Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Fasilitasi UMKM dan Kegiatan Seni, Bupati Giri Prasta Buka Carangsari Festival

BALIILU Tayang

:

carangsari festival
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta membuka Carangsari Festival yang ditandai dengan pemukulan gong di lapangan Pura Puseh Beng, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Jumat (9/9). (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Mengambil tema “Warisan Sejarah dan Budaya” Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta membuka Carangsari Festival yang ditandai dengan pemukulan gong, Jumat (9/9) bertempat di lapangan Pura Puseh Beng, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Dalam kesempatan ini hadir anggota DPRD Badung IGA Agung Inda Trimafo Yudha, I Gst Lanang Umbara, dan I Nyoman Suka, Camat Petang AA. Ngr Raka Sukaeling, Perbekel Desa Carangsari I Made Sudana, unsur Tripika Kecamatan Petang serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya Bupati I Nyoman Giri Prasta mengatakan, festival yang baru pertama kali dilaksanakan di Desa Carangsari merupakan sarana untuk memfasilitasi para pelaku UMKM, kegiatan seni dan sebagai pariwisata. “Jika berjalan lancar dan aman dipastikan Carangsari Festival akan dilaksanakan setiap tahun. Khusus kepada UMKM Desa Carangsari dan di luar Desa Carangsari yang ikut memeriahkan festival ini, untuk iuran penjualan selama tiga hari semuanya gratis tidak perlu bayar ke panitia, saya sendiri yang bayar ke panitia,” ucapnya.

Bupati Giri Prasta juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Anggota DPRD Badung dapil Petang, Camat, Perbekel, pihak keamanan, bendesa dan tokoh masyarakat yang ada di Desa Carangsari, dan khususnya kepada Karang Taruna Desa Carangsari yang sangat luar biasa. Dengan tema ini diharapkan para karang taruna Desa Carangsari sebagai generasi milenial, karena salah satu pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai berasal dari Puri Carangsari.

“Saya ingin ini dilestarikan karena di desa ini saya melihat 3 hal yakni potensi desa, infrastruktur dan sumber daya manusia. Saya pastikan dan putuskan Desa Carangsari menjadi Desa Wisata dan desa ini akan kita kelola dengan baik, untuk itu saya tekankan masyarakat Desa Carangsari harus mampu menjadi tuan di rumahnya sendiri,” imbuhnya.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Penutupan Sidang Paripurna DPRD Badung
giri prasta
Bupati Nyoman Giri Prasta serahkan bantuan. (Foto: Ist)

Dalam kesempatan ini Bupati Nyoman Giri Prasta menyerahkan bantuan dana dari Pemkab Badung sebesar Rp 200 juta. “Setelah tiga hari, kegiatan ini akan berlanjut sampai bulan depan. Untuk kegiatan penghijauan dengan penanaman pohon di sisi barat dan sisi timur Desa Carangsari, kita akan merawat bumi dan menjadikan Desa Carangsari sebagai Saripati untuk pembangunan kita bersama. Semoga pelaksanaan acara hari ini berjalan dengan baik, tertib dan tidak ada masalah sedikitpun,” harap Giri Prasta.

Sementara itu Ketua Panitia Carangsari Festival, IB Dwi Adnyana, mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Bupati Badung beserta para undangan yang telah hadir di acara Carangsari Festival. Pelaksanaan acara festival tahun ini mengambil tema “Warisan Sejarah dan Budaya” yang menjadi salah satu upaya untuk memfasilitasi para pelaku UMKM, pariwisata, dan kegiatan seni yang ada di wilayah Desa Carangsari sebagai wadah promosi sekaligus meningkatkan perekonomian serta meningkatkan kreativitas masyarakat melalui kegiatan lomba-lomba yang berkaitan dengan seni dan budaya. Adapun rangkaian dalam festival ini yaitu jalan santai yang diikuti oleh semua lapisan masyarakat Desa Carangsari, lomba menggambar tingkat PAUD, lomba busana tingkat taman kanak-kanak (TK), lomba Tari Pendet, nyurat Aksara Bali, mesatua tingkat Sekolah Dasar (SD), lomba janur tingkat PKK dan meebat tingkat sekaa teruna dimana peserta merupakan masyarakat Desa Carangsari.

Selain kegiatan lomba-lomba juga diadakan talkshow kewirausahaan dan talkshow seni dan budaya yang ditujukan bagi kaum generasi muda dalam meningkatkan pengetahuan di dalam kewirausahaan dalam melestarikan seni dan budaya, dan tidak kalah penting dukungan dari UMKM dalam mempromosikan dan memperkenalkan produk usahanya melalui pameran UMKM yang diikuti oleh UMKM lokal Desa Carangsari dan beberapa UMKM di luar Desa Carangsari.

Baca Juga  Pelaksanaan Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1946 di Badung

“Dalam pelaksanaan Carangsari Festival, kami panitia penyelenggara mendapat dukungan serta bantuan sebesar Rp 200 juta dari Pemerintah Kabupaten Badung, dukungan dari sponsor, dan para donatur,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bupati Badung Apresiasi Pandangan Umum Fraksi DPRD Terkait Perubahan APBD 2026

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD Badung
BERI KETERANGAN: Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan keterangan usai menghadiri Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama, dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Badung di Ruang Sidang Utama Gosana Sekretariat DPRD Badung, Jumat (11/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengapresiasi Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Badung terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. Apresiasi tersebut disampaikan seusai Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama di Ruang Sidang Utama Gosana Sekretariat DPRD Badung, Jumat (11/9).

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti. Turut hadir Pimpinan dan anggota DPRD Badung, Forkopimda, Sekda Badung IB Surya Suamba, Kepala OPD, Pimpinan Instansi Vertikal, Direksi Perusahaan Daerah, serta Tenaga Ahli DPRD Badung.

Dalam rapat tersebut, para fraksi menyampaikan berbagai masukan, catatan, dan rekomendasi strategis untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung. Menanggapi hal tersebut, Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi dan dukungan yang ditunjukkan oleh pihak legislatif.

“Secara prinsip saya mendengar dari pemandangan umum fraksi-fraksi bahwa yang pertama adalah sepakat dan mendukung bahwa langkah kami terkait dengan pengalokasian anggaran yang lebih banyak pada sektor infrastruktur dengan total 59,23% dari total Belanja. Bahwa ini merupakan komitmen kami dalam meningkatkan infrastruktur untuk menunjang pariwisata,” jelasnya.

Adi Arnawa menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi jawaban utama untuk menjawab tantangan arus pariwisata yang deras. Melalui alokasi jumbo tersebut, Pemkab Badung fokus membenahi fasilitas yang dikeluhkan masyarakat serta membangun jaringan jalan fundamental demi konektivitas antarwilayah.

“Yang kedua saya melihat bahwa dari performa pendapatan yang dari Rp. 10,3 triliun di APBD Induk menjadi Rp. 10,5 triliun. Yang terdiri dari PAD itu sekitar Rp. 9,5 triliun menjadi Rp. 9,7 triliun lebih Ini menunjukkan bahwa eksekutif dalam hal ini sangat-banyak serius dan penuh optimisme untuk menghadapi tantangan-tantangan sekaligus problem yang kami hadapi terkait dengan menjaga pariwisata untuk tetap berkelanjutan sebagaimana komitmen kita bersama,” urainya.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Hadiri ‘’Karya Melaspas’’ di Pura Desa Banjar Batulumbang

Mengenai catatan fraksi tentang wilayah Kuta yang dinilai belum tersentuh penataan, Adi Arnawa menjelaskan bahwa pembangunan di kawasan ikonik tersebut sebenarnya sudah berjalan secara bertahap. Pemkab Badung terus melakukan beautifikasi, penataan pedestrian, serta perbaikan utilitas untuk membangkitkan kembali citra pariwisata Kuta.

“Tapi sekali lagi saya sampaikan bahwa semua ini tidak akan cukup dengan politik anggaran kami, dengan komitmen kami, tetapi juga kami berharap dukungan dari semua stakeholder, masyarakat, desa adat, dan secara keseluruhan masyarakat kita di Badung ini. Kalau ini sudah kita lakukan secara membangun sinergitas dengan berbasis kolaborasi ini, saya kira saya sangat optimis ini akan bisa kita dorong dan kita akan bisa penuhi,” ujarnya.

Sementara terkait evaluasi realisasi fisik yang masih kurang sekitar 30 persen dari anggaran, Adi Arnawa menegaskan komitmennya untuk segera meminta jajaran OPD melakukan akselerasi pengerjaan di lapangan.

“Oleh karena itulah, agar Sekda Badung beserta OPD ini agar benar-benar, apa yang menjadi saran Fraksi ini menjadi perhatian dan atensi, sehingga pada masuk ke semester kedua ini harus mulai digenjot lagi, apalagi kita harus melihat tantangan-tantangan ke depan, sudah mulai akan musim hujan. Ini juga menjadi kendala terutama terkait dengan realisasi capaian fisik kita. Sekali lagi terima kasih yang sudah mengapresiasi terhadap kebijakan kita khusus di infrastruktur dan mudah-mudahan dengan apa yang kita lakukan sekarang ini, akan memberikan semacam satu trust untuk masyarakat,” tandasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wujud Solidaritas Antardaerah, Pemkot Denpasar Bersama Forkopimda Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Manggarai

Published

on

By

Penyaluran Bantuan Pemkot Denpasar untuk Korban Gempa Manggarai
SALURKAN BANTUAN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Jumat (11/9). (Foto: Hms Dps)

Manggarai, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan Korpri Kota Denpasar menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Bantuan diserahkan langsung oleh Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Jumat (11/9).

Penyaluran bantuan dipusatkan di tempat pengungsian SD Inpres Robo, Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai. Bantuan yang diserahkan berupa seragam sekolah untuk siswa jenjang SD dan SMP senilai Rp 50 juta, untuk ASN Korpri senilai Rp 50 juta, serta dukungan dana untuk masyarakat dengan nilai Rp 450 juta. Dana tersebut dihimpun dari Pemerintah Kota Denpasar, Forkopimda Kota Denpasar, dan Korpri Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut Jaya Negara didampingi Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo David Simatupang, Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar Trimo, Kepala Pengadilan Negeri Denpasar Putu Gde Novyartha, Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, serta perwakilan Kodim 1611/Badung, Letkol Inf. Kadek Muliarsa.

Turut hadir pula Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Direktur Utama Perumda Tirta Sewakadharma I Putu Yasa, Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadharma I Wayan Suadi Putra, Direktur Operasional Perumda Bhukti Praja Sewakadharma, Cokorda Gede Pramaitha, serta anggota Korpri Kota Denpasar.

Kehadiran rombongan Pemerintah Kota Denpasar dan Forkopimda disambut Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Manggarai, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga Desa Ranaka. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan bantuan diterima dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

Usai penyerahan berlangsung, Walikota Denpasar Jaya Negara mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Kota Denpasar kepada masyarakat Manggarai yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.

Baca Juga  Pelaksanaan Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1946 di Badung

“Dengan segala kerendahan hati kami datang sebagai bentuk kepedulian dan semangat persaudaraan dari Denpasar. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan warga dan menjadi penyemangat dalam menjalani masa pemulihan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan perhatian khusus diberikan terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak terdampak bencana. Karena itu bantuan seragam sekolah menjadi bagian penting dari dukungan yang disalurkan.

“Di tengah situasi bencana, anak-anak tetap harus mendapatkan kesempatan untuk belajar dan melanjutkan aktivitasnya. Kami berharap bantuan seragam ini dapat membantu mereka kembali bersekolah dengan lebih nyaman dan tetap memiliki semangat untuk meraih cita-cita,” imbuhnya.

Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi wujud nyata semangat gotong-royong antardaerah. Pemerintah Kota Denpasar berharap dukungan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat terdampak dan menjadi bagian dari upaya mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Sementara itu, Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemerintah Kota Denpasar bersama Forkopimda dan Korpri.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Manggarai dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Denpasar bersama seluruh jajaran Forkopimda. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang sedang menjalani proses pemulihan,” kata Nabit.

Ia menjelaskan, pascabencana gempa, pemerintah daerah bersama unsur terkait terus melakukan penanganan terhadap masyarakat terdampak. Penanganan meliputi pemenuhan kebutuhan dasar, pendataan kerusakan, serta dukungan terhadap keberlangsungan aktivitas masyarakat dan pendidikan anak-anak.

“Kami terus berupaya agar masyarakat dapat secara bertahap kembali menjalani aktivitasnya. Dukungan dan perhatian seperti ini memberikan kekuatan bagi warga untuk bangkit dan menata kembali kehidupannya,” imbuhnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Operasi SABERGEP Sasar Ruang Publik, Satpol PP Denpasar Amankan 10 Pelanggar

Published

on

By

Operasi SABERGEP Satpol PP Denpasar
SABERGEP: Satpol PP Kota Denpasar saat melaksanakan kegiatan Sapu Bersih Gelandangan dan Pengemis (SABERGEP) di sejumlah titik wilayah Kota Denpasar, Jumat (11/9). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali melaksanakan kegiatan Sapu Bersih Gelandangan dan Pengemis (SABERGEP) di sejumlah titik wilayah Kota Denpasar, Jumat (11/9). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban, ketenteraman, keamanan, dan kenyamanan masyarakat di ruang publik.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menertibkan sebanyak 10 orang yang ditemukan melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Mereka terdiri atas satu orang manusia silver, lima orang pengamen, satu orang badut, satu orang pedagang kerupuk, serta dua orang pengemis.

Kasatpol PP Kota Denpasar Agung Ngurah Bawa Nendra mengatakan, penertiban tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Satpol PP dalam menjaga ketertiban umum sekaligus menegakkan Peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor 10 Tahun 2025 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat.

“Penertiban ini merupakan bagian dari upaya kami menjaga ketertiban umum dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan dan fasilitas umum,” ujar Nendra.

Nendra juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga ketertiban umum dengan tidak memberikan uang kepada pengemis, pengamen, manusia silver maupun pelaku aktivitas sejenis di jalan dan fasilitas umum.

Menurutnya, kebiasaan memberikan uang secara langsung di jalan dapat mendorong munculnya aktivitas serupa. Selain mengganggu ketertiban, aktivitas tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan para pelaku maupun pengguna jalan.

“Mari bersama menciptakan ruang publik yang tertib, aman, nyaman, dan humanis. Jangan memberi di jalan, mari peduli dengan cara yang tepat,” tegasnya.

Di sisi lain, Satpol PP Kota Denpasar menegaskan bahwa seluruh jenis layanan dan tindak lanjut pengaduan melalui GARBASITA (Gerakan Bersama Satpol PP Kota Denpasar) tidak dipungut biaya.

Baca Juga  Sidang Paripurna DPRD Badung, Ketua Dewan Putu Parwata Apresiasi Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Pemda dan RJPMD 2021-2026

Sebagai bagian dari upaya menjaga integritas jajaran, Satpol PP Kota Denpasar juga memastikan tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila terdapat pihak yang meminta sesuatu dengan mengatasnamakan Satpol PP Kota Denpasar.

Laporan dapat disampaikan melalui WhatsApp Bot GARBASITA di nomor 081337338326, dengan menyertakan bukti otentik agar dapat ditindaklanjuti.

“Satpol PP Kota Denpasar mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum dan ruang publik agar tetap tertib, aman, nyaman, dan dapat dimanfaatkan seluruh warga dengan baik,” ujar Nendra. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca