Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Hari Pertama Penerapan Pergub Nomor 46 di Kota Denpasar, Tim Gabungan Sidak di Kawasan Lapangan Puputan Badung

BALIILU Tayang

:

de
Sidak hari pertama Pergub 46, Tim Gabungan Kota Denpasar menertibkan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Denpasar, baliilu.com – Secara serentak Senin, 7 September 2020 pemerintah kota/kabupaten seluruh Bali menerapkan Peraturan Gubernur Nomor 46  Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kepala Satpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, untuk di Kota Denpasar penertiban Pergub hari pertama dilakukan Satpol PP Kota Denpasar bersama Tim Gabungan dari unsur kepolisian, TNI, kejaksaan, pengadilan dan Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Denpasar yang terkait melakukan penertiban atau sidak di hari pertama di depan Museum Bali kawasan lapangan Puputan Badung, Senin (7/9)

Sebelum Pergub ini diberlakukan,  Satpol PP Kota Denpasar telah melakukan sosialisasi setiap hari sejak 2 minggu yang lalu,  sehingga hari pertama tidak ditemukan orang yang melanggar tanpa masker.

Dengan adanya Pergub ini menurut Sayoga tujuan utamanya adalah bukan semata-mata mendenda, menghukum masyarakat atau mencari kesalahan masyarakat, namun mengedukasi masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dan upaya pemerintah dalam memutus penyebaran mata rantai Covid-19.

Mengingat kasus penularan Covid-19 di Kota Denpasar mengalami peningkatan, maka dari itu perlu pendisiplinan bagi masyarakat. “Jagan sampai satu orang tidak menggunakan masker menyusahkan  atau menularkan  banyak orang. Penularan hal seperti itulah yang harus dihentikan,” ujar Sayoga.

Maka dari itu disiplin itu sangat penting mengingat limit waktu sosialisasi protokol kesehatan yang telah dilakukan dari bulan Maret sampai September semestinya masyarakat telah memahami protokol kesehatan. Dengan adanya Pergub ini jika ditemukan ada yang melanggar prokes akan dikenakan sanksi denda administratif.

Sayoga menambahkan dalam kegiatan yang dilakukan ini, pihaknya juga menertibkan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Baca Juga  Update Covid-19 di Denpasar, 34 Orang Sembuh, Persentase Kesembuhan Pasien Capai 77,64%

Untuk antisipasi adanya penularan Covid-19 ODGJ tersebut langsung  dilakukan rapid test. Setelah hasilnya keluar dan sesuai kesepakatan keluarga ODGJ tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Bangli. (eka)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Perkuat Peran PKK dalam Peringatan HKG PKK Ke-54 Kabupaten Tabanan

Published

on

By

SERAHKAN BANTUAN: Ny Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan menyerahkan bantuan kepada warga dalam Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kabupaten Tabanan Tahun 2026 di lingkungan Pemkab Tabanan, Selasa (15/9). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Semangat memperkuat pemberdayaan keluarga sebagai fondasi pembangunan kembali ditegaskan oleh Ny Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan dalam Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kabupaten Tabanan Tahun 2026. Kegiatan yang juga dihadiri oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, selaku Ketua Pembina TP PKK Kabupaten Tabanan, Wakil Bupati Tabanan, Ketua DPRD dan Jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda serta para Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Tabanan, Selasa (15/9), menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen dan semangat seluruh kader PKK dalam meningkatkan pemberdayaan keluarga.

Melalui Gerakan PKK, keluarga diharapkan agar semakin berdaya, mandiri, dan mampu menjadi kekuatan penting dalam mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Tabanan. Puncak Peringatan HKG PKK ke-54 di Tabanan juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan, di antaranya Lomba Aku Hatinya PKK, Lomba Karaoke dan Yel-Yel Lansia, Lomba Posyandu 6 SPM, serta aksi sosial berupa pemberian bantuan sembako kepada para ibu tukang suun Pasar Tabanan. Hadiah bagi para pemenang lomba dan bantuan sosial tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sanjaya bersama Bunda Rai pada Puncak Peringatan HKG PKK Kabupaten Tabanan. Turut hadir para Kepala Instansi Vertikal dan BUMD di Kabupaten Tabanan, jajaran pengurus organisasi wanita di Tabanan, Ketua dan jajaran pengurus PKK Kecamatan hingga Ketua dan Pengurus PKK Desa, serta masyarakat.

Dalam Peringatan HKG PKK Kabupaten Tabanan tahun ini, Bunda Rai juga memberikan ruang kepada masing-masing Kecamatan untuk menampilkan dan menjual hasil-hasil UP2K-nya. Bunda Rai mengatakan Aku Hatinya PKK sangat erat kaitannya dengan UP2K, Program Aku Hatinya PKK tidak hanya diarahkan untuk mewujudkan lingkungan rumah yang asri dan produktif, tetapi juga dapat menjadi sumber potensi ekonomi keluarga. Hasil pemanfaatan pekarangan tersebut selanjutnya dapat dikembangkan melalui UP2K-PKK menjadi produk bernilai tambah, sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

Baca Juga  Kasus Positif kembali Alami Lonjakan, Dewa Indra: Perlu Evaluasi Optimalisasi Tempat Karantina

Menyampaikan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat, Bunda Rai menyampaikan bahwa Peringatan HKG PKK bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut menjadi sarana bagi seluruh jajaran TP PKK dari tingkat pusat hingga desa, kelurahan, dan dasawisma untuk kembali meneguhkan komitmen dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK, sekaligus mendukung kebijakan pembangunan pemerintah dan pemerintah daerah.

“Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK merupakan momentum untuk semakin meneguhkan komitmen kita dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK serta mendukung kebijakan pembangunan pemerintah dan pemerintah daerah,” ucapnya.

Mengangkat tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK Laksanakan Asta Cita Wujudkan Indonesia Emas 2045”, Bunda Rai mengatakan tema tersebut menegaskan arah gerakan PKK untuk kembali memperkuat dan mengoptimalkan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Melalui penguatan tersebut, PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung Asta Cita melalui pembangunan berbasis keluarga yang berkelanjutan dan berkeadilan menuju Indonesia Emas 2045.

“Gerakan PKK harus kembali meneguhkan jati dirinya dengan memperkuat dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga,” imbuhnya.

Bunda Rai juga berharap, Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK agar dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan bersama pemerintah dan pemerintah daerah. Terpadu berarti setiap program tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung dan menguatkan, sedangkan berkelanjutan berarti dilaksanakan secara konsisten, terencana, dan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup keluarga. Seiring meningkatnya kepercayaan terhadap Gerakan PKK, kemitraan dengan pemerintah, kementerian, lembaga, dunia usaha, akademisi, dan organisasi masyarakat juga diharapkan semakin diperkuat untuk memperluas manfaat program.

“Mari kita jadikan Peringatan HKG PKK Ke-54 ini sebagai momentum untuk semakin menguatkan komitmen, mempererat kebersamaan, dan meneguhkan semangat pengabdian. Dengan menguatkan 10 Program Pokok PKK, melaksanakan Asta Cita, dan bekerja secara konsisten, kita yakin kontribusi PKK akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegas Bunda Rai.

Baca Juga  Update Covid-19 (10/8) di Bali, Total Pasien Sembuh Capai 3.308 Orang atau 86,66%

Sejalan dengan pesan tersebut, Bupati Sanjaya menegaskan, PKK yang telah berusia 54 tahun merupakan salah satu organisasi yang mampu menjadi penggerak roda pembangunan di berbagai bidang. Menurutnya, HKG PKK harus menjadi ruang refleksi atas peran PKK sebagai gerakan masyarakat yang berangkat dari keluarga, tetapi memiliki dampak luas terhadap pembangunan daerah dan bangsa. “Peringatan HKG PKK ini bukan hanya agenda seremonial tahunan, tetapi harus menjadi momentum untuk merefleksikan kembali peran PKK sebagai gerakan masyarakat yang berangkat dari keluarga, namun memiliki dampak yang luas bagi pembangunan daerah dan bangsa,” jelasnya.

Sanjaya juga menjelaskan bahwa berbagai program pembangunan dalam mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani memiliki keterkaitan erat dengan gerakan PKK. Mulai dari pangan, sandang, papan, pendidikan, kesehatan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, pelestarian adat, agama, seni dan budaya, pariwisata hingga infrastruktur, seluruhnya membutuhkan keterlibatan PKK. “Hampir 60 persen kegiatan dan program pembangunan yang kami jalankan sejatinya bergerak bersama PKK. Melalui Posyandu, misalnya, kader PKK dari desa, kecamatan hingga kabupaten turut berkontribusi dalam penanganan stunting dan menyukseskan program pembangunan di Tabanan,” ujarnya.

Atas kontribusi tersebut, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran PKK yang selama ini telah turut membangun Tabanan. Pemerintah Kabupaten Tabanan, ditegaskannya, akan terus mendukung berbagai program PKK hingga tingkat desa dan banjar agar manfaatnya semakin dirasakan keluarga dan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya atas dedikasi serta peran seluruh kader PKK dalam membangun Tabanan yang kita cintai. Kami akan terus mendukung program-program PKK agar memberikan dampak nyata bagi terwujudnya keluarga yang sejahtera dan menjadi bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045,” imbuhnya. (gs/bi)

Baca Juga  Pemulihan Pasca-Corona, Wagub Cok Ace Setuju Keberhasilan Bali Tangani Covid-19 Diangkat sebagai Salah Satu Promosi Pariwisata

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Percepat Penurunan Stunting dan Kepedulian Disabilitas, K3S Badung Salurkan Bantuan Sembako

Published

on

By

SERAHKAN SEMBAKO: Ketua K3S sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan paket bantuan sembako di tiga wilayah Kecamatan Mengwi, meliputi Desa Munggu, Desa Tumbak Bayuh, dan Desa Buduk, Selasa (15/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Badung menyalurkan paket bantuan sembako di tiga wilayah Kecamatan Mengwi, meliputi Desa Munggu, Desa Tumbak Bayuh, dan Desa Buduk, Selasa (15/9).

Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Ketua K3S sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, dengan dua fokus utama: mempercepat capaian penurunan angka stunting serta memperluas kepedulian dan perlindungan bagi warga penyandang disabilitas.

Penyaluran bantuan berlangsung hangat dan tertib, didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, serta para Perbekel beserta perangkat desa di setiap lokasi kunjungan.

Secara keseluruhan, terdapat 8 penerima manfaat yang disasar yakni Desa Munggu sebanyak 4 orang (kelompok berisiko stunting dan penyandang disabilitas, termasuk disabilitas mental), Desa Tumbak Bayuh sebanyak 3 orang (terdiri dari 2 ibu menyusui dan 1 balita), serta Desa Buduk sebagai lokasi penutup dengan 1 sasaran balita.

Ditemui usai kegiatan, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata konsistensi Pemkab Badung menjaga prestasi gemilang di bidang penanganan gizi masyarakat.

“Kabupaten Badung telah membuktikan kinerja luar biasa hingga membawa Bupati Badung meraih penghargaan tingkat nasional sebagai daerah dengan capaian terbaik penurunan stunting. Bantuan sosial yang tepat sasaran ini menjadi fondasi agar prestasi tersebut terus terjaga dan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat terutama yang rentan benar-benar terjamin,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa sinergi yang terjalin kuat antara K3S, TP PKK, TP Posyandu, Dinas Sosial, dan pemerintah desa membuktikan perhatian daerah yang menyeluruh. Jangkauan pelayanan tidak hanya menyasar anak dan ibu guna cegah stunting, tetapi juga memastikan penyandang disabilitas tidak tertinggal dan tetap mendapatkan perlindungan dasar yang layak.

Baca Juga  Polsek Blahbatuh Patroli Rumah Kosong Ditinggal Pemudik

Kegiatan ini diharapkan menjadi pendorong semangat bagi warga penerima serta memperkuat dukungan masyarakat luas terhadap program prioritas daerah di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dilantik sebagai Menkeu, Suahasil Pastikan APBN Sehat, Kredibel, dan Berdampak bagi Rakyat

Published

on

By

Suahasil Nazara Beri Keterangan Usai Dilantik jadi Menkeu
BERI KETERANGAN: Suahasil Nazara memberikan keterangannya seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Kris/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara sekaligus memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu mendukung program-program prioritas pemerintah. Hal tersebut disampaikan Suahasil dalam keterangannya seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026.

“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara, artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” ungkapnya.

“Jadi APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah, karena itu APBN-nya itu harus sehat. Selain APBN-nya harus sehat, dia juga harus kredibel, APBN itu harus dapat dipercaya,” lanjut Suahasil.

Ia menambahkan bahwa Kementerian Keuangan akan terus bekerja untuk menjadikan APBN sebagai instrumen yang mampu mendorong pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas perekonomian nasional. Suahasil juga memastikan bahwa defisit APBN akan tetap dijaga di bawah batas 3 persen.

“Defisit akan tetap di bawah 3 persen,” tegasnya.

Suahasil turut menekankan pentingnya komunikasi publik yang dapat dipercaya dalam pengelolaan keuangan negara. Menurutnya, kredibilitas APBN harus dibangun tidak hanya melalui kebijakan yang sehat, tetapi juga melalui komunikasi yang konsisten kepada masyarakat.

“Prioritasnya adalah menjalankan APBN yang kredibel. Jadi saya akan terus menjalankan APBN yang dapat dipercaya, komunikasi publik yang dapat dipercaya, dan juga akan memastikan bahwa apa yang dilakukan oleh APBN adalah mendukung program prioritas pemerintah,” ujarnya.

Terkait efisiensi, Suahasil menegaskan bahwa efisiensi APBN tidak semata-mata dimaknai sebagai pemotongan belanja. Efisiensi harus memastikan setiap anggaran yang digunakan menghasilkan keluaran yang maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga  Kasus Positif kembali Alami Lonjakan, Dewa Indra: Perlu Evaluasi Optimalisasi Tempat Karantina

“Efisiensi itu bukan hanya sekadar potong belanja. Efisiensi itu adalah menggunakan belanja yang ada untuk menghasilkan output yang maksimal, yang kemudian bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Suahasil.

Dalam mengemban amanah barunya, Suahasil turut memastikan proses transisi di Kementerian Keuangan akan dikoordinasikan dengan baik. Dengan demikian, pengelolaan keuangan negara dan pelaksanaan berbagai program pemerintah dapat terus berjalan secara berkesinambungan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca