Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Dukung Penuh Program PKK, Pastikan Anggaran PKK Naik

BALIILU Tayang

:

de
GUBERNUR KOSTER: Membuka acara Sosialisasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Minggu (2/2), di Rumah Dinas Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar. (Foto:Ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster meminta agar program PKK dijalankan dengan baik sampai ke tingkat desa. Dimana harus digerakkan dalam satu sistem yang terorganisir untuk ikut menjalankan program daerah. ‘’Tahun depan saya pastikan anggarannya akan naik lagi. Sekarang tahun 2020 anggarannya 10 M untuk PKK Provinsi, tahun 2021 akan naik,’’ terang Gubernur Koster saat membuka acara Sosialisasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Minggu (2/2), di Rumah Dinas Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar.

Gubernur memaparkan, secara legalitas, PKK telah diatur dalam Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pemberdayaan Masyarakat melalui PKK dan juga diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 99 tahun 2017 tentang Gerakan PKK. ‘’Jadi ibu/bapak supaya memahami keberadaan dari organisasi PKK ini. Bagaimana pentingnya organisasi ini dan bagaimana harus menjalankan organisasi ini,’’ papar Gubernur kelahiran Desa Sembiran Buleleng ini.

Acara ini, lanjut Gubernur,  sangat penting untuk menyamakan persepsi di antara PKK dengan pendampingnya agar bisa menjalankan organisasi dengan baik dan benar sesuai dengan posisi dan tugas pokoknya. ‘’Saya pikir ini merupakan kegiatan penting, karena itu saya dukung penuh program PKK,’’ tegas Ketua DPD PDI Perjuangan Bali wanti-wanti.

Gubernur Koster mengatakan jika organisasi PKK keberadaannya dibentuk oleh satu aturan yakni Peraturan Menteri Dalam Negeri dan Peraturan Presiden, maka secara struktur organisasi sangat kuat.  ‘’Jadi PKK ini kuat sekali karena dibetuk oleh negara dengan aturan strukturnya dibuat berjenjang di pusat, provinsi, kabupaten/kota sampai desa. Bahkan ada yang sampai tingkat rumah tangga yang disebut dengan dasa wisma. Luar biasa sampai ke grassroots sekali,’’ kata Gubernur dan karena keberadaannya sesuai aturan, maka tidak boleh membuat program suka-suka.

Baca Juga  Wagub Cok Ace: Percepatan Perizinan Tingkatkan Daya Saing Produk Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik

Karena 10 program pokok PKK sesuai dengan aturan yang diamanatkan, maka sumber pendanaan dari program ini harus dibebankan pada APBN kalau PKK pusat, dan APBD untuk kabupaten/kota se-Bali sampai ke tingkat desa. ‘’Programnya harus didesain oleh PKK sendiri. PKK yang mendesain program, pendanaan, dan  administrasinya. Namun PKK bukan program dari PMD. Kalau pemahaman kurang detail, kurang luas, belum pengalaman, itu boleh berdiskusi dengan dinas terkait,’’ tegas Gubernur Koster.

Gubernur menekankan, 10 program pokok PKK ini betul-betul sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. Seperti program dalam bidang pangan, sandang, papan, dalam bidang kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial tenaga kerja,  dalam bidang adat, agama, tradisi, seni dan budaya serta dalam bidang pariwisata.

Karena itu, gerakan PKK ini harus didukung oleh setiap jenjang pemerintahan baik dari segi penganggaran, pelaksanaan, monitoring serta evaluasi pelaksanaan program. Tujuannya tidak lain agar gerakan ini dapat berjalan sebagaimana mestinya dalam mendukung terwujudnya visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster  menyampaikan bahwa gerakan PKK merupakan salah satu pola pemberdayaan masyarakat untuk mempercepat pembangunan pada setiap daerah.

de
PENANDATANGANAN: Penandatanganan Komitmen Masyarakat Peduli AIDS antara Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster dengan Forum Peduli AIDS Provinsi Bali. (Foto: Ist)

Tim penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah dan organisasi kemasyarakatan memiliki fungsi sebagai fasilitator dan penggerak pada masing-masing jenjang demi terlaksananya program PKK.

Ditegaskan, sesungguhnya masih banyak yang harus dilakukan di tingkat-tingkat desa. Hatinya (Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman) PKK di desa-desa dan semua rumah sudah seharusnya menata halaman rumahnya dengan asri dan nyaman.

‘’Tiga bulan pertama setelah dilantik,  kita menyusun program, membantu lewat pemberian bibit kepada desa-desa yang dipilih dan ditunjuk oleh kabupaten/kota masing-masing. Selain itu, kita harus ikut mendukung Pergub terkait mengolah sampah dari sumbernya. Sampah itu dari desa, harus selesai di desa-desa. Kita harus bersih tanpa mengotori desa yang lain. Kabupaten kita bersih tanpa mengotori kabupaten yang lain,’’ tambah seniman multitalenta ini.

Baca Juga  Rai Iswara Buka Pameran dan Penerbitan Buku “Denpasar dalam Kartun dan Karikatur”

Ny. Putri Koster melanjutkan, Bali harus menjadi contoh dari daerah lain terkait program yang dilakukan oleh PKK khususnya 10 program pokoknya. Bidang kesehatan juga menjadi salah satu focus PKK mengingat generasi muda saat ini rentan akan penyalahgunaan narkoba dan seks bebas.

‘’Kita sudah capek studi banding ke luar, tapi tidak pernah ada hasilnya. Kita tidak boleh lupa menjaga generasi muda dari ancaman seperti halnya bahaya narkoba, pergaulan bebas. Karena, dari situ kemudian akan muncul penyakit virus-virus yang menyebar di dalam tubuh. Coba bayangkan saja ibu/bapak kalau generasi muda kita yang adalah calon-calon pemimpin, 10 sampai 20 tahun mendatang sudah rusak. Apa yang diharapkan oleh bangsa ini dari pemimpin yang sudah tidak sehat. Kalau generasi milenial itu ada bayang-bayang kolonial kita tidak akan bisa bicara NKRI harga mati, karena kita sudah mati duluan oleh virus itu sendiri,’’ papar Putri Koster.

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan Penandatanganan Komitmen Masyarakat Peduli AIDS antara Ketua TP PKK Provinsi Bali dengan Forum Peduli AIDS Provinsi Bali.

Hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali Putu Anom Agustina, Wakil Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Tjok Putri Hariyani Ardhana Sukawati. (*/balu1)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ratusan Personel Polresta Denpasar Jalani Pemeriksaan Kesehatan Berkala

Published

on

By

Polresta Denpasar
TES KESEHATAN: Bertempat di Aula Gedung Pesat Gatra, ratusan personel Polresta Denpasar antusias mengikuti serangkaian tes kesehatan yang komprehensif pada Rabu (11/2/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Demi menjaga performa terbaik dalam melayani masyarakat, Polresta Denpasar menggelar Pemeriksaan Kesehatan Berkala (Rikkes Berkala) Tahun 2026. Bertempat di Aula Gedung Pesat Gatra, ratusan personel antusias mengikuti serangkaian tes kesehatan yang komprehensif pada Rabu (11/2/2026).

Dengan bekerjasama dengan Tim Medis dari Biddokkes Polda Bali bersama Mitra Husada, didukung penuh oleh Sidokkes Polresta Denpasar, melaksanakan pemeriksaan kesehatan ini. Sebanyak 102 personel menjadi peserta di hari pertama, menunjukkan betapa pentingnya kesehatan bagi para abdi negara ini.

Mulai dari cek darah di laboratorium, pemeriksaan fisik menyeluruh, hingga peninjauan kesehatan jantung dan gigi, semua tahapan dilalui dengan seksama. Tak ketinggalan, tes MMPI juga menjadi bagian penting untuk memastikan kesehatan psikologis personel.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra, S.H., M.H., menegaskan bahwa Rikkes Berkala ini adalah investasi penting bagi institusi Polri. “Dengan deteksi dini, kita bisa menjaga personel tetap sehat dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kesehatan mereka adalah prioritas kami,” ujarnya dengan semangat.

Dengan tubuh dan jiwa yang sehat, diharapkan seluruh personel Polresta Denpasar semakin profesional dan berdedikasi dalam menjalankan tugasnya, kegiatan ini juga ditinjau langsung oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H. dan dirinya mengapresiasi kegiatan ini dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup personel yang akan nantinya berpengaruh dalam pelaksanaan tugas kepolisian. (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Baca Juga  Rai Iswara Buka Pameran dan Penerbitan Buku “Denpasar dalam Kartun dan Karikatur”
Lanjutkan Membaca

NEWS

Lomba Masak UMKM Rumah BUMN Denpasar Hadirkan Booth Layanan Energi dan ICONNET

Published

on

By

Lomba Masak BUMN Denpasar
ICONNET: Petugas ICON Plus memberikan penjelasan mengenai layanan internet ICONNET kepada peserta UMKM pada booth informasi, sebagai bagian dari dukungan peningkatan konektivitas usaha di Rumah BUMN Denpasar. (Foto: Hms PLN)

Denpasar, baliilu.com – Pemanfaatan energi listrik yang efisien untuk mendukung produktivitas usaha diperkenalkan melalui kegiatan Lomba Masak UMKM Rumah BUMN Denpasar yang dilaksanakan Selasa (10/2) pukul 08.00 Wita. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi praktis bagi pelaku usaha sekaligus menghadirkan akses informasi layanan energi dan internet yang bermanfaat bagi masyarakat dalam mengoptimalkan aktivitas ekonomi.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah BUMN Denpasar tersebut menghadirkan demonstrasi memasak menggunakan kompor listrik serta lomba memasak antar-pelaku UMKM. Melalui praktik langsung, peserta memperoleh pengalaman memanfaatkan energi listrik yang bersih, stabil, dan efisien sebagai pendukung operasional usaha kuliner.

PLN UP3 Bali Selatan turut menghadirkan booth layanan yang memberikan akses konsultasi kelistrikan, edukasi penggunaan aplikasi PLN Mobile, serta layanan transaksi penambahan daya di lokasi kegiatan. Fasilitas ini memungkinkan pelaku UMKM memperoleh kemudahan layanan secara langsung sekaligus membuka akses informasi bagi masyarakat mengenai solusi energi yang praktis dan andal. Pelaku UMKM yang melakukan transaksi melalui PLN Mobile pada saat kegiatan berlangsung juga berkesempatan mendapatkan hadiah menarik.

Pada kesempatan yang sama, booth ICON Plus memberikan informasi mengenai layanan internet broadband ICONNET sebagai salah satu solusi konektivitas yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha. Informasi tersebut membantu peserta memahami pilihan dukungan akses internet untuk menunjang operasional usaha, promosi digital, hingga komunikasi bisnis yang lebih efektif.

Manajer PLN UP3 Bali Selatan, Alexander J. Manuhuwa, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pemanfaatan energi listrik secara nyata dalam aktivitas produktif.

“Melalui kegiatan ini, pelaku usaha dapat memahami manfaat penggunaan energi listrik yang efisien dan andal untuk menunjang kegiatan mereka. Harapannya, informasi dan layanan yang dihadirkan juga dapat memberi dampak positif bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Beri Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Ida Istri Santika

Salah satu peserta lomba sekaligus pelaku UMKM, Ibu Riska, menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang relevan bagi pengembangan usaha. “Penggunaan kompor listrik membantu proses memasak lebih stabil dan bersih. Kami juga memperoleh informasi layanan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung usaha ke depan,” ungkapnya.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis praktik dan layanan langsung mampu memberi nilai tambah bagi pelaku UMKM sekaligus memperluas wawasan masyarakat mengenai pemanfaatan energi dan akses digital dalam mendukung aktivitas ekonomi.

Melalui kegiatan yang berfokus pada praktik pemanfaatan energi dan penyediaan akses informasi layanan, upaya penguatan kapasitas UMKM terus didorong agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Peningkatan literasi energi dan akses internet diharapkan memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dalam mengoptimalkan peluang usaha yang produktif dan kompetitif. (eka/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Menkeu : Stabilitas Nasional Kunci Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Published

on

By

stabilitas nasional
FORUM FANEL: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi saat menghadiri forum panel dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono, pada Rabu (11/02), di Jakarta. (Foto: Hms Kemenkeu) 

Jakarta, baliilu.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya stabilitas nasional sebagai fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri forum panel dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono, pada Rabu (11/02), di Jakarta.

Menkeu menjelaskan bahwa untuk mencapai stabilitas nasional yang dinamis diperlukan dukungan dari berbagai program pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, disertai pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan kepastian hukum yang tegas.

“Selama bisa menjaga pertumbuhan dan stabilisasi ekonomi domestik, kita tidak perlu takut negara akan morat-marit. Jadi fokus kita menjaga itu dengan bantuan Polri, Mendagri, dan lainnya untuk memastikan mesin pertumbuhan dalam negeri berjalan dengan baik.,” ungkap Menkeu.

Saat ini, Pemerintah telah menciptakan inisiatif kanal debottlenecking untuk mendorong kemudahan iklim berinvestasi di Indonesia. Menkeu Purbaya juga mengajak institusi Polri untuk turut bergabung agar dapat berkontribusi mengatasi segala hambatan dalam sektor bisnis di Indonesia, serta membangun kepercayaan pelaku usaha dan investor saat ini.

“Mungkin ke depan saya minta Pak Kapolri atau Wakilnya di sini, supaya kita bisa mem-follow up hal-hal yang terjadi,” ujarnya.

Terkait anggaran, Menkeu menyebutkan dukungan pemerintah terhadap Polri terus meningkat. Dalam periode 2021–2026, anggaran belanja Polri tumbuh rata-rata 5,7 persen per tahun. Kenaikan tersebut dialokasikan untuk memperkuat kapasitas operasional, mendukung pengamanan serta modernisasi peralatan. Dengan kapasitas yang semakin baik, Polri diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan kepastian hukum yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“Jadi tolong uang yang dianggarkan dipakai betul-betul setiap rupiahnya agar bermanfaat bagi ekonomi kita, memperkuat ketertiban dan memberikan keamanan yang maksimal,” pungkas Menkeu. (gs/bi)

Baca Juga  Surat Terbuka Kasatgas Covid-19 Buat Prajuru Desa Adat Se-Bali, Cahaya di Ujung Kegelapan

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca