Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Tegaskan APBD Bali 2027 Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat

Optimalisasi PAD Tanpa Mengutamakan Penambahan Beban Pajak, Penguatan Pelayanan Publik, dan Pembangunan Berkelanjutan Jadi Prioritas

Loading

BALIILU Tayang

:

Gubernur Koster Jawab Pandangan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD Bali
BERIKAN JAWABAN: Gubernur Bali Wayan Koster saat memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Bali dalam Rapat Paripurna ke-56 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Bali, Jumat (30/10/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2027 diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Bali dalam Rapat Paripurna ke-56 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, Jumat (30/10/2026).

Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Bali tersebut dipimpin Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya. Gubernur Koster hadir didampingi Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta untuk menyampaikan tanggapan pemerintah daerah terhadap berbagai masukan, saran, dan pandangan fraksi-fraksi terkait Raperda APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2027.

Dalam penyampaiannya, Gubernur Koster mengapresiasi berbagai masukan dan pemikiran konstruktif yang disampaikan seluruh fraksi DPRD Bali. Ia sependapat bahwa APBD merupakan instrumen kebijakan fiskal strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, penyusunan RAPBD 2027 menitikberatkan pada efektivitas dan ketepatan alokasi belanja yang terukur serta memiliki keterkaitan langsung dengan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) program prioritas pemerintah daerah dan target makro pembangunan Bali.

Terkait struktur pendapatan, Gubernur Koster menjelaskan bahwa pendapatan daerah dalam RAPBD Tahun Anggaran 2027 dirancang sebesar lebih dari Rp 5,7 triliun. Angka tersebut belum termasuk penerimaan dari pemerintah pusat berupa Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), serta pendapatan transfer antardaerah. Sementara itu, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan mencapai lebih dari Rp 4,5 triliun.

Menurutnya, proyeksi PAD tersebut telah disusun dengan mempertimbangkan realisasi penerimaan selama tiga tahun terakhir, perkembangan kondisi perekonomian, pemutakhiran basis data wajib pajak dan wajib retribusi, serta pemetaan potensi riil dari setiap sumber pendapatan daerah. Dalam upaya mencapai target tersebut, Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen untuk tidak menjadikan peningkatan beban pajak dan retribusi sebagai langkah utama, melainkan mengutamakan perluasan basis penerimaan, peningkatan kepatuhan, dan optimalisasi potensi pendapatan yang belum tergarap.

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali: Dana Transfer Pusat Tetap Krusial untuk Fiskal Daerah

Dari sisi belanja daerah, RAPBD 2027 disusun dengan memprioritaskan pemenuhan belanja wajib (mandatory spending), peningkatan kualitas pelayanan publik, serta program-program yang memberikan dampak ekonomi jangka panjang. Dukungan terhadap pembangunan tidak hanya dialokasikan melalui belanja modal, tetapi juga melalui skema belanja lainnya, termasuk hibah dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK).

Pada sektor pendidikan, Gubernur Koster menjelaskan bahwa pengalokasian anggaran tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi pembayaran gaji dan tunjangan guru serta tenaga kependidikan, pembangunan ruang kelas baru dan unit sekolah baru, operasional satuan pendidikan, serta dukungan terhadap kegiatan kepemudaan dan olahraga.

Sementara itu, pada sektor kesehatan, Gubernur Koster sependapat dengan pandangan fraksi mengenai pentingnya memperkuat pelayanan yang berorientasi pada upaya promotif dan preventif. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mengurangi beban biaya pelayanan kuratif atau pengobatan.

Berkaitan dengan penguatan desa adat, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas perhatian fraksi-fraksi terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa adat dan pengembangan ekonomi desa adat melalui Baga Utsaha Padruwen Desa Adat (BUPDA). Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bali telah memberikan arahan penggunaan dana hibah sebesar Rp 300 juta per desa adat untuk mendukung tiga aspek utama, yakni Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan. Namun, pengaturan teknis penggunaannya tetap diserahkan kepada masing-masing desa adat sebagai bentuk penghormatan terhadap otonomi desa adat.

“Penjabaran detailnya kita serahkan pada desa adat sebagai penghormatan terhadap otonomi desa adat,” ujar Gubernur Koster.

Selain menanggapi substansi RAPBD, Gubernur Koster juga memberikan perhatian terhadap sejumlah persoalan strategis yang disampaikan fraksi-fraksi, salah satunya antrean bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi di Bali beberapa waktu lalu. Ia sependapat bahwa kejadian tersebut harus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi gangguan pasokan dan distribusi kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga  DPRD Badung Gelar Rapat Paripurna PU Fraksi dan Japem terhadap Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024

“Ke depan, kita harus memperkuat koordinasi dengan pihak-pihak terkait supaya kejadian ini tidak terulang kembali,” tegasnya.

Pada sektor transportasi, Gubernur Koster menyambut baik masukan fraksi-fraksi mengenai perlunya optimalisasi anggaran untuk mempercepat integrasi moda transportasi publik, menangani titik-titik krusial kemacetan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor. Berbagai masukan tersebut menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kualitas sistem transportasi dan mobilitas masyarakat Bali.

Mengenai kebijakan pengupahan, Gubernur Koster mengungkapkan bahwa pihaknya telah menugaskan tim untuk melakukan kajian komprehensif terkait penetapan upah minimum tenaga kerja. Kajian tersebut dilakukan dengan mengombinasikan berbagai parameter pengupahan dan parameter Kebutuhan Hidup Layak (KHL), sehingga diharapkan dapat menghasilkan besaran upah minimum yang lebih baik bagi pekerja dengan tetap mempertimbangkan kemampuan serta keberlanjutan dunia usaha.

Melalui jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi tersebut, Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk mengakomodasi masukan konstruktif DPRD dalam penyempurnaan RAPBD Semesta Berencana Tahun Anggaran 2027. Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD diharapkan dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang efektif, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali

Published

on

By

Prajurit Kodam IX/Udayana Perbaiki Pagar Saluran Air Antisipasi Cuaca Ekstrem di Bali
PERBAIKAN: Prajurit TNI Kodam IX Udayana saat melakukan perbaikan pagar saluran air mengantisipasi cuaca ekstrem ke depan. (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Provinsi Bali sejak Minggu (1/11/2026) mengakibatkan sejumlah bencana alam di berbagai daerah. Bencana tanah longsor dan pohon tumbang dilaporkan terjadi di Kabupaten Karangasem, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, dan Badung, bahkan berdampak terhadap keselamatan warga serta aktivitas masyarakat.

Menyikapi kondisi tersebut, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa segera mengerahkan satuan jajaran Kodam IX/Udayana, khususnya Kodim di wilayah terdampak, untuk bergerak cepat melakukan penanganan bencana. Pangdam menekankan agar seluruh satuan kewilayahan senantiasa tanggap terhadap perkembangan situasi, berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, serta mengutamakan keselamatan masyarakat dalam setiap langkah penanganan.

Menindaklanjuti perintah tersebut, prajurit TNI AD jajaran Kodam IX/Udayana langsung bergerak bersama pemerintah daerah, BPBD, Polri, relawan, dan masyarakat untuk menangani dampak bencana di sejumlah wilayah. Upaya tanggap darurat dilakukan melalui pembersihan material longsor, evakuasi pohon tumbang, pengamanan lokasi rawan bencana, hingga pemulihan akses jalan yang terdampak agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan aman.

Dalam pelaksanaannya, para prajurit bersama unsur terkait turut membantu memastikan kondisi lingkungan di sekitar lokasi bencana tetap aman, sekaligus mendukung kelancaran proses penanganan dan evakuasi. Kehadiran personel di lapangan juga menjadi bagian dari upaya mengantisipasi risiko lanjutan akibat kondisi cuaca yang masih berpotensi membahayakan masyarakat.

Langkah cepat tersebut merupakan wujud nyata kehadiran TNI AD di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi darurat akibat bencana alam. Sinergi lintas instansi yang didukung semangat gotong royong menjadi kekuatan penting dalam mempercepat penanganan dampak bencana, meminimalkan risiko, serta meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah.

Baca Juga  <strong>Gubernur Koster Tutup FSBJ V Tahun 2023</strong>

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menjelaskan bahwa pengerahan prajurit jajaran Kodam IX/Udayana merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah daerah menanggulangi bencana alam, mulai dari tahap tanggap darurat hingga pemulihan kondisi wilayah.

“Pangdam IX/Udayana telah memerintahkan seluruh satuan jajaran, khususnya Kodim di wilayah terdampak, untuk senantiasa siaga dan bergerak cepat membantu masyarakat. Penanganan dilaksanakan secara terpadu melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh instansi terkait, dengan prioritas utama keselamatan warga,” ungkap Kapendam.

Lebih lanjut, Kapendam menegaskan bahwa kehadiran Babinsa dan satuan kewilayahan tidak hanya difokuskan pada penanganan dampak fisik bencana, tetapi juga memastikan kondisi masyarakat tetap aman, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan.

Kapendam juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, terutama saat terjadi hujan deras disertai angin kencang. Masyarakat diharapkan menghindari kawasan rawan longsor, lereng perbukitan, serta area yang berpotensi tertimpa pohon tumbang dan segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan kondisi yang membahayakan.

Kodam IX/Udayana akan terus mengoptimalkan kesiapsiagaan satuan jajaran serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menghadapi perkembangan situasi di lapangan. Hal ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk selalu hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan wilayah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pimpin Rapat Terbatas, Presiden Prabowo Bahas Stabilitas Ekonomi hingga Efisiensi APBN

Published

on

By

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bersama Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka
RATAS: Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 3 November 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 3 November 2026. Rapat tersebut membahas perkembangan terkini perekonomian nasional, mulai dari inflasi, penguatan sektor manufaktur, arus modal asing, hingga pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjelang akhir tahun.

Dalam keterangan pers seusai rapat, Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa kondisi perekonomian Indonesia masih menunjukkan perkembangan positif. Hal ini tercermin dari inflasi yang tetap berada dalam kisaran sasaran pemerintah serta meningkatnya aktivitas sektor manufaktur nasional.

“Kita tadi menyampaikan kepada Bapak Presiden mengenai perkembangan ekonomi terkini. Kemarin kan keluar data rilis dari BPS mengenai inflasi 3,23 persen itu di dalam range yang memang menjadi sasaran target dari inflasi Indonesia. Jadi ini on track inflasinya,” ujar Suahasil kepada para awak media usai pertemuan.

Ia menjelaskan, pemerintah menetapkan sasaran inflasi sebesar 2,5 persen dengan toleransi plus minus 1 persen, atau berada pada rentang 1,5 hingga 3,5 persen. Dengan demikian, inflasi sebesar 3,23 persen masih sesuai dengan proyeksi dan target pengendalian harga yang telah ditetapkan.

“1,5 persen sampai dengan 3,5 persen angka inflasi kita kemarin 3,2 persen artinya itu di dalam range yang memang kita bayangkan sejak kita melakukan estimasi atas perekonomian Indonesia itu yang kita sebut dengan on track,” ungkapnya.

Selain inflasi, Presiden Prabowo juga menerima laporan mengenai perkembangan Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia yang menunjukkan tren penguatan pada Oktober 2026. Suahasil mengungkapkan bahwa indeks PMI meningkat dari kisaran 52 menjadi 54.

“Jadi meningkat, ini menunjukkan bahwa para pengusaha kita membayangkan bahwa akan ada peningkatan permintaan karena itu pengusaha mulai siap-siap untuk meningkatkan produksi dengan membeli input lebih banyak,” jelasnya.

Baca Juga  Buka Rakerprov KONI Bali 2026, Gubernur Koster Minta Fokus Porprov dan Berjuang Rebut Posisi Kelima PON

Dalam rapat tersebut, pemerintah turut mencermati perkembangan arus modal asing yang masuk ke pasar keuangan domestik. Suahasil melaporkan bahwa aliran modal asing masih tercatat masuk melalui instrumen Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Sedangkan terkait pengelolaan keuangan negara, Suahasil melaporkan kepada Presiden Prabowo bahwa realisasi pendapatan dan belanja APBN hingga penutupan Oktober 2026 masih berjalan sesuai rencana. Meski demikian, pemerintah menghadapi agenda besar dalam dua bulan terakhir tahun anggaran, terutama untuk mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus memastikan pelaksanaan belanja pemerintah berjalan efektif.

“Kemudian saya juga tadi sempat melaporkan APBN untuk tutup bulan Oktober dimana semuanya on track untuk pendapatan dan belanja. Dan kira-kira untuk pendapatan negara kami harus mengumpulkan lagi November-Desember ini sekitar 600 triliun lebih dan untuk belanja negara masih sekitar 990 triliun akan dibelanjakan,” kata Suahasil.

Presiden Prabowo pun secara khusus memberikan arahan agar seluruh kementerian dan lembaga tetap menjaga efisiensi belanja negara, meskipun penyerapan anggaran biasanya meningkat menjelang akhir tahun. Suahasil menegaskan, percepatan realisasi anggaran tetap diperbolehkan sepanjang dilaksanakan dengan tata kelola yang baik dan menghasilkan keluaran sesuai target yang telah direncanakan.

“Dua bulan terakhir seperti biasa namanya operasi APBN itu kalau di akhir tahun biasanya itu ngegas lebih cepat, lebih besar itu silahkan tetapi harus tetap efisien. Harus tetap dalam tata kelola yang baik dan tentu harus dilakukan sesuai dengan target output yang dicanangkan ketika meminta anggaran tersebut,” tegasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Jembrana Creative Festival 2026, Kolaborasi Lolot x Bagus Wirata Bikin Main Stage Benar-benar Pecah

Published

on

By

Kemeriahan Main Stage Hari Kedua Jembrana Creative Festival Senin 2 November
Kemeriahan di main stage hari kedua Jembrana Creative Festival, Senin (2/11). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Hari kedua Jembrana Creative Festival berlangsung semakin meriah dengan berbagai rangkaian aktivitas dan hiburan yang tersebar di beberapa area festival. Setiap panggung menghadirkan pengalaman berbeda yang menyuguhkan kreativitas, hiburan, serta ruang ekspresi bagi komunitas dan masyarakat.

Di area Red Zone 18+, pengunjung disuguhkan aktivitas live cooking yang menghadirkan keseruan memasak secara langsung, penampilan mixology yang memadukan kreativitas, keterampilan, dan atraksi meracik minuman penuh gaya, dilanjutkan dengan penampilan DJ Erik yang menambah semarak suasana melalui alunan musik dan irama yang energik.

Sementara itu, Community Stage menjadi ruang bagi komunitas untuk menunjukkan kreativitas dan bakatnya. Berbagai penampilan turut memeriahkan area ini, mulai dari stand up comedy, penampilan Jembrana Drum Community, hingga Sunaren yang menghadirkan kegiatan lomba sketsa ogoh-ogoh sebagai bentuk apresiasi terhadap seni dan kreativitas generasi muda.

Tidak kalah meriah, Main Stage menjadi pusat ledakan energi pada hari kedua Jembrana Creative Festival. Penampilan berbagai grup musik lokal maupun luar daerah sukses membakar semangat penonton. Suasana semakin menggila saat Jangar naik ke panggung menimbulkan crowd yang pecah dan disusul penampilan yang paling ditunggu-tunggu, Lolot x Bagus Wirata. Kolaborasi keduanya sukses membuat Main Stage benar-benar pecah! Ribuan energi seolah menyatu dalam lantunan musik, suara penonton yang ikut bernyanyi, hingga sorak sorai yang menggema memenuhi area festival. Dari awal hingga akhir penampilan, atmosfer semakin panas, penuh euforia, dan membuat pengunjung larut dalam kemeriahan malam Jembrana Creative Festival.

Untuk menutup rangkaian penampilan di Main Stage, suasana yang sebelumnya penuh energi dan membara perlahan beralih menjadi lebih santai dan enjoy. Pemoeda Soeka Karokoe hadir sebagai penampil pamungkas yang mengajak pengunjung menikmati alunan musik dengan nuansa yang lebih rileks, hangat, dan penuh kebersamaan. Setelah dibuat bergemuruh oleh penampilan sebelumnya, pengunjung diajak menikmati suasana malam dengan bernyanyi bersama dan larut dalam irama musik yang menyenangkan. Sebuah penutup yang pas untuk mengakhiri keseruan hari kedua Jembrana Creative Festival! (gs/bi)

Baca Juga  <strong>Gubernur Koster Tutup FSBJ V Tahun 2023</strong>

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca