Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Fasilitasi 18 Siswa SMA di Bali Dapatkan Beasiswa untuk Lanjutkan Pendidikan di 10 Universitas Terbaik di Dunia

BALIILU Tayang

:

de
TATAP MUKA: Gubernur Bali Wayan Koster, Minggu (Redite Paing, Matal) 16 Januari 2022 di Gedung Gajah, Jayasabha, melakukan tatap muka dengan para siswa penerima Beasiswa Program Indonesia Maju dari Bapak Presiden RI, Ir. Joko Widodo. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster, Minggu (Redite Paing, Matal) 16 Januari 2022 di Gedung Gajah, Jayasabha, melakukan tatap muka dengan para siswa penerima Beasiswa Program Indonesia Maju dari Bapak Presiden RI, Ir. Joko Widodo. Dalam acara tersebut Gubernur Bali jebolan ITB ini didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Pemerintah Provinsi Bali, KN Boy Jayawibawa.

Sebanyak 18 siswa merupakan putra-putri terbaik Bali berhasil lolos mendapatkan Beasiswa Program Indonesia Maju setelah mengikuti seleksi yang sangat ketat, diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali dan diarahkan oleh Prof. Yohanes Surya. Mereka berhasil diterima di 10 Univeritas terkemuka di dunia, yaitu: 1) Sebanyak 2 siswa diterima di University of Illinois Urbana Champaign (USA); 2) Sebanyak 1 siswa diterima di University of Michigan (USA); 3) Sebanyak 1 siswa diterima di University of Chicago (USA); 4) Sebanyak 1 siswa diterima di Columbia University USA; 5) Sebanyak 1 siswa diterima di Carnegie Melion University (USA); 6) Sebanyak 5 siswa diterima di University of British Colombia (Canada); 7) Sebanyak 3 siswa diterima di University of Toronto (Canada); 8) Sebanyak 2 siswa diterima di National University of Singapore; 9) Sebanyak 1 siswa diterima di Nanyang Technological University (Singapore); dan 10) Sebanyak 1 siswa diterima di National Taiwan University.

Sebanyak 18 siswa tersebut, sebanyak 5 siswa berhasil lolos dalam Kategori Afirmasi dan 13 siswa berhasil lolos dalam Kategori Reguler. Ini merupakan kuota yang cukup besar diberikan untuk Bali yang difasilitasi oleh Gubernur Bali Wayan Koster, melalui Prof. Yohanes Surya.

Bila dilihat persebarannya, 10 universitas ternama di dunia ini: 5 universitas berada di USA, 2 universitas berada di Kanada,  2 universitas berada di Singapore, dan 1 universitas berada di Taiwan. Secara rinci, 18 siswa penerima Beasiswa Indonesia Maju, yang lolos dalam Kategori Afirmasi sebanyak 5 orang, yaitu: 1) I Dewa Gede Essa Satria Widana berasal dari SMAN 1 Tabanan dengan tujuan Universitas/Negara di University of British Colombia (Canada), Jurusan Pharmacology; 2) I Putu Wisnu Jaya Wardana berasal dari SMAN 1 Singaraja di University of British Colombia (Canada), Jurusan Mathematic; 3) Ni Putu Saraswati Maharani Devi Dasi berasal dari SMAN 3 Denpasar di University of British Colombia (Canada), Jurusan Biological Science; 4) Diah Septa Lingga Pratiwi berasal dari SMAN 2 Semarapura yang mendapatkan beasiswa di University of Iilinois Urbana Champaign (USA), Jurusan Psychology; dan 5) Meilana Putri berasal dari SMAN 2 Amlapura.

Baca Juga  Gubernur Koster Jadi Keynote Speech Seminar Pemuda Nasional FIB Unud

Sedangkan yang lolos dalam Kategori Reguler sebanyak 13 orang, yaitu: 1) Kadek Kurnia Dewi berasal dari SMAN Bali Mandara diterima di University of Chicago (USA), Jurusan Physiology; Ni Ketut Selamat Kariyani berasal dari SMAN Bali Mandara diterima di University of Iilinois Urbana Champaign (USA), Jurusan Agriculture and Forestry; Ni Luh Eka Januartini berasal dari SMAN Bali Mandara diterima di Columbia University USA, Jurusan Environmental Science; 4) Ni Putu Ari Budiani berasal dari SMAN Bali Mandara diterima di University of British Colombia (Canada), Jurusan Agriculture and Sustainable; 5) Ni Wayan Novia Sinta Dewi berasal dari SMAN Bali Mandara diterima di National University of Singapore, Jurusan Physiology; 6) I Gusti Ngurah Sucahya Satria Adi Pratama berasal dari SMAN Bali Mandara diterima di Carnegie Mellon University (USA), Jurusan Computer Science; 7) Gede Deanova Wikayana Fachrie berasal dari SMAN 1 Singaraja diterima di University of Toronto (Canada), Jurusan Astronomy and Astrophysics; 8) Made Deva Wikananda Putra berasal dari SMAN 1 Singaraja diterima di University of Toronto (Canada), Jurusan Astronomy and Astrophysics; 9) Ni Putu Dhara Deswita Prabha berasal dari SMAN 1 Singaraja diterima di National University of Singapore; 10) I Putu Pramana Putra berasal dari SMAN 4 Denpasar diterima di University of British Colombia (Canada), Jurusan Computer Science; Jerry Eriksen berasal dari SMAN 4 Denpasar diterima di Nanyang Technological University (Singapore), Jurusan Mechanical Engineering; Ni Putu Miranda Puteri berasal dari SMAN 3 Denpasar diterima di University of Michigan (USA), Jurusan Biological Science; dan 13) Andrew Jamsa berasal dari SMA Jembatan Budaya Badung diterima di University of Toronto (Canada), Jurusan Kimia atau Teknik Kimia.

Baca Juga  Fraksi Demokrat-NasDem DPRD Bali Setujui 3 Raperda Dibahas Lebih Lanjut
Gubernur Bali Wayan Koster. (Foto: Ist)

Mantan Anggota DPR-RI 3 Periode, Komisi X, Fraksi PDI Perjuangan (Gubernur Bali, Wayan Koster, red) yang membidangi pendidikan ini dalam sambutannya memberikan apresiasi dan menilai kedelapan belas siswa yang mendapatkan beasiswa merupakan anak-anak terbaik yang akan mengikuti pendidikan di bidang sains dan teknologi dengan jenjang pendidikan S1.

“Setelah lulus Program S1 dapat melanjutkan ke Program S2 dan S3 atau memilih bekerja,” jelas Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Para siswa yang mendapat Program Beasiswa Indonesia Maju ini sesuai dengan kebijakan Gubernur Bali mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) Bali Unggul, prioritas Bidang Pendidikan dalam Visi Pembangunan Daerah Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. Gubernur Bali memberikan apresiasi kepada para siswa yang berhasil lolos mendapatkan Program Beasiswa Indonesia Maju, dimana seluruh biaya pendidikan dan biaya hidupnya ditanggung penuh oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam arahannya, Gubernur Bali menyampaikan kepada 18 siswa yang akan menempuh pendidikan di luar negeri, agar sebelum berangkat memohon restu secara sekala kepada orangtua dan secara niskala di Merajan/Sanggah-nya masing-masing, di Pura Desa/Kahyangan Desa, di Pura Sad Kahyangan guna memohon restu supaya diberikan tuntunan kesehatan (tidak kena Covid-19), kemudian memohon restu supaya diberikan kelancaran dalam menempuh pendidikan, dan mendapat prestasi yang baik, serta lulus tepat waktu. Gubernur Wayan Koster memberikan nasehat kepada para siswa untuk tekun belajar, agar mencapai prestasi yang baik dan lulus tepat waktu.

“Juga mengharapkan para siswa, selain mempelajari ilmu yang diajarkan di kampusnya, para siswa hendaknya memanfaatkan kesempatan pendidikan ini dengan mempelajari tentang kemajuan, potensi, dan keunggulan yang dimiliki oleh negara tersebut. Sehingga ketika sudah lulus dan pulang, para siswa akan memperoleh pengetahuan akademis dan wawasan secara keseluruhan tentang negara tersebut yang membuat negara itu maju dan bisa memiliki universitas terkenal di dunia,” ujar Wayan Koster.

Baca Juga  Jaga Wisatawan, Gubernur Koster akan Bentuk Sistem Perlindungan Terpadu di Seluruh DTW

Dengan pengetahuan yang lengkap tersebut para siswa diharapkan pulang untuk membangun Indonesia, khususnya membangun Gumi Bali yang Kita cintai bersama. Bali harus dibangun oleh pemimpin dan digerakkan oleh orang-orang yang unggul dengan karakter kuat agar Bali bisa maju, berdaya saing, tangguh dan berkelanjutan dengan tetap mencintai, menjaga, dan memberdayakan adat- istiadat, tradisi, seni, budaya, serta kearifan lokal Bali serta melaksanakan Tata-titi Kehidupan Masyarakat Bali berdasarkan Nilai-nilai Kearifan Lokal Sad Kerthi menghadapi dinamika perkembangan zaman dalam skala lokal, nasional, dan global.

Mengakhiri arahannya, Gubernur Bali memberikan bantuan biaya awal total sebesar Rp 360 juta yang diberikan kepada 18 siswa masing-masing sebesar Rp 20 juta untuk keberangkatan para siswa, bersumber dari dana CSR Bank Pembangunan Daerah Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Gerakan Teba Tradisional: Cara Jembrana Percepat Penanganan Sampah Berbasis Kearifan Lokal

Published

on

By

bupati kembang
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat meninjau saluran got yang tertimbun sampah daun. (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengeluarkan imbauan strategis terkait pengelolaan sampah berbasis sumber. Langkah ini merupakan tindak lanjut nyata terhadap Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 serta Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2025 mengenai Gerakan Bali Bersih Sampah.

Melalui imbauan ini, Bupati menitikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat, terutama di lingkungan perdesaan yang memiliki halaman belakang, untuk mulai mengelola limbah rumah tangga secara mandiri di lahan masing-masing melalui metode “Teba Tradisional”.

Sejatinya metode teba ini sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Bali sejak dulu. Namun seiring waktu, mulai ditinggalkan. Kini, Pemerintah Kabupaten Jembrana ingin menghidupkan kembali untuk menangani sampah organik.

Langkah ini sekaligus solusi mempercepat penanganan masalah persampahan dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Jembrana. Mengingat sekitar 60-70% sampah rumah tangga adalah organik, jika setiap rumah memiliki Teba, maka beban angkut sampah ke TPA akan berkurang secara signifikan.

“Pengelolaan sampah yang paling efektif dimulai dari rumah tangga. Kami mengimbau warga yang memiliki halaman belakang atau lahan tersisa untuk menerapkan sistem Teba Tradisional guna mengolah sampah organik,” tegas Bupati Jembrana dalam keterangannya Rabu (22/4).

Memastikan pelaksanaan imbauan berjalan efektif , Bupati mengharapkan peran aktif seluruh Kelihan Dinas dan Kepala Lingkungan di Kabupaten Jembrana ikut mengawal.

Bupati meminta mereka menjadi garda terdepan dalam menggerakkan, memantau, serta memastikan pelaksanaan sistem ini di lingkungan masing-masing. Para aparat kewilayahan diwajibkan melaporkan progres penerapan Teba Tradisional kepada Bupati melalui Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, dan Kawasan Permukiman paling lambat empat minggu sejak imbauan ditetapkan.

“Kita ingin memastikan gerakan Teba Tradisional ini berjalan. Lakukan pemantauan, gerakkan dan pastikan sehingga imbauan ini benar-benar berjalan dan laporkan hasilnya dalam waktu maksimal empat minggu,” ujar Bupati.

Baca Juga  Gubernur Koster Rangkul Mahasiswa KKN UNUD Bantu Program Pengentasan Kemiskinan, Pendidikan dan Infrastruktur

Pemerintah Kabupaten Jembrana juga berharap metode ini segera menjadi budaya di tengah masyarakat demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari secara berkelanjutan.

Masyarakat dapat memulai langkah mandiri dengan membuat lubang Teba di halaman belakang rumah sedalam maksimal 2 meter. Selain menjadi tempat pengolahan sampah dengan nilai ekonomi seperti pupuk kompos, Teba Tradisional diharapkan efektif sebagai lubang resapan air saat musim hujan guna menjaga cadangan air tanah.

“Kunci keberhasilan sistem ini terletak pada kedisiplinan pemilahan, di mana hanya sampah organik yang boleh dimasukkan ke dalam lubang tersebut agar dapat terurai secara alami. Jika semuanya disiplin, kami meyakini volume sampah yang masuk Ke TPA Peh jauh berkurang,” tutup Bupati Jembrana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jaga Bumi, Pemkab Gianyar Tanam 300 Pohon

Published

on

By

pemkab gianyar
TANAM POHON: Memperingati Hari Bumi, Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar kegiatan penanaman pohon di setra Desa Adat Bukit Jangkrik, Kelurahan Samplangan, Rabu (22/4). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Memperingati Hari Bumi, Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar kegiatan penanaman pohon di setra Desa Adat Bukit Jangkrik, Kelurahan Samplangan, Rabu (22/4). Kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Mengusung tema “Our Power, Our Planet (Kekuatan Kita, Planet Kita)”, peringatan berfokus pada pemanfaatan kekuatan individu dan kolektif dalam mendorong perubahan positif bagi bumi. Tema ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan.

Peringatan Hari Bumi juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan perlindungan lingkungan, serta menghadapi berbagai tantangan perubahan iklim seperti kebakaran hutan dan kekeringan yang kian nyata.

Setidaknya ada 300 pohon dari berbagai varietas ditanam dalam kegiatan sebagai upaya meningkatkan kualitas tutupan lahan di Kabupaten Gianyar sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widya Utama, S.IP., M.Si. mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon guna mendukung pelestarian lingkungan. Sejalan dengan misi Bupati Gianyar ke tiga, khususnya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berwawasan lingkungan.

“Terima kasih kepada semua pihak, termasuk rekan-rekan dan pihak hotel yang telah membantu serta mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, Pemerintah Kabupaten Gianyar berkomitmen untuk terus melaksanakan penanaman pohon secara berkelanjutan. Upaya pembibitan juga telah mulai dilakukan sebagai langkah awal dalam mendukung program penghijauan di wilayah desa adat se-Kabupaten Gianyar.

Selain itu, Sekda juga menginstruksikan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyiapkan satu pohon berukuran besar untuk mendukung pengembangan hutan kota di Kabupaten Gianyar.

“Ke depan, setiap OPD diharapkan menyiapkan satu pohon besar sebagai bagian dari pembangunan hutan kota,” tambahnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Rangkul Mahasiswa KKN UNUD Bantu Program Pengentasan Kemiskinan, Pendidikan dan Infrastruktur

Melalui kegiatan, diharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan terus meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang lestari dan berkelanjutan di Kabupaten Gianyar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

BPBD Buleleng Dorong Optimalisasi SIK, Perkuat Perencanaan Penanggulangan Bencana yang Inklusif

Published

on

By

BPBD Buleleng
RAPAT OPTIMALISASI: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng saat menggelar rapat Optimalisasi Sistem Informasi Kebencanaan (SIK), bertempat di Ruang Rapat Kantor BPBD Kabupaten Buleleng, Selasa (22/4). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Dalam upaya memperkuat sistem penanggulangan bencana yang adaptif dan berbasis data, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng menggelar rapat Optimalisasi Sistem Informasi Kebencanaan (SIK), bertempat di Ruang Rapat Kantor BPBD Kabupaten Buleleng, Selasa (22/4).

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari inisiasi Pemerintah Provinsi Bali dalam mengembangkan Sistem Informasi Kebencanaan (SIK), sebuah aplikasi berbasis web yang dirancang untuk menjawab tantangan penanggulangan bencana yang semakin kompleks. SIK tidak hanya fokus pada data kejadian bencana, namun mencakup seluruh siklus penanggulangan bencana, mulai dari tahap pra bencana, saat tanggap darurat, hingga pasca-bencana.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran BPBD dan Pusdalps Kabupaten Buleleng, UPTD PBD Pusdalops BPBD Provinsi Bali serta perwakilan dari Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Buleleng.

Dalam arahannya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Suyasa, menegaskan bahwa optimalisasi SIK menjadi langkah strategis dalam mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan tepat berbasis data. Ia menjelaskan bahwa SIK mampu mempermudah pemetaan daerah rawan bencana, analisis risiko, hingga visualisasi data geospasial secara terintegrasi.

“Melalui SIK, seluruh data kebencanaan dapat diakses secara instan dan real-time, sehingga mendukung proses perencanaan yang lebih akurat dan responsif. Ini menjadi kunci dalam mewujudkan penanggulangan bencana yang inklusif dan efektif,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, SIK juga telah terintegrasi antara BPBD Provinsi Bali dan BPBD Kabupaten/Kota, serta mendorong transparansi dan efisiensi melalui digitalisasi birokrasi. Namun demikian, masih terdapat sejumlah kendala yang perlu diatasi, seperti ketergantungan pada koneksi internet, potensi sistem kelebihan beban saat pelaporan tinggi, serta pentingnya peningkatan kualitas informasi input data agar validitas tetap terjaga.

Baca Juga  Kenapa Gubernur Koster Komit Tuntaskan Program Fundamental Bali?

Untuk itu, BPBD Kabupaten Buleleng mendorong adanya sistem pengembangan ke depan, salah satunya melalui pembukaan akses Open API dari SIK Provinsi Bali. Hal ini diharapkan dapat mendukung pengembangan sistem internal BPBD Buleleng serta meningkatkan interoperabilitas dengan sistem pendukung lainnya di daerah.

Melalui rapat ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antar perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan pemanfaatan SIK, sekaligus mendorong adaptasi terhadap proses bisnis yang ada, guna mewujudkan sistem penanggulangan bencana yang lebih terintegrasi, tangguh, dan berkelanjutan.

“Melalui kolaborasi dan komitmen bersama, kami optimistis SIK dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan daerah dalam menghadapi bencana,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca