Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dipilih BKN, ITB STIKOM Bali Jadi Pelaksana Seleksi CASN 2023

BALIILU Tayang

:

ITB STIKOM Bali
KETERANGAN PERS: Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan didampingi Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si. (kiri) dan Ketua Panitia Seleksi CASN Eko Indra Wahyudi (kanan) saat memberikan keterangan pers, Jumat (17/11/2023) di Denpasar. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali dipercaya dan dipilih oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) Wilayah Bali Nusra sebagai pelaksana seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2023 di Bali. Pelaksanaan seleksi dilakukan sejak 9 November 2023 sampai 26 November 2023 dengan melibatkan sekitar 12.000 peserta.

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan kepada media mengatakan bahwa ITB STIKOM Bali telah bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Nasional Bali Nusra untuk melaksanakan seleksi calon ASN baik yang ASN penuh maupun P3K. Atas kepercayaan ini, ITB STIKOM Bali telah mempersiapkan sarana prasarana serta sumber daya manusia yang sudah mendapatkan pelatihan dari BKN. Seleksi ini memerlukan penanganan yang sangat detail, ketat dan rahasia, seperti pintu masuk disteril, setiap yang masuk harus diperiksa sesuai prosedur BKN.

Kepercayaan sebagai pelaksana seleksi CASN, kata Dadang telah mendapat persetujuan dan dukungan dari pihak yayasan karena kegiatan seleksi ini tidak mengganggu aktivitas perkuliahan di ITB STIKOM Bali baik pelaksanaan ITS yang sedang berlangsung secara online, dan juga kuliah secara online dan secara offline di beberapa kelas yang masih tersedia.

Dadang menyebutkan, ITB STIKOM Bali telah mempersiapkan perangkat komputer 318 unit dimana setiap sesi menghadirkan 300 peserta dan dalam sehari bisa dilaksanakan sebanyak tiga sesi atau 900 peserta. Untuk memenuhi kuota itu pihaknya menyediakan ruang aula dengan jumlah kapasitas 290 peserta, ruang B dengan jumlah 400 dan ruang C sebagai back up ruangan. ‘‘Kita sudah sangat siap untuk menyelenggarakan tes yang sekelas ini, yang tingkat rahasianya tinggi,‘‘ ujar Dr. Dadang.

Kerahasiaan pelaksanaan seleksi ini di antaranya materi tes yang langsung disiapkan oleh BKN Pusat dengan menggunakan sistem yang langsung bisa melihat nilai scor usai menjawab soal. Registrasi masuk yang demikian ketat. Setelah pelaksanaan tes, ruangan langsung disegel. Jadi tidak memungkinkan lagi ada bahasa titipan, joki ikut masuk atau disupport dari luar. Karena pengamanan kita sangat ketat.

Baca Juga  ITB STIKOM Bali Perkenalkan AR Agung ARmed ke Pusdalops BPBD Bali

Dr. Dadang mengungkapkan, ITB STIKOM Bali dipilih sebagai pelaksana seleksi CASN Bali 2023 pertama, mungkin karena lokasi kita sangat strategis di tengah kota dan di tengah kantor pemerintahan yang notabene ASN-ASN yang menjadi peserta berada di sekitar ini. Kedua, ini termasuk daerah ring satu dimana tidak ada jaringan mati listrik dan STIKOM Bali juga memiliki genset yang cukup. Karena mati listrik momok utama bagi kegiatan yang sangat erat kaitannya dengan power untuk berhubungan langsung dengan pusat. Karena untuk pelaksanaan seleksi ini tidak menggunakan Wifi lokal tetapi BKN menggunakan Telkomsat yang langsung pasang satelit. Bahkan STIKOM Bali sendiri tidak bisa mengakses wifinya.

Ketiga, STIKOM dipilih karena kita dipercaya memiliki jaringan internet yang bagus, infrastruktur bagus untuk masalah-masalah yang berhubungan dengan internet. Karena pada titik-titik tertentu seperti di bagian registrasi melibatkan Tim IT STIKOM Bali yang juga sudah mendapat pelatihan dari BKN dan menjadi tim BKN.

‘‘Biasanya BKN melaksanakan seleksi CASN di tempat-tempat yang keamanannya terjamin dan super ketat. Tetapi kali ini STIKOM Bali mendapat kepercayaan yang sangat luar biasa ini karena secara IT kita punya computer security, computer forensic, sehingga BKN mempertimbangkan memilih STIKOM Bali,’’ pungkas Dr. Dadang Hermawan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Kapolri Terima Audiensi Direktur FBI, Perkuat Kerja Sama Penanggulangan Kejahatan Transnasional

Published

on

By

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi Direktur FBI Kash Patel di Mabes Polri, Jakarta.
TERIMA AUDIENSI: Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menerima audiensi Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI), Mr. Kash Patel, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (23/7). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menerima audiensi Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI), Mr. Kash Patel, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (23/7).

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kerja sama antara Polri dan FBI dalam menghadapi berbagai ancaman kejahatan transnasional yang semakin kompleks, khususnya di bidang kontra terorisme, kejahatan siber, narkotika, serta penipuan daring lintas negara.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyampaikan apresiasi atas hubungan kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara Polri dan FBI sejak tahun 2014, terutama dalam pertukaran informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan terhadap berbagai upaya penegakan hukum.

Audiensi juga membahas sejumlah isu strategis, antara lain perkembangan ancaman peredaran fentanyl dan bahan prekursor, penanganan jaringan scam compounds dan cyber-enabled fraud, penguatan kerja sama investigasi dan pertukaran informasi intelijen, serta pengembangan kapasitas personel melalui berbagai program pelatihan yang diselenggarakan FBI seperti pada FBI Academy.

“Di tengah dinamika global, berbagai jenis kejahatan terus berkembang, seperti kejahatan siber, terorisme, tindak pidana perdagangan orang, dan kejahatan lainnya. Oleh karena itu, kerja sama internasional menjadi faktor penting dalam mendukung penegakan hukum,” kata Sigit.

Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk mempercepat penanganan buronan yang menjadi subjek Interpol Red Notice serta mekanisme kerja sama dalam proses penegakan hukum lintas negara.

Kapolri menegaskan bahwa penguatan kerja sama internasional menjadi salah satu kunci dalam menghadapi perkembangan kejahatan transnasional yang memanfaatkan kemajuan teknologi dan melintasi batas yurisdiksi negara. Oleh karena itu, Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan FBI melalui pertukaran informasi, peningkatan kapasitas personel, serta pelaksanaan operasi bersama sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga  ITB Stikom Bali Support Total Mantan Wakil Rektor Didiksa Menjadi Sulinggih

Sementara itu, Direktur FBI menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang telah terjalin dengan Polri dan menegaskan komitmen FBI untuk terus memperkuat kerja sama dalam pemberantasan terorisme, narkotika, kejahatan siber, serta berbagai bentuk kejahatan lintas negara lainnya melalui pendekatan yang lebih erat, konkret, dan berkelanjutan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, diawali dengan penyambutan Direktur FBI di Gedung Utama Mabes Polri, penandatanganan buku tamu, diskusi bilateral, pertukaran cinderamata, dan diakhiri dengan sesi foto bersama. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Nekat Lepas Spion Motor? Ini Bahaya dan Aturan yang Wajib Diketahui

Published

on

By

Ilustrasi sepeda motor tanpa spion yang melanggar aturan lalu lintas dan berisiko meningkatkan kecelakaan di jalan.
LANGGAR ATURAN: Saorang pengendara sepeda motor tanpa spion yang melanggar aturan lalu lintas dan berisiko meningkatkan kecelakaan di jalan. (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Demi membuat tampilan motor terlihat lebih sporty atau menarik, masih banyak pengendara yang memilih melepas salah satu bahkan kedua spion. Padahal, kebiasaan tersebut tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.

Saat berada di jalan raya, pengendara tidak hanya fokus pada kondisi di depan tetapi juga harus mengetahui situasi di belakang dan di samping kendaraan. Sebab spion dapat membantu pengendara memantau pergerakan kendaraan lain tanpa harus menoleh, terutama ketika hendak berpindah jalur, berbelok, atau menyalip.

Tanpa spion, penglihatan pengendara menjadi lebih terbatas sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan, baik yang melibatkan sesama pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

Dikutip dari website resmi Korlantas Polri https://korlantas.polri.go.id/, fungsi spion penting bagi keselamatan, penggunaan spion juga telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Pasal 48 ayat (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengatur bahwa setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

Ketentuan tersebut diperjelas melalui Pasal 37 Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan yang mewajibkan setiap sepeda motor dilengkapi sedikitnya dua spion, masing-masing di sisi kiri dan kanan.

Bagi pengendara yang tetap mengoperasikan sepeda motor tanpa memenuhi persyaratan tersebut, sanksinya diatur dalam Pasal 285 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, yakni pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.

Keselamatan berkendara tidak ditentukan oleh tampilan kendaraan, melainkan oleh kesiapan kendaraan itu sendiri dalam memenuhi standar keselamatan. Memasang dua spion mungkin terlihat sebagai hal sederhana, tetapi keberadaannya dapat membantu pengendara mengambil keputusan dengan lebih aman dan mengurangi risiko kecelakaan di jalan. (gs/dpr.go.id)

Baca Juga  ITB STIKOM Bali Serahkan Aplikasi Agung ARmed kepada BPBD Bali

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Perpres Ojol Segera Final, Dasco Pastikan DPR Terus Kawal Perlindungan Pengemudi  

Published

on

By

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memberikan keterangan usai memimpin rapat koordinasi pembahasan Perpres Ojol di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
BERI KETERANGAN: Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, memberi keterangan usai memimpin Rapat Koordinasi DPR RI bersama jajaran pemerintah yang berlangsung di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – DPR RI terus mengawal penuntasan Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Ojek Online (Ojol) demi menghadirkan payung hukum serta perlindungan yang berkeadilan bagi para pengemudi ojol di tanah air. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi DPR RI bersama jajaran pemerintah yang berlangsung di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa proses penyempurnaan regulasi ini telah menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dan kini berada di fase penyelesaian. “Hari ini kami kembali mengadakan rapat koordinasi untuk menyempurnakan Perpres tentang Ojol yang alhamdulillah sedikit lagi sudah final,” ujar Sufmi Dasco Ahmad usai memimpin rapat koordinasi.

Dasco menjelaskan, DPR RI bersama pihak eksekutif fokus menyerap aspirasi riil dari para pelaku lapangan agar substansi Perpres benar-benar menjawab kebutuhan para mitra pengemudi. Dalam rapat koordinasi tersebut, DPR RI secara khusus mendengarkan langsung laporan evaluasi terkait skema pembagian tarif yang selama ini berjalan.

“Tadi kita sudah mendengar langsung masukan dari Koalisi Ojol Nasional mengenai evaluasi tarif yang selama ini berjalan, khususnya terkait efektivitas penerapan skema 92 persen dan 8 persen,” tutur Dasco dikutip dari laman dpr.go.id.

Lebih lanjut, Dasco menyampaikan bahwa DPR RI dan pemerintah telah menyepakati langkah teknis terakhir untuk merampungkan seluruh draf Perpres. Tahap penyelesaian akhir ini hanya tinggal menunggu satu agenda pertemuan finalisasi dengan para pemangku kepentingan.

“Tadi kami sudah sepakat bahwa tim akan bertemu sekali lagi untuk finalisasi,” tegas Pimpinan DPR RI tersebut.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang turut hadir dalam rapat koordinasi mengonfirmasi bahwa arahan Presiden terkait skema pembagian tarif telah mulai diimplementasikan di lapangan. “Yang penting perintah dari Presiden mengenai pembagian tarif 92 persen dan 8 persen secara riil di lapangan sudah diterapkan,” kata Prasetyo Hadi melengkapi.

Baca Juga  Ribuan ASN Brebes Terjerat Presensi Ilegal, Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Melalui rapat koordinasi ini, DPR RI memastikan fungsi pengawasannya terus berjalan optimal guna menjamin Perpres Ojol yang dihasilkan nantinya mampu menciptakan iklim kemitraan yang sehat, adil, dan transparan bagi seluruh pengemudi maupun penyedia layanan aplikasi transportasi di Indonesia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca