Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tata Kelola Ekonomi Daerah Terbaik, Gubernur Koster Dianugerahi Tribun Bali Award, Dahlan: Kontribusi Mulia untuk Masyarakat

BALIILU Tayang

:

penghargaan koster
TERIMA PENGHARGAAN: Gubernur Bali Wayan Koster menerima penghargaan Tribun Bali Award 2026 kategori “Tata Kelola Ekonomi Daerah Terbaik” dari CEO Tribun Network, Dahlan Dahi, pada Jumat (Sukra Umanis, Warigadean) 29 Mei 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya, Kota Denpasar. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster di Pemerintah Provinsi Bali pada periode II tahun 2026 dianugerahi penghargaan Tribun Bali Award 2026 kategori “Tata Kelola Ekonomi Daerah Terbaik”.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster dari CEO Tribun Network (Tribunnews), Dahlan Dahi, pada Jumat (Sukra Umanis, Warigadean) 29 Mei 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya, Kota Denpasar.

Tribun Bali menganugerahi penghargaan bergengsi tersebut, karena menilai Pemerintah Provinsi Bali yang dinahkodai Gubernur Wayan Koster telah mencatatkan kinerja terbaik dalam pengendalian inflasi, kemiskinan, pendidikan, pesehatan, tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi di tengah dinamika nasional maupun global. Di tangan Wayan Koster, ekonomi Bali juga berhasil mengalami pertumbuhan 5,58 persen pada periode Triwulan I Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Wayan Koster menyampaikan terimakasih atas penghargaan yang diberikan oleh Tribun Bali. Kata Koster, penghargaan ini bukan sesuatu yang dicari. Terus terang saja, yang harus dilakukan lebih banyak ialah mengutamakan kerja dari pada atribut penghargaan.

“Bukan ini yang dicari, tapi kerja untuk Bali dan masyarakat Bali,” ujarnya.

Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini menegaskan bahwa di periode keduanya, masih banyak pekerjaan dan sejumlah agenda penting untuk Bali yang harus dituntaskan, karena waktu lima tahun menjadi Gubernur Bali terlihat sangat singkat.

“Jadi di periode kedua, sebelum berakhir pada 20 Februari 2030, saya harus kerja lebih cepat dan kerja lebih keras agar bisa meletakkan pondasi yang kokoh untuk Bali sesuai Haluan Pembangunan Masa Depan Bali 100 Tahun Bali Era Baru,” katanya sembari mengatakan Bali ke depan harus tetap eksis dengan pondasi kehidupan yang semakin berkualitas, berdaya saing tinggi, dan kompetitif dari segi ekosistem kehidupan lingkungan serta budayanya sesuai visi pembangunan Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Kemudian berbicara ekonomi, Koster mengungkapkan dalam pemerintahannya Ekonomi Bali sempat mengalami minus 9,31 persen akibat bencana dunia pandemi Covid-19 pada tahun 2020.  Kemudian pada tahun 2021 ekonomi Bali secara perlahan membaik 1,46 persen, tahun 2022 membaik tumbuh positif 4,3 persen, sampai di tahun 2025 membaik 5,82 persen atau berada nomor lima di Indonesia.

Baca Juga  Dirut PLN Icon Plus Nilai Bali Paling Siap Terapkan PLTS Atap

“Bali berada nomor lima di Indonesia ekonominya paling baik, sedangkan nomor empat sampai diatasnya merupakan daerah penghasil tambang seperti minyak gas, batubara, nikel. Jadi ekonomi Bali yang 5,82 persen itu sebenarnya kontribusi terbesarnya dari sektor pariwisata,” jelas Gubernur Koster seraya mengatakan pada tahun 2025 jumlah wisatawan mancanegara ke Bali mencapai 7,05 juta orang atau lebih tinggi dari tahun 2024 yang hanya mencapai 6,33 juta orang.

Pada tahun 2025, Pariwisata Bali juga berkontribusi sebagai penyumbang devisa yang mencapai Rp 176,0 triliun atau 55,0 persen. Jadi disini kita bisa bayangkan, Pulau Bali yang kecil bisa memberikan kontribusi secara ekonomi, karena daya tariknya tidak ada yang mengalahkan yaitu kekayaan dan keunikan seni budaya Bali yang di dalamnya meliputi berbagai adat istiadat, tradisi, seni budaya dan kearifan lokal Bali.

“Inilah magnet pariwisata Bali, jadi selain merawat infrastrukturnya yang harus bagus, nomor satu di hulu yang harus dirawat ialah budaya sampai desa adat. Tanpa desa adat di Bali kita tidak bisa merawat budaya Bali secara utuh. Bali harus bangga, karena satu-satunya provinsi di Indonesia yang mampu melestarikan desa adat,” jelasnya.

Sebagai penutup, Tata Kelola Penguatan Ekonomi Bali di kepemimpinan Wayan Koster tidak saja bertumpu pada sektor pariwisata, namun Gubernur Bali lulusan ITB ini menginovasikan kebangkitan ekonomi Bali untuk mewujudkan Bali Berdikari dalam Bidang Ekonomi melalui sentuhan Transformasi Ekonomi Kerthi Bali dengan menguatkan sektor unggulan yang ada di Pulau Dewata, diantaranya meliputi sektor Pertanian, Kelautan/Perikanan, Industri, IKM, UMKM, dan Koperasi, sektor Ekonomi Kreatif dan Digital, serta sektor Pariwisata.

Sementara CEO Tribun Network (Tribunnews), Dahlan Dahi menyampaikan penghargaan ini diberikan setelah pihaknya dengan kerja keras melakukan penilaian atas kebaikan program yang dilakukan oleh pemerintah daerah, swasta, sampai individu dalam membangun kemajuan daerahnya dan membangun masyarakat.

Baca Juga  Optimisme Konsumen di Bali Terjaga di Tengah Normalisasi Kunjungan Wisata Pasca-Nataru

“Kita lihat seberapa besar kontribusinya dalam berbuat mulia kepada masyarakat, jadi itu makna penghargaan yang kami berikan dalam ajang Tribun Bali Award 2026 ini” jelas Dahlan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

DWP Buleleng Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Keluarga Melalui Edukasi Alergi Anak

Published

on

By

dwp buleleng
EDUKASI: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng saat menghadirkan edukasi kesehatan mengenal alergi pada anak yang diadakan di Gedung PLUT, Jumat (29/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng menghadirkan edukasi kesehatan mengenal alergi pada anak sebagai upaya meningkatkan pengetahuan para ibu dalam menjaga kesehatan keluarga. Kegiatan sosialisasi yang diadakan di Gedung PLUT, Jumat (29/5) ini berlangsung interaktif dan mendapat antusias tinggi dari para peserta.

Ketua DWP Kabupaten Buleleng, Ny. Dewi Suyasa menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi memberikan pemahaman mengenai berbagai gejala alergi yang sering muncul pada anak. Gejala tersebut dapat berupa ruam merah dan gatal pada kulit, bersin serta hidung tersumbat, gangguan pencernaan seperti mual dan diare, hingga reaksi berat berupa anafilaksis yang memerlukan penanganan medis darurat.

“Kami harap melalui kegiatan ini, para anggota DWP Kabupaten Buleleng semakin memahami pentingnya edukasi kesehatan keluarga serta mampu menerapkan langkah pencegahan dan penanganan alergi anak secara tepat demi mendukung tumbuh kembang anak yang sehat dan optimal,” harapnya.

Sementara itu, Narasumber dr. I Gede Kade Dwi Dharma Kayika menjelaskan bahwa alergi pada anak merupakan kondisi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap zat tertentu yang sebenarnya tidak berbahaya atau disebut alergen. Kondisi ini umumnya dipengaruhi faktor genetik maupun lingkungan sekitar anak.

“Deteksi dini dan mengenali pemicu alergi menjadi langkah penting agar kondisi anak dapat ditangani dengan tepat dan tidak berkembang menjadi lebih serius,” jelas dr. Kade Dwi.

Beberapa jenis alergi yang paling umum terjadi pada anak di antaranya alergi makanan seperti susu sapi, telur, kacang-kacangan, gandum, hingga makanan laut. Selain itu, terdapat dermatitis atopik atau eksim yang ditandai kulit kering, kemerahan, dan gatal, alergi pernapasan akibat debu atau bulu hewan, serta asma alergi yang dapat menyebabkan sesak napas dan mengi.

Baca Juga  Taman Budaya Bali Indah Jadi Media Promosi, Gubernur Koster Apresiasi Kecintaan Polandia Terhadap Budaya Bali

Dalam kesempatan itu juga, ia menekankan pentingnya orang tua memahami pola munculnya alergi pada anak dengan mengamati makanan maupun aktivitas yang memicu reaksi alergi. Orang tua dianjurkan berkonsultasi dengan dokter apabila gejala alergi sering muncul atau sulit dikenali penyebabnya.

“Selain pengobatan menggunakan antihistamin sesuai anjuran dokter, menjaga asupan gizi seimbang juga menjadi perhatian penting, khususnya bagi anak yang memiliki alergi makanan tertentu agar kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi secara optimal,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tiga Pendaki Gunung Batukaru yang Tersesat Berhasil Ditemukan

Published

on

By

pendaki Gunung Batukaru
DITEMUKAN: Tiga pendaki Gunung Batukaru yang tersesat berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Jumat, (29/5/2026) sekira pukul 11.00 Wita. (Foto: Hms SAR)

Tabanan, baliilu.com – Tiga pendaki Gunung Batukaru yang tersesat berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Jumat, (29/5/2026) sekira pukul 11.00 Wita. Ketiganya dilaporkan tersesat pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 Wita ketika hendak turun dari Gunung Batukaru.

Tiga pendaki masing masing Mario Luca WNI asal Karangasem (L/17), Taisiya Chernosvitova, WNA asal Rusia (L/18) dan Nazar Krasnoruski WNA asal Rusia (L/18). Ketiganya merupakan pelajar lulusan Sekolah Menengah Atas di salah satu sekolah internasional di Denpasar.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan yang memimpin jalannya Operasi SAR menerangkan, ketiga pendaki awalnya berangkat pada Kamis pagi, (28/5/2026) sekira pukul 09.00 Wita melalui jalur pendakian Pura Petali, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Ketiganya mulai turun sekitar pukul 15.00 Wita namun hingga pukul 20.00 Wita pendaki mengalami disorientasi dan tersesat.

“Kemarin salah satu pendaki sempat menghubungi pihak keluarga dan mengatakan dirinya tersesat. Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas,” imbuhnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) mengerahkan tujuh orang personel Pos SAR Buleleng dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan yang berada di lokasi.

“Tadi pukul 09.00 Wita Tim SAR gabungan mulai melaksanakan pendakian dari Posko Desa Karyasari untuk mencari korban, Pukul 11.00 Wita pendaki berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada koordinat (8°20’39.50″S – 115° 5’2.70″E) di ketinggian 1899 Mdpl,” lanjut Donny.

Ia menambahkan, saat ditemukan ketiga pendaki dalam kondisi stabil, semua pendaki kemudian dievakuasi turun menuju posko.

“Pukul 14.05 Wita ketiga pendaki sudah berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan menuju posko Desa Karyasari, ketiganya kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” tutup Donny.

Baca Juga  Dirut PLN Icon Plus Nilai Bali Paling Siap Terapkan PLTS Atap

Operasi pencarian dan pertolongan turut melibatkan unsur SAR gabungan diantaranya, Basarnas Bali, Polres Tabanan, Polsek Pupuan, Brimob Batalion B Pelopor Mengwi, Koramil Pupuan, Camat Pupuan, Babinsa Desa Karyasari, Pemandu Lokal dan Masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bocah 12 Tahun Terseret Arus di Pantai Yeh Gangga, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Published

on

By

pantai yeh gangga
PENCARIAN: Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian korban terseret arus dan tenggelam di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Jumat (29/5). (Foto: Hms SAR)

Tabanan, baliilu.com – Operasi SAR terhadap seorang warga yang terseret arus dan tenggelam di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Korban diketahui bernama I Komang Sastra (12), warga Banjar Jambe Baleran, Desa Dajan Peken, Kecamatan/Kabupaten Tabanan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi kejadian tersebut pada Kamis (28/5/2026) pukul 20.15 Wita dari Putu Krisna selaku personel BPBD Tabanan. Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian bermula pada Kamis sore sekitar pukul 15.30 Wita, saat korban bersama seorang temannya pergi ke Pantai Yeh Gangga untuk berenang. Setibanya di lokasi, keduanya bermain air di kawasan pantai. Namun, saat sedang berenang, korban tiba-tiba dihantam ombak besar dari arah laut dan terseret arus. Teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan dengan menarik tangan korban. Akan tetapi, derasnya arus membuat usaha tersebut tidak berhasil. Demi menyelamatkan diri, teman korban kemudian berenang menuju bibir pantai dan meminta bantuan kepada warga setempat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 20.30 Wita, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar memberangkatkan empat personel menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi SAR. Setibanya di lokasi, mereka segera berkoordinasi dengan unsur SAR terkait serta pihak keluarga korban guna menentukan langkah pencarian.

“Sekitar pukul 22.05 Wita, pencarian dilakukan dengan metode penyisiran ke arah barat dari titik lokasi korban tenggelam sejauh kurang lebih 1,5 kilometer,” jelas I Nyoman Sidakarya, selalu Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Penyisiran sepanjang bibir pantai berlangsung hingga pukul 23.35 Wita. Namun, hingga operasi dihentikan sementara pada malam hari, korban masih belum ditemukan.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Dampingi Gubernur Koster Serahkan Aset Pemprov Bali Guna Pembangunan Kantor Desa Subamia

Hari ini, Jumat (29/5/2026), upaya pencarian kembali dilanjutkan oleh tim SAR gabungan. “Hari ke dua operasi SAR kami tim SAR gabungan memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian, dengan mengerahkan SRU laut dan darat,” ungkapnya.

Adapun unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sebanyak 4 personel, Samapta Polres Tabanan 6 personel, Polair Polres Tabanan 8 personel, Polsek Kota Tabanan 6 personel, Babinsa Sudimara 1 personel, BPBD Tabanan 10 personel, Camat Tabanan 3 personel, PMI Tabanan 3 personel, serta keluarga dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca