Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dinas Pariwisata Denpasar Gelar Gathering Komunitas Kreatif

Perkuat Kolaborasi dan Tingkatkan Kesadaran HAKI

Loading

BALIILU Tayang

:

gathering komunitas kreatif
GATHERING: Para peserta berfoto bersama pada penyelenggaraan Gathering Komunitas Kreatif Kota Denpasar yang berlangsung di Ruang Mahotama, Graha Sewaka Dharma, Sabtu (6/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Dinas Pariwisata Kota Denpasar melalui Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif melalui kolaborasi lintas komunitas. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Gathering Komunitas Kreatif Kota Denpasar yang berlangsung di Ruang Mahotama, Graha Sewaka Dharma, Sabtu (6/6).

Kegiatan ini mempertemukan berbagai komunitas kreatif di Kota Denpasar sebagai wadah untuk mempererat sinergi, membangun jejaring, serta merumuskan berbagai peluang kolaborasi dalam mendukung perkembangan sektor ekonomi kreatif yang menjadi salah satu pilar penting bagi pertumbuhan pariwisata dan perekonomian daerah.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa komunitas kreatif memiliki peran strategis sebagai motor penggerak inovasi, pelestarian budaya, serta pemberdayaan masyarakat di tengah perkembangan kota yang semakin dinamis.

“Komunitas kreatif merupakan kekuatan penting dalam membangun identitas Kota Denpasar yang berakar pada budaya dan kreativitas. Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang-ruang kolaborasi yang mampu mendorong lahirnya ide, inovasi, dan karya kreatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan,” ujar Riyastiti.

Lebih lanjut, Riyastiti berharap forum seperti ini dapat menjadi sarana bertukar gagasan sekaligus memperkuat hubungan antarkomunitas sehingga mampu melahirkan program dan karya kreatif yang memiliki nilai tambah serta daya saing.

“Kami ingin komunitas kreatif di Denpasar tidak hanya berkembang secara mandiri, tetapi juga tumbuh melalui kolaborasi. Dengan saling terhubung dan berbagi pengalaman, akan lahir berbagai inovasi yang semakin memperkuat posisi Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pelaksana Badan Kreatif Kota Denpasar, Ari Setya Wibawa, menekankan pentingnya memperkuat jejaring antarkomunitas serta membuka ruang dialog yang konstruktif.

Baca Juga  Pendaftaran Tenant di Graha Yowana Suci Kota Denpasar Resmi Dibuka

“Kami sangat memerlukan saran dan masukan karena BKRAF berkomitmen melakukan penyegaran. Oleh karena itu, ruang dialog seperti ini menjadi sangat penting,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh komunitas yang hadir serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

“Ide-ide segar tentu sangat kami perlukan. Mari terus berkolaborasi, saling terkoneksi, dan bertumbuh bersama,” tambahnya.

Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan temu komunitas, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Kanwil Kementerian Hukum Bali, Made Yuda Yudistira, yang membawakan materi mengenai pentingnya pemahaman Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi pelaku ekonomi kreatif.

Dalam paparannya, dijelaskan bahwa perlindungan hukum terhadap karya, merek, desain, hingga berbagai inovasi kreatif merupakan langkah penting untuk meningkatkan nilai ekonomi sebuah karya sekaligus melindunginya dari potensi plagiarisme maupun penyalahgunaan oleh pihak lain.

Melalui kegiatan ini, diharapkan komunitas kreatif di Kota Denpasar semakin memahami pentingnya legalitas dan perlindungan karya, memperluas jejaring kolaborasi, serta mampu melahirkan inovasi-inovasi kreatif yang berdaya saing. Upaya tersebut sekaligus mendukung penguatan posisi Denpasar sebagai kota kreatif yang berlandaskan nilai-nilai budaya lokal.

Salah satu perwakilan komunitas, Indra Parusa, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Denpasar yang secara konsisten membuka ruang dialog bagi komunitas kreatif.

“Kita patut mengapresiasi Pemerintah Kota Denpasar karena tidak banyak daerah yang membuka ruang dialog seperti ini. Semoga kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Denpasar melalui semangat kolaborasi, inovasi, dan perlindungan kekayaan intelektual, sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan pariwisata dan pembangunan daerah. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Harapan yang Tumbuh di SRMP 17 Tabanan: Kisah Orang Tua Menyambut Masa Depan Anak

Published

on

By

prabowo di tabanan
HADIR DI SEKOLAH RAKYAT: Presiden Prabowo Subianto bersama orang tua siswa yang hadir di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Tabanan, baliilu.com – Di tengah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026, tersimpan kisah-kisah perjuangan keluarga yang kini menemukan secercah harapan melalui program Sekolah Rakyat. Bagi banyak orang tua, sekolah ini bukan sekadar tempat belajar, melainkan jalan bagi anak-anak mereka untuk meraih masa depan yang selama ini terasa begitu jauh.

Ni Putu Yuniawati menjadi salah satu orang tua yang merasakan langsung manfaat kehadiran Sekolah Rakyat. Dengan mata berbinar, Yuniawati menceritakan bahwa sang anak, Rizky kini memiliki cita-cita yang jelas. Rizky ingin menjadi insinyur pertanian. Bagi Yuniawati, mimpi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus harapan agar anaknya dapat meraih kehidupan yang lebih baik.

“Sekarang saya harap anak-anak saya tuh biar bangga mencapai tujuannya mereka sekolah karena kami orang tak punya. Saya mengucapkan sama Pak Presiden banyak terima kasih membantu orang-orang yang tak mampu,” ujar Yuniawati penuh haru.

Kisah serupa datang dari I Nyoman Sukonado, seorang buruh tani yang hadir dalam gelar griya sebagai orang tua calon siswa. Dengan penghasilan yang tidak menentu, jika ada pekerjaan, Sukonado selama ini menghadapi berbagai keterbatasan dalam membiayai pendidikan anak-anaknya. Dari enam orang anak yang dimilikinya, lima anak sebelumnya terpaksa berhenti sekolah setelah jenjang SMP.

“Saya juga berterima kasih banyak sekali kepada Bapak Prabowo yang punya program sebesar ini, membiayai masyarakat miskin seperti saya, biar bisa anaknya menimba ilmu. Saya banyak-banyak terima kasih,” ungkap Sukonado.

Bagi Sukonado, pendidikan adalah jalan untuk memutus rantai kemiskinan yang selama ini membelenggu keluarganya. Ia berharap sang anak kelak dapat memperoleh pekerjaan yang baik dan membantu keluarga di masa depan.

Baca Juga  Dari Pelatihan Pengelolaan Homestay Dispar Kota Denpasar

Sementara itu, Ni Putu Megayani menyaksikan sendiri bagaimana Sekolah Rakyat membantu mengembangkan potensi anaknya, Ni Made Ayu Arini. Sejak bersekolah di SRMP 17 Tabanan, Arini terus menunjukkan prestasi, termasuk di bidang olahraga.

Sebelum masuk Sekolah Rakyat, Arini telah mencatatkan prestasi pada cabang lompat jauh tingkat provinsi. Setelah bersekolah di Sekolah Rakyat, bakatnya terus berkembang dan kini ia juga berprestasi di cabang bulu tangkis.

“Saya sangat bangga kepada anak saya karena anak saya bisa mandiri dan dia berprestasi di sekolah rakyat ini dan saya sangat bangga kepada anak saya sendiri karena dia bisa mandiri dan dia tidak mau menyulitkan saya sama bapaknya,” kata Megayani.

Sebagai seorang ibu yang berjuang membesarkan anak-anaknya di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, Megayani mengaku sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan melalui program Sekolah Rakyat. Ia bahkan berharap anaknya yang lain juga dapat memperoleh kesempatan serupa pada jenjang pendidikan berikutnya.

“Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Pak Prabowo telah mendirikan sekolah rakyat ini. Terima kasih Pak Prabowo atas semua yang diberikan kepada saya. Saya ingin anak saya tidak seperti saya yang tidak bisa membaca dan menulis. Saya ingin anak saya sukses nantinya, dan saya ingin anak saya melebihi diri saya sendiri,” tuturnya.

Kisah Yuniawati, Sukonado, dan Megayani menjadi gambaran nyata bagaimana pendidikan dapat menjadi jembatan harapan bagi keluarga-keluarga yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi. Melalui Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk belajar, mengembangkan potensi, dan mengejar cita-cita mereka.

Bagi para orang tua tersebut, kehadiran Sekolah Rakyat bukan hanya menghadirkan ruang belajar, tetapi juga membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus keluarga mereka. Di balik setiap ruang kelas, tumbuh harapan-harapan besar yang kini perlahan mulai menemukan jalannya. (gs/bi)

Baca Juga  Angkat Tema "Menjaga Laut, Menata Wisata Bahari", Dispar dan BPPD Denpasar Gelar Gathering

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Di SRMP 17 Tabanan, Presiden Prabowo Tanamkan Pesan Pendidikan, Disiplin, dan Karakter

Published

on

By

prabowo di tabanan
MOTIVASI: Presiden Prabowo Subianto memotivasi para siswa dan tenaga pendidik di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Tabanan, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan penuh motivasi kepada para siswa dan tenaga pendidik di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, saat melakukan kunjungan pada Minggu, 7 Juni 2026. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Kepala Negara mengajak para siswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, mencintai orang tua, serta membangun karakter yang baik sebagai bekal meraih masa depan.

Di hadapan para siswa, guru, dan tenaga pendidik, Presiden Prabowo menekankan bahwa pendidikan dan kedisiplinan merupakan kunci untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik. Kepala Negara mengingatkan bahwa setiap anak merupakan harapan bagi keluarga yang telah bekerja keras demi masa depan mereka.

“Kamu harus nanti angkat orang tuamu, kamu harapan orang tuamu. Belajar, belajar, belajar yang baik. Hormati guru, cintai orang tua. Selalu rukun sama kawan, selalu baik sama orang lain, sopan santun,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga mengajak para siswa untuk menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan menghargai sesama. Menurut Presiden, sikap saling menghormati dan hidup rukun menjadi fondasi penting dalam mencapai keberhasilan.

“Jangan sekali-sekali jelek-jelekin orang, jangan benci orang lain. Hidup dengan baik. Rukun itu kunci dari keberhasilan,” tutur Presiden.

Selain kepada para siswa, Presiden Prabowo turut berpesan kepada kepala sekolah dan para tenaga pendidik untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dalam mendidik generasi penerus bangsa. “Kepala sekolah, laksanakan tugasmu dengan sebaik-baiknya, didik anak didikmu dengan sebaik-baiknya, teliti, rajin, disiplin, berbuat yang terbaik,” pesan Presiden. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Tingkatkan Kualitas SDM di Bidang Pariwisata, Dispar Denpasar Gelar Pelatihan Pengelolaan Destinasi Wisata
Lanjutkan Membaca

NEWS

Di Bali, Presiden Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat di Semua Bidang

Published

on

By

presiden prabowo
SAMBUTAN: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Tabanan, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat di berbagai bidang kehidupan. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dilakukan secara menyeluruh melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan bagi seluruh lapisan masyarakat. Kepala Negara menyampaikan bahwa tidak hanya pendidikan formal yang perlu diperkuat, tetapi juga pelatihan bagi para petani, guru, perawat, dan berbagai profesi lainnya.

“Pendidikan yang bisa membuat rakyat sejahtera di semua bidang. Pendidikan, latihan untuk petani, latihan untuk guru, untuk perawat, semua bidang harus kita tingkatkan pendidikan dan latihan,” ujar Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Kepala Negara menjelaskan bahwa upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan dukungan sumber daya yang memadai. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen menjaga dan mengelola kekayaan negara secara bertanggung jawab agar dapat digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

“Pemerintah, pemimpin-pemimpin harus bekerja keras, uang harus dihemat, harus dijaga kekayaan negara, harus dijaga. Negara kita sebetulnya sangat-sangat kaya sumber alamnya sangat banyak, tinggal kita yang pandai mengelola, pandai menjaga,” ungkap Kepala Negara.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan kegembiraannya melihat perkembangan program Sekolah Rakyat yang dinilai memberikan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan berkualitas. Namun demikian, Kepala Negara mengakui bahwa kebutuhan terhadap program tersebut masih sangat besar.

“Jadi saya gembira melihat perkembangan Sekolah Rakyat. Tentunya usaha masih sangat besar ya karena yang butuh sekolah ini ternyata banyak,” imbuh Presiden Prabowo.

Baca Juga  Angkat Tema "Menjaga Laut, Menata Wisata Bahari", Dispar dan BPPD Denpasar Gelar Gathering

Presiden Prabowo meminta agar pembangunan Sekolah Rakyat dipercepat dan diperluas ke berbagai daerah. Kepala Negara juga mendorong pemerintah daerah serta kementerian dan lembaga terkait untuk berkolaborasi mencari solusi kreatif guna menambah kapasitas layanan pendidikan, termasuk memanfaatkan fasilitas negara yang belum digunakan secara optimal sambil menunggu pembangunan sekolah permanen.

“Nanti diusahakan bupati-bupati, kalau tidak ya nanti pemerintah pusat cari lahannya, cari tanahnya, ya kita upayakan. Tapi bagaimana caranya kreativitas saudara diupayakan lah hampir semua yang minta harus diterima ya,” pungkas Kepala Negara.

Pemerintah menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia sebagai bagian dari komitmen memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program tersebut, pemerintah berharap semakin banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan yang setara untuk meraih pendidikan yang berkualitas dan meningkatkan taraf hidup keluarganya di masa depan.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari tekad Presiden Prabowo untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Melalui program Sekolah Rakyat, pemerintah ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak Indonesia untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Bagi Presiden Prabowo, pendidikan bukan sekadar proses belajar di ruang kelas, melainkan investasi terbesar bangsa untuk melahirkan generasi unggul yang mampu membawa Indonesia menuju kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh rakyat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca