Sunday, 25 February 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

KESEHATAN

GTPP Denpasar Pantau Pasar Made Putra Sesetan, tanpa Face Shield Pedagang Siap Tak Buka Warung

BALIILU Tayang

:

de
PANTAU, GTPP Denpasar melakukan sosialisasi dan pemantauan ke Pasar Made Putra Sesetan.

Denpasar, baliilu.com – Sosialisasi dan pemantauan dalam upaya memutus mata rantai  Covid-19 yang dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Denpasar dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kota Denpasar mendapat sambutan positif dari masyarakat dan para pedagang di Pasar Made Putra Banjar Gaduh Kelurahan Sesetan. Hal ini disampaikan Lurah Sesetan Ketut Sri Karyawati saat ditemui Jumat (3/7-2020).

‘’Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kota Denpasar sangat mengapresiasi dan membantu edukasi pemahaman protokol kesehatan sehingga masyarakat semakin paham cara memutus mata rantai Covid-19,’’ ujar Karyawati.

Menurut Karyawati, dalam sosialisasi tersebut masyarakat, pengelola pasar, maupun pedagang mendapat  pemahaman agar dalam menjalankan perekonomian di musim pandemi Covid-19 ini harus mengikuti protokol kesehatan.  Seperti cuci tangan sebelum masuk pasar, menggunakan masker, mengukur suhu tubuh, menjaga jarak dalam berjualan.

Selain itu dalam sosialisasi tersebut masyarakat maupun pedagang juga mendapatkan masukan bahwa melindungi diri dari Covid-19 dalam berjualan harus tetap menggunakan masker dan face shield. Langkah yang lebih efektif, pengelola pasar juga mendapat masukan untuk melindungi pedagang dan pengunjung dari penularan Covid-19 di pasar itu harus dipasang pembatas tirai plastik.

Tidak hanya itu Karyawati mengaku dalam kesempatan tersebut pengelola pasar juga disarankan untuk tetap melakukan pemantauan agar pedagang maupun pengunjung yang datang ke pasar agar cuci tangan terlebih dahulu dan mengukur suhu tubuh.

Menurut Karyawati masukan yang diberikan dalam sosialisasi dan pemantauan tersebut disambut hangat oleh pengelola pasar, masyarakat dan para pedagang. Karyawati mengaku pengelola pasar secepat mungkin akan memasang pembatas plastik di pasar tersebut.

Para pedagang yang belum menggunakan face shield juga akan menggunakannya selama berjualan di pasar. Jika tidak menggunakan face shield  pedagang bersedia untuk tidak membuka warung atau dagangan mereka. Hal ini sesuai dengan kesepakatan dengan Satgas Br. Gaduh Sesetan.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Ajak ICA Turut Serta Bangun Pariwisata di Tatanan Kehidupan Era Baru

Dalam upaya pencegahan Covid-19, Karyawati mengaku Satgas Banjar Gaduh juga terus melakukan penyemprotan disinfektan tiga kali sehari, penyemprotan di wilayah tersebut juga dibantu oleh DLHK Kota Denpasar dua kali dalam seminggu.

Berbagai langkah telah dilakukan dalam upaya pencegahan Covid-19 dan Satgas Br. Gaduh betul-betul berkomitmen untuk menekan kasus Covid di wilayah tersebut. Dengan langkah yang diambil  saat ini kesadaran masyarakat semakin meningkat. Terbukti saat Satgas Br. Gaduh melakukan pemantauan setiap pagi, dulunya banyak masyarakat pergi ke pasar tidak menggunakan masker, sekarang sudah semua menggunakan masker.

‘’Mengingat wilayah Sesetan penduduk paling banyak dan mobilitas tinggi saya harapkan kerjasama semua pihak salah satunya disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Dan ketika ada yang positif masyarakat jujur mengatakan sehingga mempercepat melakukan pelacakan dan mempercepat penanganan  dan meminimalisir penyebaran Covid-19,’’ ujarnya. (*/eka)

galungan
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KESEHATAN

Pemkot Gelar Vaksinasi, Sterilisasi dan Konsultasi Gratis untuk HPR

Published

on

By

vaksinasi gratis di lapangan lumintang denpasar
VAKSINASI: Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana saat meninjau vaksinasi rabies untuk hewan peliharaan dan sterilisasi gratis, Selasa (20/2) di Parkir Utara Lapangan Lumintang. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Serangkaian HUT ke-236 Kota Denpasar, Dinas Pertanian Kota Denpasar bekerjasama dengan Yayasan BAWA (Bali Animal Welfare) dan Seva Buana menggelar vaksinasi rabies untuk hewan peliharaan dan sterilisasi gratis, Selasa (20/2) di Parkir Utara Lapangan Lumintang.

Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana hadir meninjau pelaksanaan vaksinasi rabies yang tampak sejak pagi telah dihadiri masyarakat membawa binatang kesayangan, serta melaksanakan pendaftaran yang telah dimulai pada Pukul 09.00 Wita.

Sekda Alit Wiradana didampingi Kadis Pertanian, AA Gede Bayu Brahmasta didampingi Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, Ni Made Suparmi menjelaskan, pelaksanaan pelayanan vaksinasi rabies seperti anjing, kucing dan kera/monyet dalam rangka memperingati HUT ke-236 Kota Denpasar, dimana kegiatan dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 20-21 Februari 2024.

Kadis Pertanian, AA Gede Bayu Brahmasta menambahkan kegiatan vaksinasi ini untuk mengantisipasi Hewan Pembawa Rabies (HPR), serta mendukung terciptanya kesehatan hewan yang berkelanjutan di Kota Denpasar, dengan target 90% dari populasi HPR akan tervaksinasi.

“Vaksinasi rabies ini dilaksanakan untuk memastikan kesehatan HPR dan bebas rabies di Kota Denpasar,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, hasil dari pelaksanaan vaksinasi pada hari pertama yakni sebanyak 75 ekor anjing dan 12 ekor kucing. Terdapat pula sejumlah 20 ekor anjing dan 1 ekor kucing melakukan konsultasi kesehatan dan 25 ekor anjing dan 3 ekor kucing dilakukan sterilisasi.

“Kami berharap masyarakat Kota Denpasar yang memiliki hewan kesayangan dapat memanfaatkan layanan vaksinasi rabies gratis ini serta dapat menghubungi Distan Kota Denpasar Bidang Kesehatan Hewan, atau dapat melihat jadwal di masing-masing desa/kelurahan,” ujarnya. (eka/bi)

Baca Juga  Update Covid-19 (20/9), Dewa Indra: Paling Ampuh Lindungi Diri, Keluarga dan Masyarakat dengan Disiplin Laksanakan Prokes 3M

galungan
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Deteksi Kanker Sejak Dini, Ny. Antari Jaya Negara Ajak Para Wanita Rutin Lakukan Test IVA

Published

on

By

gebyar test iva denpasar
GEBYAR IVA TEST: Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat meninjau pelaksanaan Gebyar IVA Test  yang diinisiasi Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan, bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI), yang digelar di Puskesmas Pembantu Penatih, pada Senin (19/2) pagi.  (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyerukan ajakan untuk mengikuti pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test, sebagai sebuah langkah deteksi awal kanker serviks, kepada para wanita.

Hal ini diungkapkan Antari Jaya Negara saat meninjau pelaksanaan Gebyar IVA Test yang diinisiasi Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan, bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI), yang digelar di Puskesmas Pembantu Penatih, pada Senin (19/2) pagi.

Hadir mendampingi saat peninjauan itu, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati.

“Saya mendorong kepada para wanita di Kota Denpasar untuk mau ikut pemeriksaan ini, sebagai upaya untuk mencegah terjangkitnya kanker tersebut dalam tubuh kita,” ungkapnya.

Selain itu, Antari Jaya Negara juga mengimbau, para wanita agar secara rutin melakukan test SADARI untuk deteksi kanker pada payudara. “Upaya lain yang kita bisa lakukan adalah test SADARI, yakni untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini,” lanjut Antari Jaya Negara.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Agung Candarawati memaparkan, penyelenggaraan Gebyar IVA ini adalah sinergitas dengan Yayasan Kanker Indonesia yang digagas untuk memperingati Hari Kanker Sedunia.

“Tema Hari Kanker Sedunia tahun ini adalah Close the Care Gap yang artinya akhiri kesenjangan perawatan penderita kanker. Kita bekerjasama dengan YKI agar bisa memfasilitasi pemeriksaan bagi para wanita,” kata dr. Candrawati.

Selebihnya, dr. Candrawati juga menyampaikan, agar para wanita tetap menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mengurangi konsumsi makanan siap saji, serta penggunaan bahan kimia di area organ vital wanita. (eka/bi)

Baca Juga  Update Covid-19 (20/9), Dewa Indra: Paling Ampuh Lindungi Diri, Keluarga dan Masyarakat dengan Disiplin Laksanakan Prokes 3M

galungan
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Harap Pertahankan Predikat WBBM, Menteri PAN-RB RI Tinjau Langsung RS Mata Bali Mandara

Published

on

By

mata
TINJAU RS: MenPAN RB Abdullah Azwar Anas saat meninjau langsung RS Mata Bali Mandara, Denpasar pada Selasa (5/12) siang. (Foto: Hms Pemprov)

Denpasar, baliilu.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Abdullah Azwar Anas mengharapkan jajaran pimpinan, pengelola serta karyawan Rumah Sakit Mata Bali Mandara bisa mempertahankan Predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dari Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. “Saya harap RS Mata Bali Mandara kedepannya bisa mempertahankan predikat ini,” kata MenPAN RB saat meninjau langsung RS Mata Bali Mandara, Denpasar pada Selasa (5/12) siang.

MenPAN-RB sendiri mengatakan untuk mencapai predikat tersebut diperlukan usaha yang tidak mudah, dengan berbagai proses penilaian serta survei yang dilakukan secara bertahap hingga akhirnya predikat tersebut bisa diberikan kepada suatu instansi. Predikat tersebut menunjukkan pula bahwa instansi terkait melaksanakan reformasi birokrasi dengan sangat baik, dengan telah memenuhi sebagian besar kriteria proses perbaikan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. “Untuk itu saya ucapkan selamat dan mudah-mudahan hal ini bisa menjadi contoh bagi Rumah Sakit ataupun instansi lainnya,” tukas MenPAN-RB.

Dalam kunjungannya MenPAN-RB Azwar Anas mencoba langsung sejumlah layanan yang diberikan RS Mata Bali Mandara  salah satunya adalah sistem pendaftaran mandiri (KIOSK).  Sistem ini membuat pasien tidak perlu mengantri di loket pendaftaran karena pasien dapat melakukan pendaftaran di anjungan pendaftaran mandiri dengan menscan kartu berobat dan memilih dokter yang akan dikunjungi.

Direktur RS Mata Bali Mandara Provinsi Bali dr. Ni Made Yuniti dalam kesempatan tersebut juga menjelaskan kepada MenPAN-RB pelayanan RSMBM telah mengimplementasikan smart hospital yang terdiri dari digitalisasi layanan, manajemen dan juga digitalisasi pengawasan yang terintegrasi. “Digitalisasi pelayanan dilakukan mulai dari pendaftaran online, e-rekam medis, e-resep, dan e-payment. Untuk proses pengawasan dan pengendalian, RS Mata Bali Mandara melakukan digitalisasi berupa SIPRIMA yang berfungsi untuk proses manajemen risiko, SI EDIS CETAR untuk proses SPJ, SISMADAK untuk pemantauan indikator mutu serta SIKEDOK dan SIKIPER yang digunakan untuk evaluasi kinerja dokter dan perawat,” jelasnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Ajak Semua Golongan Masyarakat Membangun Bali

Nampak pula dalam kesempatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra,  Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Bali, Ketut Nayaka, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom serta Plt Direktur RSUD Bali Mandara dr. Ketut Suarjaya. (gs/bi)

galungan
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca