Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Fraksi Badung Gede Sependapat Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Badung 2021 Ditetapkan Jadi Perda

BALIILU Tayang

:

wijaya
Juru Bicara Fraksi Badung Gede DPRD Badung I Made Wijaya, S.E. (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Juru Bicara Fraksi Badung Gede Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menyampaikan apresiasi atas raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kesepuluh kalinya sejak Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Badung tahun 2011 dan 2012, serta kedelapan kalinya secara berturut-turut yaitu dari tahun 2014 sampai tahun 2021.

‘’Kita patut memberikan apresiasi atas usaha Pemerintah Daerah Kabupaten Badung walaupun dihadapkan dengan situasi pandemi Covid-19 yang terjadi,’’ papar Juru Bicara Fraksi Badung Gede DPRD Badung I Made Wijaya, S.E, di depan Rapat Paripurna DPRD Badung terkait pandangan umum Fraksi terhadap Ranpeda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2021 bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana Kantor DPRD Badung, Senin, 11 Juli 2022.

Rapat Paripurna yang dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kabupaten Badung Dr. Drs. I Putu Parwata MK, M.M. ini didampingi Wakil Ketua I, I Wayan Suyasa dan Wakil Ketua II, I Made Sunartha. Hadir Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, Anggota DPRD Badung, Sekda Badung Adi Arnawa, Sekwan DPRD Badung I Gusti Agung Made Wardika, Forkopimda, pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, beserta undangan lainnya.

Wijaya lanjut menegaskan, dengan laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) Kabupaten Badung tahun 2021 telah diserahkan oleh kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Bali pada tanggal 17 mei 2022 yang memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) kepada Kabupaten Badung, itu berarti LKPD tersebut telah menerapkan standar akuntansi pemerintahan berbasis akrual.

Terkait Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2021, Fraksi Badung Gede memberikan tanggapan sebagai berikut.

Pertama, rancangan pendapatan perlu lebih mendekati realistis walaupun rancangan pendapatan terukur dalam pendapatan daerah, terutama penerimaan perpajakan pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain serta pendapatan asli daerah yang sah. Karena target penerimaan menjadi acuan pertama sebelum menetapkan belanja hingga besaran pembiayaan;

Baca Juga  Fraksi Badung Gede Dorong Semua Pihak Berinovasi Tingkatkan Pendapatan Daerah

Kedua, perlu mengoptimalkan pendapatan daerah melalui optimalisasi penerimaan perpajakan antara lain percepatan implementasi NIK sebagai NPWP dan penggunaan IT (core taxsystem), untuk meningkatkan kinerja layanan yang terukur;

Ketiga, mendorong agar insentif perpajakan dapat lebih diarahkan untuk mendorong afirmasi kepada masyarakat kecil dibandingkan dengan masyarakat kelas atas, salah satunya yakni melalui pajak ditanggung pemerintah daerah bagi aktivitas-aktivitas terkait dana desa. Dalam hal ini, belanja perpajakan harusnya dapat diberikan secara efektif dan tepat sasaran. Upaya ini turut mempertegas keberpihakan pemerintah daerah kepada masyarakat menengah ke bawah;

Keempat, mendorong perlu dilakukan upaya-upaya peningkatan pendapatan daerah di satu sisi, dan perlu dilakukan peningkatan efisiensi belanja operasi sehingga indeks benefit/cost rattio dapat lebih ditingkatkan pada tahun berikutnya;

Kelima, meningkatkan kualitas perencanaan agar seluruh belanja pemerintah daerah dilaksanakan secara terukur, terarah, bermanfaat, dan akuntabel sehingga terhindar dari in-efisiensi agar sesuai dengan prinsip good governance dan clean government;

Keenam, perlu dilakukan evaluasi terhadap belanja tidak terduga, agar pemanfaatan dana tersebut benar-benar diarahkan pada situasi dan kondisi yang bersifat force majeure;

Ketujuh, mendorong perlu dilakukan pemantapan manajemen perencanaan proyek baik fisik maupun nonfisik, demikan juga pada pelaksanaan tender proyek, agar tidak terjadi keterlambatan dalam penyelesaiannya;

Kedelapan, pemerintah daerah dalam APBD perlu menetapkan sejumlah indikator kesejahteraan yang akan dicapai yaitu tingkat kemiskinan, gini ratio, tingkat pengangguran terbuka (TPT), dan indeks pembangunan manusia (IPM). ‘’Untuk itu kami harapkan pemerintah daerah perlu menetapkan perkiraan capaian nilai tukar petani (NTP) dan nilai tukar nelayan (NTN) pada tahun berikutnya, yang menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani/nelayan, sebagai bagian dari upaya membangun kedaulatan pangan Indonesia,’’ ujarnya;

Baca Juga  Fraksi Badung Gede DPRD Badung Pertanyakan Infrastruktur Penunjang Atasi Kemacetan Lalin

Kesembilan, kenaikan harga-harga akan semakin memberatkan bagi masyarakat karena dampak Covid-19 masih sangat berdampak dan belum pulih, masyarakat banyak yang masih sulit mencari pekerjaan sehingga nyaris tidak memiliki pendapatan, ekonomi masyarakat semakin terpuruk dan tentu mendorong peningkatan angka kemiskinan serta kesenjangan sosial ekonomi. ‘’Untuk itu kami berharap pemerintah daerah melakukan peningkatan upaya integrasi program kemiskinan dan perluasan bantuan sosial nontunai, program padat karya tunai, untuk masyarakat kurang mampu serta melakukan upaya pemerataan distribusi pendapatan masyarakat kurang mampu,’’ ujarnya;

Kesepuluh, di bidang kesehatan, pemerintah daerah patut kita berikan apresiasi atas berbagai upaya yang dilakukan untuk tetap membayarkan tanggungan BPJS kelas III bagi masyarakat Badung dalam situasi pandemi Covid-19 dan kami mendorong agar pemerintah daerah memastikan layanan yang terbaik diberikan oleh penyelenggara fasilitas kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan, sehingga dapat diminimalisir keluhan peserta BPJS Kesehatan dalam mendapatkan layanan dari rumah sakit, begitu juga agar tidak henti- hentinya mendorong penyelenggara BPJS untuk dapat memberikan edukasi pada masyarakat tentang manfaat BPJS ketenagakerjaan;

Kesebelas, mendorong pemerintah agar memprioritaskan pemberian hibah pada masyarakat yang pembangunannya masih belum tuntas sebagai dampak pandemi Covid-19, seperti balai banjar adat yang belum selesai, serta pembangunan tempat ibadah yang juga belum selesai;

Keduabelas, ‘’kami sadari bahwa tahun 2021 merupakan situasi ekonomi yang sangat berat lebih-lebih Kabupaten Badung yang sangat bergantung pada dunia pariwisata, namun ke depan kami berharap menjadi tahun-tahun yang lebih baik dan cepat pulih, terutama pagelaran G20 agar dapat berjalan dengan sukses, sehingga ke depan penyertaan modal pada perumda-perumda Kabupaten Badung dan pada Bank BPD Bali dapat direalisasikan sesuai target, karena deviden yang diperoleh dari BPD Bali sangat signifikan dalam membantu penerimaan AOBD Kabupaten Badung,’’ ujarnya;

Baca Juga  Fraksi Badung Gede DPRD Badung Sependapat Dua Raperda Ditetapkan Menjadi Perda

Dan ketiga belas, ‘’Kami sependapat rancangan peraturan daerah Kabupaten Badung tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Badung tahun anggaran 2021 untuk dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Badung,’’ tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Di Tengah Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Presiden Prabowo Pimpin Doa bagi Warga Terdampak Bencana

Published

on

By

Presiden Prabowo Pimpin Upacara HUT RI di Istana
PIMPIN UPACARA: Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 17 Agustus 2026, berlangsung dalam suasana khidmat sekaligus penuh rasa syukur. Di tengah perayaan kemerdekaan, perhatian Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih juga tertuju kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah daerah, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam rangkaian upacara, Presiden mengajak seluruh peserta untuk mengheningkan cipta guna mengenang jasa para pahlawan sekaligus mendoakan masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana di sejumlah wilayah Tanah Air.

“Saudara-saudara sekalian, marilah kita mengheningkan cipta, untuk mengenang arwah dan jasa para pahlawan kemerdekaan bangsa yang telah berkorban jiwa dan raga untuk kemerdekaan dan kehormatan bangsa Indonesia, serta mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Sumatra, Nusa Tenggara Timur, dan wilayah-wilayah Indonesia lainnya. Mengheningkan Cipta, mulai,” ucap Presiden Prabowo.

Doa dan keprihatinan tersebut juga disampaikan sejumlah menteri yang hadir dalam upacara. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyampaikan bahwa peringatan 81 tahun kemerdekaan menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan bangsa, sekaligus mengingat warga yang tengah menghadapi kesulitan akibat bencana.

“Tentu saja pertama-tama kita harus menyampaikan rasa syukur yang mendalam, bahwa dalam usia Indonesia yang ke-81, kita terus makin bersatu, makin damai, dan juga insyaallah makin sejahtera. Namun, hari ini kita juga harus merasakan keprihatinan yang mendalam, dan dukacita yang mendalam karena sebagian warga negara kita dalam kondisi yang sulit,” ujar Rachmat.

Baca Juga  Fraksi Badung Gede DPRD Badung Sependapat Dua Raperda Ditetapkan Menjadi Perda

Senada, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini menyampaikan duka cita bagi masyarakat NTT yang masih berada dalam kondisi sulit setelah bencana gempa bumi.

“Tentunya hari ini kita merayakan usia kemerdekaan kita ke-81 tahun, itu dalam keadaan yang tidak mudah. Masih ada saudara-saudara kita masih di pengungsian, karena kemarin kita baru saja ada gempa bumi di NTT. Tentunya saya juga ingin menyampaikan rasa duka cita, dan berharap saudara-saudara kita segera mendapatkan bantuan, dan diberikan kekuatan,” ujar Rini.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa sejumlah anggota Kabinet Merah Putih memang tidak mengikuti upacara di Jakarta karena menjalankan tugas di daerah, termasuk memastikan penanganan bencana di NTT. Ia menyebut sejumlah pejabat negara berada di NTT untuk memantau dan memastikan penanganan bencana berjalan.

“Contohnya adalah Menko PMK, kemudian Bapak Mendagri, kemudian Menteri PU, kemudian Wakil Menteri Kesehatan dan juga Wakil Menteri Sosial sekarang sedang berada di Nusa Tenggara Timur, dalam rangka memonitor dan memastikan menanggulangi bencana yang kemarin terjadi di Nusa Tenggara Timur,” katanya.

Menurut Menteri Pras, perayaan kemerdekaan tidak boleh mengesampingkan kondisi masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Pemerintah, kata dia, tetap memastikan kebutuhan dan penanganan warga terdampak menjadi perhatian.

“Jadi di tengah-tengah kita merayakan HUT kemerdekaan, tentu saja di satu sisi kita tetap harus memastikan bahwa saudara-saudara kita yang kemarin terkena bencana itu semua tertangani dengan baik,” ucap Menteri Pras.

Mengheningkan cipta yang dipimpin Presiden Prabowo menjadi salah satu momen reflektif dalam peringatan 81 tahun Indonesia merdeka. Dari halaman Istana Merdeka, doa dipanjatkan untuk para pahlawan sekaligus untuk saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi bencana.

Baca Juga  Fraksi Badung Gede Dorong Semua Pihak Berinovasi Tingkatkan Pendapatan Daerah

Momentum tersebut sekaligus menegaskan makna kemerdekaan sebagai semangat untuk saling menjaga, saling menguatkan, dan bergotong-royong menghadapi setiap kesulitan sebagai satu bangsa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polresta Denpasar Gelar Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Tanamkan Semangat Nasionalisme dan Pengabdian

Published

on

By

Polresta Denpasar Gelar Upacara HUT RI
INSPEKTUR UPACARA: Plt. Wakapolresta Denpasar AKBP I Ketut Widiarta, S.H., S.I.K., M.Si. selaku Inspektur Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang digelar Polresta Denpasar di Lapangan Apel Mako Polresta Denpasar, Senin (17/8/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan mewarnai pelaksanaan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang digelar Polresta Denpasar di Lapangan Apel Mako Polresta Denpasar, Senin (17/8/2026).

Upacara dipimpin oleh Plt. Wakapolresta Denpasar AKBP I Ketut Widiarta, S.H., S.I.K., M.Si. selaku Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Denpasar, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polresta Denpasar.

Rangkaian upacara berlangsung dengan penuh khidmat, diawali penghormatan kepada Inspektur Upacara dan laporan Komandan Upacara. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Teks Proklamasi, Andhika Bhayangkari, serta doa.

Sementara itu Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., mengatakan bahwa peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum penting bagi seluruh personel Polresta Denpasar untuk kembali meneguhkan semangat nasionalisme dan nilai-nilai pengabdian.

“Peringatan Kemerdekaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus mengingatkan kita semua akan tanggung jawab dalam melanjutkan perjuangan melalui pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Denpasar.

“Sebagai anggota Polri, semangat kemerdekaan harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan yang humanis, profesional dan responsif, serta bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Ia menambahkan, momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk memperkuat soliditas, integritas dan semangat gotong royong dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Baca Juga  Fraksi Badung Gede DPRD Badung Sependapat Dua Raperda Ditetapkan Menjadi Perda

Seluruh rangkaian Upacara Bendera Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Polresta Denpasar selesai sekitar pukul 08.30 WITA. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar dan kondusif. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolres Gianyar Hadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-81 di Alun-alun Gianyar

Published

on

By

Kapolres Gianyar Hadiri Upacara HUT RI
HADIRI UPACARA: Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., saat menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 yang digelar di Alun-alun Kabupaten Gianyar, Senin (17/8/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Gianyar Ny. Yen James menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 yang digelar di Alun-alun Kabupaten Gianyar, Senin (17/8/2026).

Upacara yang berlangsung mulai pukul 07.45 hingga 08.50 WITA tersebut mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Bupati Gianyar I Made Mahayastra.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gianyar, jajaran TNI-Polri, anggota DPRD, pejabat pemerintah daerah, veteran, tokoh masyarakat, tokoh adat dan agama, organisasi wanita, organisasi pemuda, serta undangan lainnya.

Rangkaian upacara diawali dengan laporan Perwira Upacara dan penghormatan pasukan kepada Inspektur Upacara. Selanjutnya dilaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, hingga pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia oleh Ketua DPRD Kabupaten Gianyar.

Pengibaran Bendera Merah Putih dilaksanakan oleh Paskibraka Kabupaten Gianyar. Prosesi berlangsung khidmat dan diikuti seluruh peserta upacara dengan penuh penghormatan.

Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk mengatakan, peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, menjaga kebersamaan, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

“Kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujar AKBP James.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif, khususnya dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan.

Baca Juga  Fraksi Badung Gede DPRD Badung Pertanyakan Infrastruktur Penunjang Atasi Kemacetan Lalin

“Polri bersama TNI, pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat akan terus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban. Semangat kemerdekaan hendaknya kita wujudkan melalui kerja nyata, kepedulian dan kontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Gianyar,” tambahnya.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba dalam rangkaian HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Selanjutnya dilaksanakan Resepsi HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Balai Budaya Gianyar.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat, tertib, aman dan lancar. Kehadiran Kapolres Gianyar bersama jajaran juga menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Gianyar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca