Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Denpasar Education Festival Perkuat Pendidikan Karakter Melalui Implementasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah di Bali

BALIILU Tayang

:

DEF 2026
DEF: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersinergi dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Denpasar menyelenggarakan Denpasar Education Festival (DEF) Tahun 2026 yang berlangsung mulai tanggal 6 Mei 2026 dengan puncaknya pada 7 Mei 2026. (Foto: Hms Tbn)

Denpasar, baliilu.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersinergi dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Denpasar menyelenggarakan Denpasar Education Festival (DEF) Tahun 2026. Rangkaian kegiatan DEF ini berlangsung mulai tanggal 6 Mei 2026 dengan puncaknya pada 7 Mei 2026 yang merupakan bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional. Pada kegiatan DEF ini juga dikolaborasikan dengan penguatan implementasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah di lingkungan pendidikan secara terstruktur, inovatif, dan berkelanjutan.

Rangkaian pembukaan DEF 2026 pada tanggal 6 Mei 2026 diawali dengan pencatatan Rekor MURI “Yoga Asana dengan Formasi CBP” yang diikuti oleh 238 sekolah dengan total 12.053 siswa se-Kota Denpasar. Pelaksanaan yoga dilakukan secara serentak di masing-masing sekolah dan dipusatkan di Lapangan Taman Kota Lumintang. Kegiatan tersebut menjadi simbol integrasi antara pendidikan karakter, kesehatan mental, budaya lokal Bali, serta penguatan nilai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah kepada generasi muda di Kota Denpasar.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Denpasar, Drs. Anak Agung Gede Wiratama, M.Ag., menyerahkan Surat Edaran Nomor 400.3/9113/Disdikpora tentang Implementasi Program Sekolah Rintisan CBP Rupiah di Kota Denpasar kepada Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Indra Gunawan Sutarto. Penyerahan surat edaran menjadi tonggak sejarah implementasi Program CBP Rupiah pertama di Indonesia dalam kurikulum satuan pendidikan dasar dan menengah di Kota Denpasar. Sekolah Rintisan CBP Rupiah akan memperkuat materi intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, dan budaya sekolah secara berkelanjutan dalam seluruh ekosistem pendidikan.

Puncak acara DEF 2026 diselenggarakan pada tanggal 7 Mei 2026 dan dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.; Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Achris Sarwani; Walikota Denpasar, Gusti Ngurah Jayanegara; dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa; beserta seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Denpasar. Kehadiran Menteri Mendikdasmen beserta Kepala Daerah, serta jajaran forkopimda Kota Denpasar menunjukkan tingginya komitmen bersama dalam mendukung transformasi pendidikan dan penguatan literasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah di Kota Denpasar pada khususnya dan di Provinsi Bali pada umumnya.

Baca Juga  Inflasi Terkendali, Keyakinan Konsumen Bali Menguat

Pada sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Achris Sarwani, menyampaikan bahwa Bank Indonesia terus mendorong kampanye CBP Rupiah kepada masyarakat luas, termasuk di tingkat pendidikan dasar dan menengah, melalui sinergi bersama Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar. Menurutnya, CBP Rupiah tidak hanya berbicara mengenai uang, tetapi juga merupakan gerakan membangun karakter bangsa dan literasi ekonomi generasi muda.

Achris Sarwani juga menyampaikan bahwa terdapat dua capaian penting DEF 2026 yang layak dicatat dalam Rekor Dunia MURI. Pertama, “Sekolah Rintisan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah Pertama di Indonesia” yang melibatkan 17 sekolah di Kota Denpasar, terdiri dari 8 SD, 8 SMP, dan 1 sekolah internasional jenjang SD sebagai role model implementasi CBP Rupiah secara menyeluruh melalui intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, dan budaya sekolah. Kedua, “Gebyar Yoga Asana dengan Formasi CBP” yang melibatkan 238 sekolah dan 12.053 pelajar serta mahasiswa sebagai inovasi kampanye nasional CBP Rupiah yang mengintegrasikan budaya lokal Bali, kesehatan mental, dan penguatan karakter generasi muda.

Lebih lanjut, Achris Sarwani menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI melalui Pusat Kurikulum dan Pembelajaran (Puskurjar) atas dukungan pengembangan bahan ajar CBP Rupiah tingkat SD dan SMP sejak tahun 2024 di Kota Denpasar. Penyusunan bahan ajar tersebut dilakukan bersama tenaga pendidik di Kota Denpasar dan diperkuat dengan translasi huruf braille bagi siswa berkebutuhan khusus sebagai wujud dukungan pendidikan yang inklusif di seluruh lapisan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mencintai Rupiah sebagai wujud kecintaan kepada negara, bangga terhadap Rupiah sebagai bentuk menjaga kedaulatan bangsa, dan memahami fungsi Rupiah dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Achris Sarwani.

Baca Juga  BI Bali: Pemulihan Ekonomi Bali Terus Menguat hingga Triwulan II 2022

Selanjutnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., menyampaikan bahwa penyelenggaraan DEF 2026 sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan. Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Kota Denpasar dalam menghadirkan festival pendidikan yang inovatif dan berdampak luas bagi masyarakat.

“Saya merasa sangat berbahagia dan menyampaikan apresiasi kepada selruh pihak yang terlibat atas penyelenggaraan Denpasar Education Festival Tahun 2026. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan dapat menjadi ruang untuk membangun karakter, kreativitas, kepedulian lingkungan, dan kesadaran kebangsaan secara bersamaan,” ujar Abdul Mu’ti.

Selain pencatatan Rekor MURI, DEF 2026 juga menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan edukasi yang mendorong inovasi dan kreativitas, antara lain CBP Championship yang meliputi BI STAR (Bank Indonesia Smart Tournament Academy Rupiah), lomba menggambar bertema CBP Rupiah, lomba mendongeng, serta Festival Karya CBP Rupiah yang menampilkan hasil karya siswa dari Sekolah Rintisan CBP Rupiah. Melalui kegiatan tersebut, akan meningkatkan kemampuan inovasi, kepemimpinan, serta kemampuan berpikir kritis para siswa dalam menerjemahkan nilai-nilai CBP Rupiah secara aplikatif dan kontekstual di dalam kehidupan sehari-hari.

Secara keseluruhan, Denpasar Education Festival Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan tahunan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, namun juga menjadi milestone strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat positioning Bali sebagai centre of excellence implementasi Program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah di Indonesia. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Hingga Hari Ketujuh Pencarian Masih Nihil, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Gede Adimas

Published

on

By

Pencarian Gede Adimas Dihentikan Setelah Tujuh Hari
HENTIKAN PENCARIAN: Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar menghentikan upaya pencarian terhadap, Gede Adimas Raditya Wibawa, seorang bocah 11 tahun yang dilaporkan terseret arus saat berenang di Pantai Gerokgak, Buleleng, Bali pada, Kamis (24/9/2026). Penghentian operasi SAR ini dilaksanakan di Kantor Desa Gerokgak pada, Rabu siang (30/9/2026). (Foto: Hms SAR)

Buleleng, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar menghentikan upaya pencarian terhadap, Gede Adimas Raditya Wibawa, seorang bocah 11 tahun yang dilaporkan terseret arus saat berenang di Pantai Gerokgak, Buleleng, Bali pada, Kamis (24/9/2026). Penghentian operasi SAR ini dilaksanakan di Kantor Desa Gerokgak pada, Rabu siang (30/9/2026).

“Operasi SAR hari ini kita hentikan dan akan dilanjutkan pemantauan serta koordinasi dengan kelompok kelompok nelayan yang berada di pesisir utara pantai Gerokgak,” terang Dony Indrawan selaku Koordinator Pos SAR Buleleng saat menghentikan kegiatan operasi SAR.

Ia menambahkan, sejak hari pertama pencarian seluruh lokasi yang dicurigai sudah dilakukan pencarian. Namun hingga hari ini target yang kita cari masih belum ditemukan.

“Tadi SRU laut sudah melaksanakan pencarian dengan luas area mencapai 40 NM², sedangkan penyisiran darat sejauh 5 km,” katanya.

Dony memaparkan bahwa sejak hari pertama operasi SAR di gelar, Tim SAR Gabungan sudah melaksanakan pencarian secara maksimal.

Kendati Operasi SAR sudah dihentikan, Dony menegaskan Kantor Pencarian dan Pertolongan mamastikan operasi SAR dan evakuasi dapat dibuka kembali jika sewaktu – waktu terdapat tanda – tanda baru yang mengarah ditemukannya korban.

Di sisi lain Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya memberikan apresiasi kepada suluruh unsur SAR yang terlibat dalam upaya pencarian terhadap Gede Adimas. “Terima kasih atas dedikasi serta kerja keras seluruh tim di lapangan, semoga semangat kemanusiaan dapat terus dilaksanakan di kemudian hari,” ungkapnya.

Operasi pencarian dan pertolongan ini terut melibatkan, Brimob Batalyon Kompi C Sat Brimob Polda Bali, Pol Airud Polda Bali, Pol Air Polres Buleleng , Polsek Gerokgak, Koramil 1609-08 Gerokgak, Bhabinkamtibmas Desa Gerokgak, Babinsa Desa Gerokgak, TNI AL Pos Celukan Bawang, KSOP Celukan Bawang, Aparat Kecamatan Gerokgak, Aparat Desa Gerokgak, PT. Cendana Indopearls, Bhuana Bali Rescue, Keluarga Korban dan Masyarakat setempat. (gs/bi)

Baca Juga  BI Bali Terus Dorong Lahirkan Konsumen Cerdas Berdaya Melalui PQN

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Program Bedah Rumah Bali Dikebut, 1.410 Unit Sudah Terealisasi

Published

on

By

Program Bedah Rumah Bali Capai 1.410 Unit Terealisasi
RAKOR: Rapat Koordinasi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan agenda Progres Program APBN dan Non-APBN Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di Provinsi Bali, yang diikuti Gubernur Bali Wayan Koster secara virtual melalui Zoom, Rabu (30/9) malam. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus mendorong percepatan program perumahan bagi masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan agenda Progres Program APBN dan Non-APBN Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di Provinsi Bali, yang diikuti Gubernur Bali Wayan Koster secara virtual melalui Zoom, Rabu (30/9) malam.

Kepala Balai Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Nusa Tenggara I, Lilik Lastantyo Adiarso, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Bali, termasuk surat imbauan Gubernur Bali kepada seluruh bupati/walikota se-Bali untuk mendukung percepatan program perumahan.

Menurutnya, program bantuan perumahan di Bali terus mengalami peningkatan. Pada 2025 tercatat sebanyak 31 unit, sementara pada 2026 targetnya mencapai 4.184 unit.

Dari target tersebut, sebanyak 387 unit telah rampung 100 persen. Namun, hingga saat ini Surat Keputusan (SK) penerima bantuan yang terealisasi baru mencapai 1.410 unit.

Karena itu, diperlukan langkah percepatan dalam sisa waktu sekitar tiga bulan agar pelaksanaan program dapat mencapai target yang telah ditetapkan.

“Terima kasih atas dukungan Pemprov Bali,” ujar Lilik dalam rapat tersebut.

Selain program bedah rumah, pemerintah juga menjalankan pembangunan rumah susun. Salah satunya berupa satu tower rumah susun di Denpasar yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pekerja seni, dengan tipe 36 sebanyak 60 unit.

Sementara dari program Kementerian PKP di luar APBN, terdapat program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau rumah subsidi dengan target tahun 2026 sebanyak 1.114 unit.

Ada pula program Kredit Program Perumahan (KPP). Bali mencatat realisasi yang sangat tinggi, mencapai 99,9 persen, dengan nilai penyaluran sekitar Rp 1,003 triliun.

Baca Juga  Inflasi Terkendali, Keyakinan Konsumen Bali Menguat

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, mengapresiasi pelaksanaan KUR Perumahan di Bali. Ia menyebut Bali menjadi salah satu daerah dengan penyaluran KUR Perumahan yang tinggi. Bahkan, BPD Bali berada di posisi kedua dalam penyaluran KUR Perumahan.

Menurut Maruarar, program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Bali. Salah satu keunggulannya, suku bunga KUR Perumahan ditetapkan 5 persen sejak awal hingga lunas.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan capaian Bali tidak hanya terlihat pada KUR Perumahan, tetapi juga pada penyaluran KUR untuk sektor lainnya.

Koster menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas program perumahan yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat Bali, khususnya kelompok masyarakat kurang mampu. “Program ini sangat menolong masyarakat Bali, khususnya yang kurang mampu,” kata Koster.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program bedah rumah. Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menyelesaikan persoalan perumahan yang dihadapi masyarakat Bali.

Kredit Program Perumahan (KPP) sendiri merupakan pembiayaan bersubsidi dari pemerintah yang ditujukan untuk membantu masyarakat dalam memiliki maupun melakukan renovasi rumah.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas PUPR Perkim Provinsi Bali Nusakti Yasa Weda dan Kepala Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali Made Aryati. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PLN Dukung Uji Coba Kendaraan Listrik di Klungkung, Siapkan Infrastruktur Penukaran Baterai

Published

on

By

PLN Dukung Uji Coba Kendaraan Listrik di Klungkung
PENANDATANGANAN NOTA KESEPAHAMAN: Bupati Klungkung I Made Satria, S.H. berjabat tangan dengan General Manager PLN UID Bali Ajrun Karim dalam rangkaian kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman pengembangan infrastruktur sistem penukaran baterai untuk kendaraan mobilitas listrik di Kabupaten Klungkung, di Wyndham Tamansari Jivva Resort, Klungkung, Rabu (30/9/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan pemerintah daerah, PLN, mitra industri, serta lembaga teknologi dari Indonesia dan Korea Selatan untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik. (Foto: Hms PLN UID Bali)

Klungkung, baliilu.com – Pengembangan kendaraan listrik di Kabupaten Klungkung memasuki tahap uji coba melalui pembangunan infrastruktur sistem penukaran baterai (Battery Swap System).

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali bersama PT INAKO Kreta Udhaya, Korea Smart e-Mobility Association (KEMA), dan Korea Automotive Technology Institute (KATECH) berkolaborasi mendukung pengembangan infrastruktur tersebut di lima lokasi di Kabupaten Klungkung.

Kolaborasi ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang pengembangan produk, layanan, dan infrastruktur sistem penukaran baterai untuk kendaraan mobilitas listrik kecil di wilayah kerja PLN UID Bali, di Wyndham Tamansari Jivva Resort, Klungkung, Rabu (30/9/2026).

General Manager PLN UID Bali Ajrun Karim mengatakan, PLN mendukung kebutuhan kelistrikan dan penyambungan daya untuk menunjang pemasangan dan pengoperasian proyek percontohan sistem penukaran baterai.

“Melalui ruang lingkup kerja sama ini, PLN UID Bali berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan terbaik, khususnya dalam hal kebutuhan listrik dan penyambungan daya yang diperlukan. Infrastruktur ini nantinya akan menopang pemasangan dan pengoperasian proyek percontohan sistem penukaran baterai (Battery Swap System) di lima lokasi strategis di Kabupaten Klungkung,” ujar Ajrun.

Dukungan kelistrikan di lapangan nantinya dilaksanakan oleh PLN UP3 Bali Timur melalui ULP Klungkung. PLN memberikan pelayanan kelistrikan sesuai kebutuhan daya dan ketentuan yang berlaku, sementara INAKO, KEMA, dan KATECH menyiapkan perizinan serta kebutuhan penyambungan daya.

Proyek percontohan direncanakan mulai berjalan pada Oktober 2026 dengan pengoperasian lima kendaraan listrik roda tiga untuk fungsi khusus. Pengembangan selanjutnya direncanakan diperluas pada 2027 dengan lebih dari 30 kendaraan listrik di Bali.

Kendaraan tersebut mencakup kendaraan listrik roda tiga untuk berbagai kebutuhan, seperti pengangkutan sampah, kendaraan pendingin, dan pengangkutan barang. Selain itu, dikembangkan kendaraan pertanian listrik roda tiga dan roda empat berukuran kecil untuk kebutuhan pengangkutan dan penyemprotan.

Baca Juga  Memajukan Pendidikan di Denpasar, Walikota Apresiasi Denpasar Education Festival

Bupati Klungkung I Made Satria, S.H. menyampaikan dukungan terhadap pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya mewujudkan Nusa Penida sebagai green island pada 2030.

“Jika menjadi green island, Nusa Penida akan menjadi destinasi wisata yang lebih berkelas. Dan ini terus kami siapkan secara bertahap hingga nanti bisa tercapai sepenuhnya pada 2030,” ujar Satria.

Menurut Satria, pengembangan tersebut juga diharapkan mendukung pariwisata berkelanjutan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal.

Kerja sama ini juga mencakup pengujian kesesuaian dan kualitas sistem penukaran baterai di lapangan serta pemanfaatan data penggunaan dan pemantauannya. Para pihak dapat menindaklanjutinya melalui Perjanjian Kerja Sama sesuai kebutuhan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan pemerintah dan lembaga Korea Selatan, antara lain Deputy Director Ministry of SMEs and Startups Sangmin Jeon, Principal Researcher Korea Institute for Advancement of Technology (KIAT) Johngill Kim, Deputy General Manager Korea SMEs and Startups Agency (KOSME) Jongtak Jeong, Executive Director KEMA Jiyong Song, dan Director of Jeonnam Division KATECH Changhyun Jeong.

Dari Indonesia, hadir Bupati Klungkung I Made Satria, S.H., Chairman AISMOLI Irjen Pol. (Purn.) Drs. Budi Setiyadi, S.H., M.Si., Vice Rector Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. Agus Setiabudi, M.Si., serta CEO PT INAKO Kreta Udhaya Suchang Oh.

Kolaborasi ini menjadi langkah awal membangun ekosistem mobilitas listrik yang terintegrasi di Klungkung. Dukungan teknologi, infrastruktur kelistrikan, dan kolaborasi lintas negara diharapkan dapat mendorong transportasi yang lebih ramah lingkungan sekaligus memperkuat pengembangan pariwisata dan ekonomi hijau di Bali.

Melalui kerja sama ini, PLN UID Bali bersama para pihak akan melanjutkan koordinasi, pengujian, dan pengembangan sistem penukaran baterai sesuai ruang lingkup yang telah disepakati. Implementasi tersebut diharapkan menjadi bagian dari langkah bertahap menuju ekosistem kendaraan listrik yang semakin luas di Klungkung dan Bali. (eka/bi)

Baca Juga  Pengukuhan KPw BI Bali: Perkuat Sinergi untuk Mengawal Stabilitas dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Bali

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca