Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Sanjaya: TMMD Terbukti Mampu Percepat Pembangunan Daerah di Tabanan

BALIILU Tayang

:

pembukaan
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M. saat membuka TMMD ke-114 tahun 2022. (Foto: Ist)

Tabanan, baliilu.com – Sinergisitas yang terjalin antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Tabanan, telah terbukti melalui beragam kegiatan pembangunan di masyarakat. Salah satunya kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sebagai program terpadu antara Pemerintah Daerah dan TNI yang terbukti mampu mempercepat pembangunan daerah di Kabupaten Tabanan. Hal ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M. saat mengikuti pemaparan kegiatan TMMD dan membuka TMMD ke-114 tahun 2022, Selasa (26/7/2022).

Dengan dihadiri oleh Ketua DPRD Tabanan, Sekda, Dandim, Kapolres, Jajaran Forkopimda dan disaksikan seluruh anggota TNI di Kabupaten Tabanan, upacara pembukaan yang bertempat di lapangan parkir Pura Muncak Sari, Desa Sangketan Kecamatan Penebel Tabanan berlangsung dengan khidmat dan tertib.

Dengan Tema “Dedikasi Terbaik Membangun NKRI”, TMMD ke-114 ini sebagai bukti telah terbangunnya sinergitas dan kemanunggalan di antara TNI dan Pemerintah Daerah di Kabupaten Tabanan, untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah. Dimana dalam tema tersebut, menjadi cerminan bahu-membahunya seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan bentuk persatuan yang menjadi pondasi kokoh dalam menjaga keutuhan NKRI, di tengah berbagai masalah yang menghampirinya.

“Saya berharap, TMMD ini, solidaritas dan sinergisitas antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan masyarakat dapat terjalin dengan baik, baik selama masa pelaksanaan maupun sesudahnya,” Bupati Sanjaya menyampaikan. Pra-Pelaksanaan TMMD telah berlangsung 1 bulan sebelumnya, yakni mulai 23 Juni sampai dengan 25 Juli. Upacara pembukaan berlangsung pada hari ini (26/7) dan penutupan akan dilakukan pada 24 Agustus mendatang dengan estimasi waktu pelaksanaan selama 30 hari.

Adapun pembangunan yang dilakukan yakni pembangunan non-fisik berupa infrastruktur jalan, pelebaran badan jalan, pengerasan dan betonisasi badan jalan, pembuatan plat beton dan pembuatan gorong-gorong serta beragam kegiatan non-fisik seperti sosialisasi di masyarakat, bentuk sinergitas dan kolaborasi TNI dan BNN, KB, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan serta dinas-dinas terkait lainnya guna memberikan pelayanan prima dan optimal kepada masyarakat.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Pimpin Jumat Bersih, Serukan Kepedulian terhadap Fasilitas Umum

Dengan wilayah berbentuk Trapesium, Tabanan memiliki jalan yang terpanjang di Provinsi Bali, yakni sepanjang 893 Km. Salah satu Program TMMD ialah membantu masyarakat untuk membantu jalan yang menghubungkan Desa Sangketan Kecamatan Penebel dengan Desa Wanagiri Kecamatan Selemadeg. Infrastruktur jalan yang dinilai sangat strategis dengan menghubungkan 2 desa di 2 kecamatan diharapkan mampu memperlancar akses desa khususnya untuk proses distribusi pertanian.

Orang nomor 1 di Tabanan, Sanjaya, berharap, dengan adanya pembangunan ini,  masyarakat di kedua desa dapat senantiasa memberikan dukungan demi kelancaran pelaksanaan program. Pihaknya mengharapkan kontribusi dari seluruh masyarakat untuk bersedia bekerja sama dan bergotong-royong demi suksesnya kegiatan fisik dan non-fisik yang akan dilaksanakan selama 1 bulan ini, serta menjaga dan memelihara dengan baik saluran air dan merawat jalan, menghidupkan kembali budaya tedun, ngayah, dan menjadikan momentum TMMD sebagai sarana mempererat kembali rasa kebersamaan, rasa persatuan, sagilik-saguluk salunglung sabayantaka

“Saya memberikan apresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih atas terselenggaranya TMMD yang memiliki sebuah nilai ekonomi yang sangat baik. Karena yang dibangun adalah infrastruktur jalan, karena Tabanan kan daerah pertanian, banyak sekali hasil-hasil komoditas, produksi pertanian, jika infrastrukturnya baik maka akan memudahkan, mengefisienkan dan memurahkan biaya produksi,” ungkap Sanjaya. Lebih lanjut, jalinan kerja sama antara Pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat desa dan adat yang kompak bisa terjalin baik dan lebih erat,’’ harapnya.

Letkol Inf. Ferry Adianto, S.I.P selaku Dandim 1619 Tabanan, dalam laporannya menyampaikan, perbaikan jalan sebagai penghubung antara 2 kecamatan yang bermanfaat baik dari segi aspek ekonomi, melancarkan transportasi dan distribusi pertanian, juga sebagai daerah agrowisata yang mampu mengefisienkan jarak tempuh. “Untuk sasaran giat non-fisik, kami berkeyakinan dapat meningkatkan rasa nasionalisme, kecintaan para pemuda-pemudi terhadap NKRI dan juga beberapa hal tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat, serta kegiatan sosialisasi lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan di masyarakat,” paparnya.

Baca Juga  Hadiri Uleman Karya Ngenteg Linggih Krama Desa Adat Selabih, Bupati Sanjaya Berikan Doa Restu

Beberapa tambahan program lainnya juga diharapkan mampu membantu mewujudkan Tabanan sebagai kabupaten yang ODF (Open Defecation Free) serta menuntaskan beberapa hal yang menjadi atensi pemerintah pusat dan daerah seperti mengurangi angka stunting. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang, Tim Gabungan Sisir Pesisir Gianyar hingga Sukawati

Published

on

By

Nelayan Hilang Pantai Saba, Pencarian SAR Gianyar, Polres Gianyar, Pantai Sukawati
Polisi saat melakukan pencarian hari ketiga nelayan yang hilang. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Memasuki hari ketiga pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Lebih yang dilaporkan hilang saat melaut, tim gabungan melaksanakan penyisiran melalui jalur laut dan darat pada Minggu (19/7/2026). Kegiatan pencarian dipusatkan di kawasan Pantai Rangkan, Banjar Rangkan, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, dengan area penyisiran meliputi Pantai Purnama, Pantai Rangkan, Pantai Pabean, Pantai Gumicik, hingga Pantai Lembeng.

Operasi pencarian melibatkan personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar, Ditpolairud Polda Bali, Satpolairud Polres Gianyar, Polsek Sukawati, Brimob Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, TNI, serta unsur terkait lainnya.

Korban diketahui bernama I Nyoman Darin (51), seorang nelayan asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kabupaten Gianyar. Korban dilaporkan hilang pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 15.00 WITA di perairan Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh.

Sebelum pencarian dimulai, seluruh personel mengikuti apel gabungan, kemudian dibagi menjadi dua tim. Tim laut melakukan pencarian menggunakan dua unit rubber boat milik Ditpolairud Polda Bali dan Basarnas Denpasar, serta didukung satu unit drone untuk pemantauan udara. Sementara itu, tim darat melaksanakan penyisiran secara menyeluruh di sepanjang garis pantai guna mencari keberadaan korban maupun petunjuk yang dapat mendukung proses pencarian.

Kasat Polairud Polres Gianyar, AKP I Gede Budarasa, mengatakan bahwa pencarian dilakukan secara terpadu dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.

“Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian secara maksimal melalui jalur laut maupun darat. Setiap sektor pencarian disisir secara sistematis dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh instansi yang terlibat agar proses pencarian berjalan efektif dan aman,” ujar AKP I Gede Budarasa.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Antar Tabanan Torehkan Prestasi Nasional di Bidang Pengentasan Stunting dan Kemiskinan

Hingga laporan ini disampaikan, operasi pencarian masih terus berlangsung dan tim gabungan tetap melakukan penyisiran di sejumlah titik yang menjadi prioritas berdasarkan hasil evaluasi di lapangan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban agar segera menyampaikannya kepada petugas guna mendukung proses pencarian. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PUPR Gianyar – Rekanan Tanda Tangani Kontrak Perbaikan Jalan 2026

Bupati Mahayastra Targetkan Seluruh Jalan Kabupaten Gianyar Tuntas dalam Tiga Tahun

Loading

Published

on

By

Bupati Gianyar I Made Mahayastra hadiri Kick Off Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng
KICK OFF: Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). Kegiatan menjadi penanda dimulainya pelaksanaan pekerjaan perbaikan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Gianyar sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar Ir. I Dewa Gede Putra Hartawan K, ST., MT. menyampaikan, pada Tahun Anggaran 2026 Pemerintah Kabupaten Gianyar melaksanakan 36 paket pekerjaan penanganan jalan. Program ini merupakan bagian dari percepatan peningkatan kualitas jalan kabupaten yang telah menjadi prioritas pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, berdasarkan data kondisi di Kabupaten Gianyar tahun 2026, persentase jalan mantap di Kabupaten Gianyar telah mencapai sekitar 80,66 persen. Melalui pelaksanaan paket-paket pekerjaan tahun 2026, angka tersebut ditargetkan terus meningkat secara signifikan. Disebutkan, dari 36 paket pekerjaan penanganan jalan, 5 paket telah dikerjakan, 10 paket sedang dikerjakan, sisanya segera dikerjakan.

Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gianyar mengalokasikan anggaran sekitar Rp 189,875 miliar untuk menangani 36 paket pekerjaan di berbagai wilayah Kabupaten Gianyar.

Keto seriusne bupati membangun infrastruktur. Kami memasang target waktu tiga tahun seluruh jalan kabupaten dapat dituntaskan,” tegas Bupati Mahayastra.

Bupati Mahayastra menjelaskan, pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Gianyar telah melaksanakan 55 paket pekerjaan jalan dengan total anggaran mencapai Rp 191.513.938.800. Selanjutnya pada tahun 2026 dilanjutkan dengan 36 paket pekerjaan senilai Rp 189.875.000.000, sehingga pada akhir tahun 2026 tingkat kemantapan yang ditargetkan telah mencapai sekitar 85 persen.

Baca Juga  Hadiri Rapat Paripurna DPRD Tabanan, Bupati Sanjaya Sampaikan Empat Ranperda Strategis

Menurutnya, kegiatan  kick off  menjadi simbol dimulainya pekerjaan fisik yang akan segera dilaksanakan di lapangan sekaligus memastikan seluruh proses pengadaan telah selesai sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal.

Memasuki tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Gianyar akan memfokuskan pembangunan pada jalan-jalan lingkungan, setelah sebagian besar ruas jalan kabupaten dalam kondisi mantap. “Astungkara, saat saya selesai menjabat sebagai Bupati, tidak ada lagi jalan kabupaten yang rusak,” ungkapnya.

Bupati Mahayastra juga menyampaikan bahwa pencapaian pembangunan infrastruktur Kabupaten Gianyar saat ini telah melampaui berbagai target yang ditetapkan dan mendapat perhatian sebagai salah satu daerah yang menjadi contoh dalam pembangunan infrastruktur.

“Membangun bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun untuk kepentingan rakyat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan perekonomian, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Gianyar,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sinergi Tim Gabungan Diperkuat, Pemadaman Kebakaran Hutan di Pemuteran Terus Berlangsung

Published

on

By

Tim gabungan lintas instansi melakukan penanganan kebakaran hutan di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Buleleng
KEBAKARAN: Sinergi lintas instansi saat melakukan penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Sinergi lintas instansi kembali ditunjukkan dalam penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Buleleng, BPBD Provinsi Bali, TNI, Polri, Polisi Kehutanan (Polhut), pemerintah kecamatan dan desa, Satpol PP, LPHD, serta unsur terkait lainnya bahu-membahu melakukan upaya pemadaman di medan yang sulit dijangkau, Sabtu (18/7/2026).

Sejak pagi, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali melaksanakan pendakian menuju titik kebakaran. Kondisi medan yang terjal serta akses yang terbatas membuat proses pemadaman tidak memungkinkan menggunakan kendaraan maupun peralatan pemadam berukuran besar.

Sebagai alternatif, personel membawa kantong air (water bag) dan memanfaatkan dahan pohon untuk memukul serta mengendalikan kobaran api yang terus menyala di sejumlah titik. Untuk meningkatkan efektivitas penanganan, tim dibagi menjadi dua regu sehingga pemadaman dapat dilakukan dari beberapa arah sekaligus guna menahan laju penyebaran api.

Hingga pukul 15.00 Wita, api masih terlihat membakar kawasan hutan. Cuaca kering yang disertai embusan angin di kawasan perbukitan menyebabkan api terus merambat ke area vegetasi di sekitarnya. Meski demikian, seluruh personel gabungan tetap bertahan di lapangan dengan mengutamakan keselamatan selama proses pemadaman berlangsung.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Dharma Sudana, mengatakan bahwa penanganan kebakaran mengedepankan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat mengingat tantangan medan di lokasi cukup berat.

“Penanganan dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur terkait. Medan yang curam dan sulit diakses membuat pemadaman hanya dapat dilakukan secara manual menggunakan water bag dan peralatan sederhana. Meski menghadapi kendala di lapangan, seluruh personel tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan api dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas,” ujar Dharma Sudana.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Resmikan Gedung Pelayanan UPTD Puskesmas Tabanan II

Ia menambahkan, hingga sore hari TRC Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali masih berada di lokasi untuk melanjutkan upaya pemadaman dan pemantauan perkembangan kebakaran.

“Tim masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan. Perkembangan kondisi di lapangan akan terus kami pantau dan dilaporkan secara berkala,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca