Saturday, 13 April 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

KESEHATAN

Sosialisasi GTPP Denpasar, Ingatkan Pengelola Pasar Wajib Ukur Suhu Badan Pedagang dan Pengunjung di Pintu Masuk Pasar

BALIILU Tayang

:

de
SOSIALISASI, Kepala Dinas DPMD Kota Denpasar IB Alit Wiradana pimpin sosialisasi di beberapa pasar rakyat di Denpasar.

Denpasar, baliilu.com – Penyebaran Covid-19 terhadap transmisi lokal semakin banyak terjadi. Untuk mencegah penularan semakin meluas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Denpasar dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kota Denpasar terus melakukan sosialisasi dan pemantauan  ke desa-desa dan pasar rakyat yang ada di Kota Denpasar. Kali ini sosialisasi dan pemantauan dilakukan di Desa Tegal Harum, Pasar Desa di Tegal Harum dan Pasar Made Putra di Banjar Gaduh Sesetan, Jumat (3/7-2020).

Kepala Dinas DPMD Kota Denpasar IB Alit Wiradana mengatakan, sosialisasi yang melibatkan perbekel, kadus, kelian banjar, satgas desa dan satgas dusun harus terus dilakukan dalam upaya pencegahan penularan Covid-19. Dalam sosialisasi dan pemantauan ini pihaknya menekankan kepada masyarakat, pengelola pasar, pedagang maupun pengunjung pasar untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Mengingat penularan transmisi lokal di kota Denpasar semakin banyak. Penularan klaster terbanyak terjadi di pasar. “Maka dari itu kami harus memberikan sosialisasi dan pemantauan secara langsung kepada masyarakat dan di pasar secara berkelanjutan,” jelas Alit Wiradana.

Lebih lanjut Alit Wiradana mengatakan dalam kegiatan sosialisasi dan pemantauan ini pihaknya kembali mengingatkan pengelola pasar agar menyediakan tempat cuci tangan untuk pedagang maupun pengunjung.  Selain itu pengelola juga wajib mengukur suhu badan para pedagang dan pengunjung di pintu masuk pasar. Jika menemukan pengunjung yang suhu badannya melebihi batas normal agar tidak memberikan izin masuk pasar dan menyarankan pulang untuk istirahat di rumah dan periksa diri ke dokter.

Tim GTPP juga mewajibkan pengelola pasar untuk melakukan penyemprotan disinfektan setelah pasar tutup, mengimbau agar pengelola pasar melakukan pengawasan kepada para pedagang agar cuci tangan sebelum masuk pasar, wajib menggunakan face shield dan masker sebagai perlindungan diri. Pengelola pasar juga harus melakukan pengawasan kepada pengunjung agar mereka ikut menggunakan masker dan face shield.

“Dengan adanya saling mengingatkan maka protokol kesehatan secara ketat bisa diterapkan sehingga bisa mempercepat pemutusan mata rantai Covid-19,” jelasnya.

Baca Juga  715 Orang Positif di Denpasar, Rai Mantra: Masyarakat jangan Panik dan tetap Jaga Disiplin Protokol Kesehatan

Menurut Alit Wiradana dalam pencegahan penularan Covid -19 harus dilakukan secara kompak antara pemerintah, kelurahan, desa dan satgas desa, satgas dusun, serta dukungan masyarakat itu sendiri.  Jika dilakukan bersama maka penularan Covid-19 bisa dikendalikan dan perekonomian masyarakat bisa normal seperti sedia kala. (*/eka)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KESEHATAN

Ny. Antari Jaya Negara Buka Pelatihan dan Sosialisasi PMT bagi Kader Posyandu di Sumerta Kauh

Published

on

By

stunting
BUKA PELATIHAN PMT: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, saat membuka Pelatihan dan Sosialisasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk seluruh kader Posyandu yang ada di Desa Sumerta Kauh, bertempat di SMKN 5 Denpasar, pada Jumat (29/3) sore. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara,  membuka Pelatihan dan Sosialisasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk seluruh kader Posyandu yang ada di Desa Sumerta Kauh, bertempat di SMKN 5 Denpasar, pada Jumat (29/3) sore.

Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, serta mengevaluasi perkembangan kegiatan kader Posyandu di Desa Sumerta Kauh.

Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara yang didampingi  Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, memberikan apresiasi kepada Desa Sumerta Kauh, karena telah melaksanakan kegiatan pelatihan dan sosialiasi PMT kepada para kader PKK. Menurutnya dengan pelatihan dan sosialiasi ini diharapkan akan memberikan manfaat bagi para kader Posyandu.

“Melalui pelatihan ini kita harapkan kader Posyandu akan mendapatkan ilmu, terkait cara membuat dan memberikan PMT tepat kepada balita dan ibu hamil saat kegiatan posyandu nantinya,” ungkapnya.

Selain itu lanjut Ny. Antari Jaya Negara, para kader posyandu juga diharapkan akan mampu mengaplikasikan isi materi pelatihan dan sosialisasi ini. Juga, selalu memberikan dorongan kepada masyarakat terutama  ibu-ibu hamil untuk rutin memeriksa kehamilannya, agar anak terlahir sehat dan tercegah dari stunting.

Tak hanya bagi ibu hamil, kader posyandu juga dapat membagikan ilmu  kepada ibu yang memiliki balita, tentang bagiamana memberikan PMT yang sehat dan lengkap gizi kepada anak-anaknya.

“Pemenuhan gizi bagi anak-anak yang berada di fase emas adalah hal penting. Untuk itu, pengetahuan yang baik mengenai gizi juga harus dimiliki kader posyandu yang nantinya dapat dibagikan kepada orang tua balita,” tegas Ny. Antari Jaya Negara.

Baca Juga  Parlemen Antar-Negara Bahas Ekonomi Hijau di Era Pandemi, Gubernur Bali Wayan Koster Paparkan Kearifan Lokal Bali

Pada kesempatan yang sama, Perbekel Sumerta Kauh Wayan Sentana menyampaikan terima kasih atas kehadiran pucuk pimpinan TP PKK dan GOW Kota Denpasar.

Kehadiran keduanya, dinilainya akan memberikan dorongan semangat bagi seluruh peserta untuk mengoptimalkan peran mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Desa Sumerta Kauh.

“Kegiatan  ini merupakan program Desa Sumerta Kauh,  yang juga merupakan salah satu bagian dari kegiatan anggaran APBDes tahun 2024. Adapun narasumber yang dihadirkan adalah jajaran Puskesmas Denpasar Timur I. Selain itu, kegiatan ini adalah komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang terpadu,” jelas Sentana.

Ia juga menambahkan, kegiatan yang diikuti 200 orang kader dari 6 banjar itu, juga ditujukan untuk semakin memantapkan pemahaman kader Posyandu soal pentingnya PMT bagi kesehatan anak-anak dan ibu hamil, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik di tingkat desa.

“Kedepannya, usai mengikuti sosialisasi ini, para kader Posyandu akan memiliki tambahan ilmu, sehingga bisa memberikan asupan gizi yang baik dan seimbang pada saat kegiatan posyandu,” tutupnya. (eka/bi)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Pemkot Rutin Gelar Safari Kesehatan Sasar Banjar-banjar

Published

on

By

safari kesehatan pemkot denpasar
SAFARI KESEHATAN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara ikut cek kesehatan saat meninjau pelaksanaan Safari Kesehtaan yang digelar di Balai Banjar Tampakgangsul, Desa Dangin Puri Kauh, Rabu (27/3). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bersinergi dengan Yayasan Kemanusian Bali serta pihak terkait lainnya kembali menggelar kegiatan Safari Kesehatan keliling. Pelaksanaan Safari Kesehatan kali ini ditinjau langsung Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara yang digelar di Balai Banjar Tampakgangsul, Desa Dangin Puri Kauh, Rabu (27/3).

Tidak sekadar meninjau, dalam Safari Kesehatan tersebut Walikota Jaya Negara juga ikut mengecek tensi dan gula darah. Pihaknya mengimbau agar masyarakat memanfaatkan Safari Kesehatan tersebut untuk mendukung terwujudnya kesehatan masyarakat Kota Denpasar yang berkelanjutan.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di sela peninjauan mengatakan, Pemkot Denpasar terus berupaya mengoptimalkan serta meningkatkan kualitas dan derajat kesehatan masyarakat. Sehingga pelaksanaan Safari Kesehatan ini penting dilaksanakan guna menyasar masyarakat hingga lapisan terbawah serta memudahkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Lebih lanjut dijelaskan, selain menjadi sarana bagi masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan, Safari Kesehatan juga menjadi wadah edukasi untuk menjaga pola hidup sehat bagi masyarakat, yang mana Safari Kesehatan kali ini juga dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-235 Kota Denpasar.

Menurut Jaya Negara, dalam Safari Kesehatan ini berbagai pelayanan kesehatan diberikan kepada masyarakat.  Mulai dari pengobatan penyakit menular hingga tidak menular sampai operasi mata katarak. Selain itu pelayanan kesehatan, masyarakat juga mendapat penyuluhan tentang kesehatan. Dengan demikian masyarakat secara tidak langsung bisa menjaga kesehatannya.

‘’Saya harapkan seluruh masyarakat memanfaatkan Safari Kesehatan ini sebagai upaya edukasi tentang pola hidup sehat. Untuk itu Pemkot Denpasar terus memprogramkan kegiatan ini secara rutin guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” kata Jaya Negara.

Sementara Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. AA. Ayu Agung Candrawati menambahkan, Safari Kesehatan kali ini turut menghadirkan pemeriksaan mata secara umum, obat-obatan gratis, pemberian kacamata minus dan plus sesuai standar gratis serta pelayanan fisioterapi.

Baca Juga  ST Binnayaka Dharma Gelar Lomba Melayangan, 121 Kontestan Mengudara di Langit Banjar Ujung

Selain itu, lanjut Ayu Candrawati, Yayasan Kemanusian Bali memberikan pelayanan terkait dengan gangguan fisik seperti stroke, pasca-patah tulang, gangguan otot, kelainan postur tubuh, cerebral palsy dan gangguan tubuh kembang pada anak. Selain memberikan pelayanan kesehatan ia mengaku dalam Safari Kesehatan ini pihaknya juga memberikan sosialisasi tentang kesehatan kepada masyarakat.

“Harapan kami, dengan adanya berbagi pelayanan pada Safari Kesehatan itu masyarakat diharapkan bisa menjaga kesehatannya dan menjaga pola hidup dan pola makan,” ujarnya.

Salah satu warga Wayan Murdana (68 tahun) mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar karena telah melaksanakan Safari Kesehatan ini. Hal ini terlebih kepada Bapak Walikota yang sudah peduli dengan kesehatan masyarakat terutama lansia seperti dirinya.

“Dengan Safari Kesehatan ini masyarakat bisa mengecek kesehatannya tanpa menunggu lama serta tidak perlu pergi ke rumah sakit. Saya harapkan kegiatan ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan,’’ harapnya. (eka/bi)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Dukung Program Deligi, TP PKK Denpasar Jajaki Kerja Sama dengan Unmas Denpasar

Published

on

By

Program deligi
BERTEMU REKTOR: Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat bertemu Rektor Universitas  Mahasaraswati (Unmas), I Made Sukamerta, di Gedung Rektorat setempat, Selasa (26/3). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Tim Penggerak PKK Kota Denpasar siap menyukseskan Program Desa Peduli Gigi (Deligi) untuk menuju Indonesia bebas karies 2030. Guna mendukung program tersebut, diperlukan penjajakan kerja sama dan kolaborasi dengan institusi terkait, terutama yang berkecimpung di kesehatan gigi dan mulut.

Hal ini diungkapkan Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat bertemu Rektor Universitas Mahasaraswati (Unmas), I Made Sukamerta, di Gedung Rektorat setempat, Selasa (26/3).

Dalam pertemuan itu, Antari Jaya Negara yang juga didampingi Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengemukakan, pihaknya berharap TP PKK Kota Denpasar dapat menjalin kerja sama dengan pihak Unmas Denpasar, melalui Fakultas Kedokteran Gigi.

“TP PKK Kota Denpasar siap untuk menyukseskan Program Deligi yang dicanangkan Ibu Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali untuk menuju Indonesia bebas karies. Untuk itu, kami berharap dapat bekerjasama dengan Unmas Denpasar, sebagai salah satu institusi yang telah memiliki pengalaman di bidang kesehatan gigi dan mulut dan telah terakreditasi dengan baik,” tuturnya.

Selebihnya, Antari Jaya Negara juga mengemukakan, program pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut ini rencananya akan dimasukkan sebagai salah satu program yang ada pada saat penyelenggaraan Posyandu Paripurna yang digelar TP PKK Kota Denpasar.

Menanggapi hal ini, Rektor Unmas Denpasar, I Made Sukamerta menyambut baik rencana kerja sama dan kolaborasi dengan TP PKK Denpasar tersebut. Hal ini menurutnya sejalan dengan salah satu poin Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian di masyarakat.

“Unmas Denpasar akan memberikan dukungan kepada masyarakat Kota Denpasar sebagai wujud dari salah satu poin Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian di masyarakat, melalui program pemeriksaan gigi dan mulut ini,” ujarnya.

Baca Juga  Update Covid-19 (6/8) di Denpasar, Jumlah Pasien Sembuh dan Kasus Positif kembali Fluktuatif

Made Sukamerta juga menekankan, bentuk pengabdian masyarakat yang dimaksud adalah dengan mengirimkan SDM, baik mahasiswa yang pada tingkat akhir maupun jajaran pada Fakultas Kedokteran Gigi.

“Kami siap berkontribusi bagi masyarakat Kota Denpasar, salah satunya di bidang kesehatan masyarakat,” imbuh Made Sukamerta. (eka/bi)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca