Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Resmikan Pompa Hydram Subak Nyampuan Didampingi Pangdam IX/Udayana dan Bupati Tabanan

BALIILU Tayang

:

Gubernur Bali Wayan Koster saat melepas ikan di sungai. (Foto: Ist)

Tabanan, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster bersama Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Sonny Aprianto dan Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya meresmikan Bendungan Pompa Hydram di Subak Nyampuan, Desa Tangguntiti, Selemadeg Timur, Tabanan, pada Rahina Purnama Sasih Kesanga, Selasa (Anggara Paing Bala) 15 Pebruari 2022.

Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya menyatakan Kabupaten Tabanan merupakan salah satu Kabupaten di Bali yang terkuat dalam pengelolaan sektor pertanian, yang terkenal sebagai produsen beras terbanyak dengan berbagai varian diantaranya beras putih, beras merah, beras hitam maupun beras kuning, serta tentunya dengan mutu yang berkualitas.

Namun dalam perkembangannya, seperti yang dilaporkan oleh Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya bahwa pertanian di Tabanan menghadapi beberapa kendala seperti kekeringan, khususnya pada musim kemarau. Sehingga berimbas pada hasil produksi yang semakin menurun. Hampir seluas 240 Hektare lahan petani mengalami kesulitan air, hanya mampu bercocok tanam padi 1 kali pada periode bulan Oktober – Maret, selebihnya hanya menanam komoditi palawija.

Menanggapi hal tersebutlah, Gubernur Bali jebolan ITB ini menyatakan perlunya sinergi yang kuat antarseluruh pemangku kepentingan, mulai dari pusat, provinsi hingga kabupaten untuk menanggulanginya.

Sehingga keberadaan Pompa Hydram mampu mengatasi permasalahan yang selama ini tidak terpecahkan. “Ini benar – benar program riil, bisa menyasar permasalahan dasar pertanian di Tabanan selama ini. Kita semua patut mendukungnya, semoga bisa mengangkat potensi produksi pertanian di daerah ini. Karena itu, saya memberikan apresiasi yang setinggi – tingginya atas program yang diselenggarakan oleh Pangdam IX/Udayana,” jelas Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Dari sekitar 240 Ha lahan yang mengalami kesulitan air, hampir 160 Ha dipastikan akan mendapatkan pasokan air yang cukup dengan keberadaan Pompa Hydram tersebut. Jika selama ini hanya mampu sekali panen dalam waktu setahun, dengan asumsi per 1 Ha menghasilkan 10 ton gabah. Ke depan kata Wayan Koster, peningkatan hasil produksi bisa diraih, apabila para petani mampu bercocok tanam padi 2 kali dalam setahun.

Baca Juga  HUT Ke-67 Provinsi Bali, Gubernur Koster Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Bali Era Baru

Mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini menyatakan akan memberikan dukungan pendanaan yang bersumber dari APBD, fasilitasi anggaran dari Pemerintah Pusat melalui Kementrian terkait, maupun pendanaan yang berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR). Karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. “Kami bersama Pak Bupati wajib hukumnya mendukung melalui fasilitasi pendanaan yang tentunya langsung menyasar program ini. Nanti coba kami carikan format agar tidak melalui mekanisme, karena jika melalui APBD tentunya harus lewat tender. Kalau tender tentunya belum bisa dilaksanakan seperti ini oleh anggota Bapak Pangdam. Mungkin kita bisa manfaatkan pola hibah kepada TNI, sehingga bisa mendukung program ini, mungkin hibah CSR salah satunya,” tegas Gubernur Bali yang disambut tepuk tangan.

Dengan keterlibatan TNI dalam menciptakan program pembangunan Pompa Hydram, Gubernur Wayan Koster menyatakan banyak penghematan yang bisa dilakukan, baik itu waktu maupun biaya. Untuk itulah, Gubernur Bali berharap masyarakat setempat bisa memanfaatkan dan memelihara fasilitas tersebut dengan baik. “Jarak antara sumber air dan lahan yang memerlukan pengairan sekitar 2 Km, jika dihitung – hitung dengan memanfaatkan tenaga kerja umum dibiayai baik APBN/APBD tentu biayanya akan sangat besar sekali. Namun ketika program ini dilaksanakan oleh para prajurit TNI, ini sangat efisien, efisiensi  waktu, biaya dan tenaga, hingga akhirnya mampu menyelesaikan permasalahan yang begitu luas. Ini luar biasa, kendala lahan 160 Ha dapat teratasi. Sekali lagi kami sampaikan apresiasi,” pungkasnya.

Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Sonny Aprianto menjelaskan program yang diprakarsai Kementerian Pertanian RI dengan melibatkan personil TNI, merupakan salah satu bentuk program TNI untuk mengatasi permasalahan rakyat di sekitar wilayah yang dinaungi. “Inilah bukti kalau negara itu hadir untuk rakyat dengan mengatasi permasalahan – permasalahan yang ada,” ujar Mayjen TNI Sonny Aprianto.

Baca Juga  Buka PICA Fest 2025, Gubernur Koster Dukung Kreativitas Anak Muda dan Penguatan Budaya Lokal

Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Gubernur Bali, Wayan Koster dan Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Sonny Aprianto atas terwujudnya Bendungan Pompa Hydram di Subak Nyampuan. Apresiasi secara khusus pula diberikan kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali (Wayan Koster, red) ini, karena berjasa memfasilitasi distribusi pemasaran hasil produksi sektor pertanian di Kabupaten Tabanan yang selama ini juga menjadi kendala para petani.

Astungkara kemarin beberapa kali saya dipanggil bersama Bapak Sekda, dan Kepala Dinas Pertanian oleh Bapak Gubernur Bali, kami di Kabupaten Tabanan sangat berbahagia dan berbangga karena selama ini yang menjadi kendala di bidang pertanian Kabupaten Tabanan adalah di sektor pemasaran ini, yang kadang-kadang dipermainkan oleh pihak ketiga untuk harga pemasaran dan harga produksinya. Astungkara Bapak Gubernur kemarin mengajak Kami untuk bertemu dengan beberapa investor salah satu hotel yang memiliki 23 cabang hotel di Bali. Beliau yang memfasilitasi, sehingga harga beras stabilitasnya terjaga. Dalam prosesnya, beras produksi Kabupaten Tabanan akan dibeli oleh investor tersebut melalui Perusda untuk dikonsumsi di setiap hotel dan restaurant. Inilah yang membanggakan Kita buat masyarakat di Kabupaten Tabanan, khususnya yang bergerak di sektor pertanian,” pungkas Bupati Tabanan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Wagub Giri Prasta Hadiri Raker Bersama Komite I DPD RI

Mewujudkan Pelayanan Publik yang Prima serta Iklim Birokrasi yang Sehat, Penerapan Sistem Merit dan Manajemen Talenta adalah Kunci Utama

Loading

Published

on

By

Wagub Giri Prasta Bahas Sistem Merit ASN Bersama DPD RI
RAKER: Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menghadiri Rapat Kerja bersama Komite I DPD RI terkait Sinergi Penataan dan Pengembangan Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertempat di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (7/9/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menghadiri Rapat Kerja bersama Komite I DPD RI terkait Sinergi Penataan dan Pengembangan Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertempat di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (7/9/2026).

Wagub Giri Prasta menyampaikan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan fondasi utama penggerak roda birokrasi dan pelayanan publik. Seiring dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Pemerintah Provinsi Bali dituntut untuk mempercepat transformasi manajemen ASN menuju birokrasi yang profesional, kompeten, berintegritas, dan berkelas dunia.

“Kami menyadari betul bahwa untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima serta iklim birokrasi yang sehat, penerapan sistem merit dan manajemen talenta adalah kunci utama,” kata Giri Prasta.

“Melalui sistem ini, pengisian jabatan strategis dan pengembangan karier ASN benar-benar didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, kinerja, serta potensi, bukan atas dasar pertimbangan subjektif, KKN, maupun dinamika politik praktis,” jelasnya.

Kepala BKPSDM Provinsi Bali, I Wayan Budiasa, menyampaikan bahwa jumlah ASN Pemerintah Provinsi Bali per 1 Agustus 2026 mencapai 20.896 orang, yang terdiri atas 7.790 PNS, 9 CPNS, 9.247 PPPK, dan 3.850 PPPK Paruh Waktu.

Capaian indeks sistem merit Pemerintah Provinsi Bali mencapai 0,94 dengan Kategori IV (Sangat Baik). Capaian tersebut didorong oleh beberapa faktor, antara lain komitmen pimpinan dalam menerapkan kebijakan berbasis merit, kebijakan dan regulasi yang mendukung penerapan sistem merit, digitalisasi dan integrasi data kepegawaian, pengelolaan talenta ASN, serta penerapan manajemen kinerja yang optimal.

“Pemerintah Provinsi Bali telah memanfaatkan berbagai aplikasi untuk mendukung implementasi sistem merit dan manajemen talenta, antara lain SIMATA untuk pemetaan talenta dan talent pool, SIKEPO untuk pengelolaan kinerja ASN, KBS CORPU untuk manajemen pelatihan dan pembelajaran, Assessment Center untuk penilaian potensi dan perilaku, serta SIMPEG untuk manajemen data ASN,” kata Budiasa.

Baca Juga  Gubernur Koster Kembali Berikan Pemutihan Sanksi Administrasi PKB, Berlaku Mulai 4 April 2022

Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Satya Pratama, menyampaikan bahwa BKN telah menyediakan 15 kebijakan pro-karier ASN yang berorientasi pada percepatan layanan, pengembangan karier, peningkatan kesejahteraan, dan penguatan sistem merit. Melalui 15 kebijakan pro-karier ASN, penguatan layanan digital, dan sistem merit, diharapkan dapat dibangun manajemen ASN yang profesional, adaptif, humanis, dan berorientasi pada kinerja.

Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam, menyampaikan bahwa penerapan sistem merit dan manajemen talenta di Provinsi Bali sudah sangat baik. Oleh sebab itu, Komite I DPD RI memandang perlu untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penerapan sistem merit dan manajemen talenta di Provinsi Bali guna mengidentifikasi berbagai tantangan sehingga praktik baik tersebut dapat diimplementasikan di daerah lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sehari Tak Pulang dari Ladang, Tim SAR Gabungan Temukan Pria 83 Tahun Dalam Kondisi Linglung

Published

on

By

Tim SAR gabungan saat melakukan operasi pencarian warga lanjut usia yang tidak kembali dari ladang di Mendoyo, Jembrana.
Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian warga lanjut usia tak kembali dari ladang. (Foto: Hms SAR)

Jembrana, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana melaksanakan operasi SAR terhadap seorang warga yang dilaporkan belum kembali dari ladang di Banjar Tibu Sambi, Desa Yeh Embang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Senin (7/9/2026).

Korban diketahui bernama Gusti Komang Suatra (83). Informasi kejadian tersebut diterima petugaa siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Senin (7/9/2026) pukul 07.30 WITA dari pelapor atas nama Komang Suartana, anggota Polsek Mendoyo. Berdasarkan informasi yang diterima, korban meninggalkan rumah pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 13.00 WITA dengan berpamitan kepada keluarga untuk pergi ke ladang. Namun, hingga Senin pagi korban belum juga kembali ke rumah. Keluarga bersama warga sekitar kemudian melakukan pencarian secara mandiri, namun hasilnya nihil.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar berkoordinasi dengan Polsek Mendoyo dan pihak keluarga korban. Pada pukul 08.00 WITA, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana yang terdiri dari tujuh personel bergerak menuju lokasi kejadian. Tim tiba di lokasi pada pukul 08.40 WITA.

Pencarian dimulai dengan menyisir area yang diperkirakan menjadi jalur korban menuju arah tenggara dari lokasi kejadian, seperti kesaksian warga yang sempat melihat korban. Pada pukul 09.30 WITA, tim SAR gabungan juga mengerahkan drone thermal untuk melakukan pemantauan dari udara di sekitar area ladang. Namun, dari hasil pemantauan tersebut korban belum berhasil ditemukan. Pencarian kembali dilanjutkan pada pukul 12.30 WITA dengan menyisir ke arah timur dari lokasi kejadian. Tim juga kembali melakukan pemantauan menggunakan drone thermal di sejumlah area yang dianggap berpotensi menjadi lokasi korban.

Baca Juga  Sejalan dengan Pusat, Menteri Bappenas Dukung Progam Pembangunan Bali Berkelanjutan Gubernur Koster

Sekitar pukul 14.00 WITA, tim SAR gabungan bergabung dengan warga yang melakukan pencarian secara tradisional menggunakan gamelan. Pencarian kemudian dilanjutkan menuju arah timur dari rumah korban. Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 15.40 WITA. Korban ditemukan oleh warga yang sedang memancing di sungai. “Sore hari ini korban yang dicari telah diketemukan, jaraknya kurang lebih 2 kilo meter dari rumah korban tersebut,” jelas Dewa Hendri Gunawan, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana. Saat ditemukan, Gusti Komang Suatra dalam kondisi linglung. “Identitas yang menemukan adalah Dewa Ketut Wila yang pas lokasinya di jurang di bawahnya ada sungai, di sana diketemukan, korban dalam keadaan selamat, sehat walaufiat,” imbuhnya. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa menuju rumah warga terdekat untuk mendapatkan penanganan awal. Setelah dilakukan koordinasi dengan perangkat desa dan keluarga, korban selanjutnya dibawa pulang ke rumah.

Unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi terdiri dari: Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Polsek Mendoyo, Sat Brimob Batalyon C Gilimanuk, Babinsa Yeh Embang Kangin, Bhabinkamtibmas Yeh Embang Kangin, Perangkat Desa Yeh Embang Kangin, serta pihak keluarga dan masyarakat sekitar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Korlantas Polri Imbau Masyarakat Waspada Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Published

on

By

Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Korlantas Polri mengimbau masyarakat yang berada di wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Sebaran abu vulkanik yang terbawa angin berpotensi berdampak pada kesehatan dan aktivitas masyarakat. Abu vulkanik dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan hingga gangguan pernapasan.

Selain berdampak pada kesehatan, abu vulkanik juga dapat mengganggu jarak pandang dan aktivitas transportasi. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian para pengguna jalan demi menjaga keselamatan dan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Dikutip dari website resmi Korlantas Polri, Korlantas Polri mengimbau masyarakat untuk melakukan sejumlah langkah antisipasi apabila terjadi hujan abu vulkanik, hal yang dilakukan adalah menggunakan masker, kacamata pelindung, tutup pintu serta jendela rumah, minum air putih yang cukup, dan mencuci tangan dan wajah setelah beraktivitas.

Korlantas Polri mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), BMKG, BPBD, dan instansi terkait serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Bagi masyarakat yang tetap harus berkendara di wilayah terdampak, Korlantas Polri mengimbau agar meningkatkan kewaspadaan, menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan jarak pandang, serta mengutamakan keselamatan.

Apabila terjadi kondisi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi layanan darurat atau petugas kepolisian terdekat guna mendapatkan bantuan.

Korlantas Polri mengajak seluruh masyarakat tetap tenang, waspada, dan bersama-sama menjaga keselamatan di tengah potensi dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Hukum Adat  dan Modern Menyatu di Bale Kertha Adhyaksa, Gubernur Koster Harap Cegah Persoalan Hukum di Bali
Lanjutkan Membaca