Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Fokus Pasarkan Produk Lokal, Gubernur Koster: Semua Produk Lokal Bali Terkenal, Mudah Dipasarkan

BALIILU Tayang

:

gubernur koster
HARI ARAK: Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster saat menghadiri Bali Signature Drink Edition yang digelar komunitas Fermenusa dan Level 21 Mall, Jumat, 31 Januari 2025 dalam rangkaian peringatan Hari Arak ke-3 yang jatuh setiap 29 Januari. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Hampir semua produk lokal Bali yang lahir dari pertanian, laut, warisan budaya, seni, tradisi dan alam Bali semuanya terkenal. Nama Bali yang tersohor di dunia, membuat mudah untuk memasarkan sejumlah produk lokal Bali. Untuk itu, Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster menegaskan akan fokus pasarkan produk lokal Bali.

Regulasi yang diterbitkan Koster ketika memimpin Bali 2018-2023 makin ditegaskan. Regulasi tersebut yakni Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan, dan Industri Lokal Bali. Berpegang pada visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dan haluan pembangunan Bali masa depan Bali Era Baru 2025-2125, Koster akan berjuang mempertahankan identitas warisan budaya di tengah hantaman kuat perkembangan dunia.

“Sebagai Gubernur Bali, saya bekerja keras mulai dari periode pertama, setelah mendalami kekayaan, keunikan dan keunggulan produk yang dihasilkan dari alam Bali, produknya bagus dan terkenal semua,” tegas gubernur terpilih Wayan Koster, Jumat, 31 Januari 2025 di Denpasar.

Bali menurut Koster, memiliki produk lokal yang terkenal seperti beras Bali, salak, manggis, mangga, nyuh Bali, kangkung, kelor, bayam, durian, kopi Bali, arak Bali, anggur Bali, siap Bali, sapi Bali.

“Kesimpulannya, alam Bali ini kecil hanya 5.780 Km persegi, tapi dianugerahi Hyang Pencipta produk lokal alam yang luar biasa,” tegas Koster.

Koster mengungkapkan, sejauh ini belum mendengar di daerah lain di dunia yang memiliki kekayaan produk lokal yang terkenal sebanyak di Bali.

“Saya belum mendengar daerah lain yang menghasilkan produk alam dari buminya yang terkenal dan sebanyak Bali. Pertaniannya, kelautannya dan segala macamnya,” ujar pria asal Desa Sembiran ini.

Baca Juga  Jaga Citra Pariwisata Bali, Wisatawan Wajib Berperilaku Tertib dan Disiplin

Namun menurut Koster masih ada hal yang mengganjalnya. Karena krama Bali sendiri belum mengapresiasi kekayaan kearifan lokal Bali yang terkenal ini. Justru masih ada krama Bali yang terpengaruh dengan pengaruh luar.

“Kita kurang apresiasi dan menghargai produk lokal Bali. Kita justru terpengaruh dengan luar. Sehingga barang yang bagus punya kita justru kurang mendapat posisi terbaik,” katanya.

Melalui visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Koster mengatakan telah menerbitkan Pergub Nomor 99 Tahun 2018. Koster ingin mendorong agar produk lokal petani, nelayan, dan perajin budaya Bali untuk dimanfaatkan seluruh masyarakat di Bali.

“Pada periode pertama belum bisa begitu kencang karena terhalang Covid-19, dua tahun Covid plus setahun pemulihan. Sekarang diberi kesempatan periode kedua agar saya lebih kerja keras dan tegas. Supaya semua yang beraktivitas di Bali berkontribusi untuk membangun Bali sesuai dengan wilayah gerak ekonominya, supaya ikut bersama-sama mensejahterakan masyarakat,” jelas Koster.

Gubernur Koster mengajak semua yang berinteraksi di Pulau Dewata agar bersinergi membangun Bali. Semua pelaku ekonomi di Bali agar bersinergi membangun Bali agar tak timpang.

“Agar semuanya merasakan manfaatnya. Hidup itu harmoni, saling membutuhkan, saling mendukung, memberi dan saling menerima,” katanya.

Menang di Strategi Awal Pemasaran

Pemikiran Gubernur Koster sungguh visioner. Produk lokal Bali sudah unggul di strategi awal pemasaran karena brand Bali yang sudah tersohor di dunia. Sehingga mudah menjual semua produk lokal Bali. Semua ini akan berdampak pada pariwisata, ekonomi dan kesejahteraan krama Bali.

“Bagusnya Bali ini namanya sangat terkenal. Kalau tanya di luar sana, Bali lebih dikenal dari Indonesia. Artinya kita punya produk di Bali dengan merek Bali yang begitu terkenal jadi kita mudah memasarkannya. Sudah menang di strategi awal,” jelas Koster.

Baca Juga  Gubernur Koster Buka Pameran IKM Bali Bangkit VII 2022

Koster menyontohkan seperti produk warisan Bali arak yang kini sedang gencar dipasarkan ke dunia. Konsep promosi dan kemasan akan terus ditingkatkan agar benar-benar melekat di hati warga dunia. (*/gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Pemkab Tabanan Gencarkan Aksi Bersih Sampah, Ratusan ASN Turun ke Jalan

Published

on

By

sampah tabanan
RESIK SAMPAH: Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan di bawah komando Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila bersama jajaran kepala perangkat daerah dan ratusan ASN turun langsung melakukan aksi bersih sampah bertajuk Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi, Jumat (22/5), di Kawasan Kota Tabanan. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat mengatasi persoalan sampah yang mulai meluber di sejumlah ruas jalan utama kota. Mendapat atensi langsung dari Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan di bawah komando Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila bersama jajaran kepala perangkat daerah dan ratusan ASN turun langsung melakukan aksi bersih sampah bertajuk Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi, Jumat (22/5), di Kawasan Kota Tabanan.

Langkah ini dilakukan sebagai respon atas meningkatnya timbulan sampah tercampur pasca diberlakukannya kebijakan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kabupaten Tabanan.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari implementasi Surat Edaran Bupati Nomor 07/DLH/2026 tentang Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Kabupaten Tabanan. Sejak 1 Mei 2026, TPA Mandung hanya menerima jenis sampah residu. Namun dalam pelaksanaannya, sebagian besar masyarakat dinilai masih belum melakukan pemilahan sampah rumah tangga sehingga menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah titik dan memicu pencemaran lingkungan.

Melihat kondisi tersebut, Pemkab Tabanan bergerak cepat agar timbulan sampah tidak semakin meluas. Melalui gerakan gotong royong yang melibatkan ASN lintas perangkat daerah, pemerintah menunjukkan keseriusannya menjaga kebersihan dan keindahan kota sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya. Adapun titik-titik pembersihan dipusatkan di beberapa lokasi strategis, mulai dari sisi Timur dan Barat Lapangan Alit Saputra, Jalan KS Tubun, Jalan Diponegoro, kawasan Jalan Gajah Mada, Jalan Gelatik, seputaran Toko Cakra Tabanan, Jalan Rama hingga Jalan Melati. Seluruh peserta terlihat bersama-sama memilah dan mengumpulkan sampah yang menumpuk di pinggir jalan maupun area publik.

Selain membersihkan kawasan kota, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Pemerintah daerah terus mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan setiap hari.

Baca Juga  Ruang Berbahasa Bali Semakin Sempit, Gubernur Koster Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Bali

Menyampaikan arahan Bupati Tabanan, Sekda I Gede Susila menyampaikan persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan, kesadaran memilah sampah dari rumah tangga menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kabupaten Tabanan. “Kami ingin memberikan contoh langsung kepada masyarakat, bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sampah harus dipilah dari rumah agar tidak menimbulkan penumpukan dan pencemaran lingkungan,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PDI Perjuangan Tabanan Gelar Lomba Senam “Nangun Sat Kerthi Loka Bali“

 Bangkitkan Semangat Kebersamaan dan Budaya Sehat

Loading

Published

on

By

pdi tabanan
LOMBA SENAM: DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan menggelar Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan suasana meriah dan penuh semangat yang berlangsung di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan Jumat 22 Mei 2026. (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan menggelar Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan suasana meriah dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus membumikan visi Gubernur Bali, Wayan Koster, yakni “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.

Melalui lomba senam ini, masyarakat diajak untuk menumbuhkan budaya hidup sehat melalui olahraga bersama, sekaligus memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan antar peserta dan masyarakat.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, I Made Dirga. Perlombaan diikuti oleh 10 grup yang mewakili masing-masing PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan. Setiap grup terdiri dari 9 peserta dengan kategori usia di atas 50 tahun atau lansia.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan Jumat 22 Mei 2026 ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Turut hadir Kepala Sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai I Made Dirga, Ketua Fraksi I Putu Eka Nurcahyadi, seluruh Ketua PAC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, serta seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan.

Ketua Panitia Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, I Made Suarta menjelaskan kegiatan ini merupakan representasi harmoni antara alam, manusia, dan budaya Bali. Gerakan-gerakan dalam senam ini mengandung semangat menjaga keseimbangan kehidupan sesuai filosofi Bali dan diharapkan menjadi implementasi nyata dari visi pembangunan Bali berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini termasuk dalam rangkain Bulan Bung Karno 2026 dan HUT PDI-Perjuangan Ke-53.

Dia mengatakan, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa semangat gotong-royong dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pola hidup sehat di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga  Tinjau Gunung Sampah TPA Suwung, Gubernur Koster Serap Persoalan Urgent, Segera Lapor Menteri LHK agar Dituntaskan

“Diharapkan kegiatan serupa dapat rutin digelar setiap tahun agar semakin memperkuat budaya hidup sehat sekaligus menjaga warisan budayajn Bali tetap lestari,” katanya.

Lomba berlangsung sukses, penuh semangat, kekompakan, dan kebersamaan dari seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dari Ladies Program Rakerkomwil IV APEKSI Ke-21

Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari Suguhkan Kekayaan Seni dan Tradisi Budaya Bali kepada Istri Kepala Daerah

Loading

Published

on

By

city tour denpasar
KUNJUNGAN: Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV, pada Jumat (22/5) saat melakukan kunjungan ke Pasar Kumbasari. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Selain kawasan Sanur, dua objek City Tour Kota Denpasar, yakni Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV APEKSI ke-21, yang dibalut dalam kegiatan Ladies Program.

Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV ini, pada Jumat (22/5), dikenalkan dengan kesenian dan tradisi budaya Bali, melalui belajar Tari Pendet dan juga membuat Gebogan yang biasa digunakan sebagai sarana upakara di Bali.

Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya, menyampaikan, pada Ladies Program Rakerkomwil IV  APEKSI ke-21, pengenalan budaya Bali menjadi salah satu poin utama.

Selain sebagai promosi wisata budaya Kota Denpasar, hal ini juga ditujukan agar kesenian dan budaya Bali lebih dikenal oleh masyarakat secara luas.

“Kami ingin mengenalkan secara lebih mendalam tentang Tari Pendet dan Gebogan yang selama ini mungkin hanya disaksikan saja oleh para wisatawan saat berkunjung ke Bali. Lewat belajar tari Pendet dan membuat Gebogan ini, saya harap ibu-ibu Kepala Daerah juga mengetahui tentang seluk beluk kesenian Bali, sebagai kekayaan warisan leluhur,” ungkap Sagung Antari.

Usai berkegiatan di Puri Jero Kuta, rombongan istri Kepala Daerah melanjutkan perjalanan menuju Pasar Kumbasari, untuk melihat berbagai produk unggulan UMKM binaan Dekranasda dan Disperindag Kota Denpasar.

Pemilihan lokasi ini sebagai City Tour pada Ladies Program juga bukan tanpa alasan. Sagung Antari mengemukakan, berbagai produk unggulan UMKM Kota Denpasar yang dijajakan di Pasar Kumbasari memiliki potensi untuk dipasarkan secara luas. Untuk itu, dengan menyertakan Pasar Kumbasari sebagai salah satu lokasi tujuan, secara tidak langsung akan mempromosikan potensi ekonomi kreatif Kota Denpasar.

Baca Juga  Pariwisata Bali Sumbang 500 Ton Sampah Tambahan, Menteri LHK Desak Solusi Mandiri

“Ada berbagai macam produk kerajinan Kota Denpasar yang memiliki ciri khas. Seperti aneka kain endek, sandal, dan lainnya,” kata Sagung Antari.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana mengungkapkan, pada setiap gelaran Rakerkomwil IV APEKSI, Ladies Program merupakan agenda wajib yang harus selalu ada. Selain sebagai ajang untuk mempererat komunikasi dan kolaborasi antarkota, acara ini juga sekaligus menjadi momentum untuk saling bertukar pengalaman dan juga informasi seputar program penunjang pembangunan.

“Salah satunya adalah program kerajinan, kesenian, dan ekonomi kreatif yang biasanya dikomandoi oleh istri para kepala daerah. Tentu semangat ini yang kita usung, agar sinergi dan kolaborasi antarkota semakin erat,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca