Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gelar Minggu Kasih, Polda Bali Beri Penyuluhan Tangkal Radikalisme

BALIILU Tayang

:

Minggu kasih
MINGGU KASIH: Polda Bali menggelar Program Minggu Kasih bertempat di Kampus Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPBI) Bali, Minggu (10/9/2023). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Polda Bali kembali menggelar Program Minggu Kasih. Program Minggu Kasih sendiri juga menjadi salah satu Program Quick Wins unggulan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dalam mewujudkan Polri yang Presisi.

Berkaitan dengan hal tersebut, Dansat Brimob Polda Bali Kombes. Pol. Firdaus Wulanto, S.I.K., berkesempatan hadir dan membuka acara pada program Minggu Kasih dengan tema ‘‘Menangkal Penyebaran Intoleransi dan Radikalisme di Era Digital dalam Upaya Bela Negara‘‘ yang bertempat di Ruang Auditorium Kampus Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPBI) Bali, Minggu (10/9/2023).

Dalam kegiatan tersebut, hadir Wakil Rektor III Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional I Nyoman Sudiartha, S.E., M.M., Kabid Propam Polda Bali Kombes. Pol. I Ketut Agus Kusmayadi, S.I.K., S.H., Kasi Intelmob Sat Brimob Polda Bali Kompol. I Wayan Budiarsa, S.H., Kasi Binlat Subdit Satpam Dit Binmas Polda Bali Kompol. Ni Ketut Purnamawati, S.H., M.H., Kasi Standar Cegah dan Tindak Dit Lantas Polda Bali Kompol. I Made Sunarsa, S.H., Kasubbid PID Bid Humas Polda Bali Kompol. Ismi Rahayu, S.H., dan seluruh mahasiswa yang turut serta hadir.

Dalam penyampaiannya saat memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang pentingnya menangkal penyebaran radikalisme, Kasi Intelmob Sat Brimob Polda Bali Kompol I Wayan Budiarsa, S.H., menyebut bahwa perlunya upaya masyarakat khususnya mahasiswa untuk turut serta menanggulangi tujuan terorisme.

”Upaya yang dapat dilakukan pada di jaman digital sekarang ini adalah dengan cara tidak ikut serta dalam menyebarluaskan berita-berita yang berhubungan dengan tindakan terorisme ke media sosial, karena tujuan utama pelaku terorisme adalah menyebarkan rasa takut dengan berita yang diterima oleh masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Polda Bali Siap Rayakan HUT Ke-79 Korps Brimob Polri

Saat dimulainya sesi tanya jawab, salah seorang mahasiswa menanyakan terkait rasa teror atau rasa takut, bagaimana cara menanggulangi rasa takut khususnya kepada wanita, dan seperti apa solusi yang dapat dilakukan.

Menjawab pertanyaan tersebut, Kompol I Wayan Budiarsa, S.H., menjelaskan bahwa teror bisa secara fisik maupun secara psikis, penanganan teror secara fisik dapat dilaporkan kepada petugas kepolisian untuk mendapatkan keamanan dan penanganan teror secara psikis harus melalui konseling. ”Dari semua upaya yang dilakukan, faktor lingkungan baiklah yang lebih berperan untuk lebih menstabilkan kondisi korban dengan menciptakan rasa aman,” jawabnya.

Selanjutnya salah satu peserta menanyakan terkait penyebaran hoak, bagaimana caranya agar mengetahui berita yang diterima bukanlah berita hoak. ”Bagaimana cara menanggulangi atau mengetahui bahwa berita yang saya terima itu hoak atau bukan,” tanya peserta.

Terkait upaya tangkal untuk penyebaran hoak berasal dari masyarakat itu sendiri. Kasi Intelmob Brimob juga menjelaskan agar selalu menerapkan sistem thinking before sharing, sehingga setiap mendapatkan berita agar berpikir dulu sebelum di-share. Karena dalam penyebaran informasi di media sosial ada undang-undang ITE yang mengatur, dan menyebarkan hoak juga bisa dikategorikan dalam atau turut serta menyebarluaskan berita hoak.

Pertanyaan selanjutnya terkait cara pencegahan radikalisme, apakah dengan kesadaran kita berpancasila cukup mampu menanggulangi radikalisme, dan kemana apabila akan melaporkan bila masyarakat mengetahui adanya indikasi aliran terorisme dan radikalisme. ”Apabila menemukan adanya indikasi aliran terorisme dan radikalisme kita dari masyarakat harus melaporkan kemana?” tanya peserta.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kompol I Wayan Budiarsa menjelaskan bahwa perlunya kesadaran menjaga keutuhan 4 pilar kebangsaan dan kesadaran terhadap ideologi Pancasila merupakan salah satu upaya penangkalan radikalisme. Dengan mengamalkan Pancasila kita memiliki jiwa cinta tanah air dan bangsa. Adik-adik dapat melaporkan langsung ke Call centre 115 atau dapat melaporkan ke Mako Brimob Tohpati apabila menemukan adanya indikasi aliran terorisme dan radikalisme,” imbuhnya.

Baca Juga  Polres Bandara Ngurah Rai Pantau Penumpang di Terminal International

Selanjutnya, pertanyaan yang berkaitan dengan lalulintas, salah satu peserta menanyakan apakah lampu kendaraan yang dinyalakan pada malam hari ada standarnya, dan apakah lampu yang tidak sesuai standar dapat ditilang, dan bagaimana tindakan aparat dalam menindaklanjuti motor yang memiliki suara brong. “Karena kenalpot brong dan memiliki suara bising tersebut sangat menggangu kami yang merasakan tidak nyaman saat berkendara,” ujar peserta.

Menanggapi hal tersebut Kasi Standar Cegah dan Tindak Dit Lantas Polda Bali Kompol I Made Sunarsa, S.H., menyebutkan bahwa untuk penggunaan kelengkapan kendaraan diantaranya lampu kendaraan ada aturannya sendiri. Apabila lampu yang digunakan tidak sesuai standar nantinya akan dapat menyebabkan kecelakaan, maka akan dari itu dilakukan penindakan dengan tilang.

”Dan untuk knalpot brong dan kendaraan dengan suara bising itu dapat ditilang, Karena tidak sesuai standar dan dapat menggangu lingkungan maka akan dilakukan penindakan dengan tilang,” jawabnya. Pada akhir acara dilakukan sesi foto bersama seluruh auden dan peserta pada program Minggu Kasih tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Pimpinan TNI, Perkuat Sinergi Pertahanan dan Percepat Pembangunan hingga Pelosok Negeri

Published

on

By

Presiden Prabowo
TERIMA PIMPINAN TNI: Presiden Prabowo Subianto menerima pimpinan TNI di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Letjen TNI Tandyo Budi Revita, serta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas perkembangan berbagai program strategis TNI yang mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Menurut Seskab Teddy, Panglima TNI bersama para Kepala Staf melaporkan sejumlah capaian program yang telah dijalankan oleh TNI.

“Dalam pertemuan tersebut, Panglima dan para Kepala Staf melaporkan perkembangan berbagai program strategis yang dilaksanakan oleh TNI, termasuk capaian program yang secara langsung mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Seskab Teddy dalam keterangannya.

Seskab Teddy menyebut bahwa salah satu program yang menjadi perhatian adalah upaya menghadirkan akses listrik bagi masyarakat di Papua, khususnya di wilayah pegunungan. Program listrik masuk Papua yang dijalankan TNI Angkatan Darat terus menunjukkan perkembangan positif dan kini telah menjangkau lebih dari 200 desa.

Selain itu, pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang berfungsi menghubungkan desa-desa di berbagai wilayah Indonesia juga terus berjalan. “Saat ini telah mendekati 2.000 titik,” ungkap Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Seskab Teddy mengatakan bahwa TNI juga terus meningkatkan program pipanisasi dan pembangunan sumur bor di daerah yang mengalami keterbatasan akses air bersih. Hingga Juni 2026, pembangunan fasilitas tersebut telah mendekati 2.000 lokasi dan memberikan manfaat bagi sekitar satu juta warga di berbagai daerah.

Baca Juga  Kapolda Bali Terima Audiensi dari Kakanwil BPN Provinsi Bali

“Program pipanisasi dan pembangunan sumur bor di wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih juga terus ditingkatkan. Hingga Juni 2026, jumlah titik pembangunan telah mendekati 2.000 lokasi dan memberikan manfaat bagi sekitar satu juta warga,” ucap Seskab Teddy.

Di bidang kesejahteraan prajurit, KSAD turut melaporkan perkembangan berbagai program yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan personel TNI sekaligus mendukung pelaksanaan tugas pokok pertahanan negara di seluruh wilayah Indonesia. Melalui berbagai program tersebut, TNI tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan negara, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

“Melalui berbagai program tersebut, TNI terus berkontribusi dalam memperkuat pemerataan pembangunan, meningkatkan konektivitas antardaerah, serta membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hingga ke wilayah terpencil,” pungkas Seskab Teddy. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Kepala dan Wakil Kepala BGN serta Penasihat Khusus Presiden

Published

on

By

kepala bgn
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional serta Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional serta Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026.

Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang, Agustina Arumsari, dan Trenggono didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional serta Pemberhentian Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Selain itu, Presiden Prabowo juga turut melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden (PKP) Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh yang didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor 58/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo secara langsung mengambil sumpah jabatan para pejabat yang dilantik.

“Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden mendiktekan sumpah jabatan.

Setelah pengucapan sumpah, para pejabat yang dilantik kemudian masing-masing menandatangani berita acara pengambilan sumpah. Acara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan diikuti para tamu undangan lainnya.

Tampak hadir dalam pelantikan yakni para pimpinan lembaga negara, para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (gs/bi)

Baca Juga  "RAWAKOTA" Polda Bali Raih Juara 1 Lomba Maskot Polri

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Terima Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

Published

on

By

survei mbg
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajaran di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajaran di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut, DEN melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga terhadap pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penciptaan ekosistem ekonomi baru di daerah.

Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa survei tersebut dilakukan secara profesional dan independen untuk memastikan kredibilitas hasil yang disampaikan kepada Presiden Prabowo. “Hasil survei yang dilakukan oleh Dewan Ekonomi mengenai pelaksanaan makan bergizi yang kita lakukan di 800 titik, jadi betul-betul dengan profesional. Jadi kita harus, kami di DEN menjaga betul kredibilitas kami dan itu kami laporkan ke Presiden,” ujar Luhut dalam keterangannya usai pertemuan.

Sekretaris DEN Septian Hario Seto menjelaskan bahwa survei dilakukan secara independen dan dibiayai langsung oleh DEN dengan mengambil sampel secara acak di 800 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan hasil survei tersebut, DEN menemukan bahwa program MBG telah menciptakan peluang ekonomi baru bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi SPPG.

“Hasil pertama yang kami melihat positif adalah bahwa ada 86,9 persen dari SPPG yang ada saat ini, itu paling tidak memiliki satu supplier kecil. Jadi ini adalah UMKM yang memang ada di dekat lokasi dari SPPG tersebut. Kalau dihitung secara rata-rata ada tiga UMKM yang digandeng oleh SPPG ini,” ungkap Septian.

Menurut Septian, temuan tersebut menunjukkan bahwa Program MBG tidak hanya mendukung peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga mendorong terbentuknya rantai pasok baru yang melibatkan pelaku usaha lokal. DEN juga mencatat bahwa sekitar 65 persen UMKM yang terlibat dalam rantai pasok Program MBG berasal dari kabupaten yang sama dengan lokasi SPPG.

Baca Juga  Polda Bali Gelar Minggu Kasih di Kantor Desa Pekutatan Jembrana

“Nah, yang lebih menarik ada sekitar 65 persen sektor UMKM-nya ini berada di dalam satu kabupaten di mana SPPG itu berada. Jadi ini juga penting bahwa ini bukanlah supplier besar yang masuk, tapi UMKM-UMKM yang muncul itu memang UMKM yang ada di dalam kabupaten atau lokasi di mana SPPG tersebut berada,” jelas Septian.

Selain mendorong pertumbuhan UMKM, survei DEN juga menunjukkan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Hampir seluruh tenaga kerja yang terlibat dalam operasional SPPG berasal dari masyarakat sekitar.

“Yang ketiga temuan kita adalah tenaga kerja, itu hampir 99% memang dari warga sekitar,” ujar Septian.

Meski demikian, DEN menilai masih terdapat ruang perbaikan, khususnya dalam aspek dukungan permodalan bagi UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas variasi produk yang disuplai kepada SPPG. DEN menilai dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh Program MBG turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Jadi ini kami juga melihat, ini juga menjadi salah satu pendorong kenapa kemarin pertumbuhan kita mencapai 5,61 persen,” kata Septian.

Hasil survei tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi yang disampaikan kepada Presiden Prabowo untuk memastikan Program MBG tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan dan pemenuhan gizi, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

“Jadi ini yang tadi kami laporkan kepada Bapak Presiden terkait dengan survei MBG yang dilakukan secara independen oleh Dewan Ekonomi Nasional,” pungkas Septian.

Program MBG kini tidak hanya menghadirkan makanan bergizi di meja anak-anak Indonesia, tetapi juga menghadirkan peluang usaha, lapangan kerja, dan harapan baru bagi masyarakat di berbagai daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca