Tabanan, baliilu.com – Kembali tunjukkan komitmen untuk mendukung kegiatan keagamaan di masyarakat demi terwujudnya pembangunan di Tabanan secara sekala dan niskala, jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan hadir di tengah-tengah masyarakat dalam upacara ngaben massal, Sabtu (22/1).
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., mendatangi langsung lokasi upacara di Griya Daha, Banjar Bedha, Bongan-Tabanan yang dimulai pada pukul 10.00 pagi tersebut. Sanjaya didampingi oleh Anggota DPR RI, I Made Urip, Ketua DPRD Tabanan, I Made Dirga, Sekda, Camat Tabanan, Kasatpol PP, OPD terkait di lingkungan Sekda, serta tokoh-tokoh, para penglingsir dan masyarakat yang mengikuti upacara.
Rangkaian pelaksanaan upacara pengabenan massal tersebut telah dimulai sejak 11 Januari 2022, dengan puncak pelebon 25 Januari mendatang. Griya Daha dalam hal ini menyatakan kewajibannya untuk memfasilitasi pengabenan massal sebagai wadah bagi masyarakat untuk membantu meringankan beban dalam melakukan upacara. Upacara atiwa-tiwa ini diadakan untuk 15 sawa yang berasal dari 5 lokasi di Bongan-Tabanan.
Pada kesempatan tersebut Bupati Sanjaya menyampaikan, kegiatan ini patut mendapat apresiasi yang sangat luar biasa. Sebab, pelaksanaan upacara yang dilandasi dengan kebersamaan dan gotong-royong adalah langkah yang sangat baik dalam mengimplementasikan unsur-unsur Sad Kerthi dalam Visi dan Misi Tabanan. Ia juga merasa bangga atas susunan rangkaian upacara oleh Griya Daha yang telah memenuhi unsur kesusastraan agama tersebut.
Dalam rangka menjalankan program Visi dan Misi, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM),
Bupati Sanjaya juga mengimbuhkan, harus memperhatikan pembangunan dari hulu, tengah dan hilir, agar terintegrasi sesuai dengan visi dan misi. “Jika nanti ada upacara pengabenan, sudah pasti masuk dalam unsur visi dan misi tersebut, terutama Jana Kerthi, manusianya. Bagaimana kita membangun konsep pembangunan secara sekala dan niskala melalui upacara,” tuturnya.
Lebih lanjut Bupati Sanjaya juga melakukan aksi untuk lebih dekat dengan masyarakat Desa Bongan, dengan mengadakan kuis tanya jawab berhadiah. Hal tersebut, semata-mata agar masyarakat bisa merasa lebih akrab dengan Pemerintah Tabanan.
Di sela-sela sambutannya, ia juga menekankan pentingnya untuk terus mengedepankan protokol kesehatan dalam setiap pelaksanaan upacara. Sehingga, kegiatan keagamaan tidak menjadi cluster baru bagi perkembangan Covid-19 ke depannya.
Menanggapi komitmen pemerintah dalam peran sertanya untuk selalu berada dan mendengar aspirasi masyarakat. Tokoh Masyarakat Griya Daha meyampaikan ungkapan terima kasih kepada pemerintah yang telah berkenan hadir sebagai saksi dalam pengabenan massal, serta bagi seluruh masyarakat yang telah bergotong-royong dan berpartisipasi dalam rangkaian pelaksanaan upacara. (gs/bi)