Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Hadiri Konkerprov PGRI Bali 2026, Ny. Putri Koster Dorong Guru Tingkatkan Kompetensi dan Wawasan

BALIILU Tayang

:

Putri Koster
BUKA KONKERPROV: Ibunda Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, saat membuka Konkerprov PGRI Provinsi Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Gedung Universitas Terbuka Denpasar, Jumat (29/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Ibunda Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mendorong para guru untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta memperkuat literasi di tengah derasnya arus informasi pada era digital saat ini.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) PGRI Provinsi Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Gedung Universitas Terbuka Denpasar, Jumat (29/5).

Menurut Ny. Putri Koster, guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan pola pikir generasi muda. Karena itu, kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kemampuan guru dalam mengembangkan diri serta mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Untuk menghasilkan generasi yang cerdas dan berkualitas, para guru harus terus membekali diri dengan ilmu pengetahuan, teknologi, serta wawasan dari berbagai sumber. Dengan bekal tersebut, kita akan mampu melahirkan generasi yang memiliki daya saing dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Selain peningkatan kompetensi, Ny. Putri Koster juga mengingatkan pentingnya kemampuan menyaring informasi secara bijak. Ia mengajak para guru untuk menjadi teladan dalam membangun budaya literasi dan berpikir kritis di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

“Sebagai masyarakat yang bijak, kita harus mampu memilah informasi dengan baik dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang belum jelas kebenarannya. Guru harus menjadi contoh dalam membangun budaya berpikir yang jernih, objektif, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh anggota PGRI Bali untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Bali yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Menurutnya, kesamaan visi dan misi antara organisasi profesi guru dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan yang sejalan dengan arah pembangunan Bali.

Baca Juga  Warga Desa Sulangai Antusias Sambut Gerakan Bersih Lingkungan

Sementara itu, Ketua PGRI Bali, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, mengajak seluruh insan pendidikan untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan budaya literasi.

Ia menyampaikan bahwa antusiasme guru dalam Sayembara Menulis “Goresan Pena untuk Bali Bersih” menunjukkan semakin kuatnya semangat literasi di kalangan pendidik. Tercatat sekitar 600 karya mengikuti sayembara tersebut dan telah dipilih 50 karya terbaik melalui proses kurasi.

Menurutnya, karya-karya tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran sekaligus menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kebersihan, kepedulian lingkungan, dan karakter positif kepada peserta didik.

Konkerprov PGRI Bali Tahun 2026 mengusung tema “Memperkuat Solidaritas dalam Mewujudkan Guru Bermutu, Indonesia Maju”. Kegiatan ini menjadi forum evaluasi program kerja organisasi sekaligus wadah menyamakan persepsi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Bali.

Selain Konkerprov, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian apresiasi kepada para pemenang Sayembara Guru Menulis “Goresan Pena untuk Bali Bersih” serta peluncuran Aplikasi Sedana PGRI, yaitu sistem elektronik pengelolaan dana dan iuran anggota PGRI Provinsi Bali berbasis digital yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan organisasi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA di Istana Élysée

Published

on

By

Presiden Prabowo
PERTEMUAN: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Paris, Francis, baliilu.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif dengan pembahasan yang berfokus pada penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Prancis di berbagai sektor prioritas.

Sebelumnya dalam pernyataan pers bersama Presiden Macron, Presiden Prabowo menyebutkan sejumlah isu strategis akan menjadi prioritas pembahasan. Termasuk diantaranya terkait pelaksanaan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia dan Uni Eropa (IEU-CEPA).

“Hari ini saya kira akan membahas beberapa isu-isu penting. Kerja sama di bidang pertahanan, energi bersih, pendidikan, research, dan pelaksanaan perjanjian Indonesia European Union CEPA. Kami terima kasih dukungan Presiden Macron untuk mempercepat perkembangan ini,” kata Presiden Prabowo.

Hubungan Indonesia dan Prancis, menurut Presiden Prabowo, saat ini berada pada fase terbaik sepanjang sejarah hubungan kedua negara. Kepala Negara pun menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kepemimpinan Presiden Macron dalam mendorong kemitraan yang makin erat antara kedua negara.

“Yang Mulia, hubungan Indonesia dan Prancis Berada di tingkat menurut saya yang terbaik selama ini. Kami terima kasih dan kami hormat dengan kepemimpinan Yang Mulia Presiden Macron,” ujar Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menilai bahwa Indonesia dan Prancis memiliki banyak kesamaan pandangan dalam menyikapi berbagai isu global dan kawasan. Menurut Presiden Prabowo, hubungan bilateral yang terus berkembang positif tidak terlepas dari dukungan langsung Presiden Macron dalam memperkuat kerja sama kedua negara.

“Dalam beberapa hal, Indonesia dan Prancis memiliki sikap yang sama, dan saat ini hubungan bilateral kita sangat baik. Ini tidak lain adalah karena dukungan langsung dari Presiden Macron. Di bidang pertahanan hubungan kita sangat baik, di bidang kerja sama sains dan teknologi juga sangat baik, di bidang pendidikan kita ingin lebih ditingkatkan lagi,” lanjutnya.

Baca Juga  Omzet Capai 2,719 Miliar, Ny. Putri Koster Tutup Pameran IKM Bali Bangkit Tahap VI 2022

Pertemuan bilateral tersebut menegaskan komitmen Indonesia dan Prancis untuk terus memperluas kerja sama yang saling menguntungkan, sekaligus memperkuat kontribusi kedua negara dalam menjaga stabilitas, perdamaian, dan kemajuan bersama di tengah dinamika global yang terus berkembang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

DWP Buleleng Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Keluarga Melalui Edukasi Alergi Anak

Published

on

By

dwp buleleng
EDUKASI: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng saat menghadirkan edukasi kesehatan mengenal alergi pada anak yang diadakan di Gedung PLUT, Jumat (29/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng menghadirkan edukasi kesehatan mengenal alergi pada anak sebagai upaya meningkatkan pengetahuan para ibu dalam menjaga kesehatan keluarga. Kegiatan sosialisasi yang diadakan di Gedung PLUT, Jumat (29/5) ini berlangsung interaktif dan mendapat antusias tinggi dari para peserta.

Ketua DWP Kabupaten Buleleng, Ny. Dewi Suyasa menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi memberikan pemahaman mengenai berbagai gejala alergi yang sering muncul pada anak. Gejala tersebut dapat berupa ruam merah dan gatal pada kulit, bersin serta hidung tersumbat, gangguan pencernaan seperti mual dan diare, hingga reaksi berat berupa anafilaksis yang memerlukan penanganan medis darurat.

“Kami harap melalui kegiatan ini, para anggota DWP Kabupaten Buleleng semakin memahami pentingnya edukasi kesehatan keluarga serta mampu menerapkan langkah pencegahan dan penanganan alergi anak secara tepat demi mendukung tumbuh kembang anak yang sehat dan optimal,” harapnya.

Sementara itu, Narasumber dr. I Gede Kade Dwi Dharma Kayika menjelaskan bahwa alergi pada anak merupakan kondisi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap zat tertentu yang sebenarnya tidak berbahaya atau disebut alergen. Kondisi ini umumnya dipengaruhi faktor genetik maupun lingkungan sekitar anak.

“Deteksi dini dan mengenali pemicu alergi menjadi langkah penting agar kondisi anak dapat ditangani dengan tepat dan tidak berkembang menjadi lebih serius,” jelas dr. Kade Dwi.

Beberapa jenis alergi yang paling umum terjadi pada anak di antaranya alergi makanan seperti susu sapi, telur, kacang-kacangan, gandum, hingga makanan laut. Selain itu, terdapat dermatitis atopik atau eksim yang ditandai kulit kering, kemerahan, dan gatal, alergi pernapasan akibat debu atau bulu hewan, serta asma alergi yang dapat menyebabkan sesak napas dan mengi.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Apresiasi Atas Partisipasi Teater Mandiri di FSBJ V

Dalam kesempatan itu juga, ia menekankan pentingnya orang tua memahami pola munculnya alergi pada anak dengan mengamati makanan maupun aktivitas yang memicu reaksi alergi. Orang tua dianjurkan berkonsultasi dengan dokter apabila gejala alergi sering muncul atau sulit dikenali penyebabnya.

“Selain pengobatan menggunakan antihistamin sesuai anjuran dokter, menjaga asupan gizi seimbang juga menjadi perhatian penting, khususnya bagi anak yang memiliki alergi makanan tertentu agar kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi secara optimal,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tiga Pendaki Gunung Batukaru yang Tersesat Berhasil Ditemukan

Published

on

By

pendaki Gunung Batukaru
DITEMUKAN: Tiga pendaki Gunung Batukaru yang tersesat berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Jumat, (29/5/2026) sekira pukul 11.00 Wita. (Foto: Hms SAR)

Tabanan, baliilu.com – Tiga pendaki Gunung Batukaru yang tersesat berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Jumat, (29/5/2026) sekira pukul 11.00 Wita. Ketiganya dilaporkan tersesat pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 Wita ketika hendak turun dari Gunung Batukaru.

Tiga pendaki masing masing Mario Luca WNI asal Karangasem (L/17), Taisiya Chernosvitova, WNA asal Rusia (L/18) dan Nazar Krasnoruski WNA asal Rusia (L/18). Ketiganya merupakan pelajar lulusan Sekolah Menengah Atas di salah satu sekolah internasional di Denpasar.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan yang memimpin jalannya Operasi SAR menerangkan, ketiga pendaki awalnya berangkat pada Kamis pagi, (28/5/2026) sekira pukul 09.00 Wita melalui jalur pendakian Pura Petali, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Ketiganya mulai turun sekitar pukul 15.00 Wita namun hingga pukul 20.00 Wita pendaki mengalami disorientasi dan tersesat.

“Kemarin salah satu pendaki sempat menghubungi pihak keluarga dan mengatakan dirinya tersesat. Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas,” imbuhnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) mengerahkan tujuh orang personel Pos SAR Buleleng dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan yang berada di lokasi.

“Tadi pukul 09.00 Wita Tim SAR gabungan mulai melaksanakan pendakian dari Posko Desa Karyasari untuk mencari korban, Pukul 11.00 Wita pendaki berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada koordinat (8°20’39.50″S – 115° 5’2.70″E) di ketinggian 1899 Mdpl,” lanjut Donny.

Ia menambahkan, saat ditemukan ketiga pendaki dalam kondisi stabil, semua pendaki kemudian dievakuasi turun menuju posko.

“Pukul 14.05 Wita ketiga pendaki sudah berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan menuju posko Desa Karyasari, ketiganya kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” tutup Donny.

Baca Juga  Omzet Capai 2,719 Miliar, Ny. Putri Koster Tutup Pameran IKM Bali Bangkit Tahap VI 2022

Operasi pencarian dan pertolongan turut melibatkan unsur SAR gabungan diantaranya, Basarnas Bali, Polres Tabanan, Polsek Pupuan, Brimob Batalion B Pelopor Mengwi, Koramil Pupuan, Camat Pupuan, Babinsa Desa Karyasari, Pemandu Lokal dan Masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca