Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Sanjaya Hadiri Dharma Santi Perayaan Nyepi Saka 1946 Kabupaten Tabanan 2024

BALIILU Tayang

:

dharma santi nyepi tabanan
DHARMA SANTI: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat menghadiri sekaligus membuka pelaksanaan Dharma Santi Perayaan Nyepi Saka 1946 Kabupaten Tabanan 2024, yang digelar di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Kamis (28/3). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Mewujudkan harmoni dalam membina rasa toleransi, rasa saling menghormati dan menghargai antarumat manusia khususnya di Kabupaten Tabanan, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri sekaligus membuka pelaksanaan Dharma Santi Perayaan Nyepi Saka 1946 Kabupaten Tabanan 2024, yang digelar di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Kamis (28/3).

Kegiatan Dharma Santi yang digelar usai pelaksanaan hari Suci Nyepi sebagai norma tahunan ini bertujuan untuk melestarikan dan melaksanakan petunjuk-petunjuk sastra suci agama Hindu sebagai tuntunan dalam melaksanakan kehidupan sehari-hari, serta meningkatkan persatuan dan kesatuan antar dan intern umat beragama di Kabupaten Tabanan dan sekaligus sebagai momentum meningkatkan persaudaraan antarumat beragama di Tabanan.

Diawali dengan lantunan Shanti Puja oleh Ida Sulinggih serta pembacaan sloka dari penyuluh agama yang nampak menambah kesakralan, rangkaian acara pagi itu turut dihadiri oleh para Sulinggih dan Pemangku di Kabupaten Tabanan, Ida Tjokorda Anglurah Tabanan, Ketua DPRD Tabanan, Jajaran Forkopimda, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Tabanan, Sekretaris Daerah dan para Asisten Setda serta para Kepala OPD terkait, para Camat beserta undangan terkait lainnya yang berkumpul dalam suasana harmoni.

Pelaksanaan Dharma Santi mengambil tema “Sat Cit Ananda untuk Indonesia Maju Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM)” yang secara umum memiliki arti kebahagiaan yang abadi dan bersumber dari Tuhan. Diikuti oleh 300 orang peserta yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan perangkat daerah, organisasi subak, pecalang, yowana serta organisasi sosial kemasyarakatan lainnya.

Dalam acara ini juga sekaligus dilakukan penyerahan punia (genta) kepada Ketua Paruman Sulinggih Kabupaten Tabanan, Perwakilan Mangku Kahayangan Jagat se-Kabupaten Tabanan, sekaligus penyerahan bantuan BKK (Bantuan Keuangan Khusus) Tabanan kepada 349 Desa Adat se-Kabupaten Tabanan sekitar Rp. 2.094.000.000,- dan kepada 428 subak se-Kabupaten Tabanan, terdiri dari 233 subak, 11 subak Gede, 1 Subak Agung, 183 Subak Abian sekitar Rp 1.540.800.000.

Baca Juga  Lomba Ogoh-ogoh Tingkat PAUD di Kecamatan Abiansemal

Bupati Sanjaya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak atas terselenggaranya perayaan dari berbagai kegiatan keagamaan. “Kita ini di Kabupaten Tabanan dalam melaksanakan Dharma, sudah sering diberikan apresiasi dan dijadikan contoh harmonisasi kerukunan umat beragama di Kabupaten Tabanan. Ini patut kita bersyukur, bahwa kita tidak pernah ada gesekan agama apapun di kabupaten ini. Inilah yang membanggakan kita di Tabanan. Jadi, harus tetap dijaga dan dipupuk, karena melaksanakan ini tidaklah mudah, nampak sederhana tapi jika masuk kedalamnya, sangatlah kompleks,” papar Sanjaya.

Sanjaya juga menerangkan, ada 5 agama tapi dalam 1 wadah bisa duduk bersama-sama. “Kita syukuri di Kabupaten Tabanan selalu dijadikan contoh dan tidak salah Tabanan diberikan Harmoni Award terkait keberagamaan dan keserasian kita tentang agama, suku yang perlu terus dijaga.  Harapan saya sekali lagi di Pemerintah Kabupaten, bagaimana kita melakukan hubungan yang harmonis lintas sektor,” jelasnya, sembari berharap Dharma Santi kedepannya, memiliki cakupan yang lebih baik dengan ruang lingkup yang lebih besar.

Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan pengamalan roda rohani umat dalam rangka meningkatkan sradha bhakti kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa, disajikan Dharma Wacana yang disampaikan langsung oleh Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si yang merupakan rektor Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Surya Sugriwa Denpasar mengenai makna Hari Raya Nyepi dan Dharma Santi. Dimana, pihaknya mengajak untuk memelihara kebahagiaan terus-menerus selaras dengan alam yang kita lakukan, salah satunya melalui hari raya Nyepi. Hari raya Nyepi yang selaras dengan alam Bhuana Agung dan Bhuana Alit yang juga memberikan dampak baik bagi alam seperti mengurangi produksi karbon.

Baca Juga  Meski Diguyur Hujan, Pawai Ogoh-ogoh di Kutsel Berjalan Aman

Inti Sat Cit Ananda, terutama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat mendapat apresiasi dari Prof. Sudiana. Disampaikannya juga agar tetap menunjukkan implementasi tema ini.

“Kesolidan antarpemimpin dengan yang dipimpin baik secara sekala maupun niskala, agar tetap solid dan memperbaiki kesalahan di Hari Nyepi ini kan kita beryoga untuk memperbaiki kesalahan, mengevaluasi kesalahan di masa lalu untuk keberhasilan di masa depan. Seperti dengan melakukan yoga untuk menghilangkan noda, pikiran-pikiran yang tidak baik untuk mendapatkan Sat Cit Ananda dalam skala kecil,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Wamendikdasmen Hadir di Tabanan, Tinjau Pembangunan dan Revitalisasi Beberapa Sekolah

Published

on

By

Wamendikdasmen
DAMPINGI WAMEN: Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, melakukan kunjungan di beberapa sekolah di Kabupaten Tabanan, Kamis (4/6). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan terus diperkuat di Kabupaten Tabanan. Mewakili Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, melakukan kunjungan di beberapa sekolah di Kabupaten Tabanan, Kamis (4/6). Turut hadir Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tabanan, Wakapolres Tabanan, pimpinan perangkat daerah terkait, serta undangan lainnya.

Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Tabanan, pihaknya melaksanakan Peresmian SMP Muhammadiyah 1 Tabanan, juga meninjau pembangunan SDN 3 Sembung Gede di Mandung, Sembung Gede, Kerambitan dan resmikan revitalisasi SMP Negeri 6 Tabanan, Penandatanganan Mock Up Revitalisasi Sekolah dan Ramah Tamah di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana Adat Kota Tabanan, serta mengunjungi Sekolah Rakyat Tabanan di Sentra Mahatmiya Kediri, Tabanan. Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan atas dukungan dan pelayanan yang cepat dalam proses pengajuan sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

“Saya sangat mengapresiasi semangat inklusivitas dari pemerintah daerah Kabupaten Tabanan. Tentu ini mencerminkan semangat keterbukaan pemerintah daerah dan kesadaran bahwa urusan pendidikan tidak bisa dipikul sendiri oleh pemerintah pusat juga oleh pemerintah daerah,” ujar Riza.

Sementara itu, Bupati Tabanan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wabup Dirga, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pihak terkait atas kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, serta pembangunan karakter umat dan bangsa di Kabupaten Tabanan.

Wabup Dirga juga menegaskan bahwa kehadiran sekolah tersebut merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta berakhlak mulia.

“Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat mendukung setiap setiap upaya yang dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat termasuk organisasi kemasyarakatan dan keagamaan dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas,” imbuh Dirga.

Baca Juga  Korps Brimob Polri Gelar Dharma Santi Nyepi 2024

Lebih lanjut, Wabup Dirga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kehadiran Wamendikdasmen di Kabupaten Tabanan. Menurutnya, perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan akan semakin memperkuat langkah bersama dalam mewujudkan generasi Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.

Diharapkan dengan turun ke lapangan agar memastikan bahwa kualitas pelayanan makin hari makin baik. Intinya bagaimana program-program Bapak Presiden, baik revitalisasi sekolah maupun MBG, bisa mengena pada sasaran dan memperbaiki ekosistem pendidikan kita, dengan memastikan infrastruktur pendidikan semakin baik, gizi anak-anak terjamin, dan kesejahteraan guru melalui program PPG.

Wamendikdasmen bersama Wakil Bupati Tabanan, dan jajaran dalam kunjungannya di Sekolah Rakyat Tabanan di Sentra Mahatmiya, bertemu dengan para siswa sekaligus meninjau ruang kelas dan laboratorium IPA. Pada kesempatan itu, diserahkan bantuan mikroskop sebagai sarana pendukung pembelajaran guna mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan potensi peserta didik. Kunjungan tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan pemerataan akses pendidikan serta peningkatan mutu layanan pendidikan bagi seluruh anak bangsa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Respons Cepat Unit Lantas Polsek Kutsel, Kecelakaan di Jalan Goa Gong Diselesaikan secara Kekeluargaan

Published

on

By

kecelakaan di goa gong
RESPONS LAPORAN: Unit Lalu Lintas Polsek Kuta Selatan bergerak cepat merespons laporan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan roda empat di Jalan Goa Gong, Jimbaran. (Foto: Hms Polresta Dps)  

Badung, baliilu.com – Unit Lalu Lintas Polsek Kuta Selatan bergerak cepat merespons laporan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan roda empat di Jalan Goa Gong, Jimbaran.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan penanganan awal dengan mengamankan situasi, mengatur arus lalu lintas, serta mengumpulkan keterangan dari para pihak yang terlibat. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, peristiwa tersebut terjadi saat salah satu kendaraan tidak kuat menanjak sehingga bergerak mundur dan menyenggol kendaraan yang berada tepat di belakangnya.

Akibat kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Insiden hanya mengakibatkan kerusakan ringan pada kendaraan yang terlibat dengan kerugian bersifat material.

Dengan mengedepankan pendekatan humanis dan problem solving, petugas Unit Lantas Polsek Kuta Selatan memfasilitasi komunikasi antara kedua pengemudi. Setelah dilakukan mediasi, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan dan saling menerima hasil kesepakatan yang telah dibuat.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H.,M.H., kehadiran personel Polri di lokasi mendapat apresiasi dari masyarakat karena mampu memberikan pelayanan secara cepat, profesional, dan humanis sehingga situasi tetap aman serta kondusif tanpa menimbulkan kemacetan maupun perselisihan berkepanjangan.

Polri akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kecelakaan lalu lintas dan permasalahan di jalan raya, guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polsek Kuta Selatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Korps Brimob Polri Gelar Dharma Santi Nyepi 2024
Lanjutkan Membaca

NEWS

Respons Cepat 110, Satpolairud Polresta Denpasar Evakuasi Pemancing yang Terjebak di Rumah Apung Perairan Serangan

Published

on

By

Polresta Denpasar
EVAKUASI: Personel Satpolairud Polresta Denpasar berhasil evakuasi seorang pemancing yang terjebak di sebuah rumah apung di Perairan Serangan, Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, pada Kamis (4/6/2026) dini hari. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kesigapan personel Satpolairud Polresta Denpasar kembali terbukti dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Seorang pemancing yang terjebak di sebuah rumah apung di Perairan Serangan, Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, berhasil dievakuasi dengan selamat oleh personel Pos Serangan Satpolairud Polresta Denpasar pada Kamis (4/6/2026) dini hari.

Korban diketahui bernama Sielma Claudia Fortuna (26), warga Kabupaten Gianyar, yang saat itu sedang memancing bersama dua rekannya di rumah apung yang berada di Perairan Serangan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 00.30 Wita korban bersama dua temannya berangkat menuju rumah apung menggunakan jukung sewaan yang dikemudikan oleh saksi Rois Akhmadi. Saat sedang memancing, sekitar pukul 02.30 Wita, korban menggunakan cahaya lampu telepon genggam untuk menerangi permukaan laut guna melihat ikan.

Namun akibat guncangan ombak, telepon genggam milik korban terjatuh ke laut. Karena nomor kontak pengemudi jukung yang akan menjemput mereka tersimpan di perangkat tersebut, korban tidak dapat menghubungi pemilik jukung untuk kembali ke daratan. Dalam kondisi tersebut, korban kemudian menggunakan telepon genggam milik temannya untuk menghubungi layanan darurat Call Center 110 Polresta Denpasar guna meminta bantuan.

Mendapat laporan dari operator 110, personel Pos Serangan Satpolairud Polresta Denpasar yang sedang melaksanakan piket langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Mengingat kondisi perairan saat itu tidak memungkinkan menggunakan kapal patroli dan demi mempercepat waktu respons, petugas memanfaatkan boat sekoci milik warga setempat untuk melakukan penyelamatan.

Dua personel Pos Serangan Satpolairud Polresta Denpasar, yakni Aipda I Wayan Eka Suartama dan Bripda Ngakan Gede Agus Oka Purnama, segera menuju titik lokasi yang dikirimkan korban melalui fitur berbagi lokasi. Setelah tiba di rumah apung, petugas langsung melakukan evakuasi terhadap korban beserta dua rekannya dan membawa mereka kembali ke tepi pantai dengan aman.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri Rakor Pengamanan dan Deklarasi Damai Hari Suci Nyepi Caka 1946

Berkat respons cepat dan koordinasi yang baik, proses evakuasi berjalan lancar tanpa kendala. Korban dan kedua rekannya berhasil diselamatkan dalam keadaan sehat serta tidak mengalami luka-luka. Setelah dievakuasi, ketiganya langsung kembali ke rumah masing-masing.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H. mengapresiasi kesigapan personel Satpolairud yang dengan cepat merespons laporan masyarakat dan berhasil melakukan evakuasi secara aman.

“Kejadian ini menunjukkan pentingnya layanan Call Center 110 sebagai sarana bagi masyarakat untuk meminta bantuan dalam kondisi darurat. Begitu laporan diterima, personel Satpolairud langsung bergerak cepat melakukan evakuasi sehingga korban bersama dua rekannya dapat diselamatkan dengan selamat,” ujar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas di wilayah perairan agar selalu mengutamakan keselamatan dan mempersiapkan sarana komunikasi cadangan saat berada di laut.

“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di perairan, termasuk memastikan alat komunikasi dalam kondisi aman dan dapat digunakan sewaktu-waktu. Polri akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama 24 jam,” tambahnya.

Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti nyata komitmen Polresta Denpasar dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam penanganan situasi darurat di wilayah perairan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca