Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

FMIPA Unud Lepas Kesan Calon Wisudawan Periode 2022

BALIILU Tayang

:

fmipa
Dekan FMIPA Unud mengucapkan selamat kepada calon wisudawan saat Lepas Kesan Calon Wisudawan Periode 2022 pada Rabu, 13 Oktober 2022, bertempat di Gedung Agrokomplek Universitas Udayana. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana menggelar acara Lepas Kesan Calon Wisudawan Periode 2022 pada Rabu, 13 Oktober 2022, bertempat di Gedung Agrokomplek Universitas Udayana. 

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan FMIPA Unud Dr. Drs. G.K. Gandhiadi, M.T. dalam sambutannya menyampaikan dari awal proses adik-adik menempuh jenjang pendidikan, supaya bisa melanjutkan ke pendidikan lebih tinggi atau di pekerjaan nantinya. ‘’Kami laporkan jumlah mahasiswa yang menjadi calon wisudawan adalah 77 mahasiswa, harapan kami ilmu disini supaya menjadi bekal untuk adik-adik semua dan harapan kami setelah 6 bulan adik-adik bisa mengisi tracer study, dan supaya adik-adik bisa bekerja dengan gaji minimal UMR. Ini akan menjadi tolok ukur kami, apakah mahasiswa kami bisa bekerja dan terserap dengan baik di masyarakat atau melanjutkan ke jenjang yang lebih baik,’’ ujarnya.

dekan fmipa
Dekan FMIPA Dra. Ni Luh Watiniasih, M.Sc., Ph.D.

Sementara Dekan FMIPA Dra. Ni Luh Watiniasih, M.Sc., Ph.D. dalam sambutannya mengharapkan  apa yang dosen berikan supaya berguna untuk adik-adik semua. Baik dalam melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi atau ke dunia kerja. Kesan-kesan yang adik-adik dapatkan di FMIPA Unud, pihaknya  atas nama seluruh akademika meminta maaf jika ada kesalahan selama perkuliahan. Dari Adik-adik sudah menjadi keluarga Universitas Udayana dan akan tetap menjadi keluarga Universitas Udayana. Ia mengucapkan selamat untuk adik-adik semua sudah bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Lulusan Terbaik atas nama Gusti Ayu Made Candra Rini dalam sambutannya memaparkan suatu kehormatan baginya bisa mewakili teman-teman lulusan. ‘’Selama ini kami sudah melalui suka dan duka dalam dunia perkuliahan. Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang sudah kami dapatkan selama ini, kami berterima kasih kepada seluruh akademika FMIPA Unud sudah menjadi wadah untuk kami menuntut ilmu. Terima kasih atas bimbingannya. Kami minta maaf atas kesalahan kesalahan yang kami lakukan,’’ ujar Rini seraya mengucapkan selamat kepada teman-teman semua yang menjadi alumni hari ini. Semoga ilmu yang kita dapatkan bisa bermanfaat untuk semua masyarakat. Semoga kita bisa mengharumkan nama FMIPA Unud. 

Baca Juga  FMIPA Unud Terima Kunjungan FMIPA Universitas Sam Ratulangi Manado

Sementara perwakilan orangtua Lepas Kesan Calon Wisudawan mengatakan selaku orang tua mahasiswa sangat berterima kasih untuk semua Civitas Akademika Universitas Udayana. Ia mewakili orang tua calon wisudawan mohon maaf kalau ada kesalahan dari putra putri kami, selama menjalankan perkuliahan di FMIPA Unud. Ia juga mohon doa restu kepada bapak dan ibu, semoga anak-anak kita sukses menjadi orang baik kedepannya. Ia berharap kita semua yang hadir disini selalu berbahagia dan sejahtera. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1985-Lepas-Kesan-Calon-Wisudawan-Fakultas-Matematika-dan-Ilmu-Pengetahuan-Alam-Universitas-Udayana-Periode-2022.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Wawali Arya Wibawa Pimpin Upacara Pembukaan Lomba Serangkaian Hari Pramuka Ke-65 Kwartir Denpasar

Published

on

By

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Denpasar membuka rangkaian Bulan Bakti Hari Pramuka Ke-65 Tahun 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya, Selasa (1/9).
BULAN BAKTI: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa yang juga selaku Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Denpasar saat secara resmi membuka rangkaian kegiatan Bulan Bakti dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, bertempat di Gedung Dharma Negara Alaya, Selasa (1/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa yang juga selaku Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Denpasar secara resmi membuka rangkaian kegiatan Bulan Bakti dalam rangka memperingati Hari Pramuka Ke-65 Tahun 2026, bertempat di Gedung Dharma Negara Alaya, Selasa (1/9).

Pembukaan rangkaian kegiatan sosial dan kepemudaan ini ditandai dengan pelaksanaan aksi kemanusiaan “Gedor” (Gebyar Donor Darah) serta Lomba Budaya dan Keterampilan Kepramukaan yang melibatkan ribuan anggota dari taraf Siaga, Penggalang, Penegak, hingga Pandega se-Kota Denpasar.

Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Denpasar Arya Wibawa menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran panitia, pembina, pelatih, serta pengurus Kwartir Ranting atas dedikasi dan kerja keras dalam mempersiapkan seluruh rangkaian Bulan Bakti Pramuka ke-65 ini.

“Rangkaian kegiatan peringatan Hari Pramuka ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sebuah gerakan nyata untuk menanamkan nilai-nilai ketakwaan, kepedulian sosial, gotong-royong, pelestarian budaya, serta pengabdian tanpa batas kepada masyarakat,” tegasnya.

Dalam arahan khusus kepada seluruh peserta lomba dan adik-adik Pramuka, Ketua Kwarcab menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan. Kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, melainkan keberanian untuk tampil, mencoba, dan memberikan usaha terbaik adalah sebuah pencapaian yang patut diacungi jempol.

“Di dalam Pramuka kita boleh berbeda gugus depan, berbeda kwartir ranting, berbeda sekolah, maupun berbeda kemampuan. Namun, kita tetap satu keluarga besar Gerakan Pramuka. Jangan sampai persaingan membuat kita kehilangan tali persaudaraan,” ujarnya.

Arya Wibawa juga berpesan agar anggota Pramuka bangga mengenakan seragam Pramuka. Seragam tersebut bukan sekadar pakaian biasa, melainkan simbol tanggung jawab. Setangan leher merupakan pengingat untuk terus berbuat kebaikan, sedangkan kode kehormatan Tri Satya dan Dasa Darma harus senantiasa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar dihafalkan.

Baca Juga  PPK Kontruksi Unud Gelar Rakor Pembangunan Gedung Dekanat FMIPA

Sementara Ketua Penyelenggara, I Putu Ariek Putra Wijaya Kusuma dalam laporannya mengatakan, Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi, Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”.

Dimana sebelumnya Kwarcab Kota Denpasar telah mengawali rangkaian Bulan Bakti melalui beberapa agenda strategis seperti Tirta Yatra di Pura Agung Jagatnatha, Kebel (Gerakan Bersih-Bersih Serentak) yang Aksi kepedulian lingkungan yang dipusatkan di 4 (empat) titik lokasi dengan melibatkan kolaborasi Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka se-Kota Denpasar. Kemudian Bakti Sosial di Panti Asuhan Tunas Nation Asih.

Kegiatan Gedor (Gebyar Donor Darah) dengan aksi kemanusiaan donor darah yang menargetkan terkumpulnya 350 kantong darah untuk mendukung pasokan darah medis bagi masyarakat Kota Denpasar, dan Lomba Budaya dan Keterampilan Kepramukaan.

Adapun sebanyak 74 tim peserta dari berbagai tingkatan Pramuka turut ambil bagian dalam perlombaan yang bertempat di Selasar Lantai 1, Selasar Lantai 2, serta Lapangan Lumintang Denpasar.

Berikut adalah rincian kategori lomba yang dilaksanakan Lomba Majalah Dinding (Mading) yang diikuti 17 tim golongan Siaga SD dari seluruh Kwartir Ranting se-Kwarcab Denpasar. Kemudian, Lomba Miniatur Meja Makan yang diikuti 14 tim golongan Penggalang SD. Selanjutnya, Lomba Ketangkasan Baris-berbaris (LKBB) yang diikuti 13 tim golongan Penggalang Putra SMP (berlokasi di Lapangan Lumintang).

Setelah itu, ada Lomba Semapur (Semafore) Dua yang diikuti 17 tim golongan Penggalang Putri SMP. Lomba Kreasi Dekorasi Janur yang diikuti 5 tim golongan Penegak SMA, dan Lomba Membuat Cerita Pendek (Cerpen) yang diikuti 8 tim golongan Pandega dari perguruan tinggi. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dorong Pemilih Muda Cerdas dan Berintegritas, KPU Bali Edukasi OKP Se-Kabupaten Buleleng

Published

on

By

Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan memberikan materi pada Focus Group Discussion bersama Organisasi Kemasyarakatan Pemuda se-Kabupaten Buleleng, Kamis (31/8/2026).
FGD: Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan memberikan materi pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Buleleng pada Kamis (31/8/2026). (Foto: bi)

Buleleng, baliilu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali menggelar edukasi kepemiluan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Buleleng pada Kamis (31/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 96 peserta yang merupakan pemilih pemula guna membekali generasi muda dengan pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai demokrasi, urgensi hak pilih, serta pentingnya partisipasi aktif dalam setiap gelaran pemilu.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran pemuda dalam mengisi kemerdekaan dengan menjadi generasi yang berdaya, berkarya, dan berdampak. Menurutnya, demokrasi membutuhkan generasi muda yang cerdas menentukan pilihan, kritis dalam menyikapi informasi, serta memiliki integritas dalam menjalankan hak dan kewajiban politik. Ia juga mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat dan berekspresi di era teknologi harus selalu diimbangi dengan etika, rasa tanggung jawab, serta kesadaran hukum.

Sesi dilanjutkan dengan arahan dari Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, yang hadir langsung sebagai narasumber utama. Mengusung tema “Generasi Muda Membangun Demokrasi Bersama”, Lidartawan memaparkan lima materi pokok yang mencakup makna demokrasi dan hak politik, tahapan pemilu, peran KPU, partisipasi masyarakat, hingga tantangan demokrasi di era digital.

Dalam paparannya, Lidartawan menegaskan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat sesuai Pasal 1 Ayat (2) UUD 1945. Ia menyoroti bahwa pada Pemilu 2024, komposisi Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Bali yang mencapai 3.269.516 pemilih didominasi oleh kelompok pemilih muda dan pemilih pemula. Oleh karena itu, kesadaran politik generasi muda menjadi kunci utama keberhasilan demokrasi.

“KPU bukan sekadar penyelenggara pemungutan suara, tetapi penjaga integritas seluruh proses demokrasi,” tegas Lidartawan. Ia mengajak para pemuda untuk tidak hanya menjadi pemilih pasif, melainkan bertransformasi menjadi peserta aktif yang terlibat dalam setiap tahapan mulai dari memastikan diri terdaftar dalam DPT, membantu edukasi coklit, melakukan pengawasan partisipatif, hingga berani menolak politik uang di TPS.

Baca Juga  Prodi Kimia FMIPA Unud Gelar Pengabdian Internasional di Desa Pancasari Sukasada Buleleng

Menghadapi tantangan era digital seperti penyebaran hoaks, disinformasi, politik uang, dan ujaran kebencian, Ketua KPU Bali mengingatkan peserta agar bijak menggunakan media sosial. Timeline mu adalah ruang demokrasi. Jadilah pemilih digital yang cerdas dengan menerapkan prinsip saring sebelum sharing melalui langkah Stop, Check, Share (Tahan, Telusuri, Tanggapi) sebelum menyebarkan informasi,” pesannya.

Suasana kegiatan berlangsung semakin hidup pada sesi diskusi dan tanya jawab interaktif. Menanggapi keraguan peserta terkait penyaluran aspirasi pemuda serta tantangan keterbatasan lapangan kerja, Ketua KPU Bali menjelaskan bahwa saluran demokrasi saat ini sangat terbuka dan dilindungi hukum. Generasi muda didorong untuk tidak sekadar bersuara dari luar, melainkan berani bergabung dengan partai politik untuk menjadi pemimpin muda yang berkualitas. Sementara itu, menjawab kekhawatiran melunturnya idealisme tokoh muda setelah duduk di legislatif, Lidartawan menekankan pentingnya keteguhan moral dan keberanian menolak segala bentuk kompromi curang, berkaca pada pengalamannya saat bertugas menjadi Ketua PPK Denpasar Barat yang tegas menolak suap serta menindak penyelewengan perolehan suara.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan jajaran pemerintah kabupaten Buleleng. Melalui sinergi bersama OKP se-Kabupaten Buleleng ini, KPU Provinsi Bali berharap generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang membentengi masyarakat dari narasi negatif, sekaligus mengawal terwujudnya pemilu yang berintegritas dan berkualitas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dekranasda Bali Fashion Day “Wastra Hitakara”: ASN Peduli Endek, Gerakkan IKM Bali Bangkit

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Dekranasda Bali Fashion Day "Wastra Hitakara" di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Art Center Denpasar, Senin (31/8).
HADIRI DBFD: Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Dekranasda Bali Fashion Day “Wastra Hitakara” yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Art Center Denpasar, Senin (31/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Dekranasda Bali Fashion Day “Wastra Hitakara” menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pelestarian dan pengembangan kain tenun endek Bali dengan melibatkan ASN sebagai pengguna sekaligus konsumen produk IKM lokal. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Art Center Denpasar, Senin (31/8), ini juga menjadi ruang promosi bagi produk IKM/UMKM Bali Bangkit.

Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menegaskan bahwa kebijakan Gubernur Bali mengenai penggunaan busana berbahan endek setiap Selasa dan Jumat, serta penggunaan kain endek secara serentak sebagai bagian dari busana adat pada Kamis, HUT Pemerintah Provinsi Bali, serta rahina Purnama dan Tilem, memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar membangun kekompakan dan kerapian ASN.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga warisan budaya leluhur berupa kain tenun tradisional dengan motif khas masing-masing wilayah di Bali. Pada saat yang sama, penggunaan endek secara konsisten diharapkan menciptakan permintaan yang mampu menggerakkan aktivitas ekonomi para perajin, penenun, dan pelaku IKM Bali.

Karena itu, Ny. Putri Koster mengajak ASN tidak berhenti pada penggunaan kain endek, tetapi juga mengambil bagian dalam menggerakkan perekonomian lokal dengan membeli produk IKM Bali Bangkit maupun produk perajin di sentra-sentra endek di wilayah masing-masing.

“Mari kita belajar bersama untuk mencintai produk lokal buatan perajin Bali, perajin yang merupakan saudara kita sendiri. Jika bukan kita yang peduli terhadap warisan leluhur, siapa lagi yang akan menjaganya?” tegas Ny. Putri Koster.

Ia mengingatkan agar masyarakat Bali tidak membiarkan produk kerajinan lokal semakin terpinggirkan akibat membanjirnya produk dari luar Bali yang ditawarkan dengan harga lebih murah.

Baca Juga  Pascasarjana dan FMIPA Unud Sosialisasikan Teknologi Produksi Bibit Kentang Berkualitas di Batusesa

“Jangan sampai produk kita semakin terpinggirkan, bahkan hilang, karena kita lebih memilih membeli dan menggunakan produk troso, yakni produk buatan luar Bali yang didatangkan dan dijual di Bali dengan harga murah,” ujarnya.

Dekranasda Bali Fashion Day merupakan salah satu bagian dari trilogi fashion show Dekranasda Provinsi Bali. Kegiatan ini dirancang tidak semata-mata sebagai pertunjukan busana, tetapi sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan kain tenun endek, kreativitas desainer muda lokal Bali, model busana, koreografi, serta komposisi musik dalam satu panggung.

Melalui kolaborasi tersebut, Dekranasda Provinsi Bali berupaya meningkatkan kualitas dan memperluas penggunaan kain endek sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem industri mode berbasis wastra Bali. Dengan demikian, kain endek tidak hanya lestari sebagai warisan budaya, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan mampu berkembang mengikuti kebutuhan serta selera masyarakat.

Dekranasda Bali Fashion Day juga membawa pesan bahwa ASN dapat mengambil peran nyata dalam keberlangsungan IKM/UMKM Bali. Peran tersebut dapat dimulai dari hal sederhana, yakni menggunakan, membeli, dan turut mempromosikan produk buatan perajin lokal.

Gubernur Bali Wayan Koster, yang turut hadir menyaksikan Dekranasda Bali Fashion Day, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu cara kreatif untuk mempromosikan produk IKM/UMKM sekaligus membangun kebersamaan di lingkungan perangkat daerah.

“Secara khusus, kegiatan ini memberikan kesan tersendiri dalam cara mempromosikan produk IKM/UMKM secara tidak langsung dan memberikan dampak positif bagi penjual maupun produsen. Kegiatan ini sekaligus menggairahkan suasana internal perangkat daerah dan memperkuat kebersamaan. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak yang terlibat,” ujar Gubernur Koster.

Dekranasda Bali Fashion Day kali ini melibatkan empat perangkat daerah, yakni Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali; Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali; Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali; serta Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali.

Baca Juga  Prodi Kimia FMIPA Unud Gelar Pengabdian Internasional di Desa Pancasari Sukasada Buleleng

Melalui keterlibatan ASN, desainer, perajin, penenun, pelaku IKM/UMKM, serta perangkat daerah, Dekranasda Bali Fashion Day diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah pertunjukan busana, tetapi menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menjaga endek, menghidupkan karya perajin, dan menggerakkan perekonomian Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca