Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gebyar Apresiasi Satu Tahun Pra Sekolah Tabanan 2025

Bunda PAUD Kabupaten Tabanan Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Cerdas Sejak Dini

Loading

BALIILU Tayang

:

gebyar sekolah tabanan
GEBYAR: Dihadiri Bunda PAUD Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, Gebyar Apresiasi Dukungan Satu Tahun Pra Sekolah Kabupaten Tabanan Tahun 2025 digelar di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Selasa (14/10). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Semarak dan penuh makna, peringatan Gebyar Apresiasi Dukungan Satu Tahun Pra Sekolah Kabupaten Tabanan Tahun 2025 digelar di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Selasa (14/10). Acara ini diinisiasi oleh Bunda PAUD Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, sebagai bentuk apresiasi atas sinergi seluruh pihak yang turut mendukung terlaksananya program strategis satu tahun pra sekolah di Tabanan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua GOW Kabupaten Tabanan, Ny. Budiasih Dirga, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Bali, para pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Ketua DWP, Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Tabanan, serta para Ketua organisasi wanita di Kabupaten Tabanan. Suasana penuh kehangatan terasa ketika seluruh peserta bersama-sama menyatukan semangat dalam mendukung pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

Program satu tahun pra sekolah menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Bunda PAUD dan Dinas Pendidikan, guna memastikan seluruh anak usia dini mendapat kesempatan pendidikan sebelum memasuki sekolah dasar. Program ini tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga penguatan karakter, literasi, serta pembentukan lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak.

Dalam kesempatan itu, Bunda Rai memberikan beragam bentuk apresiasi kepada para penerima yang telah menunjukkan dedikasi dan dukungan terhadap keberhasilan program satu tahun pra sekolah. Penghargaan diberikan kepada lima mitra usaha pendukung program wajib belajar 13 tahun berupa piagam dan souvenir, enam guru non ASN dengan pengabdian terlama yang menerima piagam, kain endek, dan souvenir, serta dua guru PAUD dan SD terinspiratif yang turut menerima piagam dan endek.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada 20 kelompok pemenang jingle terfavorit dengan hadiah uang masing-masing Rp250.000, piagam, dan souvenir. Tidak hanya itu, satu desa terpilih sebagai desa tergiat pendukung PAUD HI dengan apresiasi berupa piagam dan souvenir, 10 anak menerima beasiswa PAUD senilai Rp2 juta per orang, 90 siswa menerima bantuan PMT PAUD, 60 siswa SD menerima paket alat tulis, serta 32 sekolah memperoleh bantuan alat praktik berupa buku dan laptop yang diterima secara simbolis oleh 1 penerima.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Pimpin Semarak Pawai HUT Ke-80 RI di Tabanan

Dalam sambutannya, Bunda Rai Wahyuni Sanjaya menguraikan berbagai upaya yang telah dilakukan selama satu tahun terakhir. Melalui komitmen yang kuat, dirinya bersama jajaran Bunda PAUD dan Dinas Pendidikan telah menjalankan beragam program penguatan, mulai dari sosialisasi, peningkatan kapasitas pendidik, hingga pengembangan fasilitas ramah anak.

“Selama satu tahun pelaksanaan, berbagai kegiatan telah kami lakukan. Kami telah mensosialisasikan pentingnya pendidikan anak usia dini di desa-desa, meningkatkan kapasitas guru PAUD, memperbaiki sarana dan prasarana, serta berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti PKK dan Posyandu untuk mewujudkan PAUD Holistik Integratif. Kami juga mendorong edukasi gizi seimbang melalui pemberian PMT bagi siswa PAUD,” ujar Bunda Rai.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan literasi dan story telling juga menjadi bagian penting dalam upaya membangun kecintaan anak terhadap membaca sejak dini. “Biasanya saya ikut membawa mobil perpustakaan keliling saat kegiatan Bupati Ngantor di Desa. Saya ingin anak-anak terbiasa membaca di mana pun mereka berada,” imbuh Bunda Rai.

Secara naratif, Bunda Rai juga menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan pondasi masa depan yang tak boleh diabaikan. Ia berharap semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun swasta, terus bersinergi membangun Tabanan sebagai kabupaten yang ramah anak dan berdaya saing tinggi di bidang pendidikan.

Dalam wawancara singkat, Ia juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh mitra kerja dan pihak terkait yang telah bersama dan bersinergi menyukseskan kegiatan Bunda PAUD selama 1 tahun terakhir. “Sasaran kami adalah bagaimana agar kita semua bisa menyukseskan program wajib belajar 13 tahun terutama 1 tahun sebelum sekolah dasar dan juga sosialisasi terkait 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” tutup Bunda Rai.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan Gebyar Apresiasi Dukungan Satu Tahun Pra Sekolah merupakan wujud nyata penghargaan terhadap seluruh pihak yang berperan aktif dalam pelaksanaan program ini. “Pendidikan anak usia dini adalah pondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kemandirian anak. Melalui kegiatan ini, kami memberikan apresiasi kepada pemerintah desa, lembaga pendidikan, yayasan, maupun mitra swasta yang telah berkontribusi selama satu tahun pelaksanaan program,” terangnya.

Baca Juga  Pemkab Tabanan Apresiasi Dukungan Pemprov Bali dalam Peringatan Ke-76 Puputan Margarana

Ia juga menegaskan melalui kegiatan ini, pihaknya berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan anak usia dini, memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung PAUD Holistik Integratif (PAUD HI), serta memastikan keberlanjutan program satu tahun pra sekolah di seluruh wilayah Tabanan. “Dengan semangat kebersamaan, kita jadikan momentum ini sebagai penguat gerakan wajib belajar 13 tahun di Kabupaten Tabanan,” pungkas Darma Utama.

Kegiatan ini pun diakhiri dengan pentas seni dan kreativitas anak-anak PAUD yang menampilkan beragam bakat dalam tari, nyanyi, dan drama edukatif. Riuh tepuk tangan para undangan menjadi penanda bahwa masa depan pendidikan Tabanan sedang tumbuh, ceria, dan penuh harapan di bawah komitmen bersama seluruh elemen masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp 3,091 Miliar

Published

on

By

Stand UMKM Buleleng Festival 2026
Suasana stand UMKM pada pelaksanaan Buleleng Festival 2026. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pelaksanaan Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (23/8). Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sebesar Rp 3,091 miliar lebih. Diperkirakan sampai akhir kegiatan, perputaran ekonomi mencapai Rp 3,6 miliar lebih.

Angka tersebut menjadi bukti nyata bahwa produk UMKM lokal Buleleng sangat digemari masyarakat, wisatawan domestik maupun mancanegara. Buleleng Festival 2026 diikuti sebanyak 105 UMKM lokal dari berbagai sektor, antara lain kriya, kuliner, olahan pangan, dan fashion. Para pelaku usaha tersebut tersebar di tiga zona, yakni Zona A sebanyak 48 tenan, Zona B sebanyak 38 tenan, dan Zona C sebanyak 19 tenan.

“Selama enam hari ini masyarakat telah menyaksikan dan merasakan kekayaan seni, budaya, kuliner, dan kreativitas warga Buleleng yang memancarkan energi positif bagi pariwisata dan perekonomian daerah,” ujar Bupati Sutjidra.

Dari sisi ekonomi, Bupati menegaskan festival ini membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM untuk menampilkan produk kreatif dan kuliner khas Buleleng. Selain itu juga memperkuat jaringan pasar dan memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk berkarya. Sementara dari sisi budaya, pemerintah daerah berhasil memfasilitasi pelestarian dan inovasi, di mana tradisi bertemu kreativitas modern sehingga budaya Buleleng tetap relevan dan hidup.

Bupati Sutjidra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, seniman, komunitas, pelaku usaha, hingga aparat keamanan dari Polres Buleleng dan Kodim 1609/Buleleng. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh perangkat daerah, Kelian Desa Adat Buleleng, Prajuru Banjar Adat, sponsor, relawan, dan seluruh pengunjung yang telah menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama festival berlangsung.

Baca Juga  DPRD Tabanan Gelar Sidang Paripurna Bahas Tanggapan Bupati terhadap Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terkait Ranperda Inisiatif

“Terima kasih kepada seluruh pengunjung Buleleng Festival yang telah menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungan, sehingga Buleleng Festival tahun 2026 dapat berjalan nyaman, aman, tertib dan asri,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membawa semangat “Uriping Rasa” ke kehidupan sehari-hari: terus melestarikan budaya, saling menghargai, memperkuat gotong royong, dan mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan. Pemkab Buleleng juga berkomitmen akan terus mendukung pengembangan kebudayaan dan ekonomi kreatif melalui program-program yang berpihak kepada pelaku seni dan UMKM.

“Semoga hasil dan semangat festival ini memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Buleleng,” tutup Bupati Sutjidra. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Cegah Kriminalitas dan Trek-trekan, Polsek Dentim Intensifkan Patroli Subuh di Wilayah Denpasar

Published

on

By

Personel Polsek Denpasar Timur melaksanakan patroli subuh di kawasan Renon dan sekitarnya untuk cegah gangguan Kamtibmas.
PATROLI: Polsek Denpasar Timur (Dentim) mengintensifkan kegiatan patroli subuh di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan Kamtibmas, Senin (24/8/2026) dini hari. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif pada waktu dini hari, Polsek Denpasar Timur (Dentim) mengintensifkan kegiatan patroli subuh di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan Kamtibmas, Senin (24/8/2026) dini hari.

Dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Iptu I Ketut Sudarsana, S.H.,M.H., patroli menyasar sejumlah lokasi, di antaranya kawasan Renon, Jalur 11, Bundaran Renon, Lapangan Bajra Sandhi, Kantor KPU di Jalan Raya Puputan Renon, serta seputaran Jalan Tohpati.

Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan patroli preventif sekaligus pemantauan terhadap aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak muda yang masih berkumpul hingga dini hari. Petugas juga memberikan imbauan Kamtibmas agar tidak mengkonsumsi minuman beralkohol, tidak melakukan aksi trek-trekan, serta mengajak masyarakat untuk kembali ke rumah masing-masing demi menjaga keamanan dan ketertiban.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., mengatakan kegiatan patroli secara rutin dan preventif akan terus ditingkatkan, khususnya pada jam-jam rawan, sebagai upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas.

“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi kriminalitas, trek-trekan maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu Kamtibmas. Kami mengimbau masyarakat, khususnya anak muda, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Jajaran Pemkab Tabanan Gelar Prosesi ‘‘Mendem Panca Datu‘‘ Rangkaian Karya Agung Panca Wali Krama
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bangkitkan Semangat Anak-anak Korban Gempa, Kapendam IX/Udayana Turun Langsung Dampingi Trauma Healing di Manggarai

Published

on

By

Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution berinteraksi dengan anak-anak korban gempa di posko pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
TRAUMA HEALING: Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution turut hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, melaksanakan trauma healing khususnya anak-anak di posko pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, pada Senin (24/8/2026). (Foto: Pendam IX)

Manggarai, NTT, baliilu.com – Pascabencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), prajurit Kodam IX/Udayana terus menunjukkan komitmen dan kepedulian dalam membantu masyarakat terdampak. Tidak hanya dalam penanganan kondisi darurat, prajurit juga hadir memberikan dukungan sosial dan psikologis guna membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.

Berbagai upaya dilakukan jajaran Kodam IX/Udayana, mulai dari menyiapkan posko pengungsian, memberikan pelayanan kesehatan, mendirikan dapur lapangan, hingga menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat, termasuk menjangkau warga di wilayah pelosok dan lokasi yang sulit diakses. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk senantiasa hadir dan membantu masyarakat dalam setiap situasi, khususnya ketika menghadapi bencana.

Sejalan dengan upaya tersebut, Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 834/WM pada Senin (24/8/2026) melaksanakan kegiatan pembersihan Posko Pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, bersama warga setempat. Kegiatan dilakukan secara gotong-royong untuk menciptakan lingkungan pengungsian yang bersih dan sehat sekaligus meminimalkan risiko munculnya berbagai penyakit selama masyarakat masih berada di lokasi pengungsian.

Tidak berhenti pada aspek kebersihan lingkungan, prajurit Yonif TP 834/WM juga melaksanakan kegiatan trauma healing bagi para korban bencana, khususnya anak-anak. Melalui permainan, interaksi, dan berbagai kegiatan yang membangun suasana positif, prajurit berupaya membantu mengurangi rasa takut dan kecemasan yang dialami masyarakat, sekaligus menumbuhkan kembali semangat dan rasa percaya diri setelah menghadapi bencana.

Di tengah-tengah kegiatan tersebut, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution turut hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, khususnya anak-anak di posko pengungsian. Kapendam memberikan motivasi serta mengajak anak-anak untuk tetap bersemangat, bermain, dan tidak larut dalam kesedihan akibat bencana yang mereka alami.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Pimpin Semarak Pawai HUT Ke-80 RI di Tabanan

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan, penanganan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga bagaimana memastikan kondisi psikologis masyarakat, terutama anak-anak, mendapat perhatian.

“Pascabencana, kebutuhan masyarakat bukan hanya makanan, tempat tinggal dan pelayanan kesehatan. Kita juga harus memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis mereka, khususnya anak-anak. Karena itu, kegiatan trauma healing menjadi bagian penting untuk membantu mengembalikan rasa aman, keceriaan dan semangat mereka,” ujar Kapendam.

Menurutnya, keterlibatan prajurit dalam berbagai kegiatan di posko pengungsian merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kebersihan lingkungan, pelayanan kesehatan, distribusi bantuan hingga pendampingan psikologis dilaksanakan secara terpadu agar masyarakat dapat melalui masa pemulihan dengan lebih baik.

“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa mereka tidak sendiri. Prajurit Kodam IX/Udayana akan terus hadir bersama masyarakat, membantu sesuai kemampuan dan kewenangan yang dimiliki. Semangat gotong-royong seperti yang kita lihat hari ini menjadi kekuatan penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana,” tegasnya.

Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan semangat Kemanunggalan TNI dan rakyat, di mana prajurit bersama masyarakat bahu-membahu menjaga lingkungan, memberikan dukungan dan membangun kembali optimisme di tengah situasi pascabencana. Kehadiran prajurit di posko pengungsian diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara nyata, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan keyakinan bahwa masyarakat terdampak akan terus mendapatkan perhatian hingga proses pemulihan berjalan secara optimal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca