Tuesday, 23 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Di Saat Pandemi Covid-19, Pemprov Bali tetap Penuhi Kewajiban Pemeriksaan Keuangan oleh BPK

BALIILU Tayang

:

de

Denpasar, baliilu.com – Meski masa wabah pandemi Covid-19, namun tak sedikit pun menghalangi Pemerintah Provinsi Bali untuk tetap memenuhi kewajiban menjalankan pemeriksaan keuangan oleh BPK RI.

Hal ini mendapat apresiasi BPK RI seperti disampaikan Ketua BPK RI Perwakilan Bali Sri Haryoso Suliyanto pada acara Exit Meeting secara teleconference yang diikuti Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dan Sekretaris Daerah Dewa Made Indra dari Gedung Gajah, Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar, Senin (18/5-2020).

“Kami berterima kasih dalam kondisi pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Bali melakukan kerja sama yang baik dalam melakukan pemeriksaan,” kata Sri Haryoso Suliyanto yang mengikuti vicon dari kantor BPK RI Perwakilan Bali.

Menurutnya, pandemi Covid-19 tidak menghilangkan fungsi BPK sebagai pemeriksa. Hari ini, sesuai standar keuangan negara, tim pemeriksa melaporkan telah mengakhiri pemeriksaan yang berlangsung sekitar 30 hari lamanya.

Gubernur Bali Wayan Koster menghargai upaya BPK RI Perwakilan Bali karena di tengah pandemi tetap bisa menyelesaikan tugas secara tepat waktu dan memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang baik di Provinsi Bali.

“Walaupun opini atas laporan keuangan bukan merupakan suatu tujuan, tetapi merupakan proses dari tahapan tertentu untuk mencapai suatu derajat akuntabilitas yang reliable dari seluruh proses pertanggungjawaban penggunaan keuangan negara,“ kata Gubernur Koster.

Ia menambahkan, meski dalam situasi pandemi ada keterbatasan, Pemerintah Provinsi Bali berusaha menyediakan data-data yang diperlukan pemeriksa secara tepat waktu.

Momentum ini juga dimanfaatkan Gubernur Bali Wayan Koster untuk menyampaikan terima kasih kepada BPK RI yang telah meminjamkan Balai Diklat-nya sebagai salah satu tempat karantina pasien Covid-19 di Bali.

Baca Juga  1 Orang Pasien Covid Meninggal lagi di Denpasar, 10 Orang Sembuh Hari Ini

“Terima kasih atas dukungan dan  kerjasamanya karena telah memberikan penggunaan balai latihan milik BPK yang di Kabupaten Gianyar, Desa Pering,” kata Gubernur di sela teleconference.

Ketua BPK RI Perwakilan Bali Sri Haryoso Suliyanto mengatakan kerja sama dalam pemanfaatan aset BPK untuk penanganan Covid-19 ini juga mendapat apresiasi dari pimpinan BPK RI di Jakarta. “Kami sampaikan pemanfaatan ini menjadi role model hubungan kerja sama antara BPK dengan entitas,” kata Sri. (*/ist)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Presiden Jokowi: Siapkan Masa Depan Anak-Anak Indonesia dengan Kecerdasan dan Karakter Kuat

Published

on

By

Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2024 yang digelar di Istora Papua Bangkit, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada Selasa, 23 Juli 2024. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Jayapura, baliilu.com – Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya mempersiapkan masa depan anak-anak Indonesia dengan kecerdasan, wawasan, dan karakter yang kuat. Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi dalam keterangannya kepada awak media usai menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2024 yang digelar di Istora Papua Bangkit, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada Selasa, 23 Juli 2024.

“Kita melihat ke depan anak-anak ini harus betul-betul disiapkan tidak hanya pintar, tidak hanya pandai, tetapi juga berwawasan dan berkarakter. Saya kira anak-anak ke depan harus disiapkan kepintarannya, kepandaiannya, wawasannya, dan karakternya,” ujar Presiden, dikutip dari presidenri.go.id.

Presiden juga mengungkapkan kegembiraannya terhadap antusiasme anak-anak dalam acara tersebut. Ini juga merupakan kali pertama Puncak Hari Anak Nasional diselenggarakan di Papua secara besar-besaran.

“Anak-anak menikmati, saya pun tidak mau memberi sambutan pidato karena ini adalah hari-nya anak-anak, tempat anak-anak berinteraksi, bermain, bersenang-senang,” ujar Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden yang hadir bersama Ibu Iriana Joko Widodo pun memilih bermain kuis bersama anak-anak yang hadir. Kuis yang diberikan pun beragam, mulai dari matematika, pengetahuan umum, hingga Pancasila.

Anak-anak juga tampak antusias menjawab dan mendapat hadiah dari Presiden dan Ibu Iriana. Salah satunya adalah Herry, seorang polisi cilik yang berhasil menyebutkan Pancasila dan mendapatkan hadiah dari Presiden dan Ibu Iriana.

“Bahagia, dapat mobil-mobilan dengan cemilan, ada mobil remot, mobil mainan,” ucap Herry.

Selain itu, salah satu sorotan dari acara tersebut adalah penampilan tari kolosal oleh anak-anak, yang dinilai Presiden sebagai cermin dari industri kreatif Indonesia yang dimulai dari usia dini.

“Saya kira ini memang kreatif-kreatif, jadi industri kreatif Indonesia dimulai dari anak-anak seperti yang tadi kita lihat. Tariannya kolosal dan anak-anak sangat menjiwai, DNA kita memang ada di situ,” jelas Presiden.

Baca Juga  Update Covid-19 (28/7) di Bali, Persentase Sembuh Naik Lagi, Hari Ini Capai 80,86%

Dalam pesan yang disampaikan, Presiden Jokowi mengimbau semua anak Indonesia untuk terus belajar agar bisa mencapai cita-cita mereka. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden dan Ibu Iriana Hadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2024 di Papua

Published

on

By

hari anak nasional
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2024 yang digelar di Istora Papua Bangkit, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada Selasa, 23 Juli 2024. (Foto: BPMI Setpres/Vico)

Jayapura, Papua, baliilu.com – Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2024 yang digelar di Istora Papua Bangkit, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada Selasa, 23 Juli 2024. Tiba sekitar pukul 08.30 WIT, Presiden dan Ibu Iriana disambut dua anak Papua yang memberikan buket bunga.

Presiden dan Ibu Iriana kemudian mengajak kedua anak tersebut untuk masuk ke tempat acara sambil bergandengan tangan. Tampak pula sejumlah anak-anak Papua menyanyikan lagu-lagu daerah mengiri Presiden dan Ibu Iriana menuju tempat acara.

Setibanya di tempat acara, Presiden dan Ibu Iriana disambut tarian selamat datang yang dibawakan oleh anak-anak Papua. Kedatangan Presiden dan Ibu Iriana pun disambut riuh dan tepuk tangan dari anak-anak yang telah memenuhi Istora Papua Bangkit.

Tidak hanya itu, Presiden, Ibu Iriana, dan para undangan yang hadir juga disuguhkan berbagai macam penampilan dalam peringatan yang mengambil tema “Suara Anak Membangun Bangsa” tersebut. Di antaranya adalah penampilan 100 anak-anak Papua Program Gasing, penampilan baris-berbaris, penampilan marching band, hingga persembahan lagu oleh penyanyi cilik Papua, yang diiringi peragaan busana hasil karya perancang Papua.

Selain itu, acara tersebut juga menampilkan “Tari Kolosal Yospan” yang dibawakan oleh sekitar 2.600 pelajar SD-SMP Papua. Penampilan tersebut bahkan mendapatkan pemecahan rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai karya anak terbesar di Indonesia.

Ketua Umum Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM), Tri Tito Karnavian, mengatakan bahwa peringatan HAN ke-40 kali ini merupakan hasil kerja sama OASE KIM dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Adapun lokasi penyelenggaraan di Papua dipilih berdasarkan keinginan Ibu Iriana agar anak-anak di timur Indonesia turut merayakan Hari Anak Nasional.

Baca Juga  BRI Sumbang 10 Ton Beras, Gubernur Koster: Penyaluran akan Libatkan Desa Adat

“Kami bekerja sama dengan Kementerian PPA untuk melaksanakannya di Kabupaten Jayapura dan ini adalah dari Ibu Negara yang ingin anak-anak di paling timur Indonesia pun merasakan kegembiraan dalam merayakan Hari Anak Nasional 2024,” ujar Tri Tito, dikutip dari presidenri.go.id.

Ia pun berharap peringatan HAN ke-40 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak Indonesia. Salah satunya adalah masyarakat dapat menyadari bahwa anak-anak memiliki hak sipil yang harus diperhatikan.

“Semoga dengan perayaan Hari Anak Nasional ini semua masyarakat menyadari bahwa anak-anak mempunyai hak-hak sipil yang perlu diperhatikan agar mereka menjadi generasi muda, generasi mendatang yang hebat dalam menyongsong Indonesia Emas,” ucap Tri Tito.

Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam acara tersebut adalah Ibu Wury Ma’ruf Amin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri PPA Bintang Puspayoga, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto, Pj. Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun, dan para anggota OASE KIM. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tingkatkan Keselamatan Penerbangan, Pj. Gubernur Mahendra Jaya Tingkatkan Sinergi dengan Stakeholder Bandara Ngurah Rai

Published

on

By

layang
TERIMA KOMANDAN LANUD: Pj. Gubernur Mahendra Jaya saat menerima Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, Stakeholder Bandara Ngurah Rai, dan perangkat daerah terkait di Jayasabha, Denpasar, pada Senin (22/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Penjabat (Pj) Gubernur Bali SM Mahendra Jaya, menegaskan akan segera mengambil langkah strategis guna menghindari terulangnya peristiwa helikopter jatuh akibat lilitan tali layangan belum lama ini.

Hal ini tercetus saat Pj. Gubernur menerima Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, Stakeholder Bandara Ngurah Rai, dan perangkat daerah terkait di Jayasabha, Denpasar, pada Senin (22/7).

Pj. Gubernur menekankan kembali Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 9 Tahun 2000 tentang Larangan Menaikkan Layang-layang dan Permainan Sejenis di Bandar Udara Ngurah Rai dan sekitarnya.

“Tentu ini akan kita sosialisasikan dengan lebih intensif lagi, melibatkan kabupaten/kota dan desa adat serta Satpol PP. Bahwa sudah ada aturan mengenai dimana, pada ketinggian berapa, dan kapan boleh menaikkan layangan,” tandasnya.

Mahendra Jaya mengakui bahwa layang-layang merupakan bagian dari kearifan lokal, budaya yang mengakar dan bahkan menjadi daya tarik pariwisata di Bali. Namun, ia menjelaskan bahwa keselamatan penerbangan dan nyawa manusia harus menjadi prioritas.

“Penting untuk dilakukan tindakan pencegahan, dan ditekankan bahwa hanya di tempat-tempat tertentu saja yang dilarang,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh pihak terkait berkomitmen untuk melakukan sinergi guna mencegah hal yang sama terulang kembali.

Sebagai informasi, Perda Nomor 9 Tahun 2000 Pasal 2 ayat 1 menyebutkan larangan menaikkan layang-layang dan permainan sejenis di wilayah dalam radius 5 mil laut atau 9 kilometer dari bandar udara. Selanjutnya, dalam ayat 2 disebutkan dilarang menaikkan layang-layang dan permainan sejenis di wilayah di antara radius 5 mil laut atau 9 kilometer sampai dengan 10 mil laut atau 18 kilometer dengan ketinggian melebihi 100 meter atau 300 kaki. (gs/bi)

Baca Juga  Wagub Apresiasi Pengukuhan Pengurus BPPD Karangasem, Ingatkan Tingkatkan Citra Kepariwisataan

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca