Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pandangan Umum Fraksi Partai Golkar DPRD Badung, Soroti Soal Tak Tercapainya Target PAD Badung

BALIILU Tayang

:

gplkar
Juru Bicara Fraksi Golkar Ketut Suweni. (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Fraksi Partai Golkar DPRD Badung melalui juru bicaranya Ketut Suweni menyoroti soal tidak tercapainya target pendapatan asli daerah (PAD) Badung pada tahun anggaran 2021. Hal itu diungkapkannya saat rapat paripurna DPRD Badung untuk mendengarkan pemandangan umum fraksi-fraksi terkait Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2021, Senin (11/7/2022).

Terungkap, persentase ketercapaian PAD bahwa pendapatan pajak daerah 88,76 persen, pendapatan retribusi daerah 127,98 persen, dan pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan 99,81%, dan lain-lain PAD yang sah 123,12 persen. “Target capaian persentase PAD dari berbagai komponen pendapatan tersebut ada yang melampaui target dan sebagian besar di bawah target,” katanya.

Fraksi yang dikomando GN Saskara tersebut menyatakan, ketidaktercapaian target pendapatan daerah yang hanya 88,76 persen dan yang paling kecil ketercapaiannya adalah pajak hotel yang mencapai hanya 34,99 % tentu ada beberapa indikator yang menjadi penyebab baik bersifat eksternal dan internal.

“Yang menjadi pertanyaan kita adalah yang bersifat internal, padahal berbagai upaya dan telah dianggarkan kegiatannya melalui program-program yang selaras dengan RPJMD Kabupaten Badung. Di antaranya, mengoptimalkan capaian sumber-sumber yang berasal dari  pajak dan retribusi daerah serta lain-lain pendapatan dengan tetap menjaga iklim yang kondusif bagi kegiatan dunia usaha, pengelolaan PAD dengan intensifikasi pajak dan retribusi daerah dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Selanjutnya, Fraksi Golkar pun memberikan beberapa saran. Di antaranya, dalam rangka peningkatan pendapatan daerah terutama organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil agar mendapatkan skala prioritas penganggaran. “Belanja daerah yang sifatnya mandatory spending yang tujuannya untuk mengurangi masalah ketimpangan sosial dan ekonomi daerah di antaranya di bidang pendidikan maupun kesehatan tetap harus terjaga dengan baik,” tegasnya sembari meminta pemerintah tetap mengutamakan belanja daerah yang merupakan urusan wajib pelayanan dasar.

Baca Juga  Japem Bupati Badung, Putu Parwata: Berikan Signal Pendapatan atau Belanja masih Bisa Naik

Selanjutnya, fraksi dengan 8 anggota (7 dari Golkar dan 1 dari Nasdem, red) menegaskan bahwa problematika di bidang pendidikan masih ada. Di antaranya SMP yang keberadaannya masih satu atap dengan sekolah dasar agar ke depan adanya penyelesaian pembangunan gedung SMP.

“Tenaga guru yang berstatus kontrak APBD di Kabupaten Badung berjumlah 1.164 orang dan kontrak BOS 314 orang menjadi permasalahan baru ketika adanya kebijakan di tahun 2023 ini untuk meniadakan guru kontrak sekaligus kami mempertanyakan bagaimana kebijakan terhadap pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) ini di Badung khususnya mengenai tenaga guru,” katanya.

Selanjutnya, Fraksi Partai Golkar menyarankan agar adanya kebijakan Pemkab Badung mengurangi skat pemisah antara sekolah negeri dan swasta melalui kebijakan sekolah gratis. Selama ini maindset masyarakat adalah sekolah negeri gratis sedangkan sekolah swasta berbayar.

Fraksi Golkar juga memperlihatkan beberapa hasil penelitian dan pengembangan yang telah didesiminasikan oleh Badan Litbang Kabupaten badung agar dapat dijadikan rujukan perencanaan program-program pembangunan. Besarnya silpa yang bersumber dari BLUD RSUD sebesar Rp 92.000.419.350,13 cukup besar di tengah kondisi keuangan Kabupaten Badung yang belum optimal sehingga perlu maksimalisasi penggunaan anggarannya.

Satu lagi terkait jalan lingkar. Fraksi Partai Golkar meminta pembangunan jalan lingkar selatan yang sudah merupakan program Pemkab Badung sejak 2020 yang sampai saat ini belum ada penyelesaiannya, agar selanjutnya dapat ditindaklanjuti.

Walau memberi berbagai catatan, Fraksi Partai Golkar juga dapat menerima Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Badung Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2021 dapat dijadikan Peraturan Daerah Kabupaten Badung. “Kami Fraksi Partai Golkar dapat menyetujui untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah,” ujar Suweni anggota DPRD Badung dari Dapil Kuta Selatan tersebut. (gs/bi)

Baca Juga  Setelah Pelantikan, DPRD Badung Bakal Gelar Sidang Paripurna Istimewa

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Gubernur Koster Minta Pertamina Bergerak Cepat Perkuat Pasokan dan Distribusi BBM di Bali

Jaga Kondusivitas Bali di Mata Dunia

Loading

Published

on

By

Gubernur Koster Panggil Pertamina Patra Niaga
PANGGIL JAJARAN PT PERTAMINA PN: Gubernur Bali Wayan Koster saat memanggil jajaran PT Pertamina Patra Niaga ke Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster memanggil jajaran PT Pertamina Patra Niaga ke Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10/2026), untuk meminta penjelasan terkait antrean panjang kendaraan yang hendak membeli bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran PT Pertamina Patra Niaga hadir bersama perwakilan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas). Pertemuan juga dihadiri Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bali Ida Bagus Setiawan.

Gubernur Koster meminta Pertamina bergerak cepat memperkuat pasokan dan mengoptimalkan distribusi BBM, khususnya jenis Pertalite dan Pertamax, guna memastikan kebutuhan masyarakat Bali terpenuhi.

“Pengelolaan BBM di Bali agar dilakukan secara ketat. Hal ini penting untuk menjaga kondusivitas Bali di mata masyarakat dunia,” tegas Gubernur Koster.

Gubernur Koster berharap penyaluran BBM segera kembali normal sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan bakar dengan mudah tanpa harus menghadapi antrean panjang di SPBU.

Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Sales Area Manager Retail Bali PT Pertamina Patra Niaga, Alam Kanda Winali, menyampaikan sejumlah langkah yang dilakukan Pertamina untuk mempercepat pemulihan pasokan dan distribusi BBM di Bali.

Pertamina terus memantau kondisi stok dan konsumsi BBM di lapangan serta mengoptimalkan penyaluran setelah kapal pengangkut BBM bersandar.

Dengan kedatangan kapal pengangkut BBM, Pertamina memperkuat pasokan Pertalite dan Pertamax untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali. Penyaluran ke SPBU terus dioptimalkan dengan mempertimbangkan kondisi stok dan tingkat konsumsi di masing-masing wilayah.

Rata-rata konsumsi Pertalite di Bali mencapai sekitar 2.200 kiloliter (kL) per hari. Angka tersebut menjadi salah satu acuan Pertamina Patra Niaga dalam merencanakan pasokan dan menentukan prioritas distribusi agar kebutuhan setiap SPBU dapat terpenuhi sesuai kondisi di lapangan.

Baca Juga  Bimtek bagi DPRD Badung, Wakil Ketua Wayan Suyasa Harap Ikuti dengan Baik dan Seksama

Untuk menjaga kesinambungan pasokan, Pertamina Patra Niaga telah menjadwalkan kedatangan kapal pengangkut BBM secara bertahap pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026 melalui Terminal BBM Sanggaran dan Manggis, dengan total muatan mencapai 26.200 kL.

“Jadwal kedatangan ini merupakan bagian dari upaya memastikan pasokan tetap terjaga dan kebutuhan BBM masyarakat Bali terpenuhi,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, dalam keterangan resminya.

Sejalan dengan jadwal kedatangan kapal tersebut, Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan proses pembongkaran muatan dan distribusi BBM dari terminal ke SPBU. Pertamina juga melakukan evaluasi kebutuhan berdasarkan perkembangan stok dan tingkat konsumsi di setiap wilayah.

“Kami akan terus mengupayakan percepatan pemulihan pasokan dan melakukan evaluasi secara berkala agar kondisi ketersediaan BBM dapat segera kembali normal,” jelas pihak Pertamina. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dukung Fasilitas dan Perizinan untuk Perseden Berlaga di Liga 3 Nasional

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Asprov PSSI Denpasar
TERIMA ASPROV PSSI DENPASAR: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima jajaran Asprov PSSI Denpasar di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungannya terhadap Perseden Denpasar yang akan mewakili Bali dalam kompetisi Liga 3 Nasional mulai 30 Oktober 2026. Dukungan tersebut mencakup pemanfaatan fasilitas olahraga di GOR Ngurah Rai Denpasar serta bantuan pengurusan izin keramaian untuk mendukung persiapan dan pelaksanaan pertandingan.

Dukungan itu disampaikan Koster saat menerima jajaran Asprov PSSI Denpasar di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10).

Pertemuan tersebut membahas kesiapan Perseden menghadapi kompetisi nasional sekaligus harapan dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap perkembangan sepak bola daerah.

Ketua Asprov PSSI Denpasar, Anak Agung Putu Sudirka Yoga Semadi, menyampaikan bahwa Perseden akan membawa nama Bali dalam kompetisi tingkat nasional tersebut. Ia berharap dukungan Gubernur Bali dapat membantu tim menjalani kompetisi dengan optimal. “Mohon support Bapak Gubernur. Kita akan mengarungi Liga 3 Nasional mulai 30 Oktober mendatang dengan sistem home-away,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Perseden akan mengandalkan pemain putra Bali untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional. Tim tersebut terdiri atas 30 pemain serta 10 pelatih dan ofisial yang akan mendukung perjalanan tim selama kompetisi.

Menanggapi hal itu, Koster mempersilakan Perseden memanfaatkan fasilitas olahraga yang tersedia di GOR Ngurah Rai Denpasar. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk kegiatan latihan maupun pertandingan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Liga 3 Nasional.

“Kita punya fasilitas yang baik di GOR Ngurah Rai. Lapangannya bagus. Silakan dipergunakan dengan baik untuk latihan maupun pertandingan. Izin keramaian juga akan kami bantu,” kata Koster.

Koster menegaskan, pembinaan sepak bola Bali perlu mendapat dukungan berkelanjutan agar mampu meningkatkan prestasi di tingkat nasional. Menurutnya, potensi pesepak bola Bali perlu terus dikembangkan melalui pembinaan dan kesempatan berkompetisi.

Baca Juga  Bimtek bagi DPRD Badung, Wakil Ketua Wayan Suyasa Harap Ikuti dengan Baik dan Seksama

Ia juga mengingatkan bahwa Bali memiliki sejumlah pemain yang pernah berkiprah di kancah nasional. Beberapa nama yang disebutnya antara lain Rae Bawa, IB Mahayastra, dan Wayan Sukadana.

“Saya lihat potensi itu ada dan harus digenjot agar sepak bola kita di Bali naik kelas,” ujarnya.

Keikutsertaan Perseden dalam Liga 3 Nasional menjadi kesempatan bagi para pemain Bali untuk menunjukkan kemampuan di tingkat nasional. Dukungan fasilitas dan perizinan dari Pemerintah Provinsi Bali diharapkan membantu tim mempersiapkan diri menghadapi kompetisi dengan sistem kandang dan tandang tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Terima Pamit Daniel Adityajaya, Apresiasi Soliditas Pemprov Bali dan Polda Bali

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Pamit Kapolda Bali
TERIMA KUNJUNGAN: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima kunjungan mantan Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10) siang. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan mantan Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10) siang. Pertemuan tersebut menjadi momentum perpisahan sekaligus penyampaian terima kasih atas kerja sama antara Pemerintah Provinsi Bali dan Polda Bali selama dua tahun terakhir.

Dalam pertemuan tersebut, Daniel Adityajaya berpamitan setelah mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolda Bali. Ia berharap sinergi antara Pemprov Bali dan Polda Bali dapat terus diperkuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Pulau Dewata.

Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin selama Daniel menjabat sebagai Kapolda Bali. Menurutnya, soliditas antarlembaga menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di Bali sebagai destinasi pariwisata internasional.

“Terima kasih atas kerja samanya yang solid. Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Kita di Bali kompak sekali,” ujar Koster.

Ia menegaskan, kekompakan dan koordinasi yang baik diperlukan untuk menghadapi berbagai dinamika di Bali. Terlebih, karakteristik Bali sebagai kawasan pariwisata internasional membutuhkan dukungan bersama dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Gubernur Koster juga menyampaikan doa dan harapan agar Daniel dapat menjalankan tugas dengan baik di jabatan barunya. “Saya doakan Bapak bisa mengemban tugas dengan baik di posisi baru nantinya,” katanya.

Sementara itu, Daniel Adityajaya menyampaikan terima kasih sekaligus harapan agar hubungan kelembagaan yang telah terjalin dapat terus berlanjut.

Ia berharap kerja sama antara Pemprov Bali dan Polda Bali semakin baik ke depannya. Dengan demikian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali dapat terus terjaga. “Saya izin. Semoga ke depannya Pemprov Bali dan Polda Bali makin baik kerja samanya. Bali makin kondusif dan lebih baik lagi,” ujar Daniel.

Baca Juga  Setelah Pelantikan, DPRD Badung Bakal Gelar Sidang Paripurna Istimewa

Pertemuan tersebut menandai berakhirnya masa tugas Daniel Adityajaya sebagai Kapolda Bali. Gubernur berharap sinergi pemerintah daerah dan kepolisian diharapkan tetap menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung keberlanjutan pariwisata Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca