Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Gubernur Koster Support Pertina Bali, Siapkan Lahan 25 Are Jadi Pusat Pengembangan Olahraga Tinju

BALIILU Tayang

:

de
Gubernur Bali Wayan Koster dan Ketua Pertina Bali Made Muliawan Arya

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster memberikan dukungan penuh kepada Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Provinsi Bali sebagai upaya untuk mencetak kembali bibit-bibit atlet boxing yang diharapkan mampu berprestasi di kancah nasional dan dunia.

Dukungan yang diberikan kepada orang nomor satu di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali ini, berupa penggunaan lahan 25 are milik Pemprov Bali yang nantinya bisa digunakan sebagai pusat pengembangan olahraga tinju sekaligus mengintegrasikan antara sport science dan sport tourism di Pulau Dewata yang sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya di bidang pariwisata. Mengingat Bali telah menjadi daya tarik wisatawan domestik dan mancanegara, sehingga perlu nantinya pariwisata ini dipertemukan dalam suatu event olahraga. 

“Persatuan Tinju di Provinsi Bali ini akan saya dukung penuh dan saya sudah panggil Bagian Aset Pemprov Bali untuk menyiapkan lahan 25 are di Penatih, Denpasar Timur. Tidak hanya mensupport lahan, ke depan saya juga akan mensupport pengembangan olahraga ini dari hulu sampai hilir,” ujarnya dalam acara Pelantikan Pengurus Provinsi Pertina Bali Periode 2021-2025 dihadapan Ketua DPRD Bali yang sekaligus menjadi Dewan Pembina Pertina Provinsi Bali, Nyoman Adi Wiryatama, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua Umum Persatuan Tinju Amatir Indonesia, Mayor Jenderal (Purn) Komaruddin Simanjuntak, Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi, dan Ketua Pertina Provinsi Bali periode 2021-2025, Made Muliawan Arya, Sabtu (Saniscara, Pon Dungulan) tanggal 17 April 2021 di Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar yang disambut tepuk tangan.

Wayan Koster mengungkapkan, sudah lama ia memimpikan agar olahraga tinju kembali berjaya dan membawa nama Bali di kancah nasional hingga internasional. “Karena saat saya masih kecil, saya ingat olahraga tinju di Bali sempat berjaya di era Bapak Adi Swandana dan setelah itu puluhan tahun olahraga ini tidak pernah kedengaran lagi prestasinya,” ceritanya.

Baca Juga  Gubernur Koster Paparkan Keunikan Geopark Batur Dihadapan Tim Assessor UNESCO Global Geopark
Foto bersama saat Gubernur Koster hadiri pelantikan Ketua Pertina Bali Made Muliawan Arya

Untuk itu, Gubernur Koster yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini berharap Persatuan Tinju Amatir Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Made Muliawan Arya atau dikenal dengan sapaan De Gadjah bisa membawa olahraga yang menggunakan kekuatan pukulan ini kembali berjaya hingga bisa mencapai puncak prestasinya. Karena Bali menurutnya memiliki potensi di bidang olahraga, termasuk tinju. “Sehingga sekali lagi saya katakan, saya sangat mendukung keberadaan olahraga tinju ini, semoga di tangan De Gadjah bisa membawa nama tinju Bali dan Indonesia ke mata dunia,” ujar Koster dengan memberikan nada semangat kepada De Gadjah seraya menyampaikan selamat atas dipilih sebagai Manajer Timnas Tinju di Pusat.

Sementara itu, Ketua Pertina Provinsi Bali, Made Muliawan Arya mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Koster yang telah mensupport penuh Pertina Provinsi Bali. Termasuk memfasilitasi acara pelantikan ini dengan memberikan Rapid Tes Antigen secara gratis guna mencegah penyebaran Covid-19 selama acara pelantikan berlangsung.

Made Muliawan Arya juga berharap komunikasi dan kerjasama yang baik agar terus terjalin, sehingga kita bisa mengeliatkan kembali tinju di Bali. Apalagi atlet tinju di Bali, disebutkannya akan ada yang berlaga di PON dan bergabung di Pelatnas. “Semoga mereka bisa membanggakan nama Bali dan Indonesia,” doanya sembari memberikan Ketua Umum Pertina Indonesia, Mayor Jenderal (Purn) Komaruddin Simanjuntak cinderamata berupa Kain Tenun Endek Bali.

Sedangkan Ketua Umum Pertina Indonesia, Mayor Jenderal (Purn) Komaruddin Simanjuntak dalam sambutannya mengatakan Pertina Bali harus mampu menunjukkan kemampuan dan semangat berprestasi dengan selalu membawa nama merah putih. 

“Saya harap Pertina Bali bisa mewujudkan visi saya dengan mengembalikan marwah Pertina ke masa kejayaannya di era 70 sampai 80-an dengan cara membenahi organisasi, memberikan seorang atlet sarana dan prasarana latihan, memberlakukan program pembinaan anak usia dini, meningkatkan frekuensi bertanding, dan membangun sport science,” tegasnya sambil mengingatkan jangan jago berkelahi di jalanan, namun jadilah kesatria di dalam dan di luar ring.

Baca Juga  Gubernur Koster Serahkan Bantuan Gotong-royong Rp 129 Juta untuk Pemulihan SDN 5 Banjar Pasca Banjir Bandang

Di sisi lain, Mayor Jenderal (Purn) Komaruddin Simanjuntak juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur Wayan Koster yang telah memperhatikan Pertina Provinsi Bali dengan memberikan sebidang tanah untuk sport science. “Semoga nantinya sport science ini bisa terwujud di Bali dan mampu memicu Pelatnas berlatih di Bali, sekaligus menjadi sport tourism. Kalau jual nama Bali, petinju manapun akan suka berlatih hingga bisa berbulan bulan latihan di Bali,” pungkasnya. (*/gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Kalahkan Dinas PUPRKIM, Disdikpora Bali Juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV

Published

on

By

Tim Disdikpora Bali juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV usai mengalahkan Tim Dinas PUPRKIM Bali di Lapangan GOR Ngurah Rai, Denpasar.
JUARA: Tim Disdikpora Bali berhasil menjadi juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV setelah mengalahkan Tim Dinas PUPRKIM Bali pada pertandingan final yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Gelanggang Olahraga (GOR) Ngurah Rai, Denpasar, Senin (3/8) sore. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Tim Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali berhasil menjadi juara Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV. Gelar tersebut diraih setelah Disdikpora mengalahkan Tim Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRKIM) Provinsi Bali pada pertandingan final yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Gelanggang Olahraga (GOR) Ngurah Rai, Denpasar, Senin (3/8) sore.

Disdikpora memastikan kemenangan melalui pertandingan yang berlangsung dramatis. PUPRKIM lebih dahulu unggul lewat satu gol pada babak pertama. Disdikpora kemudian memberikan perlawanan sengit hingga berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1–1 menjelang berakhirnya babak kedua dan memaksa pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu. Pada perpanjangan waktu kedua, Disdikpora berhasil mencetak gol kemenangan sekaligus memastikan gelar juara. Sementara itu, PUPRKIM harus puas finis sebagai runner-up, disusul Tim BPBD Provinsi Bali di posisi ketiga.

Selain memperoleh trofi, tim juara I, II, dan III juga menerima hadiah uang tunai yang merupakan pemberian pribadi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta. Juara I menerima hadiah sebesar Rp15 juta, juara II Rp10 juta, dan juara III Rp5 juta. Trofi dan hadiah diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Final Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV juga dimeriahkan executive match yang mempertemukan Tim Jersey Merah melawan Tim Jersey Putih. Tim Jersey Merah yang dikomandoi Sekda Dewa Made Indra tampil dominan dan menang telak dengan skor 8–0.

Kompetisi ini telah berlangsung sejak 27 Juli 2026. Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Pegawai (PSP) Pemprov Bali, sekaligus Ketua Panitia Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV, I Kadek Adi Mahendra, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta meningkatkan keakraban dan soliditas antar pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.

Baca Juga  Lawan Produk Impor, Gubernur Koster Perjuangkan Produk Lokal Saat Berbicara BRIDA Dihadapan Gubernur Se-Indonesia

Kompetisi tersebut diikuti 30 organisasi perangkat daerah (OPD), meningkat dibandingkan tahun lalu yang diikuti 27 OPD. Pertandingan digelar selama delapan hari pada sore hari agar tidak mengganggu jam kerja maupun pelayanan kepada masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Terpilih secara Aklamasi, Surya Kurniawan Pimpin Perpani Badung Periode 2026-2030

Antarkan Panahan Badung Kembali Berdiri di Podium Tertinggi Porprov Bali 2027

Loading

Published

on

By

Dr. I Gede Surya Kurniawan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Perpani Badung periode 2026-2030 dalam Muskab di Ruang Gosana II, Gedung DPRD Badung, Sabtu (1/8).
AKLAMASI: Dr. I Gede Surya Kurniawan, S.STP., M.Si terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Perpani Badung periode 2026–2030, dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung di Ruang Gosana II, Gedung DPRD Badung, Sabtu (1/8). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Badung memasang target tinggi setelah memilih Dr. I Gede Surya Kurniawan, S.STP., M.Si sebagai ketua baru periode 2026–2030. Terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung di Ruang Gosana II, Gedung DPRD Badung, Sabtu (1/8), Surya langsung dihadapkan pada misi besar mengembalikan dominasi Badung di ajang Porprov Bali 2027.

Muskab tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum mengevaluasi capaian organisasi sekaligus menyusun strategi pembinaan atlet menuju pesta olahraga provinsi yang akan digelar di Kabupaten Buleleng.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua III KONI Badung I Wayan Sukerta mewakili Ketua Umum KONI Badung, Wakil Ketua II Bidang Prestasi Pengprov Perpani Bali I Ketut Teneng, jajaran pengurus Perpani Badung, perwakilan klub panahan, serta pengurus KONI Badung.

Dalam sambutan Ketua Umum KONI Badung yang dibacakan I Wayan Sukerta, ditegaskan bahwa kepengurusan baru harus mampu menjadikan hasil evaluasi sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet.

Menurutnya, target Perpani Badung tidak cukup hanya mengirim atlet ke Porprov, tetapi wajib menghadirkan atlet-atlet yang siap bersaing memperebutkan medali emas. Apalagi pada Porprov Bali 2025 lalu Badung harus puas finis di posisi kedua dengan raihan empat medali emas, sembilan perak, dan lima perunggu.

“Target kami jelas, Perpani Badung harus kembali memburu gelar juara umum. Atlet yang diturunkan harus benar-benar siap bertanding dan mampu menghasilkan medali emas,” tegasnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua II Bidang Prestasi Pengprov Perpani Bali I Ketut Teneng menilai fondasi prestasi panahan Badung sudah cukup baik. Namun, ia mengingatkan masih banyak pekerjaan rumah untuk mengembalikan posisi Badung sebagai kekuatan utama panahan Bali.

Baca Juga  Pisah Sambut Kajati Bali, Gubernur Koster: Harmoni dan Sinergitas Antar-Lembaga harus Terus Dijaga

Dalam waktu dekat, kata Teneng, atlet Badung akan menghadapi Kejuaraan Provinsi dan Kejuaraan Nasional Panahan Senior yang menjadi ajang penting mengukur kualitas sekaligus mematangkan persiapan menuju Porprov.

Usai sidang pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, tujuh klub panahan yang memiliki hak suara, yakni SAC, BCA, MGA, Bintang Berlian, MAB, Arsa, dan Gandawa, secara bulat menerima laporan kepengurusan lama sekaligus menetapkan I Gede Surya Kurniawan sebagai Ketua Perpani Badung periode 2026–2030 melalui mekanisme aklamasi.

Surya Kurniawan menegaskan kepengurusan yang akan dibentuk segera difokuskan pada percepatan program pembinaan atlet. Ia bersama tim formatur yang melibatkan unsur Pengprov, pengurus sebelumnya, dan perwakilan klub akan menyusun struktur organisasi agar program persiapan Porprov dapat langsung berjalan.

Sekretaris DPRD Badung itu mengakui waktu menuju Porprov Bali 2027 sudah semakin singkat. Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus, pelatih, atlet, hingga orang tua atlet bersatu membangun ekosistem pembinaan yang solid.

“Fokus utama kami adalah meningkatkan prestasi atlet. Waktu menuju Porprov sangat terbatas sehingga seluruh elemen harus bergerak bersama agar Badung kembali menjadi kekuatan utama panahan Bali,” ujarnya.

Dengan kepemimpinan baru dan target yang dipasang cukup tinggi, Perpani Badung kini memasuki fase pembuktian. Ukuran keberhasilan tidak lagi sebatas sukses menggelar organisasi, melainkan mampu mengantarkan panahan Badung kembali berdiri di podium tertinggi Porprov Bali 2027. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Bupati Adi Arnawa Buka Rip Curl Cup Ke-23, Dorong “Sport Tourism” Badung

Published

on

By

Bupati Badung Adi Arnawa membuka kompetisi selancar internasional Rip Curl Cup Padang Padang Ke-23 di Pantai Padang Padang, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Sabtu (1/8).
BUKA KOMPETISI: Bupati Wayan Adi Arnawa membuka kompetisi selancar internasional Rip Curl Cup Padang Padang Ke-23 di Pantai Padang Padang (Labuan Sait), Desa Pecatu, Kuta Selatan, Sabtu (1/8). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, secara resmi membuka kompetisi selancar internasional Rip Curl Cup Padang Padang Ke-23 di Pantai Padang Padang (Labuan Sait), Desa Pecatu, Kuta Selatan, Sabtu (1/8). Pembukaan ajang tahunan ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Badung.

Acara dihadiri Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Camat Kuta Selatan Kadek Laksana, Perbekel Pecatu I Made Karyana Yadnya, Pengelola Kawasan Labuan Sait Made Wijana, perwakilan Padang Padang Boardriders, serta manajemen Rip Curl. Kompetisi yang mempertemukan 12 peselancar top Indonesia dan 12 peselancar dunia ini berlangsung 1–31 Agustus 2026.

Bupati Adi Arnawa mengapresiasi konsistensi Rip Curl dalam menggelar kejuaraan dunia ini. “Kegiatan hari ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan sekaligus sebagai sarana promosi sport tourism yang sangat efektif bagi Kabupaten Badung dan Bali secara umum,” ungkap Bupati Badung.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah mengatasi kemacetan dan mendukung Event Internasional, Pemkab Badung kini tengah membangun akses jalan baru sepanjang 10 kilometer dengan lebar 24 meter dari Labuan Sait menuju Jimbaran.

“Ini bentuk komitmen saya selaku Bupati dalam mengatasi kemacetan di seputaran Labuan Sait, saat ini kami sedang membangun jalan dari Labuan Sait menuju Jimbaran sepanjang 10 kilometer dengan lebar 24 meter. Mudah-mudahan pada kejuaraan ke-24 tahun depan, aksesnya akan jauh lebih tertib, nyaman, dan aman,” ujar Adi Arnawa.

Guna menjaga kelestarian lingkungan, Bupati juga mengimbau semua pihak menjaga kebersihan pantai. “Mari kita jaga Bali ini dari sampah plastik,” tegasnya. Bupati optimistis momen high season dan event global ini mampu menggenjot kunjungan wisatawan hingga akhir tahun.

Baca Juga  DPRD Bali Sampaikan Raperda Inisiatif Dewan Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah

Sementara itu, General Manager Rip Curl, James Hendy, berterima kasih kepada Pemkab Badung, tokoh masyarakat, dan Padang Padang Boardriders. Ia menjelaskan, ajang ini bertujuan memberikan panggung bagi peselancar lokal untuk bersaing di level internasional.

“Alasan kami memulai event ini adalah untuk menonjolkan talenta selancar lokal Indonesia. Banyak peselancar terbaik dunia sebenarnya tinggal di sini, tetapi dulunya bakat mereka tidak terlihat oleh dunia luar. Melalui ajang ini, kami menghadirkan peselancar internasional untuk membantu mengangkat profil peselancar Indonesia ke panggung global,” ungkap James Hendy.

Hendy menambahkan, sejarah mencatat jumlah peselancar Indonesia yang menjuarai Rip Curl Cup justru lebih banyak dibandingkan peselancar internasional, membuktikan kualitas luar biasa atlet lokal.

Jadwal tanding menggunakan sistem It’s On When It’s On yang hanya dimulai saat kondisi ombak mencapai kualitas terbaik. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca