Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Fasilitasi 18 Siswa SMA di Bali Dapatkan Beasiswa untuk Lanjutkan Pendidikan di 10 Universitas Terbaik di Dunia

BALIILU Tayang

:

de
TATAP MUKA: Gubernur Bali Wayan Koster, Minggu (Redite Paing, Matal) 16 Januari 2022 di Gedung Gajah, Jayasabha, melakukan tatap muka dengan para siswa penerima Beasiswa Program Indonesia Maju dari Bapak Presiden RI, Ir. Joko Widodo. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster, Minggu (Redite Paing, Matal) 16 Januari 2022 di Gedung Gajah, Jayasabha, melakukan tatap muka dengan para siswa penerima Beasiswa Program Indonesia Maju dari Bapak Presiden RI, Ir. Joko Widodo. Dalam acara tersebut Gubernur Bali jebolan ITB ini didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Pemerintah Provinsi Bali, KN Boy Jayawibawa.

Sebanyak 18 siswa merupakan putra-putri terbaik Bali berhasil lolos mendapatkan Beasiswa Program Indonesia Maju setelah mengikuti seleksi yang sangat ketat, diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali dan diarahkan oleh Prof. Yohanes Surya. Mereka berhasil diterima di 10 Univeritas terkemuka di dunia, yaitu: 1) Sebanyak 2 siswa diterima di University of Illinois Urbana Champaign (USA); 2) Sebanyak 1 siswa diterima di University of Michigan (USA); 3) Sebanyak 1 siswa diterima di University of Chicago (USA); 4) Sebanyak 1 siswa diterima di Columbia University USA; 5) Sebanyak 1 siswa diterima di Carnegie Melion University (USA); 6) Sebanyak 5 siswa diterima di University of British Colombia (Canada); 7) Sebanyak 3 siswa diterima di University of Toronto (Canada); 8) Sebanyak 2 siswa diterima di National University of Singapore; 9) Sebanyak 1 siswa diterima di Nanyang Technological University (Singapore); dan 10) Sebanyak 1 siswa diterima di National Taiwan University.

Sebanyak 18 siswa tersebut, sebanyak 5 siswa berhasil lolos dalam Kategori Afirmasi dan 13 siswa berhasil lolos dalam Kategori Reguler. Ini merupakan kuota yang cukup besar diberikan untuk Bali yang difasilitasi oleh Gubernur Bali Wayan Koster, melalui Prof. Yohanes Surya.

Bila dilihat persebarannya, 10 universitas ternama di dunia ini: 5 universitas berada di USA, 2 universitas berada di Kanada,  2 universitas berada di Singapore, dan 1 universitas berada di Taiwan. Secara rinci, 18 siswa penerima Beasiswa Indonesia Maju, yang lolos dalam Kategori Afirmasi sebanyak 5 orang, yaitu: 1) I Dewa Gede Essa Satria Widana berasal dari SMAN 1 Tabanan dengan tujuan Universitas/Negara di University of British Colombia (Canada), Jurusan Pharmacology; 2) I Putu Wisnu Jaya Wardana berasal dari SMAN 1 Singaraja di University of British Colombia (Canada), Jurusan Mathematic; 3) Ni Putu Saraswati Maharani Devi Dasi berasal dari SMAN 3 Denpasar di University of British Colombia (Canada), Jurusan Biological Science; 4) Diah Septa Lingga Pratiwi berasal dari SMAN 2 Semarapura yang mendapatkan beasiswa di University of Iilinois Urbana Champaign (USA), Jurusan Psychology; dan 5) Meilana Putri berasal dari SMAN 2 Amlapura.

Baca Juga  Ribuan Penonton Tak Bergeming Nikmati Pagelaran Drama Gong Lawas Paguyuban Peduli Seni

Sedangkan yang lolos dalam Kategori Reguler sebanyak 13 orang, yaitu: 1) Kadek Kurnia Dewi berasal dari SMAN Bali Mandara diterima di University of Chicago (USA), Jurusan Physiology; Ni Ketut Selamat Kariyani berasal dari SMAN Bali Mandara diterima di University of Iilinois Urbana Champaign (USA), Jurusan Agriculture and Forestry; Ni Luh Eka Januartini berasal dari SMAN Bali Mandara diterima di Columbia University USA, Jurusan Environmental Science; 4) Ni Putu Ari Budiani berasal dari SMAN Bali Mandara diterima di University of British Colombia (Canada), Jurusan Agriculture and Sustainable; 5) Ni Wayan Novia Sinta Dewi berasal dari SMAN Bali Mandara diterima di National University of Singapore, Jurusan Physiology; 6) I Gusti Ngurah Sucahya Satria Adi Pratama berasal dari SMAN Bali Mandara diterima di Carnegie Mellon University (USA), Jurusan Computer Science; 7) Gede Deanova Wikayana Fachrie berasal dari SMAN 1 Singaraja diterima di University of Toronto (Canada), Jurusan Astronomy and Astrophysics; 8) Made Deva Wikananda Putra berasal dari SMAN 1 Singaraja diterima di University of Toronto (Canada), Jurusan Astronomy and Astrophysics; 9) Ni Putu Dhara Deswita Prabha berasal dari SMAN 1 Singaraja diterima di National University of Singapore; 10) I Putu Pramana Putra berasal dari SMAN 4 Denpasar diterima di University of British Colombia (Canada), Jurusan Computer Science; Jerry Eriksen berasal dari SMAN 4 Denpasar diterima di Nanyang Technological University (Singapore), Jurusan Mechanical Engineering; Ni Putu Miranda Puteri berasal dari SMAN 3 Denpasar diterima di University of Michigan (USA), Jurusan Biological Science; dan 13) Andrew Jamsa berasal dari SMA Jembatan Budaya Badung diterima di University of Toronto (Canada), Jurusan Kimia atau Teknik Kimia.

Baca Juga  Gubernur Koster Sampaikan Penjelasan Raperda APBD Semesta Berencana 2026 dan Penyertaan Modal untuk Pusat Kebudayaan Bali
Gubernur Bali Wayan Koster. (Foto: Ist)

Mantan Anggota DPR-RI 3 Periode, Komisi X, Fraksi PDI Perjuangan (Gubernur Bali, Wayan Koster, red) yang membidangi pendidikan ini dalam sambutannya memberikan apresiasi dan menilai kedelapan belas siswa yang mendapatkan beasiswa merupakan anak-anak terbaik yang akan mengikuti pendidikan di bidang sains dan teknologi dengan jenjang pendidikan S1.

“Setelah lulus Program S1 dapat melanjutkan ke Program S2 dan S3 atau memilih bekerja,” jelas Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Para siswa yang mendapat Program Beasiswa Indonesia Maju ini sesuai dengan kebijakan Gubernur Bali mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) Bali Unggul, prioritas Bidang Pendidikan dalam Visi Pembangunan Daerah Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. Gubernur Bali memberikan apresiasi kepada para siswa yang berhasil lolos mendapatkan Program Beasiswa Indonesia Maju, dimana seluruh biaya pendidikan dan biaya hidupnya ditanggung penuh oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam arahannya, Gubernur Bali menyampaikan kepada 18 siswa yang akan menempuh pendidikan di luar negeri, agar sebelum berangkat memohon restu secara sekala kepada orangtua dan secara niskala di Merajan/Sanggah-nya masing-masing, di Pura Desa/Kahyangan Desa, di Pura Sad Kahyangan guna memohon restu supaya diberikan tuntunan kesehatan (tidak kena Covid-19), kemudian memohon restu supaya diberikan kelancaran dalam menempuh pendidikan, dan mendapat prestasi yang baik, serta lulus tepat waktu. Gubernur Wayan Koster memberikan nasehat kepada para siswa untuk tekun belajar, agar mencapai prestasi yang baik dan lulus tepat waktu.

“Juga mengharapkan para siswa, selain mempelajari ilmu yang diajarkan di kampusnya, para siswa hendaknya memanfaatkan kesempatan pendidikan ini dengan mempelajari tentang kemajuan, potensi, dan keunggulan yang dimiliki oleh negara tersebut. Sehingga ketika sudah lulus dan pulang, para siswa akan memperoleh pengetahuan akademis dan wawasan secara keseluruhan tentang negara tersebut yang membuat negara itu maju dan bisa memiliki universitas terkenal di dunia,” ujar Wayan Koster.

Baca Juga  Gubernur Koster Dukung Komunitas Driver Online Berbasis Desa Adat di Nusa Dua

Dengan pengetahuan yang lengkap tersebut para siswa diharapkan pulang untuk membangun Indonesia, khususnya membangun Gumi Bali yang Kita cintai bersama. Bali harus dibangun oleh pemimpin dan digerakkan oleh orang-orang yang unggul dengan karakter kuat agar Bali bisa maju, berdaya saing, tangguh dan berkelanjutan dengan tetap mencintai, menjaga, dan memberdayakan adat- istiadat, tradisi, seni, budaya, serta kearifan lokal Bali serta melaksanakan Tata-titi Kehidupan Masyarakat Bali berdasarkan Nilai-nilai Kearifan Lokal Sad Kerthi menghadapi dinamika perkembangan zaman dalam skala lokal, nasional, dan global.

Mengakhiri arahannya, Gubernur Bali memberikan bantuan biaya awal total sebesar Rp 360 juta yang diberikan kepada 18 siswa masing-masing sebesar Rp 20 juta untuk keberangkatan para siswa, bersumber dari dana CSR Bank Pembangunan Daerah Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Ny. Seniasih Giri Prasta Kampanyekan Gemar Makan Ikan untuk Cegah Stunting

Published

on

By

seniasih giri prasta
AKSI SOSIAL: Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, saat menghadiri Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali “Bergerak dan Berbagi” yang dilaksanakan di Wantilan Kantor Desa Ayunan dan Balai Subak Pesedahan Yeh Kilap, Kecamatan Abiansemal, serta Balai Banjar Dauh Peken, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Rabu (10/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, mengajak masyarakat untuk membiasakan konsumsi ikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi keluarga dan mencegah stunting sejak dini. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali “Bergerak dan Berbagi” yang dilaksanakan di Wantilan Kantor Desa Ayunan dan Balai Subak Pesedahan Yeh Kilap, Kecamatan Abiansemal, serta Balai Banjar Dauh Peken, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Rabu (10/6).

Dalam kegiatan tersebut, Ny. Seniasih Giri Prasta menggandeng sejumlah perangkat daerah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Menurutnya, ikan merupakan sumber protein hewani yang kaya nutrisi dan berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, meningkatkan kecerdasan, serta menjaga kesehatan keluarga.

“Melalui Gerakan Gemar Makan Ikan, kita ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa ikan memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan. Dengan konsumsi ikan yang cukup, kita dapat mendukung terwujudnya generasi Bali yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk pola konsumsi yang sehat. Karena itu, para ibu diharapkan menjadi pelopor dalam membiasakan anak-anak mengonsumsi ikan sejak usia dini sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Kegiatan yang dihadiri masyarakat dan kader PKK tersebut juga diisi dengan edukasi pengolahan ikan menjadi berbagai menu sehat, bergizi, dan menarik bagi anak-anak. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan minat konsumsi ikan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Selain memberikan edukasi, TP PKK Provinsi Bali juga menyerahkan bantuan sosial kepada kelompok rentan di setiap lokasi kegiatan. Sebanyak 50 paket bantuan disalurkan kepada balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta kader PKK. Masing-masing paket berisi 30 kilogram beras, dua krat telur, dan dua kotak susu.

Baca Juga  Gubernur Koster: Perbanyak Pasang PLTS Atap, Dampaknya Alam Bali Bersih, Kunjungan Wisatawan Meningkat

Aksi sosial ini turut mendapat dukungan berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali menyerahkan 50 paket Gemarikan kepada kader PKK di masing-masing desa. Sementara itu, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Provinsi Bali menyalurkan 10 paket sembako bagi lansia. Dukungan juga diberikan oleh Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Bali berupa bantuan susu bagi ibu hamil dan balita.

Bantuan lainnya berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali berupa multivitamin, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali berupa tambahan 50 paket telur dan 1.000 bibit cabai, serta Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali yang menyerahkan 50 bibit pohon terdiri atas durian, alpukat, dan jambu kristal.

Rangkaian kegiatan juga menghadirkan berbagai layanan kepada masyarakat, mulai dari vaksinasi rabies oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, pelayanan kesehatan umum, pemeriksaan dokter spesialis dan skrining penyakit tidak menular oleh Rumah Sakit Bali Mandara, hingga bimbingan teknis serta demo memasak olahan pangan lokal oleh PKK setempat bekerja sama dengan Bali Chef Community yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali.

Melalui Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali “Bergerak dan Berbagi”, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber gizi berkualitas, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polri Libatkan Ary Ginanjar dalam Assessment Jenderal, Perkuat Meritokrasi dan Keterbukaan

Published

on

By

KPRP Polri
ASSESSMENT: Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo berfoto bersama Founder ESQ Corp., Ary Ginanjar, dalam pelaksanaan Assessment Center Perwira Tinggi Polri pada Kepangkatan Brigadir Jenderal Polisi Tahun Anggaran 2026 di Mabes Polri, Selasa (9/6). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Polri terus memperkuat reformasi internal melalui penguatan sistem meritokrasi dan manajemen talenta sebagai tindak lanjut rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP). Salah satu langkah yang dilakukan adalah melibatkan Founder ESQ Corp., Ary Ginanjar, dalam pelaksanaan Assessment Center Perwira Tinggi Polri pada Kepangkatan Brigadir Jenderal Polisi Tahun Anggaran 2026 yang dibuka Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Selasa (9/6).

Keterlibatan pihak eksternal tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk membangun tata kelola sumber daya manusia yang semakin transparan, objektif, dan berbasis kompetensi. Langkah ini sekaligus menjawab salah satu rekomendasi KPRP terkait penguatan sistem merit dalam kaderisasi dan pengisian jabatan strategis di lingkungan Polri.

Dalam arahannya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa tantangan Polri ke depan semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik global, ancaman siber, kejahatan transnasional, hingga meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Karena itu, Polri membutuhkan pemimpin yang adaptif, berintegritas, humanis, dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat melalui sistem kaderisasi yang objektif, transparan, dan berbasis meritokrasi.

Sementara itu, As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar menjelaskan bahwa Assessment Center Polri merupakan instrumen strategis dalam membangun sistem manajemen talenta yang modern dan berkelanjutan.

Menurutnya, perkembangan assessment center di berbagai institusi dunia saat ini tidak lagi sekadar digunakan untuk menilai kompetensi individu, tetapi telah berkembang menjadi instrumen untuk memetakan potensi kepemimpinan, kemampuan adaptasi, kapasitas kolaborasi, pengambilan keputusan, hingga kesiapan menghadapi perubahan yang dipicu perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.

Assessment Center Polri dibangun untuk memastikan bahwa pembinaan karier personel berjalan secara objektif dan berbasis data. Tujuannya bukan sekadar menilai seseorang layak atau tidak menduduki jabatan tertentu, tetapi menemukan potensi terbaik yang dimiliki setiap personel agar dapat dikembangkan secara optimal, ujar Anwar.

Baca Juga  Gubernur Koster Minta Etalase Khusus Arak Bali di Bandara I Gusti Ngurah Rai

Ia mengatakan keberadaan Assessment Center menjadi salah satu fondasi penting dalam penerapan sistem merit dan manajemen talenta di lingkungan Polri.

Melalui assessment, kita dapat memetakan kompetensi, potensi, kesiapan, serta karakter kepemimpinan personel secara lebih komprehensif. Hasilnya menjadi dasar dalam pengembangan karier, pendidikan, promosi jabatan, maupun penyiapan kader-kader pimpinan Polri di masa depan, katanya.

Menurut Anwar, penguatan Assessment Center juga menjadi bagian dari upaya transformasi SDM Polri yang sejalan dengan Grand Strategy Polri 2025–2045 serta berbagai rekomendasi reformasi kelembagaan yang mendorong tata kelola SDM yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Kami ingin memastikan bahwa setiap personel memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kompetensi, integritas, dan potensi yang dimiliki. Inilah esensi meritokrasi yang terus diperkuat di lingkungan Polri, tegasnya.

Sementara itu, Ary Ginanjar mengatakan dunia saat ini tengah memasuki era Talentism, yaitu periode ketika keunggulan organisasi semakin ditentukan oleh kemampuannya mengelola dan mengembangkan talenta manusia.

Mengacu pada berbagai kajian global, termasuk World Economic Forum (WEF), Ary menjelaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan robotika akan mengubah banyak pola kerja konvensional. Karena itu, kemampuan yang tidak dapat digantikan teknologi seperti kepemimpinan, kreativitas, kemampuan beradaptasi, pengaruh sosial, integritas, dan pengambilan keputusan akan menjadi faktor pembeda utama.

Di masa depan, organisasi tidak lagi bersaing berdasarkan siapa yang memiliki sumber daya terbesar, tetapi siapa yang paling mampu menemukan, mengembangkan, dan menempatkan talenta terbaiknya secara tepat, kata Ary.

Menurutnya, organisasi modern di berbagai negara kini mulai beralih dari pendekatan penilaian berbasis jabatan menuju pendekatan berbasis talenta dan potensi. Assessment tidak lagi dipandang sebagai alat evaluasi semata, tetapi menjadi instrumen strategis untuk memetakan kekuatan individu dan menyiapkan kepemimpinan masa depan.

Baca Juga  Saksikan Gamelan Penting dan Utsawa Gong Kebyar Wanita dari Siang hingga Malam, Gubernur Koster dan Ibu Putri Disambut Antusias Warga dan Seniman

Ary mengapresiasi langkah Polri yang mulai membangun Big Data talenta untuk memetakan potensi personel secara lebih akurat sebagai dasar pengembangan karier dan penempatan jabatan.

“Saya melihat Polri menjadi salah satu institusi pionir yang mulai membangun Big Data talenta untuk mengidentifikasi profil keunggulan setiap personel secara lebih presisi. Ini merupakan fondasi penting bagi sistem meritokrasi yang objektif dan terukur,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa asesmen modern tidak lagi berfokus pada pencarian kelemahan individu, melainkan mengungkap potensi autentik yang selama ini belum terpetakan.

“Assessment bukan tentang mencari siapa yang paling hebat, tetapi menemukan di mana seseorang dapat memberikan kontribusi terbaiknya. Ketika talenta ditempatkan secara tepat, organisasi akan bergerak lebih efektif dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Ary.

Menurut Ary, penempatan berbasis talenta akan menghasilkan personel yang lebih memahami makna tugasnya, lebih mandiri dalam bekerja, lebih cepat berkembang kompetensinya, dan mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi organisasi maupun masyarakat.

“Tujuan akhirnya bukan sekadar menghasilkan pemimpin yang sukses secara individu, tetapi membangun organisasi yang mampu berkembang secara berkelanjutan melalui sistem yang berjalan berdasarkan kompetensi, talenta, dan integritas,” tutupnya.

Assessment Center Perwira Tinggi Polri Tahun Anggaran 2026 diikuti 100 peserta dan menjadi bagian dari langkah konkret Polri menindaklanjuti rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) dalam memperkuat sistem meritokrasi, manajemen talenta, dan tata kelola SDM yang profesional. Melalui proses yang objektif serta keterlibatan perspektif eksternal, Polri berupaya memastikan kaderisasi kepemimpinan berjalan berdasarkan kompetensi, integritas, dan potensi terbaik setiap personel. Pada akhirnya, penguatan kualitas pemimpin Polri diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, humanis, transparan, dan semakin dipercaya masyarakat. (gs/bi)

Baca Juga  Gubernur Koster Dukung Komunitas Driver Online Berbasis Desa Adat di Nusa Dua

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Indonesia Harus Dikelola untuk Kesejahteraan Rakyat

Published

on

By

Presiden Prabowo
BUKA MUNAS: Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Rabu, 10 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Bandar Lampung, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemakmuran rakyat Indonesia akan terwujud apabila pengelolaan kekayaan alam dilakukan sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya Pasal 33. Menurut Presiden, Indonesia merupakan negara yang dikaruniai sumber daya alam yang melimpah, sehingga tantangan utama bangsa saat ini adalah mengelolanya secara optimal demi kesejahteraan rakyat.

“Dari dulu, Nusantara kita didatangi karena kekayaannya. Bangsa-bangsa asing itu datang ke sini waktu itu, berbulan-bulan ke sini. Bukan wisata, dia ke sini mencari kekayaan, sampai sekarang. Jadi saudara-saudara, segala kekayaan kita, tantangannya adalah harus dikelola oleh kita dengan sebaik-baiknya. Dengan secerdas-cerdasnya,” ucap Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu, 10 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menyangkut hajat hidup orang banyak harus berada dalam penguasaan negara sebagaimana diamanatkan konstitusi. “Saudara-saudara, cabang-cabang produksi yang penting bagi negara, yang menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara. Ini bahasa Indonesia, tidak perlu ditafsirkan, tidak perlu diterjemahkan, harus dilaksanakan,” ungkap Presiden Prabowo.

Kepala Negara juga menyoroti pentingnya pengelolaan kekayaan alam nasional agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara maksimal oleh rakyat Indonesia. Kepala Negara mengatakan bahwa hasil pengelolaan sumber daya alam seharusnya menjadi modal pembangunan nasional dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.

“Kita perang kemerdekaan dengan Undang-Undang Dasar ini dan logikanya, ini kekayaan kita. Masa kekayaan kita diolah, diambil, dijual ke luar negeri, hasil jualannya tidak ditaruh di Indonesia,” kata Presiden.

Baca Juga  Cerdas Cermat Bulan Bung Karno Sukses, Koster Beri Apresiasi bagi Nyoman dan Ketut

Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Indonesia. Presiden meyakini bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara yang makmur apabila mampu mengelola kekayaan dan potensi nasional secara tepat.

Presiden Prabowo pun menegaskan pentingnya persatuan, kerja sama, dan semangat gotong royong dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera. “Rakyat paling ngerti. Rakyat ngerti bahwa untuk dapat hidup yang baik harus ada kerukunan. Harus ada apa? Harus ada paguyuban. Harus ada kerja sama. Harus ada saling mengisi. Bukan saling menghantam. Tapi elit semakin pintar,” pungkas Kepala Negara. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca