saat itu menjadi rutin datang melakoni aktivitas panjat tebing dan dalam berbagai perlombaan, astungkara berhasil meraih berbagai prestasi,” ujar Mahasiswi S2 Pendidikan Olahraga di Undiksha Singaraja ini, sembari melaporkan dihadapan Gubernur Bali, Wayan Koster bahwa prestasi terbaru yang berhasil diraih ialah menyabet emas di World Climbing Series Krakow, Polandia, 3-5 Juli 2026 dan sukses mempersembahkan medali emas pada ajang World Climbing Series Chamonix 2026 di Prancis.

Mendengar informasi tersebut, Gubernur Wayan Koster yang didampingi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna dan Ketua Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali, Putu Yudi Atmika menyampaikan prestasi yang diraih Desak Made Rita Kusuma Dewi sangat luar biasa.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Mohon Kerahayuan Jagat di Pura Luhur Muncaksari Sangketan

Gubernur Koster berharap Bali terus melahirkan bibit atlet panjat tebing seperti yang ditekuni oleh Desak ini.

“Saya mengamati Desak sangat berprestasi di panjat tebing. Sebagai Gubernur Bali mewakili Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Desak yang telah mencapai prestasi terbaik pada olahraga panjat tebing, ini semakin mengharumkan nama Bali di dunia olahraga. Sebelumnya saya tahu dari media, tidak pernah mendapat laporan langsung dari jajaran,” ujar Koster seraya mengungkapkan sangat simpatik atas prestasinya, dan mengundang ke Jayasabha untuk mengetahui tentang Desak bersama keluarganya.

Wayan Koster juga berkesempatan menanyakan apa cita – cita Desak Made Rita Kusuma Dewi selain menjadi atlet panjat tebing dunia.

Menjawab pertanyaan orang nomor satu di Provinsi Bali ini, Desak Rita berharap bisa menjadi Dosen Pendidikan Olahraga di kampus Undiksha Singaraja, karena tahun ini pendidikan S2 sudah mulai finish dan siap wisuda.

Atas informasi tersebut, Gubernur Koster mendukung apa yang menjadi harapan Desak untuk bisa mencapai karirnya sebagai Dosen.

“Semoga terwujud untuk bisa menjadi Dosen. Saya dukung. Saya juga berharap Desak terus memacu prestasinya, karena ini olahraga beresiko dengan ketinggian, maka teruslah berdoa, semangat, dan membawa nama baik keluarga dan Bali di kancah dunia. Sekali lagi selamat kepada Desak Made Rita Kusuma Dewi atas prestasinya, yang telah memberikan kontribusi untuk Bali dan Indonesia,” kata Gubernur Koster yang mendapatkan apresiasi dan ucapan terimakasih dari Desak Rita dan seluruh pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia Bali yang hadir di Jayasabha. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca