Tuesday, 16 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

HOBIIS

Dukung Liga dan Pameran Ikan Koi Tingkat Nasional, Bupati Sanjaya Harapkan Mampu Tingkatkan Promosi Potensi Tabanan

BALIILU Tayang

:

liga koi tabanan
PAMERAN KOI: Bupati Tabanan hadiri “1st Bupati CUP Tabanan Koi Show 2023”, rangkaian liga koi Indonesia oleh Tabanan Koi Club Bali, Minggu (8/10). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Membangun Tabanan tidak hanya oleh pemerintah, tetapi harus dari semua lini masyarakat. Hal tersebut kerap kali disebutkan oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M, dalam setiap kesempatan bertatap muka dengan masyarakat. Kali ini, pihaknya memberikan dukungan terhadap pembangunan yang dilakukan oleh salah satu komunitas di Tabanan, dalam acara bertema “1st Bupati CUP Tabanan Koi Show 2023”, rangkaian liga koi Indonesia oleh Tabanan Koi Club Bali, Minggu (8/10). 

Kontribusi pemerintah dalam mendukung upaya pembangunan melalui komunitas ini, sudah terhitung sering dilakukan. Eksistensi Komunitas Koi di Tabanan, menandakan minat, hobi dan kegemaran masyarakat Tabanan yang beragam. Berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Maria, kompetisi yang memperebutkan Bupati Cup perdana ini juga dihadiri oleh Sekda Tabanan, Kapolsek Tabanan, Perwakilan dari Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Ketua Umum Asosiasi Pecinta Koi Indonesia (APKI), Sekjen APKI, Ketua Badan Penyelenggara Liga Koi Indonesia, Asisten II Setda Tabanan, Para kepala OPD di lingkungan Pemkab, Para Kepala Bagian di lingkungan Setda, Camat Tabanan dan diikuti oleh para peserta kompetisi Bupati Cup Koi Show 2023. 

Tentunya, kompetisi yang menarik minat dan bakat para pecinta koi di seluruh Indonesia ini mendapat sambutan baik dari orang nomor satu di Tabanan. Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan apresiasi kepada para panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan lomba, sehingga memberikan dampak luar biasa bagi daerah, baik dari sisi ekonomi, sosial maupun dari sisi promosi daerah, khususnya Kabupaten Tabanan.

“Dari sisi ekonomi, event ini secara nyata, mampu menghidupkan UMKM dan pelaku bisnis lainnya. Dari sisi sosial, event ini secara nyata memberikan hiburan dan edukasi terkait keberadaan ikan koi. Dan dari sisi promosi daerah, event ini juga memberikan dampak luar biasa terkait dengan keberadaan potensi yang ada di Kabupaten Tabanan,” Sanjaya menjelaskan dalam sambutannya. 

Baca Juga  Bupati Sanjaya dan Ny. Rai Sanjaya Dikukuhkan Sebagai Bapak dan Bunda Asuh Stunting Tabanan

Berbicara tentang ikan koi, Sanjaya menerangkan, bahwa perlombaan tidaklah sebagai wujud hobi semata, tetapi juga menyangkut gengsi dan nilai ekonomi yang tidak kecil. Untuk itu pihaknya sangat berharap kepada pecinta koi, khususnya yang berada di Kabupaten Tabanan, dapat melihat sisi ini lebih jauh, sehingga nantinya Kabupaten Tabanan dapat tumbuh menjadi salah satu sentra pengembangan ikan koi. Sebagaimana yang dilakukan juga oleh Komunitas Ikan Koki Bali atau yang lebih dikenal dengan sebutan Be Gembrong harap Sanjaya.

Adapun jenis ikan yang ikut dilombakan yakni; jenis Gosanke (Kohaku, Taisho Sanshoku, Showa Sanshoku), Melati (Shiro Utsuri, Koromo, Goshiki, Kin Ginrin A, Kujaku, Ochiba), Anggrek (Tancho, Kawarimoyo, Doitsu, Kin Ginrin B, Hikari, Moyomono), Cempaka (Asagi, Shusui, Beko, Hiki Utsurimono, Hikari Utsuri) dan Kamboja (Kawari Mujimono, Kin Ginrin C, Hikari Mujimono). Total jumlah peserta yakni 232 peserta/owner, dengan total handler 94, dengan total jumlah peserta dari 79 kota di seluruh Indonesia (Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, Bali dan Lombok) dan total ikan sebanyak 787 ekor. 

“Ucapan terima kasih kepada Bapak Bupati sudah mensupport acara ini dengan sangat mewah dan megah, sebuah apresiasi dari kami selaku pengurus pusat, Tabanan ini club terbaru, tapi sudah berani mengadakan show semewah ini. Ikan-ikan yang hadir di show ini, sangat istimewa dan terbaik selama ada di Bali. Kami sangat bangga, sudah berani mengambil dan melaksanakan dengan baik, sangat mengangkat dunia koi yang ada di Bali,” ujar Ketua APKI Santoso dalam sambutannya, sembari pihaknya juga berharap agar mendapat dukungan kembali dari Bupati Tabanan dalam perlombaan di Bupati Cup yang ke-2, sehingga komunitas di Tabanan bisa lebih bergema lagi. (gs/bi)

Baca Juga  Berkantor di Desa Sanda, Bupati Sanjaya Apresiasi Inovasi di Sektor Pertanian dan Pengelolaan Sampah

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan

HOBIIS

Dukung Lomba Mancing, Wawali Terima Audiensi Karang Taruna Kusuma Praja

Published

on

By

lomba mancing Taruna Kusuma Praja
TERIMA AUDIENSI: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima audiensi Karang Taruna Kusuma Praja, Desa Padangsambian Klod di Ruang Tamu Wakil Walikota, Selasa (26/3). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar siap mendukung penyelenggaraan Lomba Mancing Air Deras ke-2 yang digelar Karang Taruna Kusuma Praja, Desa Padangsambian Klod, yang akan digelar serangkaian Hari Kartini, pada 21 April 2024 mendatang.

Hal ini terungkap saat Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menerima audiensi dari Karang Taruna Kusuma Praja, Desa Padangsambian Klod, di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (26/3).

Ketua Panita, Putu Krisna Hermawan mengatakan, lomba mancing ini direncanakan akan dilaksanakan di Bendungan Tukad Mati Umadui, dengan kuota peserta sebanyak 300 orang.

Putu Krisna juga menyampaikan, salah satu hal yang mendasari penyelenggaraan lomba mancing di tahun ini adalah, suksesnya acara dan antusiasme peserta tahun lalu, sehingga pihaknya menimbang untuk mengadakan kembali yang kali ini bertepatan dengan hari Kartini.

“Yang berbeda kali ini kegiatan kami gelar dalam rangka menyambut Hari Kartini. Oleh karena itu kami berkolaborasi dengan PKK Desa Padangsambian Klod untuk turut ikut serta dalam kegiatan memasak olahan ikan lele bersamaan dengan acara Lomba Mancing Air Deras,” ujarnya.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, IB Mayun Suryawan merespons positif dan mendukung rencana kegiatan ini.

“Kami selaku Pemerintah Kota Denpasar akan turut serta mendukung kegiatan-kegiatan positif yang ada di masyarakat baik dalam bentuk budaya dan hobi,” katanya.

Arya Wibawa juga berharap lomba ini akan menjadi potensi rekreasi dan ekonomi kreatif yang ada di Kota Denpasar. Hal ini sejalan dengan salah satu upaya Pemkot Denpasar untuk mengembangkan sektor lainnya di luar sektor pariwisata.

“Kami pun berharap kegiatan Lomba Mancing Air Deras ini akan menjadi wadah rekreasi dan menyalurkan hobi masyarakat, lebih dari itu mengajak masyarakat untuk menjaga keasrian dan kebersihan lingkungannya dalam hal ini lingkungan sungai,” imbuhnya. (eka/bi)

Baca Juga  Bupati Sanjaya Hadiri ‘’Karya Ngenteg Linggih’’ Krama Desa Adat Sandan Amplas

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

HOBIIS

Jaya Negara Buka Kontes Ikan Mas Koki Bali Walikota Cup I

Published

on

By

kontes ikan koki walikota cup bali
KONTES IKAN: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka secara resmi Kontes Ikan Mas Koki Bali Walikota Cup I yang digelar di halaman Graha Sewaka Dharma Lumintang, Sabtu (23/3). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka secara resmi Kontes Ikan Mas Koki Bali Walikota Cup I yang digelar di halaman Graha Sewaka Dharma Lumintang, Sabtu (23/3).

Kontes Ikan Mas Koki Bali ini diselenggarakan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar berkolaborasi dengan Asosiasi Ikan Mas Koki Bali dalam rangka HUT ke-236 Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengapresiasi pelaksanaan Kontes Ikan Mas Koki Bali yang digelar Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar berkolaborasi dengan Asosiasi Ikan Mas Koki Bali sebagai salah satu komunitas pembudidaya Ikan Mas Koki Bali di Kota Denpasar.

Dikatakannya, kegiatan ini tentunya dapat memberikan manfaat pelestarian budaya dan ekonomi kreatif. Hal ini tidak terlepas dari histori keberadaan Ikan Mas Koki Bali dan cerita Istana Balingkang. Dimana Ikan Mas Koki diceritakan sebagai hadiah dari raja Cina kepada Raja Bali saat itu yang hingga kini dikenal dengan nama Ikan Mas Koki Bali.

“Terdapat tiga manfaat dalam pelaksanaan kontes Ikan Mas Koki Bali yang dapat dirasakan tidak hanya pada pembudidayaan, penyaluran hobi dan ekonomi kerakyatan, disamping itu terdapat cerita dari keberadaan Ikan Mas Koki Bali ini dapat terus disosialisasikan sebagai warisan budaya di Bali, khususnya di Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, IB. Mayun Suryawangsa menyampaikan, keberadaan Ikan Mas Koki Bali yang memiliki perjalanan sejarah dan sekaligus saat ini telah menjadi hobi masyarakat Denpasar.  Sehingga pembudidayaan dan hobi mampu memberi nilai lebih pada ekonomi kerakyatan.

“Antusiasme masyarakat terhadap Mas Koki Bali sangat tinggi terbukti dari keikutan peserta dari pecinta tidak saja datang dari Kota Denpasar, namun juga dari luar Kota Denpasar seperti Tabanan, dan Gianyar,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Hadiri Rapat Paripurna Ke-4 dan Ke-5 DPRD Tabanan

Lebih lanjut Mayun Suryawangsa mengatakan, seiring perjalanan sejarah dan perkembangan, pembudidayaan Ikan Mas Koki Bali menghasilkan warna bervariatif dengan keindahan dan ukuran ekor Ikan Mas Koki Bali yang bisa melebihi ukuran badannya. Hal ini yang menjadi daya tarik masyarakat pecinta Ikan Mas Koki Bali untuk memelihara maupun melakukan budidaya.

Gus Mayun menambahkan, pelaksanaan lomba diikuti sebanyak 200 peserta dengan memperebutkan Juara I, II dan III. Bahkan, melihat tingginya antusiasme peserta, pihak panitia melaksanakan pembatasan peserta untuk mendukung optimalisasi pelaksanaan kegiatan.

“Saat ini banyak terbentuk komunitas budidaya Ikan Mas Koki Bali di Denpasar, kondisi ini sangat mendukung eksistensi Ikan Mas Koki Bali,” ujarnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

HOBIIS

Ratusan Bonsai Dipamerkan Hiasi HUT Kota Singaraja

Published

on

By

pameran bonsai hut singaraja
PAMERAN BONSAI: Penjabat Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana saat meninjau pameran bonsai yang berlangsung di Ruang Terbuka Hijau Taman Bung Karno Singaraja, Selasa (19/3). (Foto: bulelengkab.go.id)

Buleleng, baliilu.com – Mewadahi seluruh pencinta bonsai serta mendukung perkembangan ekonomi kreatif khususnya di Kabupaten Buleleng dengan serangkaian memeriahkan HUT ke-420 Kota Singaraja, Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) menggelar Pameran Bonsai yang dibuka langsung oleh Penjabat Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana di Ruang Terbuka Hijau Taman Bung Karno Singaraja, Selasa (19/3).

Dalam pameran ini digelar mengusung tema “Sudamala Bonsai” yang diikuti sebanyak 570 peserta dan 717 tanaman bonsai dari seluruh Indonesia berlangsung dari tanggal 16 hingga dengan 24 Maret 2024.

Dalam kesempatan ini, Pj. Lihadnyana menyampaikan bonsai tidak sekedar hobi belaka, namun bonsai merupakan sebuah kreativitas yang mampu menggerakkan ekonomi serta dapat menjaga kelestarian lingkungan.

Pihaknya juga mengapresiasi digelarnya pameran nasional PPBI tahun 2024 dalam rangka memeriahkan HUT Kota Singaraja. Pihaknya pun berencana akan rutin menggelar acara tersebut di setiap tahunnya dan akan selalu memberikan dukungan penuh.

“Kita mengharapkan acara ini dapat dilaksanakan sebagai salah satu kalender tahunan. Tetapi tentunya dengan peningkatan yang lebih tinggi. Kalau sekarang event nasional yang belum diikuti oleh seluruh provinsi jadi mungkin kedepannya bisa semua ikut bahkan internasional. Kami di pemerintah akan selalu siap mendukung acara seperti ini,” ucap Lihadnyana.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua Panitia Pamnas PPBI tahun 2024, Ketut Windu Saputra mengatakan, pemeran bonsai ini sebagai fasilitas bagi para seniman dan penggemar seni bonsai serta juga untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dalam mendukung perkembangan ekonomi kreatif.

“Pameran ini telah diikuti oleh seluruh penggemar bonsai di Tanah Air. Bahkan peserta terjauh berasal dari Provinsi Lampung. Kami berharap kegiatan pameran dan lomba bonsai yang akan berlangsung selama delapan hari ini, dapat berjalan dengan lancar dan aman,” harapnya. (gs/bi)

Baca Juga  Eksekutif dan Legislatif Tabanan Tandatangani Persetujuan Bersama 3 Ranperda

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca